14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Winar Ramelan | Nyepi Untuk Pulang ke Diri

Winar Ramelan by Winar Ramelan
March 23, 2024
in Puisi
Puisi-puisi Winar Ramelan | Nyepi Untuk Pulang ke Diri

Winar Ramelan

NYEPI UNTUK PULANG KE DIRI

Di mana suara suara semalam
Yang menggema di sepanjang jalan
Di mana derap langkah kaki
Yang kadang mengejar wajah dan laku raksasa
Yang melahirkan tawa riang
Serta ceracau kemabukan

Ternyata
Hari ini, mereka lindap ditelan sepi
Tenggelam di arus senyap
Terbakar oleh obor dan perapian
Pulang pada pintu kesadaran

Sesungguhnya mula dari sepi
Adalah suara suara yang menggema
Bukan hanya pada telinga
Ia pun berkebun di ladang hati
Tumbuh subur dengan rumput, gulma
Bahkan miang dan belukar

Di hari ini
Pulang, pulanglah
Pada rumah sepi
Pada huma sunyi
Yaitu diri yang papa dan piatu
Untuk kontemplasi

Beruntung, diri dibekali sekepal jantung
Dan panca indra dengan segala fungsinya
Serta lautan rasa
Agar bisa meredupkan kama

Denpasar 2024

TILEM SASIH KESANGA

Tiada seiris pun bulan yang mengambang di langit raya
Ia ditelan puncak gelap yang paling gelap
Bulan mati di tilem sasih kesanga
Menjelang tahun baru saka

Setelah segala kala diprelina
Dengan obor perapian
Wangi pedupaan
Dengan laba segehan sembilan warna
Yang mengitari buana, mengitari penjuru angin
Seperangkat sesaji
Pejati sejati, pras tulung sayut
Penyeneng, tipat dan canang

Puncak gelap menjadi terang di diri
Dengan taburan bintang di langit
Bagai gundukan bukit perawan
Dengan jutaan kunang kunang
Yang membawa keriangan pada hati
Pada indra penglihatan

Tilem sasih kesanga
Serasa purnama raya
Ketika diri berada pada waktunya
Di puncak hening

Denpasar 2024

PADA RUANGMU

Kumasuki rumahMu
Dengan tanpa kata
Hanya batinku yang berucap salam
Pintu pun terbuka lebar
Tanpa juru kunci
Apalagi anak kunci

Seperangkat hati
Menjadi oleh oleh, kan kuletakkan di mejamu
Meja yang berwarna biru
Berhias teratai dan angsa

Masih tanpa kata
Kutatap ruangmu yang maha
Terdengar rincik air
Cericit burung
Desir angin
Aroma bunga menguar

Tak ada asap perapian
Yang menjadi kabut
Dan memburamkan pandang mata
Tak ada sampah plastik
Yang menjadi serakan dan limbah

Hanya daun dan bunga
Layu dan gugur
Menjelma menjadi bakal buah
Atau menjadi rabuk

Kutatap ruangmu yang maha tinggi
Melampaui menara
Melampaui gunung gemunung
Biru dalam batas pandangku
Putih seputih kapas dalam heningku
Tak ada curam jurang
Mulus seperti dalam lukisan

Dalam ruangmu tiada sesiapa
Selain aku dan inginku
Dan menemuimu
Seperti panggilan
Tanpa alarm
Apalagi ajakan

Hanya diri yang menuntun
Hanya kesadaran yang membawa
Hanya kesabaran yang tertempuh
Selebihnya hanya diriMu
Yang selalu kurindu
Dan kutuju

Denpasar, januari 2024

MELASTI

Tak ada yang sia sia
Ketika seperangkat canang hanyut terbawa ombak
Ia akan membangunkan matahari
Agar merahnya menerangi jagat
Saat iringan pratima para dewa
Tiba di lautMu untuk mesuci
Gigil pagi pun sirna
Oleh suara bleganjur, suara ombak
Sebarisan umbul umbul
Tedung dan sesaji
Serta genta yang menggema
Iringi matahari merangkak ke mega
Suci upacara ini
Hantar pada perayaan nyepi
Menuju rumah diri
Yang sepi sunyi nan hening

Denpasar 2024

MELIK

Ia yang terlahir menjadi anak pilihan
Kecintaan para dewa
Disenangi manusia
Dikerubuti para raksasa
Dengan membawa anugerah
Yang kadang seperti kutukan

Saat tangis pertama pecah
Tersebab punarbawa
Upacara demi upacara pun digelar
Mebayuh oton
Mebayuh aran
Penglukatan melik
Sebagai penebusan
Untuk meredupkan mala
Agar rahayu sepanjang masa

Tak perlu rerajahan balian
Tak perlu bandul penyengker
Ada karma, ada hyang guru, ada hyang widhi
Menjadi penyengker yang sebenar benarnya
Agar terhindar dari bala, dari mala

