23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menatap Batas Bersama Ayu Permatasari

Putu Aristadewi by Putu Aristadewi
September 7, 2022
in Persona
Menatap Batas Bersama Ayu Permatasari

Malam pertama, ketika Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 dibuka, saya begitu antusias untuk bertemu peserta yang ikut dalam acara ini. Salah satu orang yang saya tunggu-tunggu adalah Ayu Permatasari. Saya ingin bertemu dengannya secara langsung. Ah… rasanya seperti menunggu pacar. Ayu Permatasari adalah salah satu koreografer yang saya kagumi karya-karyanya. Ia ramah dan beberapa kali saya sempat bertanya tentang tari dengannya dan responnya sangat baik dan ia adalah orang yang terbuka dengan diskusi-diskusi.

Ayu Permatasari (baju merah) dalam sesi Sharing Method di Pura Gunung Kawi

Ayu Permatasari (baju merah) dalam sesi Sharing Method di Pura Gunung Kawi

Setelah acara pembukaan Temu Seni Tari Indonesia Bertutur 2022 yang diadakan Kemendikbud ini selesai, saya yang sedari awal hanya melirik-lirik Ayu, akhirnya memberanikan diri untuk menyapanya, membayangkan percakapan, dan akhirnya—setelah menarik napas panjang—saya ngobrol langsung dengan Ayu Permata dan ternyata begitu menyenangkan.

Selanjutnya, saat semua peserta istirahat malam hari, saya iseng untuk ngechat Ayu terkait ingin mewawancarainya. Meskipun saat itu hari sudah sangat malam dan kami baik dari peserta maupun panitia juga sudah sangat Lelah, tapi Ayu malah semangat menerima saya dan menyuruh saya dating ke kamarnya. Senangnya hati saya.

Sambil melipat mukena, ia membuka pembicaraan dengan kisah awal perjalanannya di dunia tari, yakni dengan menjadi penari tari Sigeh Penguten. Tari tersebut merupakan sebuah tari kreasi yang berasal dari Lampung, tanah kelahiran Ayu. Selama belajar tari itu, Ayu mengatakan jika ia sering sembunyi-sembunyi dari ayahnya untuk belajar tari.

Sesungguhnya, ayahnya tidak setuju jika Ayu belajar tari. Perlawan Ayu terhadap sikap ayahnya yang tidak mengijinkannya menari terjadi karena perasaan senangnya dengan tari itu sendiri, sehingga meskipun sudah dilarang, ia selalu menemukan jalan keluar untuk tetap berada pada jalur tari.

Gadis Lampung yang dulunya bercita-cita sebagai bidan ini pada akhirnya melabuhkan pilihan studinya ke Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Dari sanalah Ayu Permata memulai pengalaman ketubuhannya. Ia mencoba semua hal yang ia inginkan. Ia tumbuh bersama karya-karya yang ia maupun orang lain ciptakan. Namun, di balik itu semua, saya tertarik dengan kehidupannya yang seorang seniman perempuan dan terikat adat yang kuat.

Alisa Soelaeman (kiri), I Komang Adi Pranata (tengah), dan Ayu Permatasari (merentangkan tangan) dalam sesi presentasi pada program Kunjungan Budaya di Teges Kanginan, Ubud

Ayu Permatasari (baju putih, tengah) dalam sesi Napak Tilas di Pura Samuan Tiga

Ayu Permatasari (kiri) dan Priccilia Elizabeth Monica Rumbiak dalam (kanan) dalam persiapan presentasi pertunjukan tari di Mandala Wisata, Bedulu.

Ayu Permatasari (baju ungu) sebagai partisipan dalam pertunjukan karya De Krisna

Ayu Permatasari (kiri) dan Priccilia Elizabeth Monica Rumbiakdalam (kanan) dalam sesi presentasi pertunjukan tari di Mandala Wisata, Bedulu.

Ayu mengatakan bahwa adat yang ia dan keluarganya jalani adalah adat Lampung Pepadun. Dimana ia merasa gelisah dengan pandangan terhadap gender yang ada di Adat Lampung Pepadun. Di Jogja ia adalah seorang Wanita yang penuh dengan kebebasan, baik dalam berkarya dan mengekspresikan dirinya. Nah, Ketika balik ke kampung halaman dan hidup dengan aturan adat, agama, dan lingkungan yang ketat, ia merasa susah untuk menyesuaikannya.

Ia merasa tertuntut dengan aturan adat yang menyatakan bahwa setelah menikah, perempuan Adat Lampung Pepadun tidak boleh menari. Itu dirasa sangat berbanding terbalik dengan kenyataan bahwa ia adalah seorang penari. Dengan kondisi tersebut ia mempertanyakan ulang posisinya, serta mencari celah negosiasi yang memungkinkan dari kondisi itu.

