21 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
in Pariwisata
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

Forum bertajuk The International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2026 | Foto: Istimewa

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata dari berbagai negara. Mereka datang dengan pengalaman, latar belakang profesional, dan sudut pandang yang berbeda untuk membicarakan satu persoalan bersama: bagaimana pariwisata berkembang di tengah perubahan teknologi, tuntutan keberlanjutan, dan kebutuhan manusia. Gagasan-gagasan yang mengemuka dalam forum bertajuk The International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2026 itu kini dihimpun dalam sebuah buku berjudul ITLS 2026 The Summit Report.

Bagi Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali, penerbitan buku tersebut bukan sekadar tindak lanjut dari penyelenggaraan forum internasional. Buku itu menjadi upaya untuk menjaga agar gagasan yang lahir dari pertemuan para pemimpin industri tidak berhenti sebagai percakapan selama summit, tetapi dapat dibaca, dipelajari, dan dikembangkan menjadi pijakan bagi praktik kepemimpinan pariwisata pada masa mendatang.

ITLS 2026 dipimpin oleh I Made Dwijantara, S.E., M.M., dengan mengusung tema “Cross-Border Tourism Leaders’ Perspectives: Balancing Sustainability, Technology, and Human Experience.” Sebanyak 22 pembicara utama dari beragam negara, disiplin ilmu, dan latar belakang profesional terlibat dalam forum tersebut. Para general manager hotel anggota IHGMA Bali serta pemangku kepentingan sektor perhotelan dan pariwisata turut hadir, menjadikan pertemuan ini sebagai ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas negara.

Pertemuan semacam ini menjadi semakin penting ketika industri pariwisata menghadapi tantangan yang tidak lagi dapat diselesaikan melalui pendekatan bisnis semata. Globalisasi membuka peluang kerja sama sekaligus memperketat persaingan. Perkembangan teknologi mengubah cara industri bekerja dan melayani wisatawan, sementara tuntutan keberlanjutan dan pariwisata regeneratif mendorong pelaku industri untuk meninjau kembali dampak kegiatan mereka terhadap lingkungan dan masyarakat.

Buku berjudul ITLS 2026 The Summit Report, hasil dari forum The International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2026 | Foto: Istimewa

Di tengah situasi tersebut, keberhasilan pariwisata tidak cukup diukur dari pertumbuhan usaha atau efisiensi operasional. Industri ini juga dituntut mampu menjaga kualitas pengalaman wisatawan, memperhatikan kesejahteraan pekerja, melibatkan masyarakat setempat, dan memulihkan lingkungan yang menopang kegiatan pariwisata itu sendiri. Berbagai persoalan itulah yang menjadi latar bagi pembahasan dalam ITLS 2026.

Penerbitan ITLS 2026 The Summit Report kemudian memberi bentuk yang lebih permanen pada pertukaran gagasan tersebut. Buku prosiding setebal 158 halaman ini sekaligus merekam perjalanan ITLS yang telah memasuki penyelenggaraan kelima. Dicetak dalam format hardcover dengan tampilan penuh warna dan kertas berkualitas, buku ini diterbitkan oleh Pustaka Larasan.

Ratu Agung Bagus Ngurah Putra, M.Tr.Par., CHE, CHA, yang menyusun buku tersebut sekaligus menjabat Ketua Umum IHGMA Bali periode 2026–2030, memandang dokumentasi ini sebagai bagian dari upaya membangun kepemimpinan perhotelan dan pariwisata yang berorientasi jangka panjang. Buku tersebut tidak hanya mencatat jalannya pertemuan, tetapi juga merangkum pemikiran yang dapat menjadi bahan rujukan bagi akademisi, praktisi, dan para pemimpin industri.

“Kami berharap setiap pemimpin di sektor perhotelan dan pariwisata mampu bersikap fleksibel dan dinamis dalam merespons perubahan ekosistem bisnis pariwisata global. Berbagai perubahan tersebut perlu diarahkan agar memberikan manfaat tidak hanya bagi korporasi dan pemilik usaha, tetapi juga bagi pelanggan, karyawan, masyarakat, dan para pemimpin itu sendiri,” ujar Ratu Agung Bagus Ngurah Putra.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi perlu berjalan seiring dengan komitmen terhadap keberlanjutan dan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan. Teknologi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing, tetapi penerapannya perlu mempertimbangkan dampak yang lebih luas. Kemajuan industri, dengan demikian, tidak hanya dinilai dari keuntungan yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan manusia dan lingkungan.

