16 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sederhana, Haru dan Bahagia di SMPN 2 Sawan: Pelepasan Siswa, Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Komang Sujana by Komang Sujana
June 5, 2025
in Khas
Sederhana, Haru dan Bahagia di SMPN 2 Sawan: Pelepasan Siswa, Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Meninggalkan Kenangan di SMPN 2 Sawan dengan Senyum Ranum

“Kami tahu, tak ada kata maaf yang bisa menghapus kesalahan kami, tak ada air mata yang bisa membasuh keburukan kami, selain maaf dan air matamu, guru.”

Kalimat di atas adalah kutipan renungan diri yang dibacakan oleh Komang Amelia Putri perwakilan siswa kelas IX pada acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Sawan Tahun Ajaran 2024/2025, Kamis, 5 Juni 2025. Acara pelepasan yang sederhana, tetapi sungguh penuh makna.

Ungkapan maaf yang menusuk hati. Suasana haru sedih menguar dari 296 siswa kelas IX yang tertunduk di bawah rindang pohon di pinggir lapangan. Luapan rasa penyesalan tumpah membanjiri lapangan olahraga SMPN 2 Sawan. 

Ya, permohonan maaf dan ucapan terima kasih yang memang patut mereka sampaikan dari lubuk hati yang paling dalam kepada bapak/ibu guru. Selama tiga tahun mereka telah dibimbing, dibina, dengan sabar dan penuh kasih sayang. Pengetahuan, keterampilan, dan nilai karakter yang ditanamkan adalah cahaya yang akan menerangi langkah mereka selanjutnya.

Siswa Kelas IX Mengikuti Upacara Mapamit di Pura Widya Saraswati SMPN 2 Sawan

Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., Memberikan Sambutan

Rasa cinta, kasih sayang, dan keterikatan emosional yang kuat selama tiga tahun bersama siswa kelas IX membuat Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., merasakan satu hal terberat dalam hidupnya.

“Sebenarnya melepas kalian adalah hal yang berat bagi ibu. Namun, ini merupakan suatu tanggung jawab. Ibu wajib melepas kalian karena kalian harus melangkah ke jenjang berikutnya,” kata Kasek Kartikawati penuh haru.

Sebagai kepala sekolah sekaligus orang tua siswa di sekolah, Nyoman Kartikawati, berpesan agar siswa kelas IX selalu menjadi anak-anak yang baik seperti yang sudah didapatkan di sekolah dan menjaga nama baik SMPN 2 Sawan di manapun berada. Ia pun dengan tulus mendoakan siswa kelas IX agar senantiasa meraih sukses dalam mengarungi luasnya samudra pendidikan dan kehidupan.

“Doa terbaik, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa memberikan anugerah, kerahayuan, bagi kalian semua dalam mencapai cita-cita sehingga kalian dapat meraih kesuksesan di masa mendatang,” kata Kasek Kartikawati penuh harap.

Ketua Komite SMPN 2 Sawan (kiri) Menerima dengan Bahagia 296 Siswa Kelas IX yang Dilepas oleh Kepala SMPN 2 Sawan

Made Sukrana, S.Pd., Guru Purnabakti Memberikan Kesan dan Pesan

Guru Purnabakti dan Pindah Tugas Menerima Cindera Mata

Kesuksesan siswa kelas IX menyelesaikan seluruh tahapan kegiatan belajar di SMPN 2 Sawan tidak terlepas dari peran tenaga pendidik dan kependidikan. Maka dari itu, Kasek Kartikawati, tidak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru dan pegawai atas segala pengabdian dan pembinaan yang telah diberikan kepada anak-anak.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 2 Sawan yang juga Bhabinkamtibas Desa Bungkulan, Bripka I Putu Harisandy Mahayuda, S.H., mengatakan kepada siswa kelas IX, jika acara pelepasan ini adalah momen akhir, titik klimaks mereka di sekolah. Walaupun acara sederhana, tetapi penuh makna.

“Semoga ke depan kalian menjadi calon-calon tunas bangsa yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, juga terutama untuk diri sendiri dan keluarga,” harapnya.

Upacara Mapamit

Sebelum acara seremonial pelepasan di lapangan, seluruh siswa kelas IX melakukan upacara mapamit di padmasana, di Pura Widya Saraswati. Upacara ini menandai berakhirnya masa Brahmacari atau menuntut ilmu di jenjang SMP. Seluruh rangkaian upacara mapamit yang juga sering disebut upacara samawartana ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa.

Luh Putwi Santiani Menerima Apresiasi sebagai Juara Umum I Berdasarkan Nilai Ijazah

Hormat Siwa kepada Guru atas Segala Ilmu dan Bimbingan yang Telah Diberikan

Selain sebagai simbol transisi pendidikan dari jenjang SMP ke jenjang yang lebih tinggi, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya sekolah membangun karakter keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai individu yang beragama, mereka diharapkan senantiasa menjalankan dharma (kewajiban) dengan baik untuk mencapai kehidupan yang baik pula.

Pelepasan Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Acara pelepasan siswa kelas IX turut dirangkaikan dengan pelepasan 3 guru purnabakti, yaitu Ni Luh Wiryani, S,Pd., Made Sukrana, S.Pd., dan Luh Sumeradi, S.Pd. Juga pelepasan guru pindah tugas, yaitu Made Widioka, S.Pd.

Mengampu mata pelajaran Seni Budaya kemudian Seni Prakarya menyesuaikan dengan pedoman kurikulum yang baru, Ni Luh Wiryani, S.Pd., menjadi guru di SMPN 2 Sawan sejak tahun 1987—2025. Made Sukrana, S.Pd., mengabdikan diri menjadi guru Agama Hindu sejak tahun 2003—2025. Selama 22 tahun menjadi guru, Ia pun sempat mengampu mata pelajaran Bahasa Bali mengisi kekurangan guru muatan lokal. Luh Sumeradi, S.Pd., yang selama menjadi guru di SMPN 2 Sawan mengampu mata pelajaran Matematika, mulai mengajar sejak tahun 1988—2025.

