5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sederhana, Haru dan Bahagia di SMPN 2 Sawan: Pelepasan Siswa, Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Komang Sujana by Komang Sujana
June 5, 2025
in Khas
Sederhana, Haru dan Bahagia di SMPN 2 Sawan: Pelepasan Siswa, Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Meninggalkan Kenangan di SMPN 2 Sawan dengan Senyum Ranum

“Kami tahu, tak ada kata maaf yang bisa menghapus kesalahan kami, tak ada air mata yang bisa membasuh keburukan kami, selain maaf dan air matamu, guru.”

Kalimat di atas adalah kutipan renungan diri yang dibacakan oleh Komang Amelia Putri perwakilan siswa kelas IX pada acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Sawan Tahun Ajaran 2024/2025, Kamis, 5 Juni 2025. Acara pelepasan yang sederhana, tetapi sungguh penuh makna.

Ungkapan maaf yang menusuk hati. Suasana haru sedih menguar dari 296 siswa kelas IX yang tertunduk di bawah rindang pohon di pinggir lapangan. Luapan rasa penyesalan tumpah membanjiri lapangan olahraga SMPN 2 Sawan. 

Ya, permohonan maaf dan ucapan terima kasih yang memang patut mereka sampaikan dari lubuk hati yang paling dalam kepada bapak/ibu guru. Selama tiga tahun mereka telah dibimbing, dibina, dengan sabar dan penuh kasih sayang. Pengetahuan, keterampilan, dan nilai karakter yang ditanamkan adalah cahaya yang akan menerangi langkah mereka selanjutnya.

Siswa Kelas IX Mengikuti Upacara Mapamit di Pura Widya Saraswati SMPN 2 Sawan

Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., Memberikan Sambutan

Rasa cinta, kasih sayang, dan keterikatan emosional yang kuat selama tiga tahun bersama siswa kelas IX membuat Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S.Pd., merasakan satu hal terberat dalam hidupnya.

“Sebenarnya melepas kalian adalah hal yang berat bagi ibu. Namun, ini merupakan suatu tanggung jawab. Ibu wajib melepas kalian karena kalian harus melangkah ke jenjang berikutnya,” kata Kasek Kartikawati penuh haru.

Sebagai kepala sekolah sekaligus orang tua siswa di sekolah, Nyoman Kartikawati, berpesan agar siswa kelas IX selalu menjadi anak-anak yang baik seperti yang sudah didapatkan di sekolah dan menjaga nama baik SMPN 2 Sawan di manapun berada. Ia pun dengan tulus mendoakan siswa kelas IX agar senantiasa meraih sukses dalam mengarungi luasnya samudra pendidikan dan kehidupan.

“Doa terbaik, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa memberikan anugerah, kerahayuan, bagi kalian semua dalam mencapai cita-cita sehingga kalian dapat meraih kesuksesan di masa mendatang,” kata Kasek Kartikawati penuh harap.

Ketua Komite SMPN 2 Sawan (kiri) Menerima dengan Bahagia 296 Siswa Kelas IX yang Dilepas oleh Kepala SMPN 2 Sawan

Made Sukrana, S.Pd., Guru Purnabakti Memberikan Kesan dan Pesan

Guru Purnabakti dan Pindah Tugas Menerima Cindera Mata

Kesuksesan siswa kelas IX menyelesaikan seluruh tahapan kegiatan belajar di SMPN 2 Sawan tidak terlepas dari peran tenaga pendidik dan kependidikan. Maka dari itu, Kasek Kartikawati, tidak lupa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru dan pegawai atas segala pengabdian dan pembinaan yang telah diberikan kepada anak-anak.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 2 Sawan yang juga Bhabinkamtibas Desa Bungkulan, Bripka I Putu Harisandy Mahayuda, S.H., mengatakan kepada siswa kelas IX, jika acara pelepasan ini adalah momen akhir, titik klimaks mereka di sekolah. Walaupun acara sederhana, tetapi penuh makna.

“Semoga ke depan kalian menjadi calon-calon tunas bangsa yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, juga terutama untuk diri sendiri dan keluarga,” harapnya.

Upacara Mapamit

Sebelum acara seremonial pelepasan di lapangan, seluruh siswa kelas IX melakukan upacara mapamit di padmasana, di Pura Widya Saraswati. Upacara ini menandai berakhirnya masa Brahmacari atau menuntut ilmu di jenjang SMP. Seluruh rangkaian upacara mapamit yang juga sering disebut upacara samawartana ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa.

Luh Putwi Santiani Menerima Apresiasi sebagai Juara Umum I Berdasarkan Nilai Ijazah

Hormat Siwa kepada Guru atas Segala Ilmu dan Bimbingan yang Telah Diberikan

Selain sebagai simbol transisi pendidikan dari jenjang SMP ke jenjang yang lebih tinggi, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya sekolah membangun karakter keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai individu yang beragama, mereka diharapkan senantiasa menjalankan dharma (kewajiban) dengan baik untuk mencapai kehidupan yang baik pula.

Pelepasan Guru Purnabakti dan Pindah Tugas

Acara pelepasan siswa kelas IX turut dirangkaikan dengan pelepasan 3 guru purnabakti, yaitu Ni Luh Wiryani, S,Pd., Made Sukrana, S.Pd., dan Luh Sumeradi, S.Pd. Juga pelepasan guru pindah tugas, yaitu Made Widioka, S.Pd.

Mengampu mata pelajaran Seni Budaya kemudian Seni Prakarya menyesuaikan dengan pedoman kurikulum yang baru, Ni Luh Wiryani, S.Pd., menjadi guru di SMPN 2 Sawan sejak tahun 1987—2025. Made Sukrana, S.Pd., mengabdikan diri menjadi guru Agama Hindu sejak tahun 2003—2025. Selama 22 tahun menjadi guru, Ia pun sempat mengampu mata pelajaran Bahasa Bali mengisi kekurangan guru muatan lokal. Luh Sumeradi, S.Pd., yang selama menjadi guru di SMPN 2 Sawan mengampu mata pelajaran Matematika, mulai mengajar sejak tahun 1988—2025.

Duet Wakasek Kesiswaan dan Korbid Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B., dan Kadek Budi Muliyawan, S.Pd., Membawakan Lagu Karadang

Ketut Ayu Prity Shinta Menyanyikan Lagu Kejar Mimpi

Sementara itu, Made Widioka, selama 10 tahun (2015—2025), telah mengabdikan dirinya sebagai guru IPS di SMPN 2 Sawan. Per tanggal 19 Mei 2025, Ia dipercaya oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng mengemban tugas baru sebagai Kepala SMP Negeri Satu Atap 2 Kubutambahan.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat memasuki purnabakti kepada tiga guru. Terima kasih atas segala kebersamaan kita selama ini. Juga ucapan selamat saya berikan kepada salah satu guru hebat SMPN 2 Sawan, Bapak Made Widioka,” kata Kasek Kartikawati.

Mewakili guru purnabakti, Made Sukrana mengucapkan terima kasih kepada warga sekolah atas suasana penuh kekeluargaan selama bergabung menjadi keluarga besar SMPN 2 Sawan. Baginya suka duka selama menjadi guru kini telah menjadi kenangan indah yang akan mewarnai hari-harinya ke depan.

Rasa terima kasih juga disampaikan Made Widioka atas pengalaman yang diperoleh selama bertugas di SMPN 2 Sawan. Pengalaman yang sangat berarti baginya untuk menunaikan tugas-tugas sebagai pimpinan di sekolah yang baru. Ia pun berharap di hari mendatang bisa bergabung kembali menjadi bagian keluarga besar SMPN 2 Sawan.

Pelukan Hangat Kepala SMPN 2 Sawan, Ni Nyoman Kartikawati, S,Pd., Melepas Anak-anak Didiknya yang Terkasih

“Terima kasih untuk semua kenangan dan pengalaman selama sepuluh tahun bisa menjadi bagian keluarga besar SMPN 2 Sawan. Semoga ini bukan menjadi kesempatan terakhir, suatu saat saya akan kembali lagi ke sini dengan versi terbaru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid,” kata Made Widioka, lulusan Program Guru Penggerak Angkatan 9 ini.

