28 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
in Khas
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung pagi itu tampak ceria. Maklum, saat itu, Sabtu, 25 Juli 2026, mereka tengah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 organisasi yang digelar di 100 Sunset Kuta Hotel dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban. Perayaan diawali dengan lomba paduan suara, dilanjutkan dengan menyanyi bersama, makan bersama, hingga diakhiri pembagian door prize.

“Peringatan HUT ke-30 ini menjadi momentum introspeksi atas perjalanan organisasi selama tiga dekade sekaligus memikirkan langkah ke depan. Kami sangat bangga karena selama 30 tahun anggota-anggota kami telah menjalankan tugas dengan baik. Usia 30 tahun merupakan usia yang cukup dewasa bagi organisasi, tetapi pekerjaan rumah kami masih banyak,” kata Ketua PC FSP PAR–SPSI Kabupaten Badung, Slamet Suranto.

Sejak pagi, ballroom tempat acara berlangsung dipenuhi alunan lagu-lagu lawas yang dibawakan dua penyanyi perempuan bersuara merdu. Para pekerja pariwisata berdatangan dan menempati kursi-kursi bernuansa putih yang telah disiapkan. Sebagian menikmati aneka camilan, kopi, maupun teh sesuai selera. Setelah para tamu undangan menempati tempat duduk masing-masing, acara pun dimulai. Sebelumnya, setiap PUK menampilkan ucapan selamat ulang tahun melalui tayangan video.

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, yang hadir mewakili Bupati Badung, menyampaikan apresiasi atas konsistensi FSP PAR dalam mendukung tenaga kerja pariwisata sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun kepada organisasi tersebut.

“Ini merupakan perjalanan panjang yang penuh dedikasi dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan para pekerja, khususnya di sektor pariwisata,” ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Badung sangat membutuhkan hubungan industrial yang harmonis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Selama ini, FSP PAR dinilai menjadi mitra strategis dalam menciptakan pekerja yang produktif. Ia berharap, memasuki usia ke-30 tahun, FSP PAR semakin profesional, solid, dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Pasalnya, tantangan dunia kerja ke depan membutuhkan keterampilan dan kolaborasi yang semakin kuat.

“Keinginan kami di Badung adalah terus membangun kemitraan yang terbuka demi mewujudkan kesejahteraan para pekerja sekaligus mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” harapnya.

Slamet Suranto menjelaskan, PC FSP PAR–SPSI Kabupaten Badung berdiri sekitar 30 tahun lalu setelah diberlakukannya regulasi yang memungkinkan pembentukan federasi serikat pekerja. Sebelumnya, organisasi pekerja masih bersifat unitaris dan berada dalam satu wadah SPSI. Dengan adanya aturan tersebut, para pekerja sektor pariwisata, khususnya di hotel-hotel, kemudian membentuk Serikat Pekerja Pariwisata yang tetap berada di bawah naungan SPSI.

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

“Mulai saat itulah kami mendirikan Serikat Pekerja Pariwisata sendiri,” katanya.

Pada masa awal berdiri, jumlah anggota mencapai sekitar 17.000 orang. Namun, kini jumlah tersebut menurun menjadi sekitar 4.000 anggota. Penurunan itu terjadi karena munculnya berbagai serikat pekerja lain, seperti SP Mandiri, SP Bali, dan organisasi pekerja lainnya.

Menurut Slamet, usia ke-30 tahun merupakan usia yang cukup dewasa bagi organisasi. Meski demikian, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Badung. Karena itu, pihaknya terus memberikan pembekalan kepada anggota maupun pengurus mengenai berbagai aspek ketenagakerjaan, khususnya di lingkungan internal organisasi.

“Ke depan bukan hanya tantangan, tetapi juga harapan yang harus kami wujudkan bersama,” ujarnya.

Salah satu harapan tersebut adalah agar Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung semakin mendekati Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Bali yang mencapai Rp5.200.000.

“Tahun ini baru sekitar 74 persen. Saya berharap bisa mendekati 85 hingga 90 persen, tentu bergantung pada ketentuan pemerintah mengenai penetapan UMK. Saat ini kami masih menunggu regulasi dari pemerintah,” imbuhnya.

Peringatan HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR–SPSI) Kabupaten Badung | Foto: tatkala.co/Budarsana

Tantangan lainnya adalah masih maraknya wisatawan asing yang bekerja, bahkan mendirikan perusahaan di Bali, secara tidak sesuai ketentuan. Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan praktik-praktik ilegal yang merugikan berbagai pihak. Persoalan ini telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Saya berharap pemerintah, aparat, dan seluruh pihak terkait dapat lebih serius menangani persoalan ini. Ini berbahaya dan sudah berlangsung cukup lama, tetapi belum juga tuntas,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan perusahaan ilegal yang didirikan oleh wisatawan asing juga berdampak pada para pekerja. Ketika terjadi persoalan ketenagakerjaan, pemilik usaha kerap sulit dimintai pertanggungjawaban karena telah meninggalkan Indonesia. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi pendapatan daerah.

“Harapan saya ada dua, yaitu peningkatan UMK dan penanganan wisatawan asing yang bekerja atau berusaha secara ilegal. Kami berharap pemerintah lebih bersungguh-sungguh dalam memberantas persoalan tersebut,” tegasnya.

