24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Destination Branding”, Potensi Buleleng Luar Biasa, dan Bla Bla Bla…

Gede Subianta Eka Kresnawan by Gede Subianta Eka Kresnawan
March 23, 2022
in Esai
“Destination Branding”, Potensi Buleleng Luar Biasa, dan Bla Bla Bla…

Pelabuhan Tua Buleleng | Foto Mursal Buyung

Dalam tulisan sebelumnya, saya lebih banyak mengulas soal brand dan branding sebagai awalan sebelum lebih jauh melangkah ke persoalan destination branding.

Sebenarnya ada beragam benefit jika strategi ini diterapkan di tiap destinasi, diantaranya adalah awareness, reputasi, serta persepsi yang baik mengenai sebuah destinasi wisata. Dalam aplikasinya pula, ini dilakukan tidak hanya untuk peningkatan kunjungan wisatawan. Namun akan ikut berperan besar dalam mendorong iklim investasi.

Konsep branding dalam dunia bisnis, sangat menentukan keberhasilan suatu perusahaan. Oleh karena itu, banyak perusahaan mengalokasikan anggaran yang sangat besar dalam membangun brand-nya hingga bisa dikenal oleh masyarakat luas dan memiliki banyak penggemarnya.

Begitupun dengan konsep brand pariwisata, dengan potensi penerapan otonomi daerah serta meluasnya tren globalisasi saat ini, daerah pun harus saling berupaya untuk merebut pasar, khususnya para wisatawan dan investor ke daerah masing-masing.

“Destination Branding”, Apa Pentingnya Untuk Buleleng?

Ketika bicara hal itu, Buleleng kurang lebih sudah memiliki semuanya. Sebagai daerah yang masih mengandalkan pariwisata untuk menggerakkan perekonomian di Buleleng, tentu butuh strategi spesifik dalam melakukan perubahan yang signifikan.

Tapi cukup sudah kita bicara Buleleng memiliki potensi luar biasa dan bla bla bla. Potensi itu sudah kita ketahui bersama. Namun tidak akan menjadi sebuah output yang keren jika kita sibuk melakukan retorika dan tidak mengeksekusinya bersama.

Harus segera terjalin kolaborasi pentahelix dalam pengembangan potensi pariwisata maupun ekonomi kreatifnya. Pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, komunitas dan media harus bersatu padu berkoordinasi untuk merumuskan program kerja yang holistik. Komitmen dan sinergi dari semua unsur ini yang akan menjadi kunci utama dalam kemajuan perekonomian ke depan di Buleleng.

Nah, sebelum lanjut bicara mengkhusus ke Destination Branding, maka kita tarik dulu ke atas, ke payungnya dulu, ke induknya, yaitu Nation Branding sebagai acuan kita sebelum bicara hal spesifik terkait destinasi atau obyek wisata.

Nation Branding : Wonderful Indonesia

Dulu dari 2008 hingga 2015, kita mendeklarasikan “Visit Indonesia” sebagai Nation Branding. Kemudian di era kepemimpinan Menteri Arief Yahya, tepatnya di tahun 2015-2016, Kemenpar bersama team agency Ogilvy mengkonsepkan secara detail akan branding ‘Wonderful Indonesia’. Ogilvy ini merupakan perusahaan multinasional yang berpusat di New York dan memiliki kantor cabang di lebih dari 60 kota di dunia, termasuk di Indonesia.

Jadilah wajah Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia yang kita kenal sekarang. Ini adalah janji pariwisata Indonesia kepada dunia. Kata Wonderful atau pesona mengandung janji bahwa Indonesia kaya dengan ketakjuban dari segala aspek manusia, budaya maupun alamnya yang akan diberikannya untuk wisatawan di seluruh dunia.

Table of Content dari branding Wonderful Indonesia

Di dalam dokumen Brand Guideline – Wonderful Indonesia juga disebutkan bahwa kepribadian dari sebuah brand sangat penting untuk menjaga hubungan baik dengan audiensnya, diekspresikan melalui komponen visual, penulisan dan tone of voice brand tersebut. Saat brand menjadi relevan, kepribadiannya menjadi dikenal di alam bawah sadar para audiens.

