2 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 2, 2026
in Khas
Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, ‘Geguritan Dharma Pawayangan’, dan ‘Sejuta Rasa Selaksa Cerita: Sehimpunan Kisah tentang Kuliner Khas Bali’. Ketiganya bukan sekadar hasil kreativitas mahasiswa, tetapi juga menjadi skripsi dalam bentuk yang berbeda.

Rabu, 1 Juli 2026, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) kembali meluluskan tiga mahasiswa melalui jalur tugas akhir nonskripsi berupa proyek inovatif karya sastra dan jurnalistik. Di hadapan dosen penguji dan penguji eksternal dari kalangan sastrawan serta wartawan, ketiganya mempertanggungjawabkan proses kreatif yang melahirkan karya-karya tersebut.

Mereka adalah Ida Ayu Gede Agung Putri Wardani dan I Made Indra Sanjaya dari Konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Bali, serta Ni Putu Vira Asri Agustini dari Konsentrasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dayu Putri menghasilkan buku kumpulan puisi ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, sedangkan Indra Sanjaya menulis ‘Geguritan Dharma Pawayangan’. Kedua buku itu diterbitkan oleh Pustaka Ekspresi. Sementara itu, Vira menerbitkan buku berita kisah (feature) ‘Sejuta Rasa Selaksa Cerita: Sehimpunan Kisah tentang Kuliner Khas Bali’ diterbitkan penerbit Tatkala.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Suasana ujian berbeda dari sidang skripsi pada umumnya. Alih-alih membedah hasil penelitian, para mahasiswa memaparkan latar belakang penciptaan karya, proses kreatif yang mereka jalani, hingga relevansi karya tersebut bagi dunia pendidikan. Di hadapan para penguji, mereka tidak hanya menjelaskan apa yang mereka tulis, tetapi juga mengapa karya itu layak hadir di tengah masyarakat.

Gede Sidi Artajaya selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah (PBID), FBS, UPMI Bali menjelaskan bahwa sedari 2025, prodi PBID membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih tugas akhir nonskripsi, salah satunya melalui proyek inovatif karya sastra dan jurnalistik yang selaras dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL).

“Tiga mahasiswa ini merupakan angkatan kedua yang mengambil TA nonskripsi. Tahun lalu ada dua orang mahasiswa yang mengambil TA karya sastra dan jurnalistik,” kata Sidi.

Menurutnya, proyek inovatif ini tidak berhenti pada penerbitan buku. Setiap mahasiswa tetap diwajibkan menyusun laporan tugas akhir yang memuat latar belakang dan tujuan penciptaan, proses kreatif pengarang atau penulis, deskripsi karya, serta relevansi karya inovatif tersebut terhadap dunia pendidikan.

“Laporan itu semacam pertanggungjawaban proses kreatif mereka dalam berkarya,” jelas Sidi.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Pilihan jalur ini bukan sesuatu yang datang tanpa bekal. Ketiga mahasiswa memang telah akrab dengan dunia kepenulisan jauh sebelum memasuki ruang sidang. Dayu Putri aktif menulis puisi Bali. Indra Sanjaya dikenal sebagai seniman dalang muda yang kerap menciptakan pupuh. Sementara Vira merupakan penulis lepas di salah satu media daring di Bali.

Meski disebut tugas akhir nonskripsi, tantangannya tidak lantas menjadi lebih ringan. Justru sebaliknya, mahasiswa dituntut menghadirkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik sekaligus memiliki nilai artistik.

“Walaupun ini nonskripsi, bukan berarti lebih mudah. Tapi, saya senang, karena menjadi tantangan bagi saya untuk berkarya secara kreatif,” ujar Dayu Putri.

Bagi Indra Sanjaya, proyek ini menjadi ruang untuk menyatukan dunia akademik dengan identitasnya sebagai dalang muda. Ketertarikannya pada sastra tradisional mendorongnya menciptakan sebuah geguritan yang berangkat dari warisan keluarga.

“Kebetulan ayah saya memberikan suatu catatan dari guru nabe beliau tentang dunia pewayangan. Atas saran dosen pembimbing, saya ubah itu menjadi geguritan sehingga bisa dikenalkan kepada masyarakat luas,” ungkap putra dalang I Ketut Muada alias Joblar.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Berbeda dengan dua rekannya yang memilih puisi dan geguritan, Vira membawa pengalaman jurnalistiknya ke dalam tugas akhir. Ia menghimpun kembali tulisan-tulisan berita kisah (feature) yang pernah dimuat di Tatkala.co, kemudian mengembangkannya menjadi buku bertema kuliner khas Bali.

“Harapan saya, orang tak hanya mengenal cita rasa kuliner khas Bali itu, tapi juga mengetahui kisah-kisah menarik di baliknya,” ujar Vira.

Kehadiran penguji eksternal memberi warna tersendiri dalam ujian tersebut. Mereka bukan hanya menilai aspek akademik, tetapi juga kualitas karya sebagai produk sastra yang akan dibaca publik.

Sastrawan sekaligus wartawan, I Putu Supartika dan I Made Adnyana Ole, mengapresiasi langkah FBS UPMI Bali yang memberi ruang bagi mahasiswa menghasilkan karya nyata. Menurut mereka, model tugas akhir seperti ini layak dikembangkan oleh perguruan tinggi lain agar kampus tidak hanya melahirkan sarjana, tetapi juga penulis dan pengarang andal.

“Untuk lulusan UPMI ini, mereka tak hanya akan jadi guru bahasa, tapi juga guru sekaligus penulis atau pengarang, guru yang berkarya,” ucap Adnyana Ole.

Supartika mengakui bahwa sebagai karya perdana, sejumlah kekurangan masih ditemukan. Namun, hal itu tidak mengurangi nilai keberanian para mahasiswa untuk menghasilkan karya orisinal.

“Dayu Putri mencoba mengombinasikan antara puisi Bali anyar dan puisi Bali modern. Ini patut diapresiasi,” kata Supartika.

Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali│Dok. UPMI

Apresiasi juga datang dari sastrawan tradisional Bali, Nyoman Suprapta. Selama ini, karya-karyanya lebih sering menjadi objek penelitian mahasiswa. Kali ini, ia justru menyaksikan mahasiswa menghadirkan karya sastra mereka sendiri sebagai tugas akhir.

“Biasanya mahasiswa meneliti karya saya. Baru kali ini ada mahasiswa yang menghasilkan karya sastra sendiri. Ini luar biasa dan harus ditumbuhkan lagi,” kata Suprapta.

Bagi FBS UPMI Bali, proyek inovatif karya sastra bukan sekadar alternatif penyelesaian studi. Dekan FBS UPMI Bali, I Made Sujaya, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi amanat Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi. Lebih dari itu, program tersebut menjadi wujud penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan konsep kampus berdampak yang tengah dijalankan.

“Kami di FBS UPMI Bali ingin lulusan kami tak hanya seorang calon pendidik yang kreatif, tapi juga kreator yang berjiwa pendidik,” tandas Sujaya.

Tiga buku yang lahir dari ruang ujian itu menjadi penanda bahwa tugas akhir tidak selalu berakhir di rak perpustakaan dalam bentuk jilidan skripsi. Ada yang memilih menyampaikan gagasan melalui puisi, ada yang merawat tradisi lewat geguritan, dan ada pula yang merekam identitas Bali melalui kisah-kisah kuliner. Ketiganya menunjukkan bahwa seorang calon guru bahasa juga dapat meninggalkan jejak sebagai penulis dengan karya yang tidak berhenti dinilai di ruang sidang, tetapi berpeluang terus hidup di tangan para pembacanya.

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: BukuPendidikanUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Resepsi Pernikahan Genderuwo di Bulan Suro

Next Post

Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia

by Angelique Maria Cuaca
July 1, 2026
0
The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia

SEBUAH teks sastra tidak pernah tumbuh sendirian. Agar sampai ke pembaca, ia hadir melalui banyak tangan: penerjemah yang memindahkan makna,...

Read moreDetails

Bermain, Belajar, dan Mencintai Alam Lewat Kakua Buta —Catatan dari Workshop Permainan Tradisional di Tabanan

by Wahyu Mahaputra
June 30, 2026
0
Bermain, Belajar, dan Mencintai Alam Lewat Kakua Buta —Catatan dari Workshop Permainan Tradisional di Tabanan

Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi...

Read moreDetails

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
0
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

Read moreDetails

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails
Next Post
Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Etika Lingkungan: Bayang-bayang Kebertahanan Pangan di Tengah Masifnya Konversi Lahan
Esai

Etika Lingkungan: Bayang-bayang Kebertahanan Pangan di Tengah Masifnya Konversi Lahan

ETIKA lingkungan merupakan suatu perspektif moral yang menempatkan alam sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik, bukan sekadar objek eksploitasi untuk...

by IM Gede Nesa Saputra
July 2, 2026
Kisah Anak Kucing Penakut dan Lukisan di Atas Batu dari Festival Cerita Rasa 0.4
Panggung

Kisah Anak Kucing Penakut dan Lukisan di Atas Batu dari Festival Cerita Rasa 0.4

SETELAH sempat absen pada tahun 2025, Festival Cerita Rasa di Desa Tukadaya, Jembrana kembali hadir dengan membubuhkan angka 0.4, pada...

by I Komang Sutirtayasa
July 2, 2026
Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa
Esai

Lokalisme dalam Revitalisasi Cerita Rakyat Pedawa

PERJALANAN nasib hidup dan mati cerita rakyat ditentukan oleh sikap pemiliknya. Cerita rakyat pun dengan beberapa alasan dikubur. Hal ini...

by I Wayan Artika
July 2, 2026
Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali
Khas

Tiga Buku untuk Sebuah Kelulusan —Dari Ujian Tugas Akhir Nonskripsi Proyek Inovatif UPMI Bali

TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring...

by Dede Putra Wiguna
July 2, 2026
Fiksi

Resepsi Pernikahan Genderuwo di Bulan Suro

MENDAPAT amanah dari warganya, Suyadi merasa bangga dan terharu menjadi kepala desa. Jabatan yang membuatnya harus memimpin daerah yang agak...

by Chusmeru
July 2, 2026
PKB dan SPMB, Drama yang Selalu Penuh Penonton
Esai

PKB dan SPMB, Drama yang Selalu Penuh Penonton

MUSIM libur kenaikan kelas dan pascakelulusan sekolah di Bali selalu menghadirkan dua tontonan besar. Yang pertama, Pesta Kesenian Bali (PKB)....

by I Wayan Yudana
July 1, 2026
Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali
Panggung

Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan...

by Nyoman Budarsana
July 1, 2026
The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia
Khas

The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia

SEBUAH teks sastra tidak pernah tumbuh sendirian. Agar sampai ke pembaca, ia hadir melalui banyak tangan: penerjemah yang memindahkan makna,...

by Angelique Maria Cuaca
July 1, 2026
‘The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark’ di TMII —Cahaya Menghidupkan Hanoman Duta
Ulas Pentas

‘The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark’ di TMII —Cahaya Menghidupkan Hanoman Duta

SAAT menyaksikan The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark: Hanoman Duta, Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII),...

by Azzahra Naya R
July 1, 2026
Dua Belas Manifesto Aliansi Cipayung Plus untuk Dewan Perwakilan Rakyat
Politik

Dua Belas Manifesto Aliansi Cipayung Plus untuk Dewan Perwakilan Rakyat

DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu...

by Jaswanto
July 1, 2026
Rahim, Luka, dan Hak atas Tubuh  –Membaca “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama
Ulas Buku

Rahim, Luka, dan Hak atas Tubuh –Membaca “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama

Judul             : Korpus Uterus Penulis          : Sasti Gotama Penerbit        : Gramedia Pustaka Utama Editor             : Ruth Priscilia Angelina Tebal buku  ...

by Dede Putra Wiguna
July 1, 2026
Bali Under Attack —Ketika Ambisi Pembangunan Menggerus Alam, Budaya, dan Jiwa Pulau Dewata
Esai

Bali Under Attack —Ketika Ambisi Pembangunan Menggerus Alam, Budaya, dan Jiwa Pulau Dewata

Bali Kembali Diserang, Kali Ini Tanpa Ledakan TANGGAL 12 Oktober 2002 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah Bali....

by Agung Sudarsa
July 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co