Apresiasi, Hiburan, dan Video Kenangan

Suasana haru yang menyelimuti sejak awal dimulainya acara bercampur bahagia setelah acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi, hiburan, salam-salaman, dan pembuatan video kenangan.

Apresasi diberikan kepada tiga siswa terbaik berdasarkan nilai ijazah. Juara umum I diraih oleh Luh Putwi Santiani, juara umum II diraih oleh Putu Ari Putra Wirawan, dan juara umum III diraih oleh Ketut Dea Dewanti.  Prestasi yang diraih adalah buah semangat, dsiplin, dan kerja keras siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Sawan. Keberhasilan siswa ini pun menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berjuang dan meraih cita-cita.

Riuh suasana terbangun ketika secara spontanitas ada siswa dan guru yang menyumbangkan suara emasnya. Dengan penuh penghayatan, Ketut Ayu Prity Shinta, siswa kelas VIII A, menyanyikan lagu Kejar Mimpi—dipopulerkan oleh Maudy Ayunda. Suara merdunya menggema, melayang tinggi, seperti doa dan harapan semua peserta acara.

Suasana semakin pecah ketika duet Wakasek Kesiswaan dan Korbid Kesiswaan, Ketut Suwara, S.Pd.B., dan Kadek Budi Muliyawan, S.Pd., membawakan lagu pop Bali, lagu hit Yan Srikandi, Karadang. Irama musik koplo pada lagu ini yang cepat dan penuh energi membuat siswa menikmati keseruan—bergoyang dan berteriak bersama.

Pembuatan Video Kenangan dalam Suasana Penuh Kebersamaan dan Kebahagiaan

Acara salam-salaman kembali membuat suasana menjadi haru. Secara bergantian siswa mengambil tangan guru kemudian disentuhkan ke dahi. Ini memiliki makna mendalam, yaitu menghargai dan menghormati guru sebagai sosok yang memberikan ilmu dan bimbingan.

Tak ingin siswa terus larut dalam keharusedihan, drone lalu diterbangkan. Semua siswa kompak melambaikan tangan dengan penuh senyum bahagia. Tak hanya itu, mereka lantas menuju ke tengah lapangan menyusun formasi I Love Spendusa. Sungguh video kenangan yang berkesan dan bermakna di penghujung hari-hari mereka di SMPN 2 Sawan.

Guru, Pegawai, dan Ketua Komite SMPN 2 Sawan dalam Jalinan Rasa Kekeluargaan

Kata pepatah klasik, “di mana ada pertemuan, di sana ada perpisahan”. Namun, jika hati saling terikat, maka hubungan emosional—merasa dekat dan saling peduli—akan terus terbangun dengan kuat. Keterpisahan dan kebersamaan ditentukan oleh emosi, bukan oleh keberadaan fisik. Seperti yang ditegaskan oleh Joko Pinurbo dalam puisinya yang berjudul Perjalanan Pulang, “Jarak itu sebenarnya tak pernah ada. Pertemuan dan perpisahan dilahirkan oleh perasaan.”

Jadi, walaupun sudah berada di tempat yang berbeda, rasa kekeluargaan—yang tertanam kuat sejak sekolah ini didirikan pada tahun 1984—senantiasa membuat kebersamaan itu selalu ada. Semoga dan semoga. [T]

Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

Kelas Kosong, Segala Haru dan Romantis Tumpah Ruah di Lapangan : Cerita HUT SMPN 2 Sawan
Tags: bulelengguruPendidikanSMPN 2 Sawan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kopernik dan Jejak Timor di Ubud Food Festival 2025

Next Post

Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Buku “Identitas Lintas Budaya: Jejak Jepang dalam Teks Sastrawan Bali” Memperkaya Perspektif Kajian Sastra di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co