22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menunggu Karisma Pariwisata dari KEN 2024

Chusmeru by Chusmeru
February 6, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meluncurkan 110 event berkualitas yang terangkum dalam Karisma Event Nusantara (KEN) pada tanggal 27 Januari 2024. Harapannya, KEN 2024 mampu meningkatkan perekonomian nasional.

Lebih jauh, KEN 2024 diharapkan mampu memberikan multiplier effect kepada masyarakat. Apalagi KEN 2024 menyajikan 110 event unggulan yang telah dikurasi dari 252 event usulan dari dinas pariwisata provinsi di seluruh Indonesia.

Karisma Event Nusantara terbagi dalam lima zona, yaitu budaya, seni, musik, karnaval, dan kuliner. Banyak target dan harapan yang ingin diraih dari KEN ini. Deretan event ini diproyeksikan dapat menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru.

Pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara diharapkan meningkat seiring dengan dimulainya berbagai event itu. Penyelenggaraan KEN 2023 lalu meraup Produk Domestik Bruto sebesar 198,6 miliar rupiah dengan pengunjung 7,36 juta orang, serta perputaran uang mencapai 12,38 triliun rupiah.

Bercermin dari KEN 2023, Sandiaga Uno mematok target peningkatan 20-25 persen. Pergerakan wisatawan diharapkan mencapai 1,2–1,5 miliar untuk wisatawan nusantara. Tentu saja ini akan menjadi angin segar bagi pariwisata Indonesia, jika semua target dan harapan tercapai.

Bukan hanya event, pemberdayaan UMKM dan kuliner daerah juga ditampilkan dalam KEN 2024. Dengan demikian ragam kuliner daerah akan semakin dikenal oleh wisatawan. Apalagi data Kemenparekraf menunjukkan  63 persen wisatawan berkunjung ke suatu daerah untuk berburu kuliner.

Karisma Event

Laku atau tidaknya KEN 2024 di pasar wisata sangat tergantung pada kekuatan event tersebut. Selanjutnya, kunjungan wisata terhadap lebih dari seratus event itu akan menambah karisma pariwisata Indonesia.

Oleh sebab itu perlu diperhatikan betul faktor-faktor yang mendukung KEN 2024. Banyak faktor yang patut dicermati. Lokasi penyelenggaraan event biasanya akan menjadi pertimbangan bagi wisatawan. Lokasi yang mudah aksesibilitasnya akan lebih disukai wisatawan.

Kualitas event menjadi pertaruhan dalam KEN 2024. Event musik misalnya, selayaknya mampu menyuguhkan musik  daerah dan nasional yang mengangkat citra dan menumbuhkan nasionalisme. Karena salah satu peran pariwisata adalah mengangkat citra positif Indonesia di mata dunia dan menggalang nasionalisme.

Jangan sampai event musik KEN didominasi oleh konser penyanyi atau grup musik dari mancanegara. Sementara para musisi Tanah Air menjadi penonton di rumah sendiri. Jika itu yang terjadi, maka karisma pariwisata Indonesia hanya cerita belaka.

Kualitas event kuliner juga dituntut dalam KEN 2024. Kuliner daerah yang menjadi salah satu gelaran event Nusantara diharapkan mampu menggali potensi dan menjunjung kearifan lokal. Apalagi kuliner adalah salah satu produk budaya daerah.

Namun demikian, event kuliner tidak boleh mengabaikan unsur tampilan, penyajian, rasa, dan higenitas. Semua unsur itu penting, mengingat kuliner daerah secara perlahan kalah bersaing dengan produk makanan mancanegara. Banyak fast food dan junk food mulai digemari generasi Z dan milenial.

Daya tarik KEN 2024 diharapkan dapat menjadi magnet wisata dari Aceh hingga Papua. Secara sosial daya tarik event akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara ke berbagai destinasi wisata di daerah. Sedangkan secara ekonomis akan menciptakan pemerataan pendapatan dari sektor pariwisata.

Inovasi diperlukan bagi zona event karnaval. Pengulangan karnaval dengan tematik yang sama akan membuat wisatawan enggan berkunjung. Karnaval adalah jenis street festival yang dalam konteks kultural sering bersifat elitis.

Karnaval acapkali mempertontonkan simbol-simbol kekuasaan di daerah. Konsep karnaval harus lebih populis dan egaliter. Sehingga pengunjung maupun rakyat dapat berinteraksi dan berpartisipasi menjadi bagian dari pelaku karnaval.

Tidak kalah penting, KEN 2024 haruslah budget friendly. Karakteristik wisatawan saat ini lebih berorientasi pada hemat biaya dalam berwisata. Untuk itu, jika ingin pergerakan wisatawan meningkat maka perlu distimulasi dengan tarif transportasi dan akomodasi yang murah.

Dukungan Lain

Kesiapan perangkat pemerintahan di daerah sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan gelaran event. Sayangnya, masih banyak aparat pemerintah yang kurang memiliki sense of tourism. Pengembangan pariwisata di daerah tidak didasarkan konsep yang jelas. Dikhawatirkan KEN 2024 kurang direspons secara positif oleh dinas pariwisata di daerah.

Promosi event di daerah juga seringkali kurang greget. Selain kurangnya sumber daya manusia, masalah dana promosi sering menjadi alasan. Anggaran promosi wisata yang bersumber dari APBD kadang terlalu kecil. Sementara belum semua daerah memiliki Badan Promosi Pariwisata Daerah.

Edukasi dan sosialisasi KEN 2024 sebagai media komunikasi lintas dan antarbudaya perlu dilakukan secara masif. Peran media massa dan lembaga pendidikan sangat penting. Masyarakat perlu pemahaman, bahwa event-event tersebut adalah upaya untuk mengenalkan dan melestarikan seni budaya Indonesia.

Karisma Event Nusantara 2024 diharapkan bukan sekadar upaya meraup pendapatan dan devisa. Lebih dari itu, dapat menjadikan bangsa ini berkarisma di mata dunia.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Movieland sebagai Destinasi Wisata: Mungkinkah?
Berkomunikasi Lewat Busana
Tren Wisata 2024: Catatan Akhir Tahun Pariwisata Indonesia
Klaim Desa Wisata Demi Kue Pariwisata
Tags: BudayakomunikasiPariwisataPariwisata Berkelanjutan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ngobral di Ngobrol Seni: Ketika Yudane, Tan Lioe Ie, Putrayasa dan Kun Adnyana Bicara Seni

Next Post

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Jegeg Bagus Jembrana Ajak Anak Muda Menjadi Master Public Speaking

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co