23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dialog Mahasis(w)a: Dospem yang Bikin Mahasiswa Ingin Ganti Wajah

Putu Nata Kusuma by Putu Nata Kusuma
March 1, 2019
in Esai
Dialog Mahasis(w)a: Dospem yang Bikin Mahasiswa Ingin Ganti Wajah

Ilustrasi tatkala. Gambar topeng diambil dari Google

Ini adalah sebuah cerita dari tahun 2018. Sempat terkubur karena memang sengaja dikubur hidup-hidup. Namun layaknya zombie dalam film Resident Evil, kini cerita yang terkubur selama setahun, bangkit lagi guna membius para “mahasisa” agar mampu menertawai nasib mereka saat ini.

Seperti biasa kantin merupakan tempat favorit yang saya jajaki bersama teman-teman. Tak seperti  perpustakaan, menurut saya pribadi, kantin juga merupakan tempat di mana informasi bisa kita dapatkan. Bahkan informasi yang kita dapatkan tak sungkan-sungkan mengenai problema sosial, (itupun kalau kalian perhatian dengan keadaan sekitar dan tak sibuk menyeruput makanan sembari melihat gawai hehee).

Fenomena itu, mulai dari percakapan sederhana mengenai keluh pembeli tentang panasnya pisang goreng yang baru saja diangkat dari penggorengan hingga dialog antar petugas kebersihan tentang anak-anak mereka yang mereka besarkan sedari kecil hingga kian hari kian tumbuh pesat.

Dan di antara dialog-dialog tadi, ada satu dialog yang menjadi pusat pendengaran saya. Sebut saja Atta dan Ahha (nama samaran). Keduanya merupakan mahasiswa tingkat akhir alias “mahasisa” yang masih melaksanakan kewajiban mereka yakni skr**si (maaf kata ini agak sedikit tabu di telinga para mahasisa).

Alkisah, saya sedang menunggu mie goreng pesanan saya. Sembari menunggu, saya memainkan handphone. Ya meski hanya buka tutup Line, WA, Instagram dan Facebook. Saya duduk persis di depan Ahha. Ahha yang sudah sedari tadi berada di kantin tampak asyik memainkan game online PEUBEGE di gawainya. Bersamaan dengan datangnya mie goreng pesanan saya, Atta pun datang menghampiri Ahha.

“Kak, makan, Kak,” sapa saya pada Atta dan Ahha.

“Oh yaya, Dik,” sahut mereka

Sembari saya menyantap mie, mereka pun mulai bercengkrama….

(Percakapan ini saya sajikan dalam gaya bahasa anak Jakarta sana. Kalau pakai bahasa Bali, nanti ceritanya dikubur lagi hehe. Maklum netizen Indonesia).

Atta: “Serius banget muka lo. Emang apaan yang belum selesai?”

Ahha: “Gue mah udah kelar semua. Tinggal nunggu ACC doing.”

Atta: “Ya elah nyet! Muka lo tu udah kayak orang stress gue liat. Setiap ketemu lo, gue selalu mikir, nih orang mikirin apa lagi sih?”

Ahha: “Gila, banyak pikiran nih gue. Orang tua menuntut gue biar cepet wisuda, tapi dosen malah memperlambat.”

Atta: “Maksud lo?”

Ahha: “Bimbingan ke Dospem (dosen pembimbing) 1, eh disuruh bimbingan dulu ke dospem 2. Bimbingan ke dospem 2, malah disuruh ke dospem 1 nya dulu. Dibolak-balik  kayak gitu terus pokoknya.”

Atta: “Kibulin aja. ehh uluk-uluk gen. Bilang aja sama dospem 2 lo. ‘Pak/Bu, ini sudah di ACC oleh dospem 1, sekarang tinggal Bapak/Ibu saja.’ Kelar deh urusan!”

Ahha: “Masalahnya tu gue belum sempet ketemu sama dospem 1 dan 2. Baru lewat chatt doing.”

Atta: “Ya elah nyet, nyet!! Ngomong dong.”

Ahha: “Nih sekarang gue maunya ketemu sama pembimbing 1.”

Atta: “Emang siapa sih pembimbing lo?”

Ahha: “Tuh si Bu Bunga (nama samaran).”

Atta: “Kok bisa sama gitu sama gue?”

Ahha: “Dengerin ya. Gue tuh kemarin udah janjian jam 11. Asal lo tau, gue udah dari jam 9 di kampus. Gue chatt gak dibales, telpon gak diangkat.  Parahnya lagi, tadi jam 3 sore baru dibales. – Maaf ya nak Ibu lupa, tadi Ibu ke salon. – ANJAYY!!”

Atta: “Hahahahaa. Kalo gue beda. Nih, tadi kan gue habis makan di warung depan, nah trus gue ketemu nih sama Bu Bunga. Trus gue malah dipanggil – Eh nak, kamu mahasiswa bimbingan saya ya? – Iya Bu. – Jadi bimbingan sekarang? – Iya Bu jadi. Gue mikir, kok gue yang malah diingetin ya? Hahaa.”

Ahha: “Nikmat anjay! Giliran gini, gue jadi pengen ganti wajah biar ganteng kayak lo.”

Atta: “Ganti aja profil WA lo. Pasang noh foto artis korea sekalian. Gue jamin pasti dibales!”

Ahha: “Sama aja nyet! Ujung-ujungnya bakal ketemu juga.”

Atta: “Eh tapi gue serius ni. Pengen banget gue memberontak. Capek gue!”

Ahha: “Jangan ngambil kerjaan lebih, ta. Udah tahan lagi dikit aja!”

Atta: “Bukannya gitu nyet. Lo kenal Alex kan?”

Ahha: “Tau. Kenapa emang?”

Atta: “Gue tumben banget lihat orang polos kayak Alex marah. Dia kan pembimbingnya pak Sukonto Legowo (nama samara). Jadi ceritanya, si Alex udah ngasi BAB 2 nya ke Pak Sukonto, tapi udah 1 bulan nih belum direspon juga si Alex. Gila gak tuh? Sekarang Alex kesel nih dan dia chatt terus bapaknya eh malah diultimatum sama pak Sukonto – Saya lagi sibuk. Jangan kejar-kejar saya!  Gilak! Itu si Alex marah banget. – Biasain aja, jangan nge gas! Gitu kata Alex tadi ke gue. “Ya kalo emang gak mau diburu mahasiswa, baca skripsi mereka”.

Tak terasa mie dan sebotol air kemasan tanggung pun sudah saya habiskan sambil mendengar cengkrama tadi. Pada beberapa dialog, saya sempat tertawa. Hahaa.. Ada-ada saja ulah dosen-dosen itu. menurut kalian gimana?

Tak selang lama, saya pun mengucap pamit pada Atta dan Ahha. Kantin sungguh “Jendela Dunia kedua” bagi saya. [T]

Note: Maaf jika banyak nama yang samar-samar alias gak jelas. Cukup dosen yang menghambat perjalanan mereka. Jangan sampai tulisan ini juga hehe. Semangat kakak-kakak ku!!

Tags: dosenmahasiswaPendidikanSkripsi
Share13TweetSendShareSend
Previous Post

Pasien, Guru Yang Sempurna

Next Post

Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma

Putu Nata Kusuma, S.Pd., Mahasiswa S2 Pascasarjana Program Ilmu Manajemen Undiksha. Hobi: menulis, menyanyi, membuat video, dan mencintai diam-diam.

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Hari Budiono di Bentara Budaya Bali – Jangan Takut Memedi Sawah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co