23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Check In, Check Out, dan Anak yang Tak Pernah Libur dari Perjuangan

Dewa Rhadea by Dewa Rhadea
January 3, 2026
in Esai
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

Dewa Rhadea

MALAM pergantian tahun kemarin kami syukuri bersama keluarga dengan menginap di salah satu hotel di daerah Lovina, Buleleng, Bali.

Check in hotel bagi banyak keluarga adalah formalitas: senyum resepsionis, kartu kamar, koper ditarik pelan. Bagi kami—orang tua dari Gangga, anak dengan Autism Spectrum Disorder—check in adalah medan perjuangan yang tak tercantum di brosur mana pun.

Gangga tidak memahami konsep “menunggu”, tidak akrab dengan ruang asing, dan tak pernah benar-benar bersahabat dengan keramaian. Lobi hotel, dengan lampu terang, suara koper bergesekan, percakapan bertumpuk, dan tatapan orang lalu-lalang, adalah gelombang besar yang datang bersamaan dan mudah memicu ledakan emosinya. Di sanalah teriakan pecah, bukan karena marah, tapi karena dunia terasa terlalu bising untuk dipahami. Ia menjatuhkan diri ke lantai. Tangan mulai memukul kepala sendiri. Dan seketika, ruang publik berubah menjadi panggung—dengan kami sebagai aktor yang tidak pernah meminta peran itu.

Pandangan mata mulai berdatangan. Ada yang heran. Ada yang berbisik. Ada yang cepat-cepat mengalihkan wajah, seolah ini gangguan yang tak pantas hadir di ruang publik. Sedikit yang tahu bahwa di balik teriakan itu, ada sistem saraf yang seakan “tertekan” dan teriakan yang lantang darinya adalah rangkaian bahasa jiwa Gangga. Bahwa tubuh yang menjatuhkan diri itu sedang meminta jeda. Bahwa memukul kepala adalah cara terakhir untuk mengatakan: aku kewalahan. Dan di balik tubuhnya yang kami peluk erat, Gangga sedang berjuang menenangkan dunianya sendiri. Dengan keyakinan itu, kami tetap berdiri di sisinya.

Check in bagi kami bukan soal masuk kamar, melainkan menegosiasikan dunia agar sedikit lebih ramah pada seorang anak yang cara memahaminya berbeda. Menjelaskan pada petugas dengan suara setenang mungkin. Menahan rasa ingin segera meminta maaf pada semua mata yang menatap. Menguatkan diri sendiri agar tak runtuh di tempat yang sama.

Lalu hari pun berlalu. Dan tiba waktunya check out.

Ironisnya, check out sering kali terasa lebih berat. Rutinitas yang terbangun—meski singkat—harus ditinggalkan. Kamar yang mulai dikenali baunya, sudut lantai yang sudah “aman”, suara AC yang telah menjadi latar—semua harus dilepas. Transisi kembali terjadi. Tangisan datang lagi. Teriakan lagi. Tubuh yang lagi-lagi memilih lantai sebagai tempat paling jujur untuk mengekspresikan perasaan.

Di momen itulah saya sadar: pengalaman perjalanan hidup bersama anak dengan ASD adalah rangkaian check in dan check out yang tak pernah selesai. Masuk ke fase baru. Keluar dari fase lama. Tidak ada jeda panjang. Tidak ada tombol pause. Transisi adalah musuh terbesar bagi anak dengan ASD. Berpindah tempat, mengganti rutinitas, masuk dan keluar ruang—semua itu bukan perkara sepele. Maka check in dan check out bukan hanya soal kamar dan kunci, melainkan tentang memindahkan rasa aman dari satu titik ke titik lain.

Tahun 2025 pun kami jalani seperti itu.

Penuh transisi. Penuh jatuh bangun. Penuh tatapan orang yang tak selalu mengerti. Ada hari-hari ketika kami merasa gagal sebagai orang tua. Ada malam-malam ketika lelah terasa lebih berat dari harapan. Namun kami tetap bertahan, karena setiap teriakan Gangga adalah bukti bahwa ia masih berjuang memahami dunia—dan kami tak boleh menyerah lebih dulu.

Kini, kami melakukan check out dari tahun 2025.

Tanpa koper penuh kemenangan. Tanpa foto keluarga sempurna. Tapi dengan satu hal yang tak bisa dibeli: ketahanan.

Kami check in ke tahun 2026 dengan kesadaran baru. Bahwa perjuangan ini nyata. Bahwa rasa lelah ini valid. Bahwa orang tua anak dengan ASD bukan orang tua biasa—kita adalah pelari maraton tanpa garis finis yang jelas, namun tetap memilih berlari karena cinta.

Untuk para orang tua di luar sana yang pernah menahan air mata di ruang publik, yang pernah meminta maaf padahal tak bersalah, yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian: kalian tidak sendiri. Kalian kuat, bahkan saat merasa rapuh. Anak-anak kita mungkin tidak mengikuti ritme dunia, tapi dunia yang terlalu kaku itulah yang perlu belajar menyesuaikan diri.

Tulisan ini adalah pelukan tak kasat mata. Kalian tidak sendirian. Jika hari ini terasa berat, ingatlah: bertahan saja sudah merupakan bentuk kemenangan. Tidak semua perjuangan terlihat rapi. Tidak semua cinta terdengar tenang. Tapi justru di sanalah nilai kita diuji.

Check in ke tahun baru bukan janji bahwa semuanya akan mudah. Check out dari tahun lama bukan berarti semua luka sembuh. Tapi selama kita masih mau menggenggam tangan mereka—erat, sabar, dan penuh cinta—kita sedang melakukan hal paling manusiawi yang bisa dilakukan, karena check in dan check out akan selalu ada—di hotel, di sekolah, dan di berbagai fase kehidupan. Kita mungkin tidak bisa menghilangkan teriakan keras yang berkelanjutan, kebiasaan menjatuhkan diri dimanapun saat merasakan ketidaknyamanan, atau pandangan heran dari sekitarnya, namun kita bisa memastikan satu hal: anak kita tidak pernah sendirian menghadapi dunia yang bising ini.

Dan seperti yang selalu saya yakini:

“Kami hanyalah orang tua yang terus belajar, sering keliru, dan kerap letih. Namun selama cinta kami tak menyerah, anak kami tak pernah benar-benar kalah, karena menjadi orang tua anak dengan ASD bukan tentang mencari hari yang mudah, melainkan tentang tetap berdiri ketika hari terasa terlalu berat.”

Selamat datang, 2026. Kami datang bukan tanpa luka, tapi tetap akan mendampingi anak kami, Gangga, bersama-sama dengan kedua adiknya, Kanha dan Davka, dengan cinta yang utuh sepenuhnya.[T]

Penulis: Dewa Rhadea
Editor: Jaswanto

Tags: 2026anakAutism Spectrum Disordertahun baru
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Buku Terbaru Angga Wijaya, “Di Beranda Kos Gosip Kedengaran Lagi”—Catatan Esai tentang Ingatan, Bali, dan Manusia Modern

Next Post

Berkelanjutan dan Regeneratif, Syarat Mutlak Pariwisata Indonesia

Dewa Rhadea

Dewa Rhadea

Penulis tinggal di Singaraja

Related Posts

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails

Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

by Dede Putra Wiguna
August 18, 2026
0
Pasukan Berpeluh, Pejabat Berteduh

SETIAP kali upacara bendera dimulai, ada orang-orang yang berdiri di bawah matahari dan ada pula yang di bawah tenda. Yang...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Berkelanjutan dan Regeneratif, Syarat Mutlak Pariwisata Indonesia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co