18 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
in Khas
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

Enam seniman penerima Abdi Budaya Nugraha 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan kepada generasi berikutnya. Mereka tidak selalu berada di panggung. Sebagian menjalani keseharian sebagai pengrawit, seniman tari, perupa, maupun penggiat sastra. Namun, dari tangan dan pengalaman merekalah berbagai pengetahuan budaya tetap berjalan di tengah perubahan Kuta.

Seniman bukan hanya pencipta karya seni. Di balik karya yang lahir dari kreativitas dan keterampilan mereka, terdapat nilai, pengetahuan, serta identitas budaya yang terus diwariskan kepada masyarakat. Karena itu, penghargaan kepada seniman menjadi salah satu bentuk apresiasi atas jasa, dedikasi, dan pengabdian mereka dalam menjaga, melestarikan, sekaligus memperkaya kebudayaan.

Penghormatan tersebut menjadi dasar Listibiya (Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan) Kecamatan Kuta bersama Pemerintah Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, memberikan penghargaan kepada para seniman melalui program Abdi Budaya Nugraha 2026. Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Enam seniman dari sejumlah desa adat di Kecamatan Kuta menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Bali.

Enam seniman penerima Abdi Budaya Nugraha 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Penyerahan penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membangun kesadaran bersama bahwa keberlangsungan budaya membutuhkan penghormatan terhadap para pelaku yang telah berjuang selama bertahun-tahun,” kata Ketua Listibiya Kecamatan Kuta, Dr. I Gusti Darma Putra.

Di tengah pesatnya perkembangan Kuta sebagai kawasan pariwisata dunia, keberadaan para seniman menjadi bagian penting dalam menjaga akar budaya masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan terhadap perjalanan panjang para pelaku seni yang selama ini berperan sebagai penjaga, penggerak, dan pewaris kebudayaan.

Abdi Budaya Nugraha tahun ini merupakan pelaksanaan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Program tersebut tidak sekadar menjadi ruang penghormatan kepada para seniman, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem seni yang berkelanjutan dengan menempatkan seniman sebagai salah satu pusat kehidupan kebudayaan.

Mereka yang Mengabdikan Diri

Gung Ade Dalang, sapaan akrab I Gusti Darma Putra, mengatakan keberadaan seniman merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan budaya. “Budaya tidak hanya tentang karya yang dipentaskan, tetapi tentang manusia yang merawat dan mewariskan nilai-nilai di dalamnya. Karena itu, para seniman yang telah mengabdikan hidupnya harus mendapatkan penghargaan dan perhatian,” ungkapnya.

Penghargaan tersebut bukan hanya untuk mengenang jasa para penerima, tetapi juga untuk memastikan pengetahuan dan nilai budaya yang mereka miliki dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. “Kami ingin menjaga, bukan hanya nama para penerima penghargaan, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, dan nilai budaya yang mereka wariskan kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Pada pelaksanaan 2026, enam seniman dari desa adat di wilayah Kecamatan Kuta menerima apresiasi Abdi Budaya Nugraha. Mereka adalah Alm. I Wayan Suja, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kelan; I Made Suamba, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kuta; AA. Made Oka Fariana, pengabdi seni rupa Bali dari Desa Adat Legian; Ni Wayan Luteri, pengabdi seni tari dari Desa Adat Seminyak; I Ketut Ediana, pengabdi seni karawitan dan sastra dari Desa Adat Tuban; serta I Ketut Wita, pengabdi seni karawitan dari Desa Adat Kedonganan.

Para penerima penghargaan dipilih berdasarkan rekam jejak pengabdian, dedikasi, kontribusi kepada masyarakat, serta peran mereka dalam pembinaan dan regenerasi seni budaya.

Ketua Listibiya Kecamatan Kuta, Dr. I Gusti Darma Putra (Gung Ade Dalang) | Foto: Istimewa

Nama-nama tersebut mewakili perjalanan seni yang berlangsung di desa-desa adat Kuta. Ada karawitan, seni rupa, tari, dan sastra. Bidangnya berbeda, tetapi masing-masing memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat dan proses pewarisan pengetahuan budaya.

Gung Ade Dalang menambahkan, pembangunan kebudayaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Listibiya bersama pemerintah, menurutnya, memiliki peran untuk membuka ruang komunikasi sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung keberlangsungan kehidupan seni.

“Listibiya membawa perspektif masyarakat seni, sementara pemerintah memiliki peran dalam memberikan dukungan dan fasilitasi. Ketika keduanya berjalan bersama, maka ekosistem budaya akan semakin kuat,” ujar Gung Ade Dalang.

Budaya di Tengah Pertumbuhan Kuta

Penghormatan terhadap seniman juga berkaitan dengan perubahan yang berlangsung di Kuta. Kawasan ini berkembang sebagai salah satu pusat pariwisata Bali, dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang terus berjalan. Di tengah perubahan tersebut, kehidupan seni dan budaya masyarakat tetap membutuhkan ruang.

Camat Kuta I Made Agus Suantara, S.E., M.A.P., menyampaikan apresiasi terhadap program yang memberikan ruang penghormatan kepada para seniman tersebut.

Pembangunan Kuta tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, tetapi juga bagaimana menjaga identitas budaya masyarakat di tengah perubahan yang berlangsung cepat.

