3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gejala Bisa Sama, Nasib Bisa Beda

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
April 13, 2021
in Esai
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Gejala bisa sama, nasib bisa beda. Demikianlah fenomena yang kerap terjadi dalam dunia medis. Oleh karena itu, masyarakat minimal harus mengetahui dan memahami gejala-gejala penyakit yang sering kali fatal meskipun sebagian justru tidak berbahaya sedikit pun. Masyarakat sering panik dan cemas berlebihan atau sebaliknya menganggap sepele satu gejala penyakit yang dialaminya.

Apalagi saat ini, akses informasi yang begitu mudah didapat dari internet sering membuat seseorang kian ngeri dengan gejala penyakit yang dialaminya dan berdampak psikologis yang tidak baik. Meskipun kemudahan akses informasi tersebut merupakan hal baik dan sebuah keniscayaan, namun perlu diingat, tak semua isi informasi yang disampaikan itu pasti benar. Atau bisa saja isi informasi itu benar namun persepsi pembacanya yang keliru. Untuk itu, penjelasan atau verifikasi seorang ahli, dalam hal ini dokter sangat diperlukan untuk memberikan kebenaran obyektif terkait sebuah informasi medis.

Nyeri dada, termasuk salah satu gejala yang sangat perlu mendapat perhatian serius. Karena bisa saja, nyeri dada itu bersumber dari sumbatan pembuluh darah jantung yang dikenal sebagai penyakit jantung koroner atau lebih populer disebut sebagai serangan jantung. Tanpa penanganan yang tepat, keadaan ini dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya. Namun, apakah kemudian semua nyeri dada adalah serangan jantung? Tentu saja tidak.

Nyeri dada yang mungkin serangan jantung bisa dikenali oleh beberapa keluhan dan keadaan. Keluhan yang dimaksud adalah, nyeri dada yang umumnya menjalar ke lengan kiri atau rahang, terasa menusuk, membekap atau panas. Penjalaran dapat pula terasa sampai ke uluhati dan disertai rasa mual. Bisa juga disertai rasa sesak atau mencekik leher. Nyeri ini umunya diperberat oleh aktivitas fisik atau ketegangan pikiran, bahkan semangat yang berlebihan. Keadaan-keadaan yang dikaitkan dengan risiko mengalami serangan jantung adalah, usia lanjut, kebiasaan merokok, riwayat keluarga, mengidap penyakit darah tinggi, diabetes atau kolesterol yang tak diterapi dengan baik. Juga kegemukan dan tentunya jika kurang olahraga. 

Namun demikian, tak semua nyeri dada adalah penyakit jantung koroner. Nyeri dada dapat juga disebabkan oleh karena nyeri otot akibat kramp atau nyeri tulang dada akibat peradangan. Keadaan ini sering terjadi pada populasi usia muda atau usia lanjut yang tidak memiliki faktor risiko yang telah disebutkan di atas. Kramp otot atau peradangan tulang dada sering disebabkan karena aktivitas dan lingkungan. Misalnya kebiasaan mengangkat beban berat, mandi malam, suka menggunakan kipas angin atau AC, berkendaraan sepeda motor tanpa jaket atau justru jika seseorang sangat kurang latihan gerak atau olah raganya.

Agar lebih aman, maka kesimpulan nyeri dada karena otot atau tulang ini sebaiknya disimpulkan oleh seorang dokter atas dasar analisa dan mungkin sedikit pemeriksaan penunjang seperti rekam jantung atau tes laboratorium. Yang diperlukan bagi seorang pasien adalah mengikuti kesimpulan dan saran yang diberikan oleh dokter yang menangani dan tidak perlu ada kecemasan berkepanjangan apalagi kemudian melakukan shopping dokter atau mencari banyak dokter untuk meyakinkan.

Nyeri uluhati sebaliknya sering kali dianggap sepele cuma karena maag. Padahal, seperti penjelasan di atas, bisa saja itu justru merupakan gejala serangan jantung. Sama seperti keluhan nyeri dada yang kemudian merupakan gejala suatu penyakit jantung koroner, maka nyeri uluhati yang disertai keadaan-keadaan sebagai faktor risiko seperti di atas harus diantisipasi sebagai suatu serangan jantung. Perlu konsultasi kepada seorang dokter untuk dianalisa sebelum disimpulkan memang cuma sebagai penyakit maag saja.

Keluhan nyeri uluhati yang disebabkan karena penyakit asam lambung ini umumnya dialami oleh pasien usia muda yang memiliki kebiasaan makan buruk, baik jadwal maupun jenisnya. Sering terlambat makan atau punya kebiasaan mengonsumsi kopi berlebih, alkohol, makanan pedas berminyak atau akibat buah-buahan yang mengandung gas seperti durian, mangga dan nangka. Kebiasaan merokok juga sering menimbulkan keluhan pada lambung. Selain karena faktor-faktor yang terjadi pada usia muda tadi, gangguan lambung pada lansia sangat sering juga terjadi akibat konsumsi obat-obat rematik.

Keluhan lain yang juga sering sekali dicemaskan oleh pasien adalah nyeri kepala yang dikaitkan akibat tumor otak. Padahal nyeri kepala yang disebabkan oleh tumor otak kejadiannya sangat jarang. Paling banyak nyeri kepala justru disebabkan oleh karena kramp otot leher yang tidak berbahaya. Kramp otot leher disebabkan oleh karena faktor-faktor yang sama dengan kramp otot dada ditambah dengan kebiasaan terlalu lama melihat monitor atau komputer.

Nyeri kepala yang disebabkan oleh karena tumor otak, biasanya disertai gejala-gejala seperti muntah-muntah yang sebabnya tak jelas, pandangan kabur sebelah mata atau kelemahan anggota gerak dari tubuh kita. Jika ditemukan gejala seperti ini, masih diperlukan pemeriksaan CT scan untuk memastikan kemungkinan tumor otak. Keluhan yang juga sering dikhawatirkan pasien adalah rasa kesemutan yang dikaitkan dengan gejala stroke.

Penderita penyakit stroke memiliki faktor risiko yang sama dengan pasien yang mengalami serangan jantung. Nah, sementara untuk keluhan kesemutan yang dikaitkan dengan stroke adalah, apabila rasa kesemutan tersebut dirasakan pada separuh tubuh. Apakah tubuh sebelah kanan atau kiri yang terasa mulai dari wajah, badan, tangan dan kaki pada sisi yang sama.

Sementara jika kesemutan terjadi pada kedua kaki atau tangan misalnya, biasanya itu disebabkan oleh gangguan saraf tepi, bukannya saraf pusat atau otak seperti pada kasus stroke. Kita perlu tahu lebih tepat sehingga gejala penyakit tersebut, entah itu berbahaya atau tidak agar semua dapat dicegah secara maksimal. [T]

___

KOLOM LAIN DARI DOKTER ARYA

Tags: dokterkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Terima Penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha | Desa Baktiseraga Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Next Post

Memasuki Medan Sosial Seni Rupa Melalui Panggilan Terbuka “Bali Emerging Artist” 2021

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
Memasuki Medan Sosial Seni Rupa Melalui Panggilan Terbuka “Bali Emerging Artist” 2021

Memasuki Medan Sosial Seni Rupa Melalui Panggilan Terbuka “Bali Emerging Artist” 2021

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co