23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialog Mahasis(w)a: Dospem yang Bikin Mahasiswa Ingin Ganti Wajah

Putu Nata Kusuma by Putu Nata Kusuma
March 1, 2019
in Esai
Dialog Mahasis(w)a: Dospem yang Bikin Mahasiswa Ingin Ganti Wajah

Ilustrasi tatkala. Gambar topeng diambil dari Google

Ini adalah sebuah cerita dari tahun 2018. Sempat terkubur karena memang sengaja dikubur hidup-hidup. Namun layaknya zombie dalam film Resident Evil, kini cerita yang terkubur selama setahun, bangkit lagi guna membius para “mahasisa” agar mampu menertawai nasib mereka saat ini.

Seperti biasa kantin merupakan tempat favorit yang saya jajaki bersama teman-teman. Tak seperti  perpustakaan, menurut saya pribadi, kantin juga merupakan tempat di mana informasi bisa kita dapatkan. Bahkan informasi yang kita dapatkan tak sungkan-sungkan mengenai problema sosial, (itupun kalau kalian perhatian dengan keadaan sekitar dan tak sibuk menyeruput makanan sembari melihat gawai hehee).

Fenomena itu, mulai dari percakapan sederhana mengenai keluh pembeli tentang panasnya pisang goreng yang baru saja diangkat dari penggorengan hingga dialog antar petugas kebersihan tentang anak-anak mereka yang mereka besarkan sedari kecil hingga kian hari kian tumbuh pesat.

Dan di antara dialog-dialog tadi, ada satu dialog yang menjadi pusat pendengaran saya. Sebut saja Atta dan Ahha (nama samaran). Keduanya merupakan mahasiswa tingkat akhir alias “mahasisa” yang masih melaksanakan kewajiban mereka yakni skr**si (maaf kata ini agak sedikit tabu di telinga para mahasisa).

Alkisah, saya sedang menunggu mie goreng pesanan saya. Sembari menunggu, saya memainkan handphone. Ya meski hanya buka tutup Line, WA, Instagram dan Facebook. Saya duduk persis di depan Ahha. Ahha yang sudah sedari tadi berada di kantin tampak asyik memainkan game online PEUBEGE di gawainya. Bersamaan dengan datangnya mie goreng pesanan saya, Atta pun datang menghampiri Ahha.

“Kak, makan, Kak,” sapa saya pada Atta dan Ahha.

“Oh yaya, Dik,” sahut mereka

Sembari saya menyantap mie, mereka pun mulai bercengkrama….

(Percakapan ini saya sajikan dalam gaya bahasa anak Jakarta sana. Kalau pakai bahasa Bali, nanti ceritanya dikubur lagi hehe. Maklum netizen Indonesia).

Atta: “Serius banget muka lo. Emang apaan yang belum selesai?”

Ahha: “Gue mah udah kelar semua. Tinggal nunggu ACC doing.”

Atta: “Ya elah nyet! Muka lo tu udah kayak orang stress gue liat. Setiap ketemu lo, gue selalu mikir, nih orang mikirin apa lagi sih?”

Ahha: “Gila, banyak pikiran nih gue. Orang tua menuntut gue biar cepet wisuda, tapi dosen malah memperlambat.”

Atta: “Maksud lo?”

Ahha: “Bimbingan ke Dospem (dosen pembimbing) 1, eh disuruh bimbingan dulu ke dospem 2. Bimbingan ke dospem 2, malah disuruh ke dospem 1 nya dulu. Dibolak-balik  kayak gitu terus pokoknya.”

Atta: “Kibulin aja. ehh uluk-uluk gen. Bilang aja sama dospem 2 lo. ‘Pak/Bu, ini sudah di ACC oleh dospem 1, sekarang tinggal Bapak/Ibu saja.’ Kelar deh urusan!”

Ahha: “Masalahnya tu gue belum sempet ketemu sama dospem 1 dan 2. Baru lewat chatt doing.”

Atta: “Ya elah nyet, nyet!! Ngomong dong.”

Ahha: “Nih sekarang gue maunya ketemu sama pembimbing 1.”

Atta: “Emang siapa sih pembimbing lo?”

Ahha: “Tuh si Bu Bunga (nama samaran).”

Atta: “Kok bisa sama gitu sama gue?”

Ahha: “Dengerin ya. Gue tuh kemarin udah janjian jam 11. Asal lo tau, gue udah dari jam 9 di kampus. Gue chatt gak dibales, telpon gak diangkat.  Parahnya lagi, tadi jam 3 sore baru dibales. – Maaf ya nak Ibu lupa, tadi Ibu ke salon. – ANJAYY!!”

Atta: “Hahahahaa. Kalo gue beda. Nih, tadi kan gue habis makan di warung depan, nah trus gue ketemu nih sama Bu Bunga. Trus gue malah dipanggil – Eh nak, kamu mahasiswa bimbingan saya ya? – Iya Bu. – Jadi bimbingan sekarang? – Iya Bu jadi. Gue mikir, kok gue yang malah diingetin ya? Hahaa.”

Ahha: “Nikmat anjay! Giliran gini, gue jadi pengen ganti wajah biar ganteng kayak lo.”

Atta: “Ganti aja profil WA lo. Pasang noh foto artis korea sekalian. Gue jamin pasti dibales!”

Ahha: “Sama aja nyet! Ujung-ujungnya bakal ketemu juga.”

Atta: “Eh tapi gue serius ni. Pengen banget gue memberontak. Capek gue!”

Ahha: “Jangan ngambil kerjaan lebih, ta. Udah tahan lagi dikit aja!”

Atta: “Bukannya gitu nyet. Lo kenal Alex kan?”

Ahha: “Tau. Kenapa emang?”

Atta: “Gue tumben banget lihat orang polos kayak Alex marah. Dia kan pembimbingnya pak Sukonto Legowo (nama samara). Jadi ceritanya, si Alex udah ngasi BAB 2 nya ke Pak Sukonto, tapi udah 1 bulan nih belum direspon juga si Alex. Gila gak tuh? Sekarang Alex kesel nih dan dia chatt terus bapaknya eh malah diultimatum sama pak Sukonto – Saya lagi sibuk. Jangan kejar-kejar saya!  Gilak! Itu si Alex marah banget. – Biasain aja, jangan nge gas! Gitu kata Alex tadi ke gue. “Ya kalo emang gak mau diburu mahasiswa, baca skripsi mereka”.

Tak terasa mie dan sebotol air kemasan tanggung pun sudah saya habiskan sambil mendengar cengkrama tadi. Pada beberapa dialog, saya sempat tertawa. Hahaa.. Ada-ada saja ulah dosen-dosen itu. menurut kalian gimana?

Tak selang lama, saya pun mengucap pamit pada Atta dan Ahha. Kantin sungguh “Jendela Dunia kedua” bagi saya. [T]

Note: Maaf jika banyak nama yang samar-samar alias gak jelas. Cukup dosen yang menghambat perjalanan mereka. Jangan sampai tulisan ini juga hehe. Semangat kakak-kakak ku!!

Tags: dosenmahasiswaPendidikanSkripsi
Share13TweetSendShareSend
Previous Post

Pasien, Guru Yang Sempurna

Next Post

Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma, S.Pd., Mahasiswa S2 Pascasarjana Program Ilmu Manajemen Undiksha. Hobi: menulis, menyanyi, membuat video, dan mencintai diam-diam.

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co