3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Droplet Itu Berguna

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
October 16, 2020
in Esai
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Perjalanan waktu telah membuat setiap orang untuk terus belajar, belajar meyakini bahwa setiap hal di alam ini, selalu ada gunanya. Begitukah juga droplet? Satu kata yang setahun belakangna ini telah menjadi sedemikian populer dan menjadi sorotan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Droplet adalah percikan pernapasan atau titis pernapasan berupa partikel yang sebagian besar terdiri dari air yang dihasilkan oleh saluran pernapasan dan cukup besar untuk jatuh ke tanah dengan cepat setelah diproduksi.

Partikel-partikel berukuran 5-10 mikron inilah yang bertanggung jawab telah menyebarkan secara masif dan progresif virus SARS-CoV-2 penyebab infeksi Covid-19 ke hampir seluruh dunia yang telah memicu sebuah pandemi mengerikan. Tak kurang dari 30 juta manusia telah terinfeksi Covid-19 dan membunuh hingga satu jiwa orang darinya. Nilai kerugian ekonomi global telah ditaksir mencapai lebih dari 100 kuadrilium dan dipastikan terus bertambah jika skema efektif belum juga ditemukan guna menghentikan wabah ini.

Tanpa droplet, SARS-CoV-2 takkan bisa menyebar. Kenapa harus ada droplet? Droplet yang dihasilkan oleh saluran nafas manusia sesungguhnya merupakan respon fisiologis (normal) terhadap berbagai kuman yang telah menyusupi sistem pernafasan manusia. Ini merupakan manuver gesit dari sistem pertahanan lokal saluran nafas dengan memproduksi lendir yang mengandung antibodi untuk menyapu virus dan produk berbahayanya (toksin).

Lendir yang membanjiri saluran nafas hingga saluran cerna bagian atas (orofaring) lalu merangsang refleks batuk dan bersin yang itu pun dimaksudkan sebagai upaya tubuh untuk membersihkan diri dari kontaminasi kuman beserta toksinnya. Hal identik juga terjadi pada keadaan-keadaan lain seperti seseorang muntah dan diare saat tak menyadari telah mengkonsumsi makanan terkontaminasi racun atau air mata yang mengucur berlebihan saat mata kemasukan benda asing seperti pasir misalnya.

Contoh lain adalah sesorang wanita akan mengalami keputihan saat ada infeksi atau radang pada saluran peranakannya. Saat mana, upaya pertahanan-pertahanan tubuh lokal ini tak mampu melawan deraan aksi kuman yang lebih kuat, maka sistem antibodi sistemik tubuhlah yang akan diterjunkan. Kekuatan sistem imun sistemik ini secara langsung menentukan nasib seorang pasien kelak, selamat atau terhenti hidupnya.

Kembali pada keberadaan droplet, sampai pada penjelasan di atas, itu sepenuhnya baik dan mudah dipahami. Persoalan kemudian muncul, saat keberadaan droplet yang sejak awal bertujuan baik itu tanpa disadari telah berpindah ke tubuh inang yang sehat. Fakta yang masih enggan dipahami dan disikapi dengan tepat oleh masyarakat dan berakhir buruk bahkan fatal. Inilah prinsip penularan penyakit-penyakit saluran pernafasan akibat virus, termasuk Covid-19. Tentu saja virus tak pernah berpikir atau punya rencana untuk membunuh manusia. Satu-satunya tujuan maha penting mereka adalah, melakukan apa pun segala cara untuk lestari. Sepenuhnya itu dikelola oleh sebuah insting mengagumkan yang membuat pusing segenap ahli dan ilmuwan di seluruh dunia.

Sebuah fakta yang tak dapat dipungkiri, hari ini kita bertekuk lutut oleh segerombolan jasad renik bernama SARS-CoV-2 dan memaksa kita pulang lebih cepat. Namun ini masih jauh lebih beradab ketimbang segala macam agresi yang telah dilakukan segerombol manusia terhdap manusia lain untuk meraih tahta kekuasaan dan gelimang kekayaan yang bukan haknya. Ini, jelas bukan atas dasar motif instingtual pelestarian spesies, namun sebaliknya sebuah ironi, kesadaran intelek untuk menghancurkan dan menguasai yang lain.

Droplet, telah mengajarkan kita tentang cara berpikir yang multidimensional. Tampaknya kehidupan manusia memang dibentuk oleh anyaman persepsi. Semakin ramai persepsi yang diajukan oleh banyak manusia, akan menjadi kian rumit anyaman persepsi yang akan terjalin. Hal buruk terjadi saat kita terjebak dalam kerumitan tersebut. Manusia akan diberikan jalan keselamatan saat kuasa mengelak dari jebakan kerumitan anyaman persepsi tersebut dan tetap berada di atasnya dalam ketenangan.

Droplet selamanya diperlukan manusia untuk melawan virus yang telah menginvasi saluran pernafasan dirinya, namun pada sisi lain, ia dapat saja menyajikan kerumitan bagi manusia yang lain. Pada anak muda dengan sistem imun yang lebih baik, itu dapat membawa berkat kekebalan alami lebih cepat pada tubuhnya, sebelum diciptakan vaksin terhadap virus tersebut. Sebaliknya pada populasi yang rentan, entah itu karena faktor usia atau pun penyakit penyerta (komorbid), droplet yang membawa virus kepadanya dapat saja menjadi eksekutor tanpa belas kasihan baginya.

Manusia sering kali keliru, selalu berambisi menjadi kuat, sekuat-kuatnya, bukannya menjadi cerdas dan bijak, sebijak-bijaknya. Bahkan antibodi yang terlampau kuat dalam tubuh manusia pun, sering menyebabakan kerusakan pada tubuh sendiri yang terkenal disebut sebagai penyakit autoimun. Itulah yang terjadi pada Korea Utara, negeri yang oleh penguasanya yang tiran hendak didaulat menjadi bangsa dengan kekuatan nuklir terhebat sepanjang masa, justru telah merusak mereka ke dalam. Kehidupan yang tentram, aman dan sentausa serta berkecukupan layaknya bangsa-bangsa ras mongoloid modern lain seperti Korea Selatan, Jepang, China atau Taiwan hanyalah mimpi yang saat terbangun menjadi horor kehidupan yang telah merenggutkan kebebasan dan kedamaian mereka. Dan seorang lelaki lain, pemuja kekuatan bernama Donald Trump, pun saat ini sedang dibekap oleh mimpi buruk keruntuhannya, dalam kekuasaan politiknya, juga sepercik droplet yang telah memberinya pelajaran penting.   

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pengabaian Gila-gilaan pada Orang dengan Gangguan Jiwa

Next Post

Mempertanyakan Bencana Alam

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Saat Teknologi Tak Lagi Netral

Mempertanyakan Bencana Alam

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co