Untuk menjaga bobot akademik buku, IHGMA Bali melibatkan Prof. Dr. I Gede Mudana, M.Si., dosen Program Doktor Bisnis Pariwisata Politeknik Negeri Bali, sebagai editor. Buku ini disusun dalam bahasa Inggris agar gagasan yang dihimpun dapat menjangkau pembaca dari lingkup yang lebih luas, terutama kalangan akademisi, praktisi, dan pemimpin industri pariwisata internasional.

Materi dalam buku mengikuti lima panel utama yang menjadi kerangka pembahasan summit, yakni Human Experience, Technology Support, Responsible Investment, Medi-Wellness Tourism, dan Sustainability Practices. Kelima panel itu membuka ruang untuk melihat pariwisata dari berbagai sisi, mulai dari pengalaman manusia dan dukungan teknologi hingga investasi yang bertanggung jawab, wisata kesehatan dan kebugaran, serta penerapan praktik berkelanjutan.

Keberagaman perspektif tersebut menghasilkan 20 rekomendasi strategis. Rekomendasi-rekomendasi itu kemudian dapat dibaca melalui empat agenda besar yang saling berkaitan: menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan pariwisata, memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, memulihkan ekosistem, serta memperkuat kolaborasi dan ketahanan industri.

Agenda pertama menekankan pentingnya pengalaman manusia. Keaslian budaya, pengalaman wisata yang bermakna, kesejahteraan karyawan, dan keterlibatan aktif masyarakat lokal perlu menjadi bagian dari arah pengembangan destinasi. Dalam kerangka ini, masyarakat bukan sekadar pelengkap kegiatan pariwisata. Mereka merupakan bagian penting dari kehidupan destinasi sekaligus pihak yang seharusnya ikut merasakan manfaat dari pertumbuhan industri.

Agenda kedua berkaitan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi. Keduanya diharapkan mampu memperkuat kemampuan manusia, meningkatkan kecerdasan destinasi, dan membuat operasional industri lebih efisien. Namun, penggunaan teknologi juga perlu disertai perhatian terhadap privasi serta keandalan data. Teknologi ditempatkan sebagai pendukung kapasitas manusia, bukan sebagai tujuan yang berdiri sendiri.

Sementara itu, agenda ketiga mengarahkan perhatian pada pemulihan ekosistem dan hubungan pariwisata dengan sektor lain, termasuk pertanian melalui penguatan rantai pasok lokal. Pendekatan ini memperluas ukuran keberhasilan industri. Selain indikator ekonomi, kondisi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat juga perlu diperhitungkan untuk melihat apakah kegiatan pariwisata benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Forum bertajuk The International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2026 | Foto: Istimewa

Agenda keempat menyoroti kepercayaan, kepemimpinan adaptif, kesiapsiagaan menghadapi krisis, dan kemitraan lintas batas. Dalam industri yang rentan terhadap perubahan kondisi global, kemampuan untuk bekerja sama menjadi modal penting. Ketahanan pariwisata tidak dapat dibangun oleh satu perusahaan atau satu kelompok pemangku kepentingan saja, tetapi membutuhkan hubungan yang kuat di antara berbagai pihak.

Keempat agenda tersebut memperlihatkan benang merah pemikiran yang dibawa ITLS 2026: masa depan pariwisata bergantung pada kemampuan industri menyatukan kepentingan ekonomi, manusia, teknologi, dan lingkungan. Gagasan ini juga tercermin dalam pesan yang dicantumkan pada sampul belakang buku.

“Masa depan pariwisata tidak ditentukan oleh posisinya sebagai sektor unggulan, melainkan oleh kemampuannya untuk berperan sebagai sektor lintas bidang yang menyatukan berbagai sektor lain guna menciptakan kemakmuran bersama serta dampak yang berkelanjutan.”

Pesan tersebut menempatkan pariwisata sebagai sektor yang terhubung dengan banyak aspek kehidupan. Perkembangannya berkaitan dengan pertanian, kebudayaan, teknologi, kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pembangunan pariwisata membutuhkan cara pandang yang melampaui batas-batas sektoral, sekaligus kesediaan berbagai pihak untuk berbagi peran dan tanggung jawab.

Ratu Agung Bagus Ngurah Putra menegaskan pentingnya perubahan cara pandang tersebut. “Tentu, itulah sebabnya dalam bisnis pariwisata kita tidak pantas lagi berpikir dan bertindak secara ego sektoral, apalagi menganggap diri sebagai satu-satunya pihak yang paling benar dan harus dipatuhi oleh semua entitas lainnya,” tegasnya.

Melalui ITLS 2026 The Summit Report, IHGMA Bali berupaya membawa percakapan di ruang summit ke ruang pengetahuan yang lebih luas. Buku ini merekam pandangan para pemimpin industri sekaligus menyajikan rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan arah pembangunan pariwisata.

