24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Film Pendek “The Umbrella”, Satu Tembakan Untuk Sebuah Kisah

Putu Kusuma Wijaya by Putu Kusuma Wijaya
October 8, 2019
in Ulasan

— Selasa, 9 Oktober 2019, pukul 20.15 dalam Minikino Film Week (MFW) 5, program Out Of Ordinary, Rumah Film Sang Karsa, Sutradara hadir —-

Ketika film masih diabadikan dengan bahan baku celeloid, sebuah pengambilan gambar terpanjang untuk 35 mm kurang dari 4 menit. Untuk 16 mm, bisa sampai 9 menit. Ini karena dalam satu kaleng film 35 mm berisi material selama 5 menit dan 16 mm selama sepuluh menit, Di potong sana sini, jadi yang benar-benar bisa digunakan mengabadikan  ya seperti angka di atas.

Jaman digital saat ini, pembuat film bisa melakukan apa saja, karena kamera bisa terus berputar semampu data dan baterai menampung. Garin Nugroho mengabadikan drama NYAI yang dua jam pertunjukkan teater itu hanya dengan satu kali tembakan (Shot) Kamera bergerak ke berbagai arah mengabadikan permainan aktor dan aktrisnya. Pembuatan sangat menegangkan karena sekali saja ada kesalahan maka seluruh rentetan adegan harus diulang kembali.                              

Menyaksikan film tanpa sebuah potongan (editing) mengantarkan kepada pengalaman lain. Mata mengamati banyak hal dan penonton diajak untuk bermeditasi, terbang bersama pikirannya. Di jaman yang serba cepat, orang disajikan kotoran audio visual. Cut, Cut dan Cut. Potong sana potong sini. Waktu bekerja di televisi, ada pakem kalau gambar tidak boleh terpaku lebih dari 5 detik. Maka tontonlah acara televisi. Gambar berkelebat secepat kilat dari berbagai sisi. Seakan tak mempunyai rasa percaya diri.

The Umbrella movement adalah gerakan menentang keputusan China Daratan akan Hong Kong. Gerakan ini bergitu masif dan Hong Kong yang telah tumbuh menjadi kota yang penuh energi kebebasan tidak mau tunduk dengan segala peraturan kaku. Kemudian gelombang unjuk rasa yang terjadi akibat penolakan RUU extradisi yang melumpuhkan bandara kota dan kenekatan para mahasiswa melawan itu, mengguncangkan dunia. Anak muda benteng terakhir melawan  ketidakberesan. Adalah gambar yang sempat kita saksikan di media,  kala payung payung  puluhan ribu warga Hong Kong,  itu berkembang menantang hujan dan pemegang keputusan pada gerangan demonstrasi di Hong Kong beberapa waktu silam.

Film pendek The Umbrella sutradara Tseng Hing Wang Eric

Waktu demonstrasi  mahasiswa melanda Indonesia,menentang RUU KUHP dan KPK,  maka mahasiswa Bali tidak diam. Mereka berteriak juga. Di kota kecil nan damai Singaraja ada juga yang memompa semangat ini. Tak pernah ada demostrasi besar di kota kecil ini.  Pada hari yang sama, di media sosial ada tulisan dari mahasiswa kota yang menasehati agar tidak perlu ikut-ikutan melakukan demonstrasi. Katanya, kasihan orang tua kita yang sudah membiayai kita kuliah dan harusnya kita semua belajar agar cepat lulus. Tugas Mahasiswa adalah belajar bukan berdemonstrasi.

Tugas mahasiswa lain dengan tugas anak muda generasi penerus bangsa. Tugas Mahasiswa mengembalikan uang kuliah yang dibiayai orang tua, dan mencari pekerjaan setelah itu. Tugas Generasi muda penerus bangsa melawan apa yang dirasakan menyimpang. Menjaga negeri karena suatu saat nanti akan menjadi penerus. Membela apa yang benar dan mencari hal-hal baru dalam ilmu pengetahuan. Memang tak pernah ada orang besar lahir di kota yang kecil dan damai. Orang besar lahir dari kota yang penuh penderitaan.

Segala ilustrasi di atas semua terangkum dalam film pendek luar biasa sutradara Hong Kong Tseng Hing Weng Eric. THE UMBRELLA yang malam ini akan diputar di Rumah Sang karsa di dalam program OUT OF ORDINARY pada pukul 20,15 malam nanti 8/10/2019.

Film berdurasi 21.59 menit ini hanya terdiri dari satu shot (tembakan)  Tersebutlah sebuah apartemen mahasiswa dengan segala persoalannya. Hubungan cinta, belajar, kunjungan teman, keluarga. Sutradara menyuruh penontonnya memilih jendela mana yang akan dilihat. Seorang mahasiswa datang terluka dan mengambil payung. Yang lainnya menangis karena ditinggal pacar. Dalam menit-menit pertengahan kemudian kita tergiring ke sebuah suasana. Untuk apa tinggal di dalam apartemen dalam situasi seperti ini. Ratusan ribu orang di jalan meneriakkan hak mereka dan kita  menarik lagi selimut nyaman tebal berbulu domba.

Lagu No Woman No Cry Bob Marley telah dengan sangat bagus disalah artikan oleh penyanyi café-café negeri ini. Mereka mendendangkan bak seorang yang patah hati. Katanya kalau tidak ada wanita, tidak ada tangisan. Ini dihubungkan menjadi lagu cinta. Lagu legendaris No Woman No Cry diciptakan oleh BOB MARLEY., tetapi pada tahun 80 an, sebelum musik raggae merajalela, yang memperkenalkan lagu ini  ke Indonesia adalah grup BONEY M dari Belanda.  Mereka menyanyikan lagu ini demikian manisnya. Seperti menyanyikan Halo-Halo Bandung dengan rasa lagu-lagunya Yuni Shara.

Barulah ketika nama Bob Marley mendunia, kita mengerti bahwa ini adalah lagu tentang perjuangan. No Woman No Cry, tak hanya wanita yang bisa menangis. Diceritakannlah kala mereka melalukan perlawanan akan kemunafikan parlemen dan dengan bubur hangat yang dibagi-bagi tetap berteriak melawan hal yang dilakukan semena-mena. Saya harus tetap berpijak pada kebenaran. Kata sang Maestro. Semuanya akan baik-baik saja.

Sutradara film UMBRELLA  Tseng Hing Wang Eric akan melintasi jalan berliku-liku memabukkan menuju kota kecil nan damai Singaraja dan akan duduk di rumah film Sang Karsa nanti malam. Dia akan memaparkan keberaniannya membuat film hanya dengan satu tembakan (shot) juga  tentu akan banyak bercerita tentang arti sebuah perlawanan. Keberanian dan pergerakan demonstrasi para mahasiswa Hong Kong mendesak pemegang keputusan lebih mendengar aspirasi.  P:erjuangan melawan ketidakadilan, tugas anak muda yang terpanggil menjadi tulang punggung penerus bangsa. [T]

Tags: film pendekMinikinoMinikino Film WeekRumah Film Sang Karsa
Share24TweetSendShareSend
Previous Post

Mesair-Mekayat, Seni Burdah Loloan yang Hampir Punah

Next Post

Rupa Kawanku: Jalan Hidup Fotografi Doni Balak

Putu Kusuma Wijaya

Putu Kusuma Wijaya

Pembuat film. Pengelola Rumah Film Sang Karsa di Jalan Singaraja-Seririt KM 13.2, Kaliasem, Buleleng

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Rupa Kawanku: Jalan Hidup Fotografi Doni Balak

Rupa Kawanku: Jalan Hidup Fotografi Doni Balak

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co