4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Destination Branding”, Potensi Buleleng Luar Biasa, dan Bla Bla Bla…

Gede Subianta Eka Kresnawan by Gede Subianta Eka Kresnawan
March 23, 2022
in Esai
“Destination Branding”, Potensi Buleleng Luar Biasa, dan Bla Bla Bla…

Pelabuhan Tua Buleleng | Foto Mursal Buyung

Dalam tulisan sebelumnya, saya lebih banyak mengulas soal brand dan branding sebagai awalan sebelum lebih jauh melangkah ke persoalan destination branding.

Sebenarnya ada beragam benefit jika strategi ini diterapkan di tiap destinasi, diantaranya adalah awareness, reputasi, serta persepsi yang baik mengenai sebuah destinasi wisata. Dalam aplikasinya pula, ini dilakukan tidak hanya untuk peningkatan kunjungan wisatawan. Namun akan ikut berperan besar dalam mendorong iklim investasi.

Konsep branding dalam dunia bisnis, sangat menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Oleh karena itu, banyak perusahaan mengalokasikan anggaran yang sangat besar dalam membangun brand-nya hingga bisa dikenal oleh masyarakat luas dan memiliki banyak penggemarnya.

Begitupun dengan konsep brand pariwisata, dengan potensi penerapan otonomi daerah serta meluasnya tren globalisasi saat ini, daerah pun harus saling berupaya untuk merebut pasar, khususnya para wisatawan dan investor ke daerah masing-masing.

“Destination Branding”, Apa Pentingnya Untuk Buleleng?

Ketika bicara hal itu, Buleleng kurang lebih sudah memiliki semuanya. Sebagai daerah yang masih mengandalkan pariwisata untuk menggerakkan perekonomian di Buleleng, tentu butuh strategi spesifik dalam melakukan perubahan yang signifikan.

Tapi cukup sudah kita bicara Buleleng memiliki potensi luar biasa dan bla bla bla. Potensi itu sudah kita ketahui bersama. Namun tidak akan menjadi sebuah output yang keren jika kita sibuk melakukan retorika dan tidak mengeksekusinya bersama.

Harus segera terjalin kolaborasi pentahelix dalam pengembangan potensi pariwisata maupun ekonomi kreatifnya. Pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, komunitas dan media harus bersatu padu berkoordinasi untuk merumuskan program kerja yang holistik. Komitmen dan sinergi dari semua unsur ini yang akan menjadi kunci utama dalam kemajuan perekonomian ke depan di Buleleng.

Nah, sebelum lanjut bicara mengkhusus ke Destination Branding, maka kita tarik dulu ke atas, ke payungnya dulu, ke induknya, yaitu Nation Branding sebagai acuan kita sebelum bicara hal spesifik terkait destinasi atau obyek wisata.

Nation Branding : Wonderful Indonesia

Dulu dari 2008 hingga 2015, kita mendeklarasikan “Visit Indonesia” sebagai Nation Branding. Kemudian di era kepemimpinan Menteri Arief Yahya, tepatnya di tahun 2015-2016, Kemenpar bersama team agency Ogilvy mengkonsepkan secara detail akan branding ‘Wonderful Indonesia’. Ogilvy ini merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di New York dan memiliki kantor cabang di lebih dari 60 kota di dunia, termasuk di Indonesia.

Jadilah wajah Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia yang kita kenal sekarang. Ini adalah janji pariwisata Indonesia kepada dunia. Kata Wonderful atau pesona mengandung janji bahwa Indonesia kaya dengan ketakjuban dari segala aspek manusia, budaya maupun alamnya yang akan diberikannya untuk wisatawan di seluruh dunia.

Table of Content dari branding Wonderful Indonesia

Di dalam dokumen Brand Guideline – Wonderful Indonesia juga disebutkan bahwa kepribadian dari sebuah brand sangat penting untuk menjaga hubungan baik dengan audiensnya, diekspresikan melalui komponen visual, penulisan dan tone of voice brand tersebut. Saat brand menjadi relevan, kepribadiannya menjadi dikenal di alam bawah sadar para audiens.

Dikatakan pula bahwa Indonesia adalah negara dengan beragam pengalaman, dan demi mencapai pengertian sempurna kepada potensi dari Indonesia, semua kepribadian Indonesia harus dipecah secara lugas namun detil, diantaranya ;

  • Enchanting Spirit ; Kita luar biasa mempesona, berkarisma, penuh kehidupan dan rendah hati. Setiap bagian dari kita membuat orang tersihir, dan sangat mudah bagi kita untuk berteman.
  • Exciting ; Kita menyenangkan dengan sepenuh hati; kita menyentuh emosi orang-orang dan membangunkan rasa penasaran mereka. Tidak hanya itu, kita juga membakar semangat mereka untuk bersenang-senang dengan kita.
  • Magnifcent ; Kita mempunyai keindahan yang sangat unik, agung dalam semua kategori. keunikan dan kekayaan gaya, tata krama dan sifat elegan kita diapresiasi dan dihormati.
  • Expressive ; Kita adalah penyaji ekspresi, kita sangat jujur dan menunjukkan emosi kita secara spontan, kita sangat ahli dalam bersosial dan melakukannya dengan cara paling efektif dibanding yang lainnya.

Dalam membangun brand yang mempunyai banyak variasi produk, harus diberikan suatu konsep petunjuk yang dapat memisahkan produk-produk ini dan membuat wawasan yang berbeda-beda dari setiap wonders, sehingga orang-orang dapat merasakan cerita dibalik keberadaan mereka.

The Thematic Wonders Experience adalah 5 pilar komunikasi tematik yang dibuat sesuai destinasi dan/atau pengalaman di Indonesia, di mana masing-masing pilar akan mengangkat warna dari logo utama. Setiap pilar ini mempunyai elemen pengalaman yang berkesinambungan dengan tema pilar tersebut.

  • Natural Wonders experience menggambarkan hal seperti bahari & kelautan, pegunungan dan daerah yang hijau. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan alam Indonesia.
  • Sensory Wonders experience menggambarkan hal seperti makanan & minuman, kesehatan, dan hiburan. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kegiatan di Indonesia yang bisa dirasakan oleh 5 panca indera dari tubuh manusia.
  • Cultural Wonders experience menggambarkan hal seperti kesenian, kebudayaan, dan warisan. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan tradisi dan kegiatan budaya di indonesia.
  • Modern Wonders experience menggambarkan hal seperti kehidupan perkotaan, teknologi, dan transportasi. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan, kemodernan dan kemajuan peradaban Indonesia
  • Adventurous Wonders experience menggambarkan hal seperti olahraga, petualangan, dan eksplorasi. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan, jiwa bertualang, dan keunikan kegiatan olahraga di Indonesia
Sumber : Brand Guideline Wonderful Indonesia

Destination Branding Support

Ketika Indonesia yang telah memiliki master brand Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata kemudian meluncurkan sepuluh branding baru untuk menyelaraskan value dengan brand master tersebut. Ini dimaksudkan agar positioning masterbrand Wonderful Indonesia bisa semakin kuat dan menciptakan sinergi antara pusat dan daerah untuk mempromosikan destinasi wisata indonesia dengan kancah internasional.

Bakwan Pak Kardi di Singaraja, Berdiri Sejak 1965, Enaknya Bertahan Hingga Kini

Pada saat itu, Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda atau yang pada saat walaka, dikenal sebagai Prof I Gede Pitana, saat itu menjabat sebagai Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, mengatakan bahwa The 10 Destination Brandings ini diharapkan memperkuat positioning dari master-brand Wonderful Indonesia sekaligus tercipta sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di kancah internasional.

Sepuluh destinasi pariwisata dengan branding baru yang di-launching pada 14 juni 2017 oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, antara lain adalah Bandung (Jawa Barat), Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat), Medan, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi,

What’s Next?

Begitu solidnya alur proses branding pariwisata yang dilakukan selama ini, maka sudah seharusnya pula Buleleng mulai memikirkan konsepnya tersendiri, yang bisa menjadi pembeda dari daerah lainnya agar tidak ketinggalan dengan daerah lainnya.

Dalam tulisan selanjutnya sebagai artikel penutup, kita akan bicara lebih dalam lagi ke eksekusi destination branding itu sendiri. Semoga pikiran baik datang dari segala penjuru. [T]

Tags: brandingbulelengdestination brandingEkonomi dan BisnisPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Inilah Komunitas-Komunitas Literasi di Bali | Balai Bahasa Provinsi Bali: “Mari Budayakan Masyarakat Literat”

Next Post

Biar Kumiliki Segala Kenangan Itu, Bapak | Membincangkan Buku Puisi “Prihentemen”

Gede Subianta Eka Kresnawan

Gede Subianta Eka Kresnawan

Pegiat kewirausahaan

Related Posts

Presiden di Dalam Kepala Saya

by Angga Wijaya
August 3, 2026
0
Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

Read moreDetails

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

by Chusmeru
August 3, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

Read moreDetails

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails
Next Post
Biar Kumiliki Segala Kenangan Itu, Bapak | Membincangkan Buku Puisi “Prihentemen”

Biar Kumiliki Segala Kenangan Itu, Bapak | Membincangkan Buku Puisi “Prihentemen”

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co