13 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
April 18, 2022
in Esai
Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

Wayang Sinema berjudul “AUM” karya I Putu Gede Widana Putra | Dok. Robbie Brengos

Seolah-olah berjalan berdampingan, kesenian wayang sudah menunjukan eksistensinya dalam pergulatan modernisasi saat ini. Perkembangan wayang beberapa tahun terakhir tidak dapat dipungkiri keberadaannya, terlihat dari hadirnya wayang-wayang yang tergolong baru mulai dari medium/Bahan, cerita, konsep, hingga kemasan wayang tersebut. Kreativitas sang dalang sebagai eksekutor sebuah pertunjukan wayang berperan penting dalam perkembangannya sehingga dalang saat ini dituntut untuk terus berinovasi dalam penyajian sebuah karya wayang.

Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia Denpasar yang merupakan Lembaga pencetak kreator-kreator muda pedalangan secara rutin melahirkan karya-karya baru pewayangan dengan berbagai jenis konsep karya seni pewayangan. Hadirnya karya-karya tersebut semakin menyemarakan eksistensi dunia pedalangan masa kini ditengah gempuran modernisasi yang sangat kuat.

Teater Pakeliran : Konsep Populer Dalam Garap Karya Pewayangan

Tiga tahun terakhir, karya pewayangan dengan menggunakan konsep sinematik atau disebut dengan Wayang Sinema  selalu hadir dalam setiap pagelaran karya akhir yang diselenggarakan oleh Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia sehingga dapat dikatakan bahwa karya wayang yang meggunakan konsep Wayang Sinema  cukup populer sebagai sebuah tawaran dalam penciptaan karya wayang baru.

WAYANG SINEMA

Masih dalam pembahasan penulis tentang keberadaan wayang dengan konsep baru, kini penulis akan membahas keberadaan Wayang Sinema . Wayang Sinema  ialah sebuah karya seni pewayangan yang menggunakan pendekatan sinematik dalam proses penggarapannya. Sinematik atau sinematografi yang dimaksud merupakan sebuah ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggambungkan gambar tersebut sehingga menjadi sebuah rangkaian gambar yang mampu menyampaikan cerita yang dibawakan. Menurut Joseph V. Mascelli A.S.C dalam bukunya yang berjudul The Five C’s Of Cinematography menyebutkan bahwa terdapat aspek yang perlu diperhatikan dalam menata gambar sehingga pengambilan dalam teknik sinematografi yang akan dilakukan mempunyai nilai sinematik yang baik.

Maka konsep Wayang Sinema merupakan pengkomposisian wayang yang di atur sedemikian rupa sehingga menghasilam sebuah visual menyerupai karya sinema pada umumnya. Walapun sama-sama menggunakan proyektoe sebagai alat proyeksi pencahayaan dengan berbagai gambar sebagai background wayang, namun secara visual belum menerapkan teknik sinematik maka belum dapat disebut sebagai Wayang Sinema .

Eksplorasi Wayang Dalam Setiap Ruang

Dalam memetakan sebuah karya dengan konseo Wayang Sinema , penulis mencoba untuk membuat formulasi yang tepat dalam penggarapan karya Wayang Sinema . Adapun hal-hal yang harus terdapat dalam setiap konsep Wayang Sinema , antara lain :

  1. Composition (komposisi) yaitu tata letak dan posisi wayang diatur dalam layar sehingga menarik, menonjol dan memperjelas alur cerita. Bambang Semedhi (2001:44-46) menyebutkan bahwa komposisi dalam sinematografi dibