2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wisata Bahari di Negeri Maritim

Chusmeru by Chusmeru
May 31, 2026
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai sekitar 6,4 juta kilometer persegi. Selain mineral dan tambang minyak dan gas, lautan Indonesia juga menjadi destinasi wisata bahari yang banyak disukai wisatawan.

Sebagai negeri maritim, hutan mangrove Indonesia terluas di dunia (sekitar 3,6 juta hektar) yang berfungsi sebagai pelindung pantai dan habitat biota laut. Selain itu, lautan di Indonesia juga memiliki  kekayaan terumbu karang yang menjadi pusat keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati bawah laut dan pantai yang indah ini menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama wisata bahari.

Wisata bahari hakikatnya adalah kegiatan rekreasi dan waktu luang (leisure and recreation) yang dilakukan di kawasan laut, baik di pantai, daratan pulau, maupun di dalam laut. Oleh sebab itu, wisata bahari dapat di lakukan di daratan, bibir pantai, maupun di dalam air. Beragam aktivitas dapat dilakukan, mulai berenang, menyelam, berselancar, maupun memancing. 

Indonesia banyak sekali memiliki destinasi wisata bahari yang terbentang dari ujung barat pulau Sumatra hingga ke ujung timur Papua. Bukan hanya pemandangan yang indah, laut di Indonesia juga memiliki kekayaan flora dan faunanya. Jika dikelola dan dikembangkan dengan baik, potensi bahari yang dimiliki Indonesia dapat menjadi destinasi wisata yang berdampak positif.

Secara ekonomis, banyak pihak yang diuntungkan dari wisata bahari, mulai dari transportasi laut, perhotelan di dekat pantai, maupun restoran dan bisnis kuliner khas. Secara sosial, wisata bahari juga menyerap banyak tenaga kerja, seperti tour operator, guide, maupun UMKM pendukung wisata bahari.

Pengembangan Potensi

Potensi wisata bahari sesungguhnya sudah dikembangkan, baik oleh pemerintah pusat, daerah, maupun swasta. Hanya saja, perkembangan wisata bahari belum begitu menggembirakan dibanding wisata alam di daratan maupun taman rekreasi karena berbagai faktor, seperti kemudahan aksesibilitas menuju destinasi wisata bahari.

Selain itu, masih banyak wisatawan yang belum berminat untuk melakukan wisata bahari karena pertimbangan keamanan dan keselamatan, seperti ketakutan karena tidak dapat berenang maupun phobia pada lautan. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memperhatikan konektivitas destinasi wisata bahari dengan infrastruktur transportasi darat dan udara, sehingga mudah terjangkau. Informasi tentang jaminan keamanan dan keselamatan wisata bahari juga perlu menjadi bagian dari promosi, agar wisatawan tidak takut ketika berada di laut.

Selain itu, perlu dilakukan kampanye wisata bahari kepada generasi milenial dan generasi Z yang banyak menyukai objek wisata penuh tantangan. Gerakan cinta bahari juga perlu dilakukan pemerintah, agar potensi kelautan yang dimiliki Indonesia dapat dijadikan sarana rekreasi, wisata bahari, sekaligus wisata edukasi. Dengan demikian akan tumbuh kecintaan pada laut dan segala kekayaan alamnya.

Dengan catatan, pengembangan wisata bahari tetap mengacu pada konsep ekowisata dan berkelanjutan, sehingga wisata bahari tidak justru menimbulkan kerusakan lingkungan. Pemerintah daerah juga perlu didorong untuk mengembangkan potensi wisata bahari yang dimilikinya, dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan wisatawan serta kelestarian lingkungan laut.

Diversifikasi Produk

Wisata bahari dapat menjadi penopang perekonomian nasional jika dikelola dengan baik. Diperlukan diversifikasi produk wisata bahari, sehingga wisatawan bukan hanya memikmati keindahan laut dan biotanya serta tidak hanya melakukan aktivitas berenang, berselancar, maupun menyelam saja. Potensi seni budaya yang ada di sekitar destinasi perlu menjadi bagian dari atraksi wisata bahari. Dengan demikian, masyarakat sekitar destinasi dan pelaku seni budaya mendapatkan keuntungan ekonomis juga dari pengembangan wisata bahari.

Berbagai event olahraga bahari bertaraf internasional juga perlu digelar untuk dapat menarik wisatawan, sekaligus menambah nilai manfaat ekonomis destinasi wisata bahari. Banyak ragam event olahraga yang dapat menunjang wisata bahari (sport tourism), mulai dari kompetisi profesional hingga rekreasi air, yang bertujuan memperkenalkan keindahan laut, pantai, dan sungai. 

Beberapa daerah telah menyelenggarakan event olahraga sebagai bentuk diversifikasi wisata bahari. Lomba renang sejauh 4,5-4,7 km yang bertujuan mempromosikan wisata bahari di wilayah Surabaya-Madura diadakan pada tahun 2025. Bali juga sering melakukan ajang kejuaraan renang laut lepas untuk mempromosikan wisata bahari.

Aquabike Jetski World Championship merupakan ajang bergengsi internasional yang rutin diadakan di Danau Toba untuk menonjolkan waterfront city.  Kompetisi selancar internasional juga diadakan di spot-spot selancar terkemuka Indonesia seperti Nias, Mentawai, atau Bali. Begitu banyak potensi olahraga laut dan pantai yang dapat dilakukan untuk diversifikasi produk wisata bahari.

Selain event olahraga, diversifikasi produk wisata bahari dapat dilakukan dengan wisata edukasi dan konservasi, seperti Beach Safari (interaksi satwa di pesisir), konservasi penyu (melihat penyu bertelur dan pelepasliaran tukik), serta edukasi ekosistem mangrove. Wisata sejarah bawah laut dan festival budaya pesisir dapat menjadi bagian dari diversifikasi wisata bahari.

Alam telah menyediakan potensi bahari bagi negeri ini. Potensi bahari Indonesia harus dikelola secara berkelanjutan melalui penerapan ekonomi biru, yaitu memanfaatkan potensi laut untuk pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga ekosistem laut. Infrastruktur pendukung wisata bahari pun harus berkelanjutan dengan tidak merusak lingkungan. Dengan begitu, wisata bahari memberi berkah bagi negeri. [T]

Penulis: Chusmeru
Editor: Adnyana Ole

Tags: Pariwisatapariwisata bahari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Next Post

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co