Denpasar 2024

LELUHUR

Dipanggilnya ia pulang
Dalam sebentuk sanggah urip
Setelah umpal menjelma menjadi sayap
Menjadikan ia sebentuk burung kokokan
Putih bulu bulunya
Langsing tubuhnya
Terbang lintasi samudera raya
Untuk hinggap di puncak bingin
Dihantar dengan kereta puspa lingga
Dari pitara menjadi Dewa Pitara
Menuju sorgaloka

Sebelum akhirnya karma
Menjadikan moksa
Atau kembali ke samsara
Melanjutkan garis turun
Garis silsilah

Denpasar 2024

BACA puisi-puisi tatkala.co yang lain

Puisi-puisi Damay Ar-Rahman | Bukan untuk Rasa Sakit
Puisi-puisi Emi Suy | Kepada Capres
Puisi-Puisi Heza Hara | Menjelang Subuh
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Janda yang Ditinggal Mati Suaminya | Cerpen Depri Ajopan

Next Post

Dalam Kesenian, Sastra, dan Kebudayaan, Polemik Itu Perlu

Winar Ramelan

Winar Ramelan

Lahir di Malang 05 Juni, kini tinggal di Denpasar. Menulis kumpulan puisi tunggal dengan judul Narasi Sepasang Kaos Kaki. Puisinya dimuat di berbagai media lokal dan nasional

Related Posts

Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

by Kim Young Soo
May 3, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Di Candi Gedong Songo

DI CANDI GEDONG SONGO Di lereng bukittercurah sinar matahari siang di khatulistiwapada ubun-ubun anemiaterdapat stupa batu yang terlupakanmenghapuskan bayangannya dengan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

by Silvia Maharani Ikhsan
April 25, 2026
0
Puisi-puisi Silvia Maharani Ikhsan | Tak Perlu Menunggu Aku di Gatsemani

TAK PERLU MENUNGGU AKU DI GATSEMANI Aku datang dari Galilea dengan bau seluk Tasik Tiberias yang melekat di jubahkuDemi janji-janji...

Read moreDetails

Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

by Wayan Esa Bhaskara
April 18, 2026
0
Sajak-sajak Wayan Esa Bhaskara | Begitulah Aku Mencintaimu

Irama Nada Hujan aroma tanah selepas hujansisakan nafasnya yang gemetardingin pagikekecewaan yang bersandar yang tak pernah dicapai mataharitak berikan waktu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

by Gus Surya Bharata
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

MESEH LAWANG Nuju dinane anulampahe napak lawangannilar pekaranganngapti segere tan mari lali napak lawangane di arepanggane matureksasungkan tan pasangkanmeduuh aduh...

Read moreDetails

Puisi-puisi Senny Suzanna Alwasilah | Antara Jakarta dan Seoul

by Senny Suzanna Alwasilah
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Senny Suzanna Alwasilah | Antara Jakarta dan Seoul

ANTARA JAKARTA DAN SEOUL Aku tiba di negerimu yang terik di bulan Agustussaat Jakarta telah jauh kutinggalkan dalam larik-larik sajakSejenak...

Read moreDetails

Puisi-puisi Kim Young Soo | Melintasi Langit Kalimantan

by Kim Young Soo
April 12, 2026
0
Puisi-puisi Kim Young Soo | Melintasi Langit Kalimantan

MELINTASI LANGIT KALIMANTAN Pada puncak antara umur 20-an dan 30-an aku pernah lihatair anak sungai berwarna tanah liat merah mengalir...

Read moreDetails

Puisi-puisi Zahra Vatim | Perahu Kata

by Zahra Vatim
April 11, 2026
0
Puisi-puisi Zahra Vatim | Perahu Kata

PERAHU KATA Ingin kau tatap ombak dari tepi gunungterlintas segala pelayaran yang usai dan landaidaun kering terpantul cahayabatu pijak dipeluk...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Chusmeru | Lagu Terlewat

by Chusmeru
April 10, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Lagu Terlewat

Lagu Terlewat Tak mengapa bila senyum itu bukan untukkuKarena tawa usai berpestaTapi cinta adakah meranaBila setapak pernah bersamaSemai akan tetap...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Di Altar Sucimu, Tuhan

by IBW Widiasa Keniten
April 5, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Di Altar Sucimu, Tuhan

Beri Aku Tuhan beri aku bersimpuh, tuhandi kaki padma sucimu beri aku bersujud, tuhanjiwa raga terselimuti jelaga kehidupan beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Perang Teluk

by Made Bryan Mahararta
April 4, 2026
0
Puisi-puisi Made Bryan Mahararta | Perang Teluk

Perang Teluk Peristiwa penting dalam babak sejarah duniaGeopolitik modern yang tersirat krisis internasionalKonflik regional yang penuh ambisi dan amarahNegara kawasan...

Read moreDetails
Next Post
Dalam Kesenian, Sastra, dan Kebudayaan, Polemik Itu Perlu

Dalam Kesenian, Sastra, dan Kebudayaan, Polemik Itu Perlu

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co