24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita-cerita Ringan Dokter (1): Tarif Praktek

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
February 14, 2022
in Esai
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Beberapa hari ini, seorang dokter umum yang berpraktek di Blahbatuh, Gianyar viral di media sosial. Beliau adalah dr AA Gde Saputra Yasa yang berpraktek dengan tarif hanya Rp 30 ribu untuk jasa konsultasi sekaligus obat untuk pasiennya. Seorang warganet juga telah memuji dokter itu sangat ramah, sabar dan baik hati.

Warganet seorang ibu yang mendampingi anaknya berobat ke sana, tak tahan untuk bertanya, apakah dokter tidak rugi dengan tarif semurah itu? Di luar dugaan, dokter baik hati itu menjawab dengan lembut namun tegas, “Prinsip saya, yang penting bisa membantu mereka. Jika yang berobat bisa sembuh, itu sudah bayaran yang sangat cukup. Jadi dokter adalah pelayan. Jangan sampai mereka yang sakit tidak bisa berobat karena tidak punya uang.”

Hal ini, telah mengingatkan saya saat berpraktek sebagai dokter umum di desa kelahiran saya di Desa Kayuputih kecamatan Banjar, Buleleng sepanjang tahun 2005 hingga 2011. Bahkan  saat sudah menjadi seorang dokter ahi penyakit dalam (internis), atas permintaan warga desa, saya masih praktek sekali seminggu sebagai dokter umum hingga sekitar tahun 2015.

Nah, tarif saya pun saya saat itu, untuk jasa konsultasi dan biaya obat hanya Rp 25 ribu. Namun itu sudah 5-10 tahun lalu. Maka saat ini, biaya berobat ke dokter umum sebesar Rp 30 ribu itu sungguh fantastis murah sekali. Menjadi sempurna ketika dokternya juga sabar dan ramah. Baik hati sudah pasti.

Wajar saja fenomena ini menjadi viral dan menyadarkan kepada kita, akan selalu ada harapan dan hal-hal luar biasa dalam drama hidup yang kian sulit dan penuh persaingan ini. Kita semua pun sudah mengetahui kisah-kisah inspiratif dari orang-orang yang berprofesi dokter seperti dokter senior bernama dr Lo Siaw Ging di Solo yang menggratiskan semua pasien miskin.

Dan tentu saja yang paling epik adalah dr Lie Dharmawan, penggagas RS Terapung yang berkeliling Nusantara untuk melayani masyarakat sampai ke pelosok-pelosok negeri secara gratis. Dan tentu masih ada yang lain, dokter-dokter yang telah mededikasikan hidupnya untuk pelayanan kemanusiaan yang akan menggugah hati dan perasaan kita. 

Kita akan lebih mudah memaklumi fenomena ini jika kembali pada suatu fakta statistik yang dikenal dengan kurva normal. Yang mana, sebagian besar dari kita akan berada di area tengah-tengah sebagai karakteristik populasi rata-rata. Namun demikian, akan selalu ada populasi, dalam kwantitas yang jauh lebih kecil atau langka, di area yang ekstrim kiri atau kanan. Untuk dokter-dokter yang begitu besar jiwa pengabdiannya untuk sesama seperti tersebut di atas, boleh kita sebut populasi di area ekstrim kanan. Semoga saja tidak ada yang berada di area ekstrim kiri, meskipun ilmu statistik menduga selalu ada.

Berapa tarif atau jasa konsultasi dokter praktek sebenarnya? Profesi ini memang telah dikonotasikan dengan pelayanan kemanusiaan menyebaabkan membahas tarif menjadi satu hal yang tabu. Padahal, tentu saja dokter butuh penghasilan untuk biaya hidup bersama keluarganya. Dan terjadi kontaradiksi, justru karena masyarakat berharap kelak bisa hidup nyaman atau bahkan menjadi kaya dengan menjadi dokter.

Pada kenyataannya, tidak seperti harga barang atau pelayanan jasa selain medis yang lebih terbuka mengumumkan tarifnya, sebaliknya tarif dokter seakan malu-malu, dan lalu menjadi sangat bervariasi. Jika sebuah salon kecantikan bisa menempelkan daftar tarif pelayanan yang disiapkan seperti cream bath, cat rambut, pedicure dan lain-lain maka takkan pernah kita temukan pada dinding ruang praktek seorang dokter.  Dokter mana pun takkan pernah menempelkan tarif konsultasi, suntik, cabut gigi atau operasi bisul misalnya. 

Demikian pula organisasi profesi atau perkumpulan seminat , tidak pernah secara detail mengatur tarif dokter praktek swasta ini. Mungkin dengan alasan, seperti tadi, mungkin saja seorang pasien tidak memiliki uang sejumlah itu atau bahkan tidak mempunyai uang sama sekali. Sehingga dengan mematok tarif secara resmi justru akan menghilangkan kesempatan mendapat pelayanan bagi pasien-pasien kurang mampu tersebut. Biaya konsultasi dokter umum sebesar Rp 50 ribu saat ini dianggap masuk akal. Sementara untuk dokter ahli bisa mencapai Rp 80 – 100 ribu, dan bisa sampai Rp 150 ribu untuk dokter ahli konsultan. Tentu saja, masih ada yag lebih kecil atau lebih besar dari gambaran ini.  

Pada akhirnya, keputusan seorang dokter untuk menentukan tarif prakteknya bersifat sangat pribadi. Seperti kisah dr AA Gde Saputra Yasa yang dengan pilihannya tersebut ia merasa bahagia karena dapat membantu orang-orang yang kurang mampu. Ia telah mengajarkan kepada kita semua dan mengingatkan kepada para dokter, bahwa bahagia tidak selamanya ditentukan oleh nilai materi yang kita peroleh. Ia telah menyesap rasa bahagia pada rangkaian proses melayani.

Dengan menjadi dokter yang sabar dan ramah, dan tentu saja tarif yang sangat terjangkau. Tiba-tiba kita pun dibawa pada kasus-kasus yang juga sedang viral, orang-orang yang menyesal telah kehilangan modalnya dari bisnis trading bombastis dengan iming-iming profit besar. Tanpa menyadari afilliator dan influencer mondar-mandir  bergaya hidup mewah seakan-akan hasil trading padahal flexing. Mengungkap sisi suram manusia yang hendak kaya secara instan.

Jika harapan akan hasil telah sering kali mengingatkan kita akan kekecewaan, maka seorang dokter selalu punya ruang istimewa untuk bahagia dalam sebuah proses melayani. Betul-betul satu kemewahan teristimewa, ketika seseorang masih sanggup mengucapkan rasa terimakasih kepada seorang dokter saat keluarganya meninggal dunia dalam perawatannya. Itu, pastilah bukan dari sebuah hasil, namun tak perlu diragukan lagi, itu datang dari satu kisah pelayanan yang sangat mengesankan. Dan itu adalah sebuah pilihan sangat pribadi. [T]

Tags: dokterdokter umumkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Taktik Adu Narasi Valentine vs Tumpek Krulut

Next Post

Tak Hanya Panca Yadnya, Beli Pakaian pun Menggunakan Perhitungan Wariga

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Tak Hanya Panca Yadnya, Beli Pakaian pun Menggunakan Perhitungan Wariga

Tak Hanya Panca Yadnya, Beli Pakaian pun Menggunakan Perhitungan Wariga

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co