Duet Wakasek Kesiswaan dan Korbid Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B., dan Kadek Budi Muliyawan, S.Pd., Membawakan Lagu Karadang

Ketut Ayu Prity Shinta Menyanyikan Lagu Kejar Mimpi

Sementara itu, Made Widioka, selama 10 tahun (2015—2025), telah mengabdikan dirinya sebagai guru IPS di SMPN 2 Sawan. Per tanggal 19 Mei 2025, Ia dipercaya oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng mengemban tugas baru sebagai Kepala SMP Negeri Satu Atap 2 Kubutambahan.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat memasuki purnabakti kepada tiga guru. Terima kasih atas segala kebersamaan kita selama ini. Juga ucapan selamat saya berikan kepada salah satu guru hebat SMPN 2 Sawan, Bapak Made Widioka,” kata Kasek Kartikawati.

Mewakili guru purnabakti, Made Sukrana mengucapkan terima kasih kepada warga sekolah atas suasana penuh kekeluargaan selama bergabung menjadi keluarga besar SMPN 2 Sawan. Baginya suka duka selama menjadi guru kini telah menjadi kenangan indah yang akan mewarnai hari-harinya ke depan.

Rasa terima kasih juga disampaikan Made Widioka atas pengalaman yang diperoleh selama bertugas di SMPN 2 Sawan. Pengalaman yang sangat berarti baginya untuk menunaikan tugas-tugas sebagai pimpinan di sekolah yang baru. Ia pun berharap di hari mendatang bisa bergabung kembali menjadi bagian keluarga besar SMPN 2 Sawan.

Pelukan Hangat Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S,Pd., Melepas Anak-anak Didiknya yang Terkasih

“Terima kasih untuk semua kenangan dan pengalaman selama sepuluh tahun bisa menjadi bagian keluarga besar SMPN 2 Sawan. Semoga ini bukan menjadi kesempatan terakhir, suatu saat saya akan kembali lagi ke sini dengan versi terbaru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid,” kata Made Widioka, lulusan Program Guru Penggerak Angkatan 9 ini.

Apresiasi, Hiburan, dan Video Kenangan

Suasana haru yang menyelimuti sejak awal dimulainya acara bercampur bahagia setelah acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi, hiburan, salam-salaman, dan pembuatan video kenangan.

Apresasi diberikan kepada tiga siswa terbaik berdasarkan nilai ijazah. Juara umum I diraih oleh Luh Putwi Santiani, juara umum II diraih oleh Putu Ari Putra Wirawan, dan juara umum III diraih oleh Ketut Dea Dewanti.  Prestasi yang diraih adalah buah semangat, dsiplin, dan kerja keras siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Sawan. Keberhasilan siswa ini pun menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berjuang dan meraih cita-cita.

Riuh suasana terbangun ketika secara spontanitas ada siswa dan guru yang menyumbangkan suara emasnya. Dengan penuh penghayatan, Ketut Ayu Prity Shinta, siswa kelas VIII A, menyanyikan lagu Kejar Mimpi—dipopulerkan oleh Maudy Ayunda. Suara merdunya menggema, melayang tinggi, seperti doa dan harapan semua peserta acara.

Suasana semakin pecah ketika duet Wakasek Kesiswaan dan Korbid Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B., dan Kadek Budi Muliyawan, S.Pd., membawakan lagu pop Bali, lagu hit Yan Srikandi, Karadang. Irama musik koplo pada lagu ini yang cepat dan penuh energi membuat siswa menikmati keseruan—bergoyang dan berteriak bersama.

Pembuatan Video Kenangan dalam Suasana Penuh Kebersamaan dan Kebahagiaan

Acara salam-salaman kembali membuat suasana menjadi haru. Secara bergantian siswa mengambil tangan guru kemudian disentuhkan ke dahi. Ini memiliki makna mendalam, yaitu menghargai dan menghormati guru sebagai sosok yang memberikan ilmu dan bimbingan.

Tak ingin siswa terus larut dalam keharusedihan, drone lalu diterbangkan. Semua siswa kompak melambaikan tangan dengan penuh senyum bahagia. Tak hanya itu, mereka lantas menuju ke tengah lapangan menyusun formasi I Love Spendusa. Sungguh video kenangan yang berkesan dan bermakna di penghujung hari-hari mereka di SMPN 2 Sawan.

Guru, Pegawai, dan Ketua Komite SMPN 2 Sawan dalam Jalinan Rasa Kekeluargaan

Kata pepatah klasik, “di mana ada pertemuan, di sana ada perpisahan”. Namun, jika hati saling terikat, maka hubungan emosional—merasa dekat dan saling peduli—akan terus terbangun dengan kuat. Keterpisahan dan kebersamaan ditentukan oleh emosi, bukan oleh keberadaan fisik. Seperti yang ditegaskan oleh Joko Pinurbo dalam puisinya yang berjudul Perjalanan Pulang, “Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan.”

Jadi, walaupun sudah berada di tempat yang berbeda, rasa kekeluargaan—yang tertanam kuat sejak sekolah ini didirikan pada tahun 1984—senantiasa membuat kebersamaan itu selalu ada. Semoga dan semoga. [T]

Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Kelas Kosong, Segala Haru dan Romantis Tumpah Ruah di Lapangan : Cerita HUT SMPN 2 Sawan
Tags: bulelengguruPendidikanSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kopernik dan Jejak Timor di Ubud Food Festival 2025

Next Post

Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co