Kondisi yang dialami oleh Ayu mengingatkan saya dengan percakapan saya dengan Febri Irawan mengenai “batas”. Maka dari itu, saya merasa setiap hal sebenarnya memiliki batas yang mesti dikenali, yang bisa kita gunakan untuk memahami diri dan situasi sosial. Pemahaman ini pula yang bisa digunakan sebagai cara usaha negosiasi dengan diri, serta cara untuk mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan.

Namun, bisa ditimbang pula bahwa batas-batas itu juga bisa jadi pembuka kemungkinan-kemungkinan baru dalam menjalani kehidupan. [T]

  • BACA artikel lain tentang Temu Seni Tari Indonesia Bertutur
  • Tags: Indonesia Bertuturseni tariTemu Seni Tari
    ShareTweetSendShareSend
    Previous Post

    Festival Seni Bali Jani 2022 Mengindonesia | Digelar 9-23 Oktober

    Next Post

    Pemkab Buleleng Raih BKN Award 2022

    Putu Aristadewi

    Putu Aristadewi

    Koreografer dan penari, Jelana Creative Movement

    Related Posts

    Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

    by Dede Putra Wiguna
    June 2, 2026
    0
    Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

    SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

    Read moreDetails

    Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

    by Dede Putra Wiguna
    May 30, 2026
    0
    Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

    TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

    Read moreDetails

    Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

    by I Gede Made Surya Darma
    May 22, 2026
    0
    Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

    Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

    Read moreDetails

    Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

    by Nyoman Budarsana
    May 20, 2026
    0
    Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

    CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

    Read moreDetails

    Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

    by Dede Putra Wiguna
    May 4, 2026
    0
    Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

    DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

    Read moreDetails

    Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

    by Dede Putra Wiguna
    April 27, 2026
    0
    Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

    DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

    Read moreDetails

    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

    by Made Adnyana Ole
    April 21, 2026
    0
    I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

    PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

    Read moreDetails

    I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    by Made Susanta Dwitanaya
    March 26, 2026
    0
    I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

    Read moreDetails

    Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

    by Dede Putra Wiguna
    March 13, 2026
    0
    Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

    DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

    Read moreDetails

    Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

    by Nyoman Budarsana
    February 28, 2026
    0
    Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

    RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

    Read moreDetails
    Next Post
    Pemkab Buleleng Raih BKN Award 2022

    Pemkab Buleleng Raih BKN Award 2022

    Please login to join discussion

    Ads

    POPULER

    • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

      22 shares
      Share 22 Tweet 0
    • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

      0 shares
      Share 0 Tweet 0
    • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

      0 shares
      Share 0 Tweet 0

    ARTIKEL TERKINI

    ’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
    Ulas Musik

    ’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

    “Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

    by Ega Surya Mahendra
    June 23, 2026
    Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
    Bahasa

    Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

    PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

    by I Made Sudiana
    June 23, 2026
    Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
    Esai

    Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

    TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

    by Angga Wijaya
    June 23, 2026
    Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
    Kritik Seni

    Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

    by Wayan Sudirana, PhD
    June 23, 2026
    Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
    Gaya

    Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

    BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

    by Nyoman Budarsana
    June 22, 2026
    Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
    Khas

    Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

    Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

    by Agung Sudarsa
    June 22, 2026
    Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
    Esai

    Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

    Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

    by Vito Prasetyo
    June 22, 2026
    Mengagumi Mobil Mini
    Khas

    Mengagumi Mobil Mini

    SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

    by Jaswanto
    June 22, 2026
    Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
    Gaya

    Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

    Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

    by Nyoman Budarsana
    June 22, 2026
    Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
    Panggung

    Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

    KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

    by Dede Putra Wiguna
    June 22, 2026
    Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
    Pameran

    Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

    SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

    by Nyoman Budarsana
    June 21, 2026
    Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
    Panggung

    Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

    KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

    by Nyoman Budarsana
    June 21, 2026

    TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

    • Penulis
    • Tentang & Redaksi
    • Kirim Naskah
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Desclaimer

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Feature
      • Khas
      • Tualang
      • Persona
      • Historia
      • Milenial
      • Kuliner
      • Pop
      • Gaya
      • Pameran
      • Panggung
    • Berita
      • Ekonomi
      • Pariwisata
      • Pemerintahan
      • Budaya
      • Hiburan
      • Politik
      • Hukum
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Pendidikan
      • Pertanian
      • Lingkungan
      • Liputan Khusus
    • Kritik & Opini
      • Esai
      • Opini
      • Ulas Buku
      • Ulas Film
      • Ulas Rupa
      • Ulas Pentas
      • Kritik Sastra
      • Kritik Seni
      • Bahasa
      • Ulas Musik
    • Fiksi
      • Cerpen
      • Puisi
      • Dongeng
    • English Column
      • Essay
      • Fiction
      • Poetry
      • Features
    • Penulis
    • Buku
      • Buku Mahima
      • Buku Tatkala

    Copyright © 2016-2025, tatkala.co