Sebelum puncak peringatan HUT ke-30, PC FSP PAR–SPSI Kabupaten Badung juga menyelenggarakan lomba paduan suara Mars SPSI. Dalam perlombaan tersebut, Paradisus by Meliá berhasil meraih predikat Juara Terbaik. Sementara itu, Juara I, II, dan III masing-masing diraih oleh Sol by Meliá Benoa, Ayodya Resort Bali, dan Hilton Bali.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: kabupaten badungPengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja PariwisataSerikat Pekerja Seluruh Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rapat Bersama TAPD, Banggar DPRD Buleleng Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyehatan BUMD 

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails

Selera, Kualitas, dan Masa Depan Musik Pop Bali

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Selera, Kualitas, dan Masa Depan Musik Pop Bali

“SATU yang tidak bisa dilakukan oleh AI adalah sentuhan nurani.” Kalimat itu diucapkan oleh I Made Adnyana di tengah diskusi...

Read moreDetails

Membaca Ulang Mitos Lewat “Rahu” Karya Gus Martin

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Membaca Ulang Mitos Lewat “Rahu” Karya Gus Martin

BERANDA Pustaka menggelar diskusi bedah buku bertajuk "Dekonstruksi Mitos: Menelusuri Kedalaman Peristiwa dalam Naskah Drama Rahu". Diskusi ini menjadi kesempatan...

Read moreDetails

Oka Rusmini Bedah “Kembang”, Menggali Luka Sunyi Perempuan Penyintas Tragedi 1965

by Nyoman Budarsana
July 22, 2026
0
Oka Rusmini Bedah “Kembang”, Menggali Luka Sunyi Perempuan Penyintas Tragedi 1965

KALANGAN Ayodya, Taman Budaya Bali, yang biasanya dipenuhi riuh pertunjukan tari dan karawitan, berubah menjadi ruang perenungan pada Selasa (21/7/2026)...

Read moreDetails

Eka Kurniawan Kupas Makna Kemanusiaan dalam Novel “O” di Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 22, 2026
0
Eka Kurniawan Kupas Makna Kemanusiaan dalam Novel “O” di Festival Seni Bali Jani VIII 2026

AGENDA Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 semakin semarak dengan hadirnya diskusi buku bertajuk "Hasrat Menjadi Manusia dalam...

Read moreDetails

Sastra Masuk Kurikulum: Guru Menjadi Kunci Penguatan Literasi di Sekolah

by Nyoman Budarsana
July 21, 2026
0
Sastra Masuk Kurikulum: Guru Menjadi Kunci Penguatan Literasi di Sekolah

PROGRAM Sastra Masuk Kurikulum menjadi salah satu isu penting yang mengemuka dalam rangkaian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun...

Read moreDetails
Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata
Khas

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
Rapat Bersama TAPD, Banggar DPRD Buleleng Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyehatan BUMD 
Pemerintahan

Rapat Bersama TAPD, Banggar DPRD Buleleng Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penyehatan BUMD 

BULELENG | TATKALA.CO -- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Kerja bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten...

by tatkala
July 27, 2026
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan
Tualang

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Politik dan Krisis Komunikasi Publik Pemimpin

DINAMIKA komunikasi politik selalu berubah pada setiap rezim. Puluhan tahun silam, para pemimpin dikenal lewat pidato di lapangan terbuka dan...

by Chusmeru
July 27, 2026
Bali di Persimpangan Kesadaran ——Membaca Tragedi Sosial Melalui Perspektif Pañcamaya Kośa
Esai

Bali di Persimpangan Kesadaran ——Membaca Tragedi Sosial Melalui Perspektif Pañcamaya Kośa

SEBUAH peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi di Bali kembali mengguncang nurani masyarakat. Bukan semata karena adanya korban jiwa, tetapi...

by Agung Sudarsa
July 27, 2026
SNERAYUZA: Ketika Studio Menjadi Sajak, Ketika Lukisan Menjadi Puisi
Ulas Buku

SNERAYUZA: Ketika Studio Menjadi Sajak, Ketika Lukisan Menjadi Puisi

SEBUAH buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula buku yang baru mulai dibaca justru setelah kita menutupnya....

by I Wayan Sujana Suklu
July 26, 2026
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan
Khas

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

by Angga Wijaya
July 27, 2026
Merasa Bebas, Padahal Diperbudak Ego
Esai

Merasa Bebas, Padahal Diperbudak Ego

ADA sebuah kalimat yang telah bertahan melewati pergantian zaman, melintasi peradaban, dan terus dikutip hingga hari ini: “Dan kamu akan...

by T.H. Hari Sucahyo
July 26, 2026
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan
Khas

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris
Khas

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

“Kapan Nikah?”: Ketika Usia Jadi Alat untuk Menghakimi Perempuan

"Kapan Nikah?" Dua kata yang terdengar ringan di telinga yang menanyakannya, tapi menjadi beban yang dibawa pulang bagi perempuan yang...

by Fitria Hani Aprina
July 25, 2026
Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi
Ulas Pentas

Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

  Tubuh berjalan pelandi antara bukit, rumah, dan laut yang tidak selesai. Angin membawa nama-namayang pernah singgah di pelabuhan,lalu hilang...

by I Wayan Sujana Suklu
July 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co