24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tips Buat Para Caleg untuk Meledakkan Jumlah Pemilih

I Made Indah Gunawan Saputra by I Made Indah Gunawan Saputra
February 11, 2019
in Esai
Tips Buat Para Caleg untuk Meledakkan Jumlah Pemilih

Kartun I Wayan Nuriarta, dimuat pertama kali di Bali Post, 10 Februari 2019

Rasa-rasanya pada bulan-bulan ini sampai April 2019 di seluruh Indonesia suasana kota dan jalananya bisa dipastikan hampir mirip, di kanan-kiri dan di persimpangan diramaikan gambar baliho dan poster para calon anggota legislatif, seakan berebut perhatian para penghuni kota untuk memilih mereka.

Tak mengherankan karena tahun ini bangsa Indonesia memiliki ‘kerja’ besar, untuk pertama kalinya pemilihan anggota DPRD tingkat kabupaten, DPRD tingkat provinsi, dan DPR tingkat pusat, dilaksanakan serentak dengan pemilihan presiden. Bisa dibayangkan betapa ramainya dan riuhnya suasana Indonesia hari-hari ini.

Menurut data KPU, pemilu 2019 ini memilih 1 presiden, 575 anggota DPR RI, 19.817 anggota DPRD dan akan diikuti 185,7 juta pemilih yang telah terdaftar di DPT, yang akan memilih di 805.075 TPS di seluruh Indonesia.

Jika kita berbicara pemilu, tentu yang kita ingat adalah memilih. Mencoblos gambar adalah tanda kita memilih orang tersebut. Lalu pertanyaanya atas dasar apakah kita memilih? Memilih ada 2 jenis, sukarela dan paksaan. Bagaimanakah orang bisa sukarela memilih sesuatu?

Nah, inilah yang dinamakan ilmu pemasaran, karena pada dasarnya tujuan seorang calon legislatif memasang gambarnya adalah memasarkan dan menjual. Seorang caleg harus tahu, apa produk yang mereka dijual, jangan sekedar menjual tampang doang.

“Mohon doa restu dan dukungan“., itu kata-katanya, lalu berisi ajakan mencoblos nomer urut tertentu, dari partai tertentu dan daerah pemilihan tertentu. Dalam ilmu marketing bentuk promosi ini adalah penawaran paling dasar yang menyerupai pengumuman.

Pengumuman biasanya hanya berisi pemberitahuan. Bentuk pemberitahuan seperti ini masih lumayan dibanding tidak melakukan promosi sama sekali. Caleg yang tak turut memasang baliho biasanya hanya untuk memenuhi syarat formalitas keikut-sertaaan partai dalam pemilu atau karena mendapat nomer urut buncit. 

Agar bisa lebih memikat, para caleg bisa mencoba level kedua, yakni menambahkan prestasi atau kelebihan dalam poster dan baliho kampanyenya. Misalnya mencantumkan nama almamater, atau gelar akademik. Jika seseorang lulus dengan predikat cumclaude tentu menjadi nilai tambah tersendiri. Atau caleg tersebut lulusan universitas bergengsi tentu juga bisa menjadi penilaian pemilih.

Lalu bagaimana kalau caleg tersebut bukan lulusan cumclaude dan lulusan universitas ternama? Ya tulis aja riwayat sekolah yang ada, misalnya  alumni PAUD negeri singaraja, jika ia berasal dari singaraja, lengkapi dengan Nama SD , SMP, SMU , siapa tahu aja mereka-mereka yang dulu satu angkatan masih ingat dengan anda. Bila perlu adakanlah deklarasi dukungan disekolahmu itu.

 Untuk menambah daya pikat, para caleg bisa mencoba level yang ketiga, yakni lakukan perbandingan. Pemilih di era internet sekarang ini adalah pemilih yang cerdas, perbandingan penting untuk memberi gambaran yang lebih jelas kepada mereka. Perbandingan bisa dilakukan dengan hal yang sejenis, hal yang tidak sejenis, atau dengan dirinya sendiri. Misalnya bandingan dengan calon lain dari dapil anda yang sama atau dengan anggota DPR yang sedang menjabat sekarang.

Sekali-sekali mainlah ke gedung DPR, jangan sampai anda sebagai calon anggota DPR tidak tahu letak dan detail gedung tempat anda akan bekerja. Lalu cari tahu berapa produk undang-undang yang sudah dihasilkan dan apa saja, lalu targetkan jumlah dan undang-undang yang akan anda janjikan untuk diselesaikan. Cari tahu pula gaji, dan jam kerja DPR sekarang, lalu ikrarkan jam kerja yang lebih panjang, bila perlu tanpa reses dan istirahat, tanpa mengambil gaji atau gaji anda akan anda sumbangkan. 

Jika anda berani melakuakan hal demikian, besar kemungkinan anda terpilih, walau didepanya akan sulit merealisasikan janji anda. Tapi siapa yang perduli, toh tak ada anggota DPR yang dipenjara karena tak memenuhi janji. lagian di musim kampanye  lainya anda masih bisa berjanji lagi kan.. 

Untuk memastikan kemenangan anda, tambahkan level keempat, utarakan alasan anda mencalonkan diri. Misalnya, negeri ini membutuhkan orang jujur,  untuk berjuang memperbaikii moral manusia, untuk menegakkan keadilan, memperjuangkan pemerataan, atau alasan lain yang terdengar heroik. Alasan harus tegas, jika dibaca orang, mereka langsung berasumsi hanya anda yang bisa melakukan itu. Bukan sebaliknya, terdengar anda yang butuh pekerjaan.

Tips yang terakhir atau level kelima, beri batasan pilihan. Batasan pilihan jika dijabarkan ada beberapa jargon yang bisa dipakai, misalnya; “ Jangan biarkan orang yang salah bekuasa”, “Masa depan di tangan anda, negeri ini mau makmur atau tidak sama sekali “, atau yang lebih sadis “ Indonesia akan bubar “.

Layaknya lembaga survey professional yang meskipun dilakukan dengan metode canggih dan akademik, toh juga memiliki margin error, begitu juga tips diatas, ada juga margin errornya. jika terjadi kesalahan dalam praktek bukanlah salah ibu mengandung, tapi salah bapak nggak pakai sarung. Apalagi gak pakai sarung dan error kalau kalah, bisa gawat tuh urusan.  he,,he,,,

Salam demokrasi.

Tags: balihocalegpemiluPilpres
Share20TweetSendShareSend
Previous Post

Stimulus Kepada Kita yang Merasa Tidak Bahagia #Bligbag Tatkala.co

Next Post

Berkreasi di Kepulauan – Dari “Bali Architecture Week 2019: Popo Danes And Friends”

I Made Indah Gunawan Saputra

I Made Indah Gunawan Saputra

Penulis adalah seorang wirausahawan asal Jembrana, Bali, tinggal di Kuta Selatan, Badung, Bali. Alumnus Program Studi Sosiologi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Berkreasi di Kepulauan – Dari “Bali Architecture Week 2019: Popo Danes And Friends”

Berkreasi di Kepulauan - Dari "Bali Architecture Week 2019: Popo Danes And Friends"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co