23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berebut Rekomendasi Menuju Pilgub Bali: Bagaimana Peluang Koster-Giri?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 16, 2024
in Esai
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Teddy C Putra

PASANGAN I Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta (Koster – Giri) menjadi paket paling potensial yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Bali mendatang. Setidaknya ada tiga faktor yang dapat menguatkan pandangan tersebut. Pertama, hasil pemilu 2024 khususnya di Bali. Kedua, hasil pilgub edisi sebelumnya. Dan, ketiga adalah perkembangan kultur politik di Bali.

Sebelumnya, seluruh DPC PDIP se-Bali telah mengirimkan rekomendasi nama-nama yang akan diusung dalam pilgub Bali. Pertama, pasangan incumbent I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster – Ace). Dan kedua, pasangan Koster – Giri. Secara akumulasi, terdapat 8 (delapan) DPC yang mengusung kembali Koster – Ace, sedangkan 6 (enam) DPC mengusung Koster – Giri. Lantas seberapa besar peluang Giri Prasta merebut kursi calon wakil gubernur dari Cok Ace sang incumbent?

Faktor Figur Jadi Penentu

Selepas mengakhiri jabatan sebagai wakil gubernur, sorotan terhadap Cok Ace secara drastis berkurang. Meski aktif sebagai Ketua PHRI Bali, tokoh Puri Agung Ubud ini jarang terlihat geliatnya di media. Berbanding terbalik dengan kompetitornya, Giri Prasta. Figur yang masih aktif sebagai Bupati Badung ini justru ramai diperbincangkan di media. Popularitasnya di media semakin diperkuat dengan program angelus buana yang populis di tengah masyarakat.

Program angelus buana yang berasal dari dana APBD Badung tersebut, memungkinkan Giri Prasta mengguyur seluruh kabupaten/kota di Bali dengan bantuan dana hibah yang tidak kecil nilainya. Upaya tersebut memberi dampak positif terhadap citra Giri Prasta di mata masyarakat. Citra Giri Prasta sebagai bupati bares-pun semakin kuat. Alhasil, Giri Prasta diunggulkan dalam kontestasi pilgub Bali mendatang.

Berkaca pada hasil pemilu 2024 lalu, partai politik tidak lagi menjadi faktor penentu dalam meraih kemenangan. Kemenangan mutlak pasangan Prabowo – Gibran di Bali adalah bukti bahwa rakyat Bali kini lebih melihat figur tinimbang partai pengusung. Fenomena tersebut setidaknya dapat menjadi pertimbangan bagi PDIP dalam menentukan pasangan yang akan diusung dalam pilgub mendatang.

Memiliki popularitas tinggi dan diperkuat dengan dukungan akar rumput yang kuat adalah modal besar bagi Giri Prasta untuk mendampingi Kosrer dalam pilgub Bali. Dalam konteks ini, jelas Giri Prasta lebih unggul dibanding Cok Ace.

Melihat Pilgub Edisi Sebelumnya

Tren gubernur terpilih berasal dari Buleleng telah ditunjukkan sejak pilgub Bali 2008. Pada pilgub 2008 dan 2013, Made Mangku Pastika yang berasal dari Desa Patemon, Kabupaten Buleleng berhasil terpilih sebagai Gubernur Bali. Tren tersebut dilanjutkan pada pilgub 2018 dengan terpilihnya I Wayan Koster yang berasal dari Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng.

Tren yang dapat menjadi perhatian selanjutnya adalah representasi wakil gubernur. Pada pilgub 2008, Made Mangku Pastika menggandeng Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang berasal dari Puri Ksatria, Kota Denpasar. Kemudian di periode kedua, Made Mangku Pastika menggandeng I Ketut Sudikerta yang berasal dari Desa Pecatu, Kabupaten Badung. Terakhir, di pilgub 2018, I Wayan Koster menggandeng Cok Ace yang berasal dari Desa Ubud, Kabupaten Gianyar.

Berdasarkan uraian tersebut, keseimbangan antara representasi Bali bagian utara dan selatan menjadi faktor yang krusial dalam setiap kontestasi pilgub Bali. Giri Prasta yang berasal dari Desa Plaga, Kabupaten Badung tentu menjadi figur kuat yang dapat menjadi representasi Bali bagian selatan. Apalagi, jika melihat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Badung pada pemilu 2024 lalu, Kabupaten Badung adalah pemilik jumlah pemilih terbanyak ketiga setelah Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar dengan jumlah sebanyak 403.326 pemilih.

Kultur Politik Bali Terkini

Masyarakat Bali kini telah terbiasa menerima guyuran bantuan dari pemerintah. Bantuan berupa hibah, dana kreativitas, hingga pembangunan infrastruktur terus digelontorkan di setiap kesempatan. Realitas politik Bali hari ini, pemimpin yang mampu meringankan beban masyarakat dalam menjalankan adat, tradisi, dan budaya dianggap sebagai pemimpin yang serius dalam mengimplementasikan konsep Ajeg Bali. Tidak heran kini para pemimpin di Bali berlomba-lomba memanfaatkan anggaran daerah untuk “memelihara” konstituennya.

I Wayan Koster menjadi salah satu pemimpin di Bali yang memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur. Beberapa proyek mercusuarnya pun dikemas dengan narasi penguatan adat, tradisi, dan budaya Bali. Sebut saja penataan kawasan suci Pura Besakih di Karangasem dan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Proyek mercusuar lainnya tidak kalah populer, seperti penataan Pelabuhan Sanur, pembangunan Tower Turyupada, hingga pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Jembrana dengan Badung.

Kebijakan-kebijakan serupa juga dilakukan oleh Giri Prasta selama menjabat sebagai Bupati Badung. Bantuan kepada masyarakat untuk melaksanakan upacara agama, perbaikan balai banjar, hingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara konsisten. Tidak heran Giri Prasta dijuluki sebagai “Bupati Bares”.

Melihat realitas tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa figur Giri Prasta sangat potensial ditunjuk oleh DPP PDIP untuk mendampingi Koster dalam kontestasi pilgub Bali 2024 mendatang. Berkaca pada kekalahan di pilpres sebelumnya, PDIP harus benar-benar memikirkan figur yang tepat untuk mendampingi Koster dalam pilgub mendatang. Dan mengusung pasangan Koster–Giri adalah pilihan yang realistis apabila PDIP benar-benar ingin mengamankan kursi eksekutif di Pulau Dewata. [T]

aca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI

Wayan Koster, Giri Prasta, dan Tebar Pesona Elit PDIP Bali Demi Rebut Rekomendasi
Membaca Masa Depan Koster
Percakapan di Ruang Tengah : Tentang Pendidikan Hindu di Bali
Tags: Nyoman Giri PrastaPilkada BaliWayan Koster
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Warung Suparmiasih, Menikmati Kopi Sambil Menyaksikan Sunset di Laut Utara Bali

Next Post

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails
Next Post
Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co