24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

CUBE 2018 – Dari Pameran Seni Visual Titik Terang STD Bali dan New Media Collage

Dewa Purwita Sukahet by Dewa Purwita Sukahet
February 23, 2018
in Ulasan
CUBE 2018 – Dari Pameran Seni Visual Titik Terang STD Bali dan New Media Collage

Foto-foto: Purwita Sukahet

JIKA Anda melintasi Jalan Tukad Barito 5X, Panjer, Denpasar, Bali, 22-24 Februari 2018, di sebelah utara jalan tampak terpampang satu baliho besar berlatar putih, dan satu objek tunggal tergambar jelas di tengahnya: berwarna kuning, bulat dan ikonik.

Ia menjadi metafor, sebagai pusat beredarnya planet-planet, sebagai sumber panas alam semesta yang menembus pori-pori atmosfer bumi, kemudian menjadi cahaya. Ia tidak lain adalah bunga matahari.

Di kanan bunga matahari yang ikonik terdapat tulisan “Titik Terang”. Jelas kemudian pemaknaan atas metafor bunga matahari yang mekar itu sebagai sebuah cahaya dan bentuknya yang bulat menginterpretasi sebuah titik. Awal dari sebuah garis yang kemudian menjadi sebuah jalan menuju kecerahan, harapan di masa mendatang yang benderang.

Desainer logo itu adalah Angga Dwi Astina.

“Titik Terang” adalah sebuah sub judul dari pameran nasional yang diselenggarakan di seberang jalan itu, yaitu di sisi selatan yang merupakan bangunan kampus B Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali dan New Media College.

“Titik Terang” lahir dari rahim CUBE 2018, sebuah event pameran skala nasional yang dirancang tahunan serangkaian Dies Natalis ke-15 STD Bali dan New Media College. Di dalamnya terpajang karya-karya desain komunikasi visual, lukis, eksperimentasi, video animasi, desain interior, fotografi, arsitektur juga karya yang arahnya seni instalasi.

Cube sebagai sebuah bingkai dalam bahasa kerennya arts exhibition, baru tahun ini dirumuskan dan dirancang sebagai sebuah annualarts event dan dapat dikatakan sebagai tetasan telur. Ia baru lahir (diluncurkan) setelah 15 tahun bergumul dalam embrio pameran tahunan Dies Natalis STD Bali dan New Media College. Di kesempatan ini juga karya-karya dan peserta pameran dibuka lebih luas dari pada 15 tahun sebelumnya.

Vespa dan palu di Pameran Seni Visual Titik Terang STD Bali dan New Media Collage. (Foto: Purwita Sukahet)

Mereka yang berpameran adalah para dosen yang aktif berkarya di lingkungan kampus STD Bali dan New Media, mahasiswa, juga partisipan dari kampus lain. Tentu tidaklah mudah merancang sebuah event dengan skala nasional dengan modal nekat dan dukungan moral juga material dari seluruh stakeholder di dalamnya.

Pameran ini resmi dibuka Kamis, 22 Februari 2018, tepat ketika matahari berada dalam posisi tajeg surya dan cahayanya seolah membakar semangat pengunjung untuk antri dan menunggu pita berwarna biru oranye digunting oleh Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, S.T., M.A.

Tulisan ini sejatinya adalah catatan-catatan kaki yang saya hadirkan serupa cermin untuk keberlangsungan event CUBE #2 tahun depan, tentunya yang diharapkan adalah penyempurnaan-penyempurnaan dari berbagai sisi agar nantinya annual arts event semacam ini mempunyai posisi tawar yang jelas dalam dunia seni rupa Bali juga Global dan dunia seni rupa lingkup akademik. Jadi tidak hanya sekedar pajang karya akan tetapi (mungkin) mengangkat sebuah isu atau wacana.

Tempat diselenggarakannya pameran ini adalah di lantai dasar gedung kampus yang notabena adalah ruang parkir. Oleh sebab itu tugas yang sangat berat adalah menyulap tempat parkir menjadi ruangan display karya. Tidaklah semudah memajang karya seperti di galeri-galeri komersial atau ruang pameran umum dengan fasilitas dinding yang tersedia. Jadi, aturannya adalah tidak ada coretan, paku dilarang menancap di dinding.

Adalah Tangkas Wirajaya, seorang alumni tamatan 2017 di kampus ini, ia orang yang berperan besar sebagai konseptor ruang juga stage manager yang ilusioner, ia menciptakan sekat-sekat ilusi dengan bahan tripleks, kayu, paku, gergaji, bor, baut dan besi. Dibantu personil lengkap sejumlah 22 orang mahasiswa-mahasiswi dan dikoordinir oleh ketua panitia Made Arini Hanindarputri, S.Sn., M,Sn. (lebih akrab disapa Miss Ririn), akhirnya lantai dasar menjadi sebuah ruang pameran dengan konsep white cube (dari sinilah kemudian kata cube menjadi nama event pameran ini.

Dr. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, S.T., M.A. membuka pameran

Meskipun begitu, perihal teknis yang klasik muncul seperti tata lampu yang kedepannya harus dicarikan solusi, pertimbangan tata letak atau display karya, komposisi ruang atau alur sirkulasi, juga sirkulasi udara, katalog yang lebih maksimal. Hal-hal tersebut penting untuk dipikirkan bersama mengingat skalanya adalah nasional, jadi jika nanti ada peserta dari luar Bali lebih banyak dan berkunjung ke pameran agar lebih berkesan dari tahun ini.

Selain itu perihal diluar ruangan yang penting juga dicatat adalah teknis mengundang peserta di instansi akademik seni/desain/arsitektur agar ke depan  event serupa  lebih terdengar gaungnya, pemilihan karya yang dipamerkan. Jadi di dalamnya peran kurator menjadi penting untuk menentukan kualitas karya yang dipamerkan.

Ke depannya, jika lebih selektif maka yang tampil adalah karya-karya dengan kualitas bagus dari sisi visual maupun konseptual, dari proses selektif ini dalam event skala besar maka akan memicu retorika kompetisi yang kuat antar mahasiswa maupun dosen yang berdampak semangat belajar mahasiswa dan berkarya.

Dari sisi rentang waktu penyelenggaraan mungkin saja bisa diperpanjang sampai satu minggu misalnya dengan turut juga mengundang (menyurati instansi) pelajar-pelajar di sekolah-sekolah menengah maupun sekolah dasar di lingkungan sekitar atau Denpasar. Dengan hal ini diharapkan pameran akan memberikan nilai edukasi terhadap masyarakat sejak dini dan memicu ide-ide kreatif setelah mengunjungi pameran. Wah, sepertinya menjadi menarik ketika event pameran tidak hanya eksklusif menjadi konsumsi mahasiswa atau orang-orang desain juga seni akan tetapi juga menjadi lebih cair dan interaktif di masyarakat.

Karya-karya yang dipamerkan dalam Pameran Seni Visual Titik Terang STD Bali dan New Media Collage (Foto-foto: Purwita Sukahet)

Saya sangat mengharapkan juga kemudian, file-file penunjang pameran seperti dokumentasi, arsip surat menyurat dalam hal kekaryaan, foto karya dan berkas konsep, sketsa-sketsa rancangan pameran (desain poster, baliho, katalog fisik), buku tamu, masuk kedalam pengarsipan, karena kedepannya hal tersebut menjadi penting dalam sebuah lembaga institusi sebagai CV juga bahan riset visual.

Selayaknya seorang anak yang baru lahir dari rahim memang memerlukan proses panjang agar bisa berjalan dengan tegak, 15 tahun adalah proses dan penantian panjang pengeraman, dari atom, menjadil sel, menjadi embriyo, kemudian menjadi janin dan terlahir. Jika serius bukankah proses tidak akan pernah mengkhianati hasil? Selalu ada jalan, menemukan cahaya menuju titik terang kedigjayaan, serupa yel-yel yang selalu didengungkan “STD Bali New Media College… Jaya!!”.

Bravo CUBE 2018!!! (T)

Tags: Multi MediaPameran Seni RupaPendidikan
Share89TweetSendShareSend
Previous Post

Para Pemikir Pariwisata Tingkat Dunia Berkongres di Universitas Gadjah Mada

Next Post

Pameran Topeng Samadi dan Pertunjukan Tari Luh Menek di Bentara Budaya Bali

Dewa Purwita Sukahet

Dewa Purwita Sukahet

Perupa, suka ngukur jalan, dan CaLis tanpa Tung

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Pameran Topeng Samadi dan Pertunjukan Tari Luh Menek di Bentara Budaya Bali

Pameran Topeng Samadi dan Pertunjukan Tari Luh Menek di Bentara Budaya Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co