23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Fungsi Komunikasi dalam Tradisi

Chusmeru by Chusmeru
September 6, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

ANEKA TRADISI masih tumbuh subur di Indonesia. Beragam pula ritual dalam pelaksanaan tradisi itu. Namun sebenarnya setiap tradisi tak sekadar ritual. Ada fungsi dan pesan komunikasi yang ingin disampaikan dalam tradisi.

Meski demikian, banyak orang melihat tradisi hanya dari sisi ritualnya; tanpa mencoba memahami pesan komunikasinya. Atau banyak juga yang melihat tradisi dari aspek mitosnya, tanpa menyelami fungsi komunikasi yang menyertai tradisi.

Tradisi senantiasa ada sepanjang kehidupan manusia dan masyarakatnya. Nyaris tak ada satu negara pun yang tak memiliki tradisi. Ada tradisi yang berasal dari warisan leluhur, ada pula tradisi yang bersentuhan dengan wilayah agama.

 Tidak selamanya tradisi hidup pada masyarakat tradisional atau negara berkembang saja. Negara-negara yang dianggap maju dan modern pun memiliki beragam tradisi. Sebut saja Amerika Serikat. Peringatan hari Thanksgiving dan Halloween adalah tradisi yang hingga kini masih dilakukan masyarakat Amerika Serikat.

Begitu pula dengan Jerman yang masyarakatnya masih percaya dengan berbagai tradisi. Salah satunya adalah perayaan Octoberfest; tradisi yang berisi festival beer. Tradisi ini dilaksanakan di kota Munich, Jerman setiap bulan Oktober. Jutaan orang hadir dalam tradisi minum bir beramai-ramai ini.

Setiap tradisi muncul dengan bermacam alasan dan latar belakangnya. Banyak alasan pula mengapa sampai saat ini tradisi-tradisi itu masih dipertahankan. Salah satu alasan adalah, tradisi memiliki fungsi komunikasi yang mengandung nilai-nilai tertentu dalam kehidupan masyarakatnya.

Aneka Tradisi

Tradisi memang melekat dalam bioritme kehidupan manusia dan masyarakat. Tradisi biasanya juga kerap berkaitan dengan berbagai ritual adat, dongeng, cerita rakyat, mitos, tarian rakyat, maupun tembang daerah.

Masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki tradisi yang berhubungan dengan siklus kehidupan, mulai dari proses dalam kandungan, melahirkan, tumbuh remaja, pernikahan, hingga ritual yang berkaitan dengan kematian.

Mulai dari proses kehamilan, masyarakat (Jawa) memiliki tradisi ngupati, yaitu ritual ketika wanita mengandung usia empat bulan. Tradisi ini merupakan akulturasi antara adat Jawa dengan ritual agama Islam. Ketika anak yang dilahirkan  mulai belajar berjalan, dilanjutkan tradisi tedhak sinten atau turun tanah. Proses ritual hari kelahiran juga biasa dilakukan masyarakat Indonesia; yang di Bali disebut dengan otonan atau ulang tahun kelahiran berdasarkan kalender Bali.

Menginjak remaja, masyarakat (utamanya Muslim) melaksanakan khitanan sebagai pertanda seorang lelaki menginjak akil balig atau dewasa. Tradisi serupa di Bali berupa metatah atau upacara potong gigi, baik bagi anak laki-laki maupun perempuan. Begitu pula dengan pernikahan, masyarakat Indonesia memiliki beraneka tradisi yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.

Saat orang meninggal dunia, prosesi pemakaman dan setelahnya juga dilakukan tradisi yang berbeda di masing-masing daerah. Semua ritual dan tradisi yang berkaitan dengan siklus kehidupan itu pada hakikatnya bermakna komunikasi; baik komunikasi kepada Tuhan, leluhur, maupun sesama manusia.

Fungsi Pesan

 Setiap tradisi, ritual, dan bentuk komunikasi tradisional lain mempunyai fungsi pesan komunikasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat. William R.Bascom (dalam Nurudin,2014) menyebut empat fungsi pesan itu.

Pertama, sebagai sistem proyeksi angan-angan atau impian rakyat serta sebagai pemuas impian (wish fulfillment). Proyeksi itu biasanya muncul dalam bentuk stereotipe dongeng. Contoh dari dongeng itu adalah cerita rakyat Ande Ande Lumut dari Jawa Timur. Dongeng ini menggambarkan percintaan dan kesetiaan sosok seorang pangeran dari Kerajaan Jenggala dan putri dari Kerajaan Kediri.

Kedua, tradisi memiliki fungsi pesan komunikasi sebagai penguat adat, kekuasaan, maupun penghormatan kepada sesuatu yang transendental. Mitos tentang Nyi Roro Kidul pada masyarakat Pantai Selatan Jawa menggambarkan penguatan adat dan kekuasaan Raja Mataram, karena mampu berkomunikasi dengan “penguasa” Laut Selatan. Hal itu kemudian diikuti dengan tradisi Sedekah Laut sebagai bentuk ketaatan pada adat dan penguasa laut. Contoh lain, tarian Perang Pandan di Desa Tenganan, Bali dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap Dewa Indra.

Ketiga, sebagai sarana pendidikan. Tradisi ini mendidik orang tentang kejujuran dan kesabaran, kepatuhan, dan rasa hormat kepada orang tua. Cerita rakyat Malin Kundang dari Sumatera Barat mengandung nilai pendidikan bagi anak. Dikisahkan, bagaimana seorang anak berubah wujud menjadi batu karena durhaka kepada ibunya. Cerita rakyat itu begitu melegenda, hingga dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Keempat, tradisi berfungsi sebagai pemaksaan dan pengendalian sosial agar norma-norma masyarakat dipatuhi. Mitos tentang Wewe Gombel atau cerita sejenis di berbagai daerah adalah upaya pemaksaan dan pengendalian sosial, agar anak-anak berada di dalam rumah ketika malam tiba.

Tradisi gotong royong atau kerja bakti juga terdapat di berbagai daerah dengan istilah yang berbeda-beda. Gotong royong merupakan media komunikasi dan kohesitas sosial. Upaya pemaksaan terhadap tradisi ini juga beragam di berbagai daerah. Mereka yang tidak melaksanakan tradisi gotong royong bisa mendapat sanksi, mulai digunjingkan di masyarakat, dikucilkan, sampai denda materi.

Modernitas acapkali menjadi alasan bagi orang untuk menghindar dari tradisi. Namun ketika modernitas ternyata tak mampu menyelesaikan masalah, orang lantas bertindak sesuatu dengan mengatasnamakan tradisi. Maka benar kata filsuf Prancis Vauvenargues, orang lebih percaya kebiasaan dan tradisi leluhur daripada akal sehat mereka sendiri. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Komunikasi dan Eksistensi: Manusia-Manusia Berisik di Ruang Maya
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat
Komunikasi sebagai Kunci Interaksi Lintas Budaya | Catatan dari Inggris [2]
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi informasiTradisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Kecil Pelaksanaan Kemitraan antara Dosen dan Guru di  Sekolah

Next Post

Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co