14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Organisasi Kampus Tempat Belajar Berkomitmen

Ni Komang Aprilia Enisari by Ni Komang Aprilia Enisari
October 24, 2018
in Esai
Organisasi Kampus Tempat Belajar Berkomitmen

Ilustrasi. Foto: Mursal Buyung

KETIKA memasuki fase remaja menuju dewasa banyak pilihan yang muncul di pikiran, entah untuk melanjutkan pendidikan atau keputusan untuk bekerja. Jika melanjutkan pendidikan, maka di bangku perkuliahan banyak hal berbeda yang ditemui, dan lagi-lagi harus berhadapan dengan pilihan-pilihan.

Ada hal-hal yang mungkin dianggap lebih berat dan tidak pernah dialami ketika masa-masa SMA. Menjadi mahasiswa baru tentu kita harus mempersiapkan mental dan fisik yang matang, salah satunya ketika mengikuti kegiatan ospek serangkaian kegiatan awal memasuki perkuliahan. Ketika ini yakinlah bahwa kegiatan tersebut merupakan sebuah proses pembelajaran yang sangat bermanfaat.

Menjadi mahasiswa terkadang banyak julukan yang dimiliki untuk menggambarkan diri kita, julukan yang paling sering tergiang. Antara lain, Mahasiswa Kupu-Kupu (kuliah pulang dan kuliah pulang) dan Mahasiswa Kura-Kura (Kuliah rapat dan kuliah rapat).

Nah, itu juga harus dipilih. Pilih jadi Mahasiswa Kupu-kupu atau Kura-kura?

Saya sih pilih opsi yang kedua, karena apa? Kuliah rapat kuliah rapat, artinya masuk organisasi kampus, yang selain kuliah juga sering rapat.

Berdasarkan pengalaman banyak orang, ketika ikut sebuah organisasi di kampus akan ada banyak manfaat yang kalian dapatkan disbanding dengan resiko dan kerugian lainnya. Karena sudah tentu setiap tindakan yang diambil memiliki resikonya tersendiri.

Sejumlah manfaat paling nyata yaitu kita bisa mengenal dan berbaur dengan banyak orang di lingkungan kampus, mengenal berbagai karakteristik, kepribadian, sosial, budaya dan tentu mendapat ilmu serta pengalaman baru. Selain itu, terbangun juga banyak jaringan.

Jaringan yang dimaksud yaitu ketika berpergian akan banyak sekali orang-orang yang mengenal kita, selain itu kita dapat bertukar pikiran dengan orang-orang baru. Selebihnya ketika kita menghadapi suatu kesulitan akan banyak pihak yang akan dapat kita jangkau untuk meminta bantuan.

Selain itu, keseharian menjalani perkuliahan tidak akan monoton pada satu kegiatan seperti halnya (ngampus, pulang kuliah, tidur, nugas) mungkin ada beberapa karakter orang yang menyukai hal itu, akan tetapi jika kamu menyukai tantangan cobalah membuat keseharianmu berwarna dan penuh kenangan.

Seperti kata pepatah yang mengatakan Pengalaman Adalah Guru Terbaik, ketika mengikuti organisasi manfaatnya tentu tidak langsung kita dapat secara instan, karena ketika kita dituntut bekerja tanpa kemauan diri kita akan terasa berat untuk dijalani.

Apalah Arti Sebuah SK Kalau Menjadi Sarjana Hanya Dibutuhkan Selembar Piagam Ospek.” Banyak pihak yang membenarkan kalimat tersebut, namun tak jarang ada pula yang menyalahkan. Sekali lagi, ini adalah tentang diri kita, kepribadian personalnya berbeda, begitu pula mengenai tolah ukur pemikiran.

Membahas mengenai organisasi, lebih spesifik saya menceritakan mengenai organisasi di lingkungan universitas. Dari sekian banyak kegiatan organisasi mahasiswa, kebanyakan mereka memilih mengikuti BEM, HMJ, ataupun semuai minat.

Alasannya mengapa? Jika bertanya demikian, tidak ada alasan mendalam yang mendasari pertanyaan tersebut, mungkin jawabannya mengarah pada kesenagan dan kenyamanan. Karena ketika kita merasa nyaman menjalaninya, tidak banyak beban yang terasa di pikiran kita.

Maka dari itu makna terpentingnya adalah kita harus menyepakati antara hati dan pikiran sendiri. Entah itu mengenai prioritas yang dijalankan atau hanya sebuah angan yang ingin dicapainya. Karena banyak kejadian yang kurang dapat kita prediksi kejadiannya, dengan hati?

Hal tersebut bisa dikontrol dengan meyakinkan hati dan pikiran bahwa segala tindakan yang diperbuat akan menghasilkan manfaat di masa mendatang. Berusahalah menilai ini dari segi komitmen, kapasitas, dan kesenangan. Karena ketika mengambil langkah berusahalah menyamai kedua kakimu, dan seimbangkan badan, lalu dewasakan pikiran.

Ketika berada dalam tantangan terbesar lakukanlah langkah terbaik. Sebaiknya jangan sia-siakan masa muda menuju dewasa dan yakinlah setiap tindakan yang diambil adalah sebuah ilmu luar biasa yang kita miliki.

Mengenai sebuah pengalaman dan kesenangan? Setiap orang tentu memiliki hal yang berbeda, dengan banyaknya kesibukan dan aktivitas yang dijalani sudah tentu banyak orang yang mulai meninggalkan kesenangan dan bakat yang dimiliki, dan mulai berfokus pada satu tujuan utama.

Tetapi ketika mengembangkan dan mengkombinasikan keduanya menjadi satu, banyak hal tak terduga yang akan kita dapatkan. Itulah Pentingnnya sebuat komitmen dalam hidup, ketika mengambil langkah berusahalah menyamai mereka hingga batas finish akhir.

Berbicara mengenai komitmen berorganisasi, akhir-akhir ini banyak yang menyadari bahwa komitmen tersebut tidak berjalan seperti ketika awal bergabung di organisasi, entah itu disebabkan oleh faktor eksternal maupun dari internal organisasinya.

Disadari atau tidak, namun seperti ada batasan-batasan dan keinginan untuk meninggalkan organisasi yang di jalani. Banyak jarak tak kasat mata yang mulai membatasi kita, dimulai dari kesibukan-kesibukan yang dihadapi atau sulitnya mengatur waktu antara kuliah dan organisasi.

Solidaritas diantara anggota organisasi semakin menurun secara drastis, jujur saja dari pribadi sendiri kita mulai menyadari perlu adanya kegiatan kumpul-kumpul bersama untuk menumbuhkan kebersamaan utuk membangun kebersamaan kearah yang lebih maju dan banyak dihargai di lingkungan kampus atau di luar lingkungan kampus. Kegiatan berdiskusi mulai jarang kita lakukan, mungkin banyak alasan yang mendasari hal tersebut.

Di antara anggota pasti merindukan hal tersebut disaat kita berkumpul bersama, berdiskusi, bertukar pikiran, hingga makan gorengan bersama diiringi tertawa dan yang lainnya. Apakah akan kita biarkan hal tersebut hilang dan runtuh begitu saja, tanpa melakukan tindakan pasti untuk memperbaiki kejanggalan ini? Pertanyaan tersebut memiliki jawaban tersendiri dari diri kita.

Mengapa? Karena organisasi ini tidak akan bisa berjalan dengan sendirinya, seperti halnya organisasi, yang berarti banyak orang yang berkumpul di dalamnya.

Dalam mengambil tindakan ini tentu kita tidak bisa berdiri sendiri, atau mengandalkan beberapa orang saja, dukungan dan uluran tangan seluruh anggota akan sangat menyempurnakan berjalannya program kerja yang sudah kita sepakati bersama.

Betanggung jawab adalah kunci di setiap tindakan yang akan diambil. Motivasilah diri untuk keluar dari zona ternyaman dalam hidup dan jangan buat diri kita menyerupai kodok yang hanya berkeduk dalam sangkarnya, keluarlah dan teriakkan aksimu. (T)

Tags: kampusorganisasiorganisasi mahasiswaPendidikan
Share8TweetSendShareSend
Previous Post

Kepala Dingin dalam Komunitas

Next Post

Pameran Fotografi “Melihat yang Tak Terlihat” dalam Film Sekala Niskala

Ni Komang Aprilia Enisari

Ni Komang Aprilia Enisari

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 Undiksha, suka budaya, suka organisasi

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Pameran Fotografi “Melihat yang Tak Terlihat” dalam Film Sekala Niskala

Pameran Fotografi “Melihat yang Tak Terlihat” dalam Film Sekala Niskala

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co