“Kuta berkembang sangat cepat. Namun perkembangan tersebut harus tetap berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Para seniman adalah bagian penting yang menjaga karakter dan jati diri masyarakat Kuta,” ujarnya.

Camat Kuta I Made Agus Suantara menegaskan, Pemerintah Kecamatan Kuta akan terus mendukung program kebudayaan melalui berbagai langkah, mulai dari pemberian apresiasi, pembinaan dan regenerasi, hingga penciptaan ruang kreativitas bagi generasi muda.

Bagi para seniman, ruang tersebut penting karena kebudayaan tidak berhenti pada karya yang sudah ada. Pengetahuan tentang memainkan gamelan, menari, membuat karya rupa, maupun memahami sastra perlu terus berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Proses itu membutuhkan orang-orang yang bersedia mengajarkan, mendampingi, dan menjaga keberlangsungannya.

Abdi Budaya Nugraha 2026 pun menjadi pengingat bahwa di balik setiap pertunjukan seni dan tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat, terdapat perjalanan panjang para seniman yang dengan tekun menjaga warisan budaya.

Enam nama yang menerima penghargaan tahun ini tidak hanya membawa rekam jejak pribadi. Mereka juga membawa cerita tentang desa adat, sanggar, kelompok seni, proses belajar, dan pengetahuan yang selama bertahun-tahun tumbuh bersama masyarakat Kuta.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu cara untuk menyebut kembali peran mereka di tengah perubahan kawasan. Bersamaan dengan itu, tanggung jawab untuk meneruskan pengetahuan dan memberi ruang kepada generasi berikutnya tetap menjadi pekerjaan bersama.

Melalui kolaborasi Listibiya dan Pemerintah Kecamatan Kuta, penghormatan kepada para seniman diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan. Apresiasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ruang bagi seni, memperkuat regenerasi, dan memastikan kebudayaan Kuta tetap hidup di tengah perkembangan kotanya.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Abdi Budaya NugrahaAbdi Budaya Nugraha 2026Listibiya
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

Next Post

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media
Esai

Idealisme Pers dan Perjuangan Menghidupi Media

MALAM  itu saya menghubungi Aryantha Soethama melalui WhatsApp. Ia adalah penulis senior asal Bali yang mengawali kegiatan menulis sejak remaja,...

by Angga Wijaya
October 18, 2026
Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana
Esai

Di Balik Kata — Tanggapan atas Artikel I Made Sudiana

ARTIKEL I Made Sudiana, “Terminologi ‘Selam’ dan ‘Nyelam’ dalam Tradisi Bali” (NusaBali.com. 18/10/2029) mengangkat persoalan yang menarik: bagaimana kata-kata menyimpan...

by IGA Darma Putra
October 18, 2026
Tubuh, Lanskap, dan yang Tak Terucapkan
Ulas Rupa

Tubuh, Lanskap, dan yang Tak Terucapkan

DALAM karya-karya I Nyoman Darmawan, akrab disapa Kuek, tubuh manusia tidak selalu hadir sebagai sosok utuh dengan batas-batas jelas. Tubuh...

by Wayan Jengki Sunarta
October 18, 2026
Sang Penunggang Botol Bensin | Cerpen Sigit Susanto
Cerpen

Sang Penunggang Botol Bensin | Cerpen Sigit Susanto

“Bensin, bensin, cukup tiga puluh ribu satu botol,” seru suara Made Budija dari atas. Seorang anak muda berseragam cokelat sedang...

by Sigit Susanto
October 18, 2026
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta
Esai

Cara Kerja Kekuasaan Meredam Kritik Publik

“No Rocky, No Party” BARANGKALI jargon tersebut masih sangat relate hingga hari ini. Pasalnya, nama Rocky Gerung kembali menjadi diskursus...

by Teddy Chrisprimanata Putra
October 18, 2026
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali
Khas

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

by Ingga Adelia
October 18, 2026
BURU-JIWA-BUMI: Dialog Seni Bali dan Korea Selatan di ISI Bali
Pameran

BURU-JIWA-BUMI: Dialog Seni Bali dan Korea Selatan di ISI Bali

Empat seniman dari Bali dan Korea Selatan menggelar pameran kolaboratif bertajuk BURU-JIWA-BUMI di Nata-Citta Art Space (N-CAS), Institut Seni Indonesia...

by Nyoman Budarsana
October 18, 2026
Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara
Persona

Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

APA hubungan wayang wong Tejakula dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 yang akan digelar di Buleleng? Secara langsung,...

by Made Adnyana Ole
October 17, 2026
Bali Dilucuti Berkali-kali: Dari Krisis Moneter hingga Krisis Bahan Bakar
Esai

Bali Dilucuti Berkali-kali: Dari Krisis Moneter hingga Krisis Bahan Bakar

SUASANA di sekitar Lapangan Puputan padat seperti biasa ketika saya dan rekan-rekan tim lainnya mengakhiri tugas di salah satu kawasan...

by Pande Susan
October 17, 2026
Krisis BBM dan Ujian Transportasi Publik Bali
Esai

Krisis BBM dan Ujian Transportasi Publik Bali

Ada yang berbeda dari jalanan Denpasar pada pertengahan Oktober ini. Jalan-jalan yang biasanya dipenuhi sepeda motor dan mobil terlihat lebih...

by Angga Wijaya
October 17, 2026
Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co