24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
April 18, 2022
in Esai
Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

Wayang Sinema berjudul “AUM” karya I Putu Gede Widana Putra | Dok. Robbie Brengos

Seolah-olah berjalan berdampingan, kesenian wayang sudah menunjukan eksistensinya dalam pergulatan modernisasi saat ini. Perkembangan wayang beberapa tahun terakhir tidak dapat dipungkiri keberadaannya, terlihat dari hadirnya wayang-wayang yang tergolong baru mulai dari medium/Bahan, cerita, konsep, hingga kemasan wayang tersebut. Kreativitas sang dalang sebagai eksekutor sebuah pertunjukan wayang berperan penting dalam perkembangannya sehingga dalang saat ini dituntut untuk terus berinovasi dalam penyajian sebuah karya wayang.

Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia Denpasar yang merupakan Lembaga pencetak kreator-kreator muda pedalangan secara rutin melahirkan karya-karya baru pewayangan dengan berbagai jenis konsep karya seni pewayangan. Hadirnya karya-karya tersebut semakin menyemarakan eksistensi dunia pedalangan masa kini ditengah gempuran modernisasi yang sangat kuat.

Teater Pakeliran : Konsep Populer Dalam Garap Karya Pewayangan

Tiga tahun terakhir, karya pewayangan dengan menggunakan konsep sinematik atau disebut dengan Wayang Sinema  selalu hadir dalam setiap pagelaran karya akhir yang diselenggarakan oleh Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia sehingga dapat dikatakan bahwa karya wayang yang meggunakan konsep Wayang Sinema  cukup populer sebagai sebuah tawaran dalam penciptaan karya wayang baru.

WAYANG SINEMA

Masih dalam pembahasan penulis tentang keberadaan wayang dengan konsep baru, kini penulis akan membahas keberadaan Wayang Sinema . Wayang Sinema  ialah sebuah karya seni pewayangan yang menggunakan pendekatan sinematik dalam proses penggarapannya. Sinematik atau sinematografi yang dimaksud merupakan sebuah ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggambungkan gambar tersebut sehingga menjadi sebuah rangkaian gambar yang mampu menyampaikan cerita yang dibawakan. Menurut Joseph V. Mascelli A.S.C dalam bukunya yang berjudul The Five C’s Of Cinematography menyebutkan bahwa terdapat aspek yang perlu diperhatikan dalam menata gambar sehingga pengambilan dalam teknik sinematografi yang akan dilakukan mempunyai nilai sinematik yang baik.

Maka konsep Wayang Sinema merupakan pengkomposisian wayang yang di atur sedemikian rupa sehingga menghasilam sebuah visual menyerupai karya sinema pada umumnya. Walapun sama-sama menggunakan proyektoe sebagai alat proyeksi pencahayaan dengan berbagai gambar sebagai background wayang, namun secara visual belum menerapkan teknik sinematik maka belum dapat disebut sebagai Wayang Sinema .

Eksplorasi Wayang Dalam Setiap Ruang

Dalam memetakan sebuah karya dengan konseo Wayang Sinema , penulis mencoba untuk membuat formulasi yang tepat dalam penggarapan karya Wayang Sinema . Adapun hal-hal yang harus terdapat dalam setiap konsep Wayang Sinema , antara lain :

  1. Composition (komposisi) yaitu tata letak dan posisi wayang diatur dalam layar sehingga menarik, menonjol dan memperjelas alur cerita. Bambang Semedhi (2001:44-46) menyebutkan bahwa komposisi dalam sinematografi dibagi menjadi tiga unsur yang harus diperhatikan, pertama intereting of third yaitu menempatkan pusat perhatian (ponit of interest), kedua golden mean area yaitu cara untuk membuat sebuah komposisi yang baik, khususnya untuk gambar close up, ketiga diagonal depth yaitu panduan untuk pengambilan gambar luas (long shot) yang mempertimbangkan unsur-unsur diagonal sebagai komponen gambar.
  2. camera angle (sudut pandang kamera) merupaan sudut pandang yang mewakili penonton.
  3. shot size ( ukuran gambar) dalam karya ini wayang akan diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan gambar yang sinematik dengan pola shot size yang terdiri dari extreem long shot, very long shot, long shot, medium long shot, medium shot, medium close up shot, close up, big close up, ekstreem close up, wide shot.

Foto: Wayang Sinema  berjudul “Arjuna Hero” karya HMJ Seni Pedalangan ISI Denpasar | Dok. HMJ Seni Pedalangan

Selain menitik beratkan pada komposisi sinematiknya, Wayang Sinema  juga memiliki kekhasan tersendiri seperti musik iringan yang lebih menonjolkan pensuasaan dalam setiap adegan yang disajikan layaknya sebuah film maka tak hayal setiap tokoh yang berdialog akan terdengar musik mendengung sebagai penegasan dalam adegan tersebut.

Naskah dialog dibuat sepadat dan semenarik mungkin. Untuk diindonesia termasuk di Bali penggunaan bahasa dalam naskah Wayang Sinema  selalu menggunakan bahasa indonesia Hal ini dikarenakan agar penonton dari berbagai kalangan dapat menikmati pertunjukan Wayang Sinema  ini.

Salah satu pertunjukan teater wayang yang mempunyai identitas tersendiri dalam setiap pertunjukannya, yaitu shadowlight production yang didirikan oleh seniman asal Amerika Serikat bernama Larry Reed pada tahun 1990. Larry merupakan seorang sutradara yang sangat mengagumi kesenian wayang kulit yang berawal dari mengunjungi pulau Bali pada tahun 1972.

Selama bertahun-tahun larry mendalami ilmu pedalangan dan kesenian wayang salah satunya Wayang Bali sehingga dirinya mampu memainkan pertunjukan wayang kulit tradisi Bali dengan sangat baik. kekaguman larry reed dengan pertunjukan wayang kulit tradisi membuatnya tidak saja menikmati kesenian tradisional, larry mengembangkan dan menciptakan wayang kontemporer.

Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

Dalam akun Web resmi Shadowligth Production menjelaskan bahwa wayang kontemporer yang diciptakan larry merupakan Wayang Sinematik (Cinematic Shadow Theater) atau yang dikenal dengan istilah wayang listrik yang berbeda dengan wayang tradisi dan lebih mendekati bahkan menggunakan konsep teaetr pakeliran tersebut.

Dalam pertunjukannya, Wayang Sinematik karya Larry Reed ini mengintegrasi Teknik wayang dengan teater, tari, komposisi music, dan manajemen sumber cahaya komplek yang memberikan efek montase hidup. Penulis melihat pertunjukan dari shadowligth production sudah sangat mewakili keberadaan konsep teater Wayang Sinema.

Tags: ISI DenpasarTeaterwayangwayang sinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konser Live for Musik di RTH Bung Karno: Menghubungkan Musik, Ruang dan Usaha

Next Post

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails
Next Post
Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co