Dikatakan pula bahwa Indonesia adalah negara dengan beragam pengalaman, dan demi mencapai pengertian sempurna kepada potensi dari Indonesia, semua kepribadian Indonesia harus dipecah secara lugas namun detil, diantaranya ;

  • Enchanting Spirit ; Kita luar biasa mempesona, berkarisma, penuh kehidupan dan rendah hati. Setiap bagian dari kita membuat orang tersihir, dan sangat mudah bagi kita untuk berteman.
  • Exciting ; Kita menyenangkan dengan sepenuh hati; kita menyentuh emosi orang-orang dan membangunkan rasa penasaran mereka. Tidak hanya itu, kita juga membakar semangat mereka untuk bersenang-senang dengan kita.
  • Magnifcent ; Kita mempunyai keindahan yang sangat unik, agung dalam semua kategori. keunikan dan kekayaan gaya, tata krama dan sifat elegan kita diapresiasi dan dihormati.
  • Expressive ; Kita adalah penyaji ekspresi, kita sangat jujur dan menunjukkan emosi kita secara spontan, kita sangat ahli dalam bersosial dan melakukannya dengan cara paling efektif dibanding yang lainnya.

Dalam membangun brand yang mempunyai banyak variasi produk, harus diberikan suatu konsep petunjuk yang dapat memisahkan produk-produk ini dan membuat wawasan yang berbeda-beda dari setiap wonders, sehingga orang-orang dapat merasakan cerita dibalik keberadaan mereka.

The Thematic Wonders Experience adalah 5 pilar komunikasi tematik yang dibuat sesuai destinasi dan/atau pengalaman di Indonesia, di mana masing-masing pilar akan mengangkat warna dari logo utama. Setiap pilar ini mempunyai elemen pengalaman yang berkesinambungan dengan tema pilar tersebut.

  • Natural Wonders experience menggambarkan hal seperti bahari & kelautan, pegunungan dan daerah yang hijau. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan alam Indonesia.
  • Sensory Wonders experience menggambarkan hal seperti makanan & minuman, kesehatan, dan hiburan. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kegiatan di Indonesia yang bisa dirasakan oleh 5 panca indera dari tubuh manusia.
  • Cultural Wonders experience menggambarkan hal seperti kesenian, kebudayaan, dan warisan. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan tradisi dan kegiatan budaya di indonesia.
  • Modern Wonders experience menggambarkan hal seperti kehidupan perkotaan, teknologi, dan transportasi. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan, kemodernan dan kemajuan peradaban Indonesia
  • Adventurous Wonders experience menggambarkan hal seperti olahraga, petualangan, dan eksplorasi. Ini hanya dapat digunakan saat mengkomunikasikan kehebatan, jiwa bertualang, dan keunikan kegiatan olahraga di Indonesia
Sumber : Brand Guideline Wonderful Indonesia

Destination Branding Support

Ketika Indonesia yang telah memiliki master brand Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata kemudian meluncurkan sepuluh branding baru untuk menyelaraskan value dengan brand master tersebut. Ini dimaksudkan agar positioning masterbrand Wonderful Indonesia bisa semakin kuat dan menciptakan sinergi antara pusat dan daerah untuk mempromosikan destinasi wisata indonesia dengan kancah internasional.

Bakwan Pak Kardi di Singaraja, Berdiri Sejak 1965, Enaknya Bertahan Hingga Kini

Pada saat itu, Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda atau yang pada saat walaka, dikenal sebagai Prof I Gede Pitana, saat itu menjabat sebagai Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, mengatakan bahwa The 10 Destination Brandings ini diharapkan memperkuat positioning dari master-brand Wonderful Indonesia sekaligus tercipta sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di kancah internasional.

Sepuluh destinasi pariwisata dengan branding baru yang di-launching pada 14 juni 2017 oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, antara lain adalah Bandung (Jawa Barat), Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Coral Wonders (Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat), Medan, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi,

What’s Next?

Begitu solidnya alur proses branding pariwisata yang dilakukan selama ini, maka sudah seharusnya pula Buleleng mulai memikirkan konsepnya tersendiri, yang bisa menjadi pembeda dari daerah lainnya agar tidak ketinggalan dengan daerah lainnya.

Dalam tulisan selanjutnya sebagai artikel penutup, kita akan bicara lebih dalam lagi ke eksekusi destination branding itu sendiri. Semoga pikiran baik datang dari segala penjuru. [T]

Tags: brandingbulelengdestination brandingEkonomi dan BisnisPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Inilah Komunitas-Komunitas Literasi di Bali | Balai Bahasa Provinsi Bali: “Mari Budayakan Masyarakat Literat”

Next Post

Biar Kumiliki Segala Kenangan Itu, Bapak | Membincangkan Buku Puisi “Prihentemen”

Gede Subianta Eka Kresnawan

Gede Subianta Eka Kresnawan

Pegiat kewirausahaan

Related Posts

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
0
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

Read moreDetails

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

by Angga Wijaya
August 24, 2026
0
Telenovela

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

Read moreDetails

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails
Next Post
Biar Kumiliki Segala Kenangan Itu, Bapak | Membincangkan Buku Puisi “Prihentemen”

Biar Kumiliki Segala Kenangan Itu, Bapak | Membincangkan Buku Puisi “Prihentemen”

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co