Tantangan berikutnya terletak pada penerapan gagasan-gagasan tersebut. Rekomendasi tentang keberlanjutan, teknologi, pengalaman manusia, dan kolaborasi baru akan memperoleh arti ketika diterjemahkan ke dalam kebijakan, strategi bisnis, dan praktik sehari-hari. Dari ruang pertemuan ke halaman buku, gagasan itu telah dihimpun; pekerjaan selanjutnya adalah memastikan bahwa ia turut membentuk cara industri pariwisata tumbuh dan memberi manfaat bagi lebih banyak pihak.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: IHGMA BaliIndonesian Hotel General Manager AssociationPariwisataperhotelan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

Next Post

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Premadewi Resort, Menemukan “Beauty of Ubud” dalam Kehangatan Alam dan Keramahtamahan Bali

by Nyoman Budarsana
August 12, 2026
0
Premadewi Resort, Menemukan “Beauty of Ubud” dalam Kehangatan Alam dan Keramahtamahan Bali

EMBUSAN angin menggoyangkan dedaunan. Dari balik pepohonan besar, embun pagi masih menyisakan kesejukan. Suara gemericik sungai terdengar di antara hijaunya...

Read moreDetails

International Housekeeper’s Conference, Exhibition & Bed Making Competition 2026 yang Digelar BPD IHKA Bali Diikuti 500 Peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam

by Nyoman Budarsana
June 8, 2026
0
International Housekeeper’s Conference, Exhibition & Bed Making Competition 2026 yang Digelar BPD IHKA Bali Diikuti 500 Peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam

Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau...

Read moreDetails

Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
0
Tradisi Mebat dalam Nuansa Modern yang Hidup di Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”,...

Read moreDetails

The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

by Nyoman Budarsana
May 23, 2026
0
The Sanur Lepas Tukik dengan Prosesi Budaya, Memperingati World Turtle Day Bali di Hari Tumpek Bubuh

Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026,...

Read moreDetails

Housekeepers Bali Kolaborasi Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

by Nyoman Budarsana
April 12, 2026
0
Housekeepers Bali Kolaborasi Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

PERANG yang tengah terjadi di Timur Tengah sempat menjadi perbincangan oleh peserta seminar yang diorganisir Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Bali...

Read moreDetails

BPD IHKA Bali Awali Agenda 2026 dengan Persembahyangan Bersama di Pura Mengening Gianyar

by Nyoman Budarsana
January 4, 2026
0
BPD IHKA Bali Awali Agenda 2026 dengan Persembahyangan Bersama di Pura Mengening Gianyar

BPD Indonesian Housekeeper's Association (IHKA) Bali secara resmi mengawali rangkaian agenda tahun 2026 dengan kegiatan melukat dan sembahyang bersama di...

Read moreDetails

BPD IHKA Bali Gelar International Housekeeper’s Conference & Exhibition

by Nyoman Budarsana
June 28, 2025
0
BPD IHKA Bali Gelar International Housekeeper’s Conference & Exhibition

Sudah menjadi tradisi, setiap kegiatan Badan Pimpinan Daerah Indonesian Housekeepers Association (BPD IHKA) Bali selalu diisi dengan pameran perlengkapan hotel...

Read moreDetails

Piagam Gumi Delod Ceking untuk Pariwisata Berkelanjutan   

by I Nyoman Tingkat
June 16, 2025
0
Piagam Gumi Delod Ceking untuk Pariwisata Berkelanjutan   

PERSOALAN Pariwisata di Gumi Delod Ceking adalah persoalan seputar SMA (Sampah, Macet, dan Air). Persoalan itu mencuat dalam Focus Group...

Read moreDetails

Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

by tatkala
May 13, 2025
0
Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

TAHUN 2025 ini Puri Gangga Resort genap berjalan selama 11 tahun. Perjalanan hingga 11 tahun ini tidaklah mudah di tengah...

Read moreDetails

Kebersamaan di Desa Wanagiri dalam Aksi Sosial Multisektor Paras.IDN dalam PASSION Vol.2 Bali

by Ni Komang Deviana
April 23, 2025
0
Kebersamaan di Desa Wanagiri dalam Aksi Sosial Multisektor Paras.IDN dalam PASSION Vol.2 Bali

Di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sebuah kisah indah tentang kebersamaan sekaligus aksi sosial volunteer tourism multisektor terukir pada...

Read moreDetails
Next Post
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

Saat "Proses" Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni
Esai

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU
Esai

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta
Ulas Rupa

Membaca Jejak, Merawat Ingatan: Jelajah Tiga Pulau dalam Foto dan Puisi di Museum Bahari Jakarta

DI Museum Bahari Jakarta, foto dan puisi mempertemukan kita dengan jejak sejarah Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor. Melalui Pameran Foto...

by Emi Suy
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co