26 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sederhana, Haru dan Bahagia di SMPN 2 Sawan: Pelepasan Siswa, Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Komang Sujana by Komang Sujana
June 5, 2025
in Khas
Sederhana, Haru dan Bahagia di SMPN 2 Sawan: Pelepasan Siswa, Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Meninggalkan Kenangan di SMPN 2 Sawan dengan Senyum Ranum

“Kami tahu, tak ada kata maaf yang bisa menghapus kesalahan kami, tak ada air mata yang bisa membasuh keburukan kami, selain maaf dan air matamu, guru.”

Kalimat di atas adalah kutipan renungan diri yang dibacakan oleh Komang Amelia Putri perwakilan siswa kelas IX pada acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Sawan Tahun Ajaran 2024/2025, Kamis, 5 Juni 2025. Acara pelepasan yang sederhana, tetapi sungguh penuh makna.

Ungkapan maaf yang menusuk hati. Suasana haru sedih menguar dari 296 siswa kelas IX yang tertunduk di bawah rindang pohon di pinggir lapangan. Luapan rasa penyesalan tumpah membanjiri lapangan olahraga SMPN 2 Sawan. 

Ya, permohonan maaf dan ucapan terima kasih yang memang patut mereka sampaikan dari lubuk hati yang paling dalam kepada bapak/ibu guru. Selama tiga tahun mereka telah dibimbing, dibina, dengan sabar dan penuh kasih sayang. Pengetahuan, keterampilan, dan nilai karakter yang ditanamkan adalah cahaya yang akan menerangi langkah mereka selanjutnya.

Siswa Kelas IX Mengikuti Upacara Mapamit di Pura Widya Saraswati SMPN 2 Sawan

Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., Memberikan Sambutan

Rasa cinta, kasih sayang, dan keterikatan emosional yang kuat selama tiga tahun bersama siswa kelas IX membuat Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., merasakan satu hal terberat dalam hidupnya.

“Sebenarnya melepas kalian adalah hal yang berat bagi ibu. Namun, ini merupakan suatu tanggung jawab. Ibu wajib melepas kalian karena kalian harus melangkah ke jenjang berikutnya,” kata Kasek Kartikawati penuh haru.

Sebagai kepala sekolah sekaligus orang tua siswa di sekolah, Nyoman Kartikawati, berpesan agar siswa kelas IX selalu menjadi anak-anak yang baik seperti yang sudah didapatkan di sekolah dan menjaga nama baik SMPN 2 Sawan di manapun berada. Ia pun dengan tulus mendoakan siswa kelas IX agar senantiasa meraih sukses dalam mengarungi luasnya samudra pendidikan dan kehidupan.

“Doa terbaik, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa memberikan anugerah, kerahayuan, bagi kalian semua dalam mencapai cita-cita sehingga kalian dapat meraih kesuksesan di masa mendatang,” kata Kasek Kartikawati penuh harap.

Ketua Komite SMPN 2 Sawan (kiri) Menerima dengan Bahagia 296 Siswa Kelas IX yang Dilepas oleh Kepala SMPN 2 Sawan

Made Sukrana, S.Pd., Guru Purnabakti Memberikan Kesan dan Pesan

Guru Purnabakti dan Pindah Tugas Menerima Cindera Mata

Kesuksesan siswa kelas IX menyelesaikan seluruh tahapan kegiatan belajar di SMPN 2 Sawan tidak terlepas dari peran tenaga pendidik dan kependidikan. Maka dari itu, Kasek Kartikawati, tidak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru dan pegawai atas segala pengabdian dan pembinaan yang telah diberikan kepada anak-anak.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 2 Sawan yang juga Bhabinkamtibas Desa Bungkulan, Bripka I Putu Harisandy Mahayuda, S.H., mengatakan kepada siswa kelas IX, jika acara pelepasan ini adalah momen akhir, titik klimaks mereka di sekolah. Walaupun acara sederhana, tetapi penuh makna.

“Semoga ke depan kalian menjadi calon-calon tunas bangsa yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, juga terutama untuk diri sendiri dan keluarga,” harapnya.

Upacara Mapamit

Sebelum acara seremonial pelepasan di lapangan, seluruh siswa kelas IX melakukan upacara mapamit di padmasana, di Pura Widya Saraswati. Upacara ini menandai berakhirnya masa Brahmacari atau menuntut ilmu di jenjang SMP. Seluruh rangkaian upacara mapamit yang juga sering disebut upacara samawartana ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa.

Luh Putwi Santiani Menerima Apresiasi sebagai Juara Umum I Berdasarkan Nilai Ijazah

Hormat Siwa kepada Guru atas Segala Ilmu dan Bimbingan yang Telah Diberikan

Selain sebagai simbol transisi pendidikan dari jenjang SMP ke jenjang yang lebih tinggi, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya sekolah membangun karakter keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai individu yang beragama, mereka diharapkan senantiasa menjalankan dharma (kewajiban) dengan baik untuk mencapai kehidupan yang baik pula.

Pelepasan Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Acara pelepasan siswa kelas IX turut dirangkaikan dengan pelepasan 3 guru purnabakti, yaitu Ni Luh Wiryani, S,Pd., Made Sukrana, S.Pd., dan Luh Sumeradi, S.Pd. Juga pelepasan guru pindah tugas, yaitu Made Widioka, S.Pd.

Mengampu mata pelajaran Seni Budaya kemudian Seni Prakarya menyesuaikan dengan pedoman kurikulum yang baru, Ni Luh Wiryani, S.Pd., menjadi guru di SMPN 2 Sawan sejak tahun 1987—2025. Made Sukrana, S.Pd., mengabdikan diri menjadi guru Agama Hindu sejak tahun 2003—2025. Selama 22 tahun menjadi guru, Ia pun sempat mengampu mata pelajaran Bahasa Bali mengisi kekurangan guru muatan lokal. Luh Sumeradi, S.Pd., yang selama menjadi guru di SMPN 2 Sawan mengampu mata pelajaran Matematika, mulai mengajar sejak tahun 1988—2025.

Duet Wakasek Kesiswaan dan Korbid Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B., dan Kadek Budi Muliyawan, S.Pd., Membawakan Lagu Karadang

Ketut Ayu Prity Shinta Menyanyikan Lagu Kejar Mimpi

Sementara itu, Made Widioka, selama 10 tahun (2015—2025), telah mengabdikan dirinya sebagai guru IPS di SMPN 2 Sawan. Per tanggal 19 Mei 2025, Ia dipercaya oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng mengemban tugas baru sebagai Kepala SMP Negeri Satu Atap 2 Kubutambahan.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat memasuki purnabakti kepada tiga guru. Terima kasih atas segala kebersamaan kita selama ini. Juga ucapan selamat saya berikan kepada salah satu guru hebat SMPN 2 Sawan, Bapak Made Widioka,” kata Kasek Kartikawati.

Mewakili guru purnabakti, Made Sukrana mengucapkan terima kasih kepada warga sekolah atas suasana penuh kekeluargaan selama bergabung menjadi keluarga besar SMPN 2 Sawan. Baginya suka duka selama menjadi guru kini telah menjadi kenangan indah yang akan mewarnai hari-harinya ke depan.

Rasa terima kasih juga disampaikan Made Widioka atas pengalaman yang diperoleh selama bertugas di SMPN 2 Sawan. Pengalaman yang sangat berarti baginya untuk menunaikan tugas-tugas sebagai pimpinan di sekolah yang baru. Ia pun berharap di hari mendatang bisa bergabung kembali menjadi bagian keluarga besar SMPN 2 Sawan.

Pelukan Hangat Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S,Pd., Melepas Anak-anak Didiknya yang Terkasih

“Terima kasih untuk semua kenangan dan pengalaman selama sepuluh tahun bisa menjadi bagian keluarga besar SMPN 2 Sawan. Semoga ini bukan menjadi kesempatan terakhir, suatu saat saya akan kembali lagi ke sini dengan versi terbaru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid,” kata Made Widioka, lulusan Program Guru Penggerak Angkatan 9 ini.

Apresiasi, Hiburan, dan Video Kenangan

Suasana haru yang menyelimuti sejak awal dimulainya acara bercampur bahagia setelah acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi, hiburan, salam-salaman, dan pembuatan video kenangan.

Apresasi diberikan kepada tiga siswa terbaik berdasarkan nilai ijazah. Juara umum I diraih oleh Luh Putwi Santiani, juara umum II diraih oleh Putu Ari Putra Wirawan, dan juara umum III diraih oleh Ketut Dea Dewanti.  Prestasi yang diraih adalah buah semangat, dsiplin, dan kerja keras siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Sawan. Keberhasilan siswa ini pun menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berjuang dan meraih cita-cita.

Riuh suasana terbangun ketika secara spontanitas ada siswa dan guru yang menyumbangkan suara emasnya. Dengan penuh penghayatan, Ketut Ayu Prity Shinta, siswa kelas VIII A, menyanyikan lagu Kejar Mimpi—dipopulerkan oleh Maudy Ayunda. Suara merdunya menggema, melayang tinggi, seperti doa dan harapan semua peserta acara.

Suasana semakin pecah ketika duet Wakasek Kesiswaan dan Korbid Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B., dan Kadek Budi Muliyawan, S.Pd., membawakan lagu pop Bali, lagu hit Yan Srikandi, Karadang. Irama musik koplo pada lagu ini yang cepat dan penuh energi membuat siswa menikmati keseruan—bergoyang dan berteriak bersama.

Pembuatan Video Kenangan dalam Suasana Penuh Kebersamaan dan Kebahagiaan

Acara salam-salaman kembali membuat suasana menjadi haru. Secara bergantian siswa mengambil tangan guru kemudian disentuhkan ke dahi. Ini memiliki makna mendalam, yaitu menghargai dan menghormati guru sebagai sosok yang memberikan ilmu dan bimbingan.

Tak ingin siswa terus larut dalam keharusedihan, drone lalu diterbangkan. Semua siswa kompak melambaikan tangan dengan penuh senyum bahagia. Tak hanya itu, mereka lantas menuju ke tengah lapangan menyusun formasi I Love Spendusa. Sungguh video kenangan yang berkesan dan bermakna di penghujung hari-hari mereka di SMPN 2 Sawan.

Guru, Pegawai, dan Ketua Komite SMPN 2 Sawan dalam Jalinan Rasa Kekeluargaan

Kata pepatah klasik, “di mana ada pertemuan, di sana ada perpisahan”. Namun, jika hati saling terikat, maka hubungan emosional—merasa dekat dan saling peduli—akan terus terbangun dengan kuat. Keterpisahan dan kebersamaan ditentukan oleh emosi, bukan oleh keberadaan fisik. Seperti yang ditegaskan oleh Joko Pinurbo dalam puisinya yang berjudul Perjalanan Pulang, “Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan.”

Jadi, walaupun sudah berada di tempat yang berbeda, rasa kekeluargaan—yang tertanam kuat sejak sekolah ini didirikan pada tahun 1984—senantiasa membuat kebersamaan itu selalu ada. Semoga dan semoga. [T]

Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Kelas Kosong, Segala Haru dan Romantis Tumpah Ruah di Lapangan : Cerita HUT SMPN 2 Sawan
Tags: bulelengguruPendidikanSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kopernik dan Jejak Timor di Ubud Food Festival 2025

Next Post

Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails
Next Post
Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co