24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Organisasi Kampus Tempat Belajar Berkomitmen

Ni Komang Aprilia Enisari by Ni Komang Aprilia Enisari
October 24, 2018
in Esai
Organisasi Kampus Tempat Belajar Berkomitmen

Ilustrasi. Foto: Mursal Buyung

KETIKA memasuki fase remaja menuju dewasa banyak pilihan yang muncul di pikiran, entah untuk melanjutkan pendidikan atau keputusan untuk bekerja. Jika melanjutkan pendidikan, maka di bangku perkuliahan banyak hal berbeda yang ditemui, dan lagi-lagi harus berhadapan dengan pilihan-pilihan.

Ada hal-hal yang mungkin dianggap lebih berat dan tidak pernah dialami ketika masa-masa SMA. Menjadi mahasiswa baru tentu kita harus mempersiapkan mental dan fisik yang matang, salah satunya ketika mengikuti kegiatan ospek serangkaian kegiatan awal memasuki perkuliahan. Ketika ini yakinlah bahwa kegiatan tersebut merupakan sebuah proses pembelajaran yang sangat bermanfaat.

Menjadi mahasiswa terkadang banyak julukan yang dimiliki untuk menggambarkan diri kita, julukan yang paling sering tergiang. Antara lain, Mahasiswa Kupu-Kupu (kuliah pulang dan kuliah pulang) dan Mahasiswa Kura-Kura (Kuliah rapat dan kuliah rapat).

Nah, itu juga harus dipilih. Pilih jadi Mahasiswa Kupu-kupu atau Kura-kura?

Saya sih pilih opsi yang kedua, karena apa? Kuliah rapat kuliah rapat, artinya masuk organisasi kampus, yang selain kuliah juga sering rapat.

Berdasarkan pengalaman banyak orang, ketika ikut sebuah organisasi di kampus akan ada banyak manfaat yang kalian dapatkan disbanding dengan resiko dan kerugian lainnya. Karena sudah tentu setiap tindakan yang diambil memiliki resikonya tersendiri.

Sejumlah manfaat paling nyata yaitu kita bisa mengenal dan berbaur dengan banyak orang di lingkungan kampus, mengenal berbagai karakteristik, kepribadian, sosial, budaya dan tentu mendapat ilmu serta pengalaman baru. Selain itu, terbangun juga banyak jaringan.

Jaringan yang dimaksud yaitu ketika berpergian akan banyak sekali orang-orang yang mengenal kita, selain itu kita dapat bertukar pikiran dengan orang-orang baru. Selebihnya ketika kita menghadapi suatu kesulitan akan banyak pihak yang akan dapat kita jangkau untuk meminta bantuan.

Selain itu, keseharian menjalani perkuliahan tidak akan monoton pada satu kegiatan seperti halnya (ngampus, pulang kuliah, tidur, nugas) mungkin ada beberapa karakter orang yang menyukai hal itu, akan tetapi jika kamu menyukai tantangan cobalah membuat keseharianmu berwarna dan penuh kenangan.

Seperti kata pepatah yang mengatakan Pengalaman Adalah Guru Terbaik, ketika mengikuti organisasi manfaatnya tentu tidak langsung kita dapat secara instan, karena ketika kita dituntut bekerja tanpa kemauan diri kita akan terasa berat untuk dijalani.

Apalah Arti Sebuah SK Kalau Menjadi Sarjana Hanya Dibutuhkan Selembar Piagam Ospek.” Banyak pihak yang membenarkan kalimat tersebut, namun tak jarang ada pula yang menyalahkan. Sekali lagi, ini adalah tentang diri kita, kepribadian personalnya berbeda, begitu pula mengenai tolah ukur pemikiran.

Membahas mengenai organisasi, lebih spesifik saya menceritakan mengenai organisasi di lingkungan universitas. Dari sekian banyak kegiatan organisasi mahasiswa, kebanyakan mereka memilih mengikuti BEM, HMJ, ataupun semuai minat.

Alasannya mengapa? Jika bertanya demikian, tidak ada alasan mendalam yang mendasari pertanyaan tersebut, mungkin jawabannya mengarah pada kesenagan dan kenyamanan. Karena ketika kita merasa nyaman menjalaninya, tidak banyak beban yang terasa di pikiran kita.

Maka dari itu makna terpentingnya adalah kita harus menyepakati antara hati dan pikiran sendiri. Entah itu mengenai prioritas yang dijalankan atau hanya sebuah angan yang ingin dicapainya. Karena banyak kejadian yang kurang dapat kita prediksi kejadiannya, dengan hati?

Hal tersebut bisa dikontrol dengan meyakinkan hati dan pikiran bahwa segala tindakan yang diperbuat akan menghasilkan manfaat di masa mendatang. Berusahalah menilai ini dari segi komitmen, kapasitas, dan kesenangan. Karena ketika mengambil langkah berusahalah menyamai kedua kakimu, dan seimbangkan badan, lalu dewasakan pikiran.

Ketika berada dalam tantangan terbesar lakukanlah langkah terbaik. Sebaiknya jangan sia-siakan masa muda menuju dewasa dan yakinlah setiap tindakan yang diambil adalah sebuah ilmu luar biasa yang kita miliki.

Mengenai sebuah pengalaman dan kesenangan? Setiap orang tentu memiliki hal yang berbeda, dengan banyaknya kesibukan dan aktivitas yang dijalani sudah tentu banyak orang yang mulai meninggalkan kesenangan dan bakat yang dimiliki, dan mulai berfokus pada satu tujuan utama.

Tetapi ketika mengembangkan dan mengkombinasikan keduanya menjadi satu, banyak hal tak terduga yang akan kita dapatkan. Itulah Pentingnnya sebuat komitmen dalam hidup, ketika mengambil langkah berusahalah menyamai mereka hingga batas finish akhir.

Berbicara mengenai komitmen berorganisasi, akhir-akhir ini banyak yang menyadari bahwa komitmen tersebut tidak berjalan seperti ketika awal bergabung di organisasi, entah itu disebabkan oleh faktor eksternal maupun dari internal organisasinya.

Disadari atau tidak, namun seperti ada batasan-batasan dan keinginan untuk meninggalkan organisasi yang di jalani. Banyak jarak tak kasat mata yang mulai membatasi kita, dimulai dari kesibukan-kesibukan yang dihadapi atau sulitnya mengatur waktu antara kuliah dan organisasi.

Solidaritas diantara anggota organisasi semakin menurun secara drastis, jujur saja dari pribadi sendiri kita mulai menyadari perlu adanya kegiatan kumpul-kumpul bersama untuk menumbuhkan kebersamaan utuk membangun kebersamaan kearah yang lebih maju dan banyak dihargai di lingkungan kampus atau di luar lingkungan kampus. Kegiatan berdiskusi mulai jarang kita lakukan, mungkin banyak alasan yang mendasari hal tersebut.

Di antara anggota pasti merindukan hal tersebut disaat kita berkumpul bersama, berdiskusi, bertukar pikiran, hingga makan gorengan bersama diiringi tertawa dan yang lainnya. Apakah akan kita biarkan hal tersebut hilang dan runtuh begitu saja, tanpa melakukan tindakan pasti untuk memperbaiki kejanggalan ini? Pertanyaan tersebut memiliki jawaban tersendiri dari diri kita.

Mengapa? Karena organisasi ini tidak akan bisa berjalan dengan sendirinya, seperti halnya organisasi, yang berarti banyak orang yang berkumpul di dalamnya.

Dalam mengambil tindakan ini tentu kita tidak bisa berdiri sendiri, atau mengandalkan beberapa orang saja, dukungan dan uluran tangan seluruh anggota akan sangat menyempurnakan berjalannya program kerja yang sudah kita sepakati bersama.

Betanggung jawab adalah kunci di setiap tindakan yang akan diambil. Motivasilah diri untuk keluar dari zona ternyaman dalam hidup dan jangan buat diri kita menyerupai kodok yang hanya berkeduk dalam sangkarnya, keluarlah dan teriakkan aksimu. (T)

Tags: kampusorganisasiorganisasi mahasiswaPendidikan
Share8TweetSendShareSend
Previous Post

Kepala Dingin dalam Komunitas

Next Post

Pameran Fotografi “Melihat yang Tak Terlihat” dalam Film Sekala Niskala

Ni Komang Aprilia Enisari

Ni Komang Aprilia Enisari

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 Undiksha, suka budaya, suka organisasi

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Pameran Fotografi “Melihat yang Tak Terlihat” dalam Film Sekala Niskala

Pameran Fotografi “Melihat yang Tak Terlihat” dalam Film Sekala Niskala

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co