2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialog Mahasis(w)a: Dospem yang Bikin Mahasiswa Ingin Ganti Wajah

Putu Nata Kusuma by Putu Nata Kusuma
March 1, 2019
in Esai
Dialog Mahasis(w)a: Dospem yang Bikin Mahasiswa Ingin Ganti Wajah

Ilustrasi tatkala. Gambar topeng diambil dari Google

Ini adalah sebuah cerita dari tahun 2018. Sempat terkubur karena memang sengaja dikubur hidup-hidup. Namun layaknya zombie dalam film Resident Evil, kini cerita yang terkubur selama setahun, bangkit lagi guna membius para “mahasisa” agar mampu menertawai nasib mereka saat ini.

Seperti biasa kantin merupakan tempat favorit yang saya jajaki bersama teman-teman. Tak seperti  perpustakaan, menurut saya pribadi, kantin juga merupakan tempat di mana informasi bisa kita dapatkan. Bahkan informasi yang kita dapatkan tak sungkan-sungkan mengenai problema sosial, (itupun kalau kalian perhatian dengan keadaan sekitar dan tak sibuk menyeruput makanan sembari melihat gawai hehee).

Fenomena itu, mulai dari percakapan sederhana mengenai keluh pembeli tentang panasnya pisang goreng yang baru saja diangkat dari penggorengan hingga dialog antar petugas kebersihan tentang anak-anak mereka yang mereka besarkan sedari kecil hingga kian hari kian tumbuh pesat.

Dan di antara dialog-dialog tadi, ada satu dialog yang menjadi pusat pendengaran saya. Sebut saja Atta dan Ahha (nama samaran). Keduanya merupakan mahasiswa tingkat akhir alias “mahasisa” yang masih melaksanakan kewajiban mereka yakni skr**si (maaf kata ini agak sedikit tabu di telinga para mahasisa).

Alkisah, saya sedang menunggu mie goreng pesanan saya. Sembari menunggu, saya memainkan handphone. Ya meski hanya buka tutup Line, WA, Instagram dan Facebook. Saya duduk persis di depan Ahha. Ahha yang sudah sedari tadi berada di kantin tampak asyik memainkan game online PEUBEGE di gawainya. Bersamaan dengan datangnya mie goreng pesanan saya, Atta pun datang menghampiri Ahha.

“Kak, makan, Kak,” sapa saya pada Atta dan Ahha.

“Oh yaya, Dik,” sahut mereka

Sembari saya menyantap mie, mereka pun mulai bercengkrama….

(Percakapan ini saya sajikan dalam gaya bahasa anak Jakarta sana. Kalau pakai bahasa Bali, nanti ceritanya dikubur lagi hehe. Maklum netizen Indonesia).

Atta: “Serius banget muka lo. Emang apaan yang belum selesai?”

Ahha: “Gue mah udah kelar semua. Tinggal nunggu ACC doing.”

Atta: “Ya elah nyet! Muka lo tu udah kayak orang stress gue liat. Setiap ketemu lo, gue selalu mikir, nih orang mikirin apa lagi sih?”

Ahha: “Gila, banyak pikiran nih gue. Orang tua menuntut gue biar cepet wisuda, tapi dosen malah memperlambat.”

Atta: “Maksud lo?”

Ahha: “Bimbingan ke Dospem (dosen pembimbing) 1, eh disuruh bimbingan dulu ke dospem 2. Bimbingan ke dospem 2, malah disuruh ke dospem 1 nya dulu. Dibolak-balik  kayak gitu terus pokoknya.”

Atta: “Kibulin aja. ehh uluk-uluk gen. Bilang aja sama dospem 2 lo. ‘Pak/Bu, ini sudah di ACC oleh dospem 1, sekarang tinggal Bapak/Ibu saja.’ Kelar deh urusan!”

Ahha: “Masalahnya tu gue belum sempet ketemu sama dospem 1 dan 2. Baru lewat chatt doing.”

Atta: “Ya elah nyet, nyet!! Ngomong dong.”

Ahha: “Nih sekarang gue maunya ketemu sama pembimbing 1.”

Atta: “Emang siapa sih pembimbing lo?”

Ahha: “Tuh si Bu Bunga (nama samaran).”

Atta: “Kok bisa sama gitu sama gue?”

Ahha: “Dengerin ya. Gue tuh kemarin udah janjian jam 11. Asal lo tau, gue udah dari jam 9 di kampus. Gue chatt gak dibales, telpon gak diangkat.  Parahnya lagi, tadi jam 3 sore baru dibales. – Maaf ya nak Ibu lupa, tadi Ibu ke salon. – ANJAYY!!”

Atta: “Hahahahaa. Kalo gue beda. Nih, tadi kan gue habis makan di warung depan, nah trus gue ketemu nih sama Bu Bunga. Trus gue malah dipanggil – Eh nak, kamu mahasiswa bimbingan saya ya? – Iya Bu. – Jadi bimbingan sekarang? – Iya Bu jadi. Gue mikir, kok gue yang malah diingetin ya? Hahaa.”

Ahha: “Nikmat anjay! Giliran gini, gue jadi pengen ganti wajah biar ganteng kayak lo.”

Atta: “Ganti aja profil WA lo. Pasang noh foto artis korea sekalian. Gue jamin pasti dibales!”

Ahha: “Sama aja nyet! Ujung-ujungnya bakal ketemu juga.”

Atta: “Eh tapi gue serius ni. Pengen banget gue memberontak. Capek gue!”

Ahha: “Jangan ngambil kerjaan lebih, ta. Udah tahan lagi dikit aja!”

Atta: “Bukannya gitu nyet. Lo kenal Alex kan?”

Ahha: “Tau. Kenapa emang?”

Atta: “Gue tumben banget lihat orang polos kayak Alex marah. Dia kan pembimbingnya pak Sukonto Legowo (nama samara). Jadi ceritanya, si Alex udah ngasi BAB 2 nya ke Pak Sukonto, tapi udah 1 bulan nih belum direspon juga si Alex. Gila gak tuh? Sekarang Alex kesel nih dan dia chatt terus bapaknya eh malah diultimatum sama pak Sukonto – Saya lagi sibuk. Jangan kejar-kejar saya!  Gilak! Itu si Alex marah banget. – Biasain aja, jangan nge gas! Gitu kata Alex tadi ke gue. “Ya kalo emang gak mau diburu mahasiswa, baca skripsi mereka”.

Tak terasa mie dan sebotol air kemasan tanggung pun sudah saya habiskan sambil mendengar cengkrama tadi. Pada beberapa dialog, saya sempat tertawa. Hahaa.. Ada-ada saja ulah dosen-dosen itu. menurut kalian gimana?

Tak selang lama, saya pun mengucap pamit pada Atta dan Ahha. Kantin sungguh “Jendela Dunia kedua” bagi saya. [T]

Note: Maaf jika banyak nama yang samar-samar alias gak jelas. Cukup dosen yang menghambat perjalanan mereka. Jangan sampai tulisan ini juga hehe. Semangat kakak-kakak ku!!

Tags: dosenmahasiswaPendidikanSkripsi
Share13TweetSendShareSend
Previous Post

Pasien, Guru Yang Sempurna

Next Post

Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma, S.Pd., Mahasiswa S2 Pascasarjana Program Ilmu Manajemen Undiksha. Hobi: menulis, menyanyi, membuat video, dan mencintai diam-diam.

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co