13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Terima Penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha | Desa Baktiseraga Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

tatkala by tatkala
April 11, 2021
in Berita
Terima Penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha | Desa Baktiseraga Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Perbekel Baktiseraga Gusti Putu Armada bersama piagam penghargaan

Ini berita baik. Desa Baktiseraga, Buleleng, mendapat penghargaan Bhakti Pertiwi Bali Nugraha dari Gubernur Bali Wayan Koster. Desa Baktiseraga bersama 3 desa dinas lain dan satu desa adat di Bali yang juga mendapat penghargaan yang sama dinilai sukses melaksanakan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Tiga desa dinas lainnya itu adalah Desa Taro (Kecamatan Tegallalang, Gianyar), Desa Paksebali (Kecamatan Dawan, Klungkung),  Desa Punggul (Kecamatan Abiansemal, Badung), dan satu desa adat adalah Desa Adat Padang Tegal (Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar).

Oleh Gubernur Koster, Desa Baktiseraga dan desa-desa itu telah berinisiatif secara mandiri melaksanakan pengelolaan sampah berbasis sumber, sesuai dengan Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019.

Penghargaan itu diserahkan Gubernur Bali bersamaan dengan acara peluncuran Keputusan Gubernur Nomor 381/03P/HK/2021 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat, Jumat, 9 April 2021, di Wantilan Pura Gunung Raung, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar.

Dengan penghargaan itu, Desa Baktiseraga bersama tiga dinas lain dan satu desa adat yang mendapat penghargaan itu memang layak dianggap sebagai “contoh soal” oleh desa-desa lain dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, artinya pengelolaan sampah dilakukan di desa itu sendiri sehingga tak ada lagi kiriman ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika itu terjadi maka kerepotan pemerintah, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, perlahan bisa berkurang.

Bagaimana ceritanya Desa Baktiseraga bisa mengelola sampah sendiri?

Perbekel/Kepala Desa Baktiseraga Gusti Putu Armada pun bercerita. Tahun 2019, Gubernur Bali mengeluarkan  Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019. Substansi dari Pergub itu, adalah menyelesaikan persoalan sampah di Bali.

Apalagi belakangan TPA kini sudah menimbulkan persoalan baru. TPA tak mampu menampung aliran sampah yang dibawa dari desa-desa dan kota-kota. Untuk itu, urusan sampah harus diselesaikan di sumbernya, yakni di desa. Upaya itu tentu dilakukan atas kerjasama yang intensif antara desa dinas dengan desa adat serta dengan pihak-pihak lain di desa atau di wilayah perkotaan.

Bagaimana menyelesaikan urusan sampah pada sumbernya?

Polanya gampang. Mulai dari sumber sampah, seperti rumah tangga dilakukan pemilahan sampah plastik, organik dan residu. “Jika dalam rumah tangga sudah melakukan pemilahan. Tim sampah tinggal mengambil, kemudian memprosesnya. Sampah organik jadi pupuk organik,  sampah plastik didaur ulang dan sampah residu secara teknis bisa dihilangkan dengan menggunakan proses pembakaran yang tak berdampak polusi. Ada peralatannya untuk itu,” kata Armada.

Nah, sejak awal, sejak menjabat sebagai perbekel, Gusti Putu Armada sesungguhnya sudah memikirkan pola, teknis dan strategi semacam itu. Dengan adanya Pergub, niat itu menjadi semakin kuat untuk menyelesaikan persoalan sampah di desanya sehingga kiriman ke TPA bisa dikurangi.

Namun, konsep tanpa sarana-prasarana tentu sulit untuk diwujudkan. Perlu mesin, perlu alat-alat, perlu SDM. Dan, apa yang mendesak yang diperlukan? Tentu saja TPS3R, yakni Tempat Pengelolaan Sampah – Reduse Reuse Resycle. Bagaimana mendapatkannya?

Sejak 2018, Perbekel Armada melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk bisa membangun TPS3R di Baktiseraga. Dua tahun berjuang, pada tahun 2020 akhirnya mendapat akses dan diberi bantuan mesin dan peralatan untuk mengoperasikan TPS3R demi bisa mengolah sampah menjadi pupuk. ”Jadi, satu satunya di Buleleng, TPS3R ada di Desa Baktiseraga,” ujarnya.

TPS3R di Baktiseraga, Buleleng

Dari situ mulailah dibangun manajemen pengelolaan sampah yang lebih baik. Tim penanganan sampah yang terdiri dari 13 petugas dengan gencar melakukan edukasi ke warga untuk melakukan pemilahan sampah langsung di rumah tangga. Petugas tinggal mengambil sampah di depan rumah warga lalu membawa sampah itu sesuai dengan jenisnya.

Sampah plastik dibawa ke bank sampah, sampah organik dibawa ke TPS3R untuk diolah menjadi pupuk. Nah, yang dibawa ke tempat pembuangan transisi hanya sampah residu. Dan kemudian hanya sampah residu yang diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke TPA.

Jauh lebih ringan beban yang dihadapi pemerintah, tim sampah, dan tentu juga beban untuk alam serta lingkungan.

Sebelum ada TPS3R, sampah ditumpuk di tempat transisi di wilayah LC Baktiseraga. Dari tempat transisi itu, semua sampah diangkut ke TPA. Tempat transisi menjadi bau akibat tumpukan sampah, dan truk DLH juga punya beban berat karena banyaknya volume sampah yang harus diangkut ke TPA.

“Kini semua menjadi lebih ringan. Yang dikirim ke TPA hanya residu, sementara sampah plastik dan sampah organik sudah tuntas di Baktiseraga,” kata Armada.

Urban Farming

Setelah menghasilkan pupuk organik dalam jumlah yang cukup banyak, Perbekel Armada lantas berpikir soal pemanfaatannya. Jika Baktiseraga berada di wilayah pedesaan yang memiliki wilayah kebun dan sawah yang luas, tentu akan mudah saja untuk mendistribusikan pupuk organik kepada warga. Tapi, Baktiseraga adalah desa yang berada di wilayah perkotaan.

Akhirnya terpikir untuk membuat konsep urban farming dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di wilayah Baktiseraga, terutama di wilayah LC. Di LC masih banyak tanah kosong yang belum dibanguni oleh pemiliknya. Tanah itu, seizin pemiliknya ditanaman berbagai jenis sayuran yang pemupukannya dilakukan dengan menggunakan pupuk organik.

Urban farming mengambil konsep raised bed atau dengan bak tanaman. Untuk pembatas lahan menggunakan batu bata bekas. Media tanam dibuat berbentuk persegi panjang dengan ukuran masing-masing sekitar 1,5 meter x 4 meter. Di media tanam itu diisi dengan sejumlah bibit tanaman pangan dan tanaman obat keluarga. Beberapa warga dilibatkan dalam perawatan tanaman dan saat ini masih dalam tahapan penyemaian bibit.

Untuk pengerjaan lahan hingga perawatan kebun pihaknya melibatkan warga desa. Hasil panen tanaman pangan dibagikan ke warga desa dan dijual dengan melibatkan PKK Desa Baktiseraga. Saat ini, Perbekel Armada terus mengadakan pendekatan kepada pemilik lahan tak produktif untuk dimanfaatkan menjadi kebun pangan dengan teknik urban farming, bahkan dengan sistem sewa. “Artinya kami berencana menyewa namun pemilik lahan tidak mengizinkan. Selagi lahan tersebut tidak digunakan kami dipersilakan memakai. Setiap panen nanti kami bagi hasil panennya,” ujar Armada.

Urban Farming di Desa Baktiseraga, Buleleng

Dan, betapa gembira Perbekel Armada bersama timnya karena urban farming itu sudah sempat panen perdana, Jumat, 5 Maret 2021. Panen itu bahkan dihadiri Ibu Bupati Buleleng Aries Sujati.

Konsep Gubernur

Terkait Keputusan Gubernur Nomor 381/03P/HK/2021 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat yang di-launching di Taro, Gianyar itu, Perbekel Armada melihat konsep dan keinginan Gubernur itu bagus. “Sampah ditangani di sumbernya, di desa, kelurahan atau desa adat. Itu bagus. Baktiseraga sudah membuktikannya,” kata Armada.

Namun, untuk membuat pengelolaan itu berhasil di seluruh Bali, diperlukan jejaring yang kuat. Terdapat 600-an lebih desa dinas dan 1.4000-an desa adat, sehingga implementasi dari Pergub akan beragam dan berbeda-beda. Apalagi, kondisi desa di Bali sangat beragam. Ada desa di perkotaan seperti Baktiseraga, ada desa yang benar-benar berada di wilayah pedesaan, sehingga persoalannya pun berbeda-beda.

 “Kalau tak serius, tak berbasis manajemen, tanpa political will yang bagus, mimpi saja. Kalau dibuat dengan jelas, perlu waktu ya, pasti bisa akan dicapai untuk Bali,” ujar Armada. [T]

Tags: bulelengDesa BaktiseragalingkunganSampah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tatkala Pandemi, (Bali) Jangan Berhenti Menggelar Ritual Seni dan Budaya

Next Post

Gejala Bisa Sama, Nasib Bisa Beda

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Dua Belas Manifesto Aliansi Cipayung Plus untuk Dewan Perwakilan Rakyat

by Jaswanto
July 1, 2026
0
Dua Belas Manifesto Aliansi Cipayung Plus untuk Dewan Perwakilan Rakyat

DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu...

Read moreDetails

Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

by Jaswanto
June 29, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...

Read moreDetails

Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan

by Jaswanto
June 28, 2026
0
Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan

TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....

Read moreDetails

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

by tatkala
June 25, 2026
0
Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

Read moreDetails

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

by tatkala
June 24, 2026
0
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng

by tatkala
June 15, 2026
0
Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi mengambil sumpah/janji serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi...

Read moreDetails

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
0
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

Read moreDetails

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

by tatkala
June 15, 2026
0
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Om Swastyastu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan pribadi, kami I Nyoman Sutjidra, Bupati Buleleng, bersama Gede Supriatna, Wakil Bupati...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Gejala Bisa Sama, Nasib Bisa Beda

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co