21 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anak-anak yang Terpanggil dan Memanggil-manggil – [Catatan Terakhir KKN Undiksha di Desa Puhu 2019]

B. B. Sugiono by B. B. Sugiono
August 8, 2019
in Khas
Anak-anak yang Terpanggil dan Memanggil-manggil – [Catatan Terakhir KKN Undiksha di Desa Puhu 2019]

Mahasiswa KKN Undiksha di Desa Puhu 2019

tamu akan pulang ke rumahnya

mengutuk pertemuan dengan perpisahan

karena yang datang akan pergi,

dan yang hidup akan mati.

Sebagaimana tiap susun kata yang mengawali catatan ini; ini adalah catatan perpisahan dari suatu pertemuan, yang barangkali akan menjadi momen langka meski sebenarnya bersifat umum. Karena setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya perpisahan: antara cinta, kepulangan keluarga, dan kepergian sahabat atau teman atau kawan atau dengan sebutan yang lain. Karena setiap penamaan kepada orang terdekat memiliki sebutan-sebutan tersendiri. Bergantung tiap orang akan memberi nama apa kepada tiap-tiap orang yang datang dan menjadi karib.

KKN UNDIKSHA DESA PUHU, KECAMATAN PAYANGAN, KABUPATEN GIANYAR 2019.

Catatan perpisahan ini mewakili rasa keluh akan perpisahan kami ‘para Mahasiswa KKN Undiksha di Desa Puhu’. Kenangan yang tertanam pada diri kami yang ada di Desa Puhu adalah bentuk duka-suka pada hari-hari yang sempat dilalui bersama, dalam berkegiatan ‘menjalankan program kerja’ maupun ketika memasak: makan bersama dan menikmati hari-hari dengan santai dan penuh tawa-tiwi antarsejawatnya.

Dari program KKN ‘Kuliah Kerja Nyata’ yang diselenggarakan oleh Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), saya selaku penulis catatan ini dan sekaligus sebagai anggota KKN di Desa Puhu mendapat banyak pengalaman, dari desa maupun dari para masyarakatnya yang sangat baik menyambut dan menerima kedatangan kami segenap mahasiswa yang akan melaksanakan KKN untuk menimba ilmu. Hal semacam itu terlihat, dari betapa akrabnya para Mahasiswa KKN dengan masyarakat: petua maupun pemuda.

Bukan hanya dari mahasiswa saja yang sering datang menemui atau bermain ke rumah-rumah masyarakat, tetapi dari para masyarakatnya juga sering membalas kedatangan para mahasiswa yang bermain ke rumahnya dengan cara mendatangi posko/Balai Banjar Puhu yang oleh kami dianggap sebagai rumah sementara. Posko atau rumah sementara ini oleh kami tidak sekadar dijadikan tempat tidur, memasak, tempat bercanda, atau apalah yang mencakup kata SEBATAS kebutuhan-kebutuhan yang kami perlukan.

Tapi posko tersebut oleh kami dikemas dengan sebisa mungkin, menjadi tempat-tempat alternatif dan berguna bagi masyarakat desa; salah satunya menjadikan sebagai tempat Taman Belajar, yang menyasar pada siswa-siswa yang ada di SD se-Desa Puhu. Para peserta ‘anak didik’ yang datang cukup antusias sampai-sampai kami seringkali kewalahan dengan waktu yang terpelintir sangat sedikit, sedangkan program kerja yang dijalankan setiap harinya juga membutuhkan waktu yang lumayan lama. Mereka anak-anak yang selalu terpanggil untuk belajar, sehingga mereka memanggil-manggil kami untuk siap mengajar.

Terkadang ketika hendak berbaring untuk istirahat dan ingin tidur sesudah melaksanakan program kerja yang sudah terjadwal, mereka datang beramai-ramai dan berteriak-teriak sebagaimana wajarnya anak kecil ketika memanggil ibu dan bapaknya.

Jika keadaannya sudah begitu, maka mata kami yang sebelumnya sudah merencanakan tidur pulas akan tertunda dengan panggilan mereka yang meraung dari depan teras. Kedatangan mereka tak dianggap sebagai pengganggu, tetapi sebagai malaikat kecil yang hendak ingin mengajari kami ‘Mahasiswa KKN’ agar tidak bermalas-malasan dan mengisi waktu kosong dengan tidur seperti kebo sesudah kenyang memakan rumput yang diberi tuannya.

Kami pun tanggung jawab dengan panggilan mereka yang meminta kami untuk membimbingnya belajar. Kami tentu tidak bisa menolak atau mengingkarinya dan menyuruh mereka pulang atau berpura-pura tidur; tidak mau mendengar panggilan mereka yang seperti anak ayam bercari induknya.

Sebagaimana adagium kuno yang mengatakan: yang memulai maka yang harus bertanggung jawab. Maka itu prinsip yang kami pegang dengan teguh dan disimpan rapi dalam tiap-tiap lubuk hati masing-masing anggota mahasiswa KKN di Desa Puhu. Dan kami pun dengan keteguhan prinsip itu memulai kegiatan Taman Belajar dengan senang, santai, dan bermakna, bahkan setiap hari—sampai sekarang. Hingga catatan ini lahir sebagai pelengkapnya bersama ucapan terima kasih atas yang sebentar lagi pergi.

SOSOK PENTING

Kami bukan kelompok yang dimaksud Chairil Anwar atau yang tersebut dalam penggalan sajaknya: binatang jalang//dari kumpulannya yang terbuang. Tapi kehadiran kami menimba ilmu di desa ini juga tak lepas dari sosok bapak ‘pembimbing’ Prof. Dr. I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A dan sosok ibu ‘monev/pemonitoring’ Dr. Desak Putu Parmiti, M.S.

Jadi, kami seperti dalam posisi menjadi anak dari mereka berdua, selain karena kebetulan yang membimbing dan mengawasi adalah pria dan wanita, selayaknya bapak dan ibu. Juga karena sikap dari keduanya yang sangat lembut dalam membimbing dan mengawasi kami, sehingga pada waktu kami membuat kesalahan dalam program kerja yang disusun ataupun yang sudah terlaksana, mereka tak lepas memberi arahan dan solusi, mereka tetap ingin ‘merawat’ seperti halnya meluruskan sebatang kayu yang bengkok, demi sebuah kecapakan pada suatu hari nanti, ataupun menginjak pada waktu-waktu jauh masa depan.

Selain itu, tak hanya dari dua sosok: pembimbing dan monev/pemonitoring itu saja yang memiliki peran penting bagi kesuksesan KKN yang kami laksanakan, tapi juga tak luput dari peran Bapak Kepala Desa I Gede Brata Aginawa S.H berserta jajarannya yang telah sungguh-sungguh memberi pengayoman yang luar biasa, mengawal  dengan penuh ketelatenan, dan menyajikan pendidikan-pendidikan nyata yang sulit terjangkau dengan teori-teori yang mengawang-awang di sekitaran kampus.

KEPADA SEGENAP ANGGOTA KKN UNDIKSHA DI DESA PUHU TAHUN 2019.

Sebelum mengarah pada salam-salam perpisahan, rasanya tidak lengkap jika tak mendahului dengan menyebut nama-nama anggota Mahasiswa KKN yang ada di Desa Puhu.

Bukan karena apa? Atau bagaimana? Tetapi ibarat sebuah peluru yang akan terlepas dari pistol seorang sniper, memang kurang lengkap jika tak menyebut satu persatu nama mereka yang tersasar atau mencantumkan dalam catatan ini, antara lain:  I Made Mahendra Saputra, Komang Ukir Tirta Yasa, Made Tedi Kurniawan, Ida Bagus Gede Surya Pangestu, I Kadek Astika, B. B. Soegiono, Ni Made Ratih Marlina, Monica, Ni Kadek Lia Windayani Putri, I Gusti Ayu Putri Pradnyandari, I Gusti Ayu Made Putri Ratmanacika AD, Ni Luh Eni Kadeari, Ni Putu Januarda Supriyanti, Ida Ayu Reinditia, Ni Kadek Dwi Trisna Rahayu, Desak Putu Intan, Mega Ningrum, dan terakhir Komang Paramitha Putri Arya Naraswari.

Semua nama-nama tersebut memiliki jasad sebagai penghuni posko/Balai Banjar di Desa Puhu ‘Banjar Puhu’. Yang sebentar lagi akan jarang sekali bertemu, bahkan ada yang tidak akan bertemu, jika tanpa sebuah rencana—merencanakan pertemuan. Karena faktor jarak yang cukup terbilang jauh. Dan sangat tidak memungkinkan jika harus bertemu setiap hari seperti sediakala ketika masih berkumpul dalam satu atap posko KKN. Semua akan sibuk dengan aktifitasnya masing-masing dan jika berharap bertemu dalam satu ruang kuliah sangat tidak mungkin, karena dari segi anggotanya yang mencakupi lintas jurusan.

Jadi untuk saling bertatap muka, hanya akan terjadi sekali-kali kecuali yang sedang terjebak Cinlok ‘Cinta Lokasi’, mungkin akan menyisakan waktu-waktu sibuknya untuk tetap saling bertemu. Meski tak seperti ketika masih tinggal satu posko.  Namun dengan besar duga, mereka tetap menyisihkan masing-masing waktunya untuk saling bertemu satu sama lain. Sebab jika tidak demikian, kemungkinman cinta yang terjebak karena lokasi itu akan gugur mengikuti alur KKN dan waktu yang telah ditentukan lembaga selama 6 Minggu, yang dimulai dari tanggal 24 Juni – 10 Agustus 2019.

Sekali lagi terucapkan untuk mengakhiri Catatan Terakhir ini: mungkin memang begitu; sebagaimana pertemuan harus menjamu perpisahan—seperti yang akan kami alami sebentar lagi, tingga menghitung siang dan beberapa malam saja. Untuk itu semua, tak ada kata-kata yang istimewa untuk menyambut perpisahan itu, hanya bisa menyambut dengan ucapan terima kasih yang barangkali akan menjadi ucapan terakhir untuk saling merayakan atas sebuah hadiah pertemuan dan pengalaman yang ‘kan segera usang. Dan kami juga menganggap itu semua sebagai bagian dari pelajaran, yang mungkin tidak hadir di atas kursi dan bangku kelas kuliah.

CATATAN KHUSUS DARI PENULIS

Kepada kalian semua, catatan ini pun akan segera berakhir dan akan segera tertutup. Namun sebelum itu, izinkan untuk mengucapkan terima kasih atas kemarahannya, yang menjadi pelajaran untuk menjadi sabar, terima kasih atas kesabarannya yang menjadi pelajaran untuk ditiru, terima kasih atas kebaikannya, yang menjadi pelajaran untuk menjadi baik, dan terima kasih atas semua hal-hal yang pernah kalian lakukan, kalian lukis, dan kalian perbuat, untuk menjadi pelajaran; menyadarkan bahwa dunia ini penuh dengan warna-warni manusia, dengan karakter-karakter yang berbeda/beragam. [T]

salam terhormat, kepada pertemuan yang mengajari ikhlas dalam menyikapi perpisahan (Gianyar, Puhu, 7 Agustus 2019)

Tags: GianyarKKNKuliah Kerja NyataPayanganPendidikanUndiksha
Share53TweetSendShareSend
Previous Post

“I Kutun Pundukan” dalam Novel ”Tresnane Lebur Ajur Satonden Kembang”

Next Post

Seharusnya Tak Ada Satu pun Hari Kemerdekaan

B. B. Sugiono

B. B. Sugiono

lahir di Tempuran, Bantaran, Probolinggo. Kini merantau di Singaraja, Bali; menjadi pekerja teks: penyair dan prosais. Untuk menghubunginya bisa melalui nomor 082301299466. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di sejumlah media massa di Indonesia, cetak maupun elektronik, antara lain: Koran Tempo, Harian Rakyat Sultra, Denpasar Post, Malang Post, Kurung Buka, Galeri Buku Jakarta, dan lain-lain. Salah satu pendiri Majalah Lentera Bayuangga (MLB).

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Hal-hal Lucu Saat Wabah Covid-19

Seharusnya Tak Ada Satu pun Hari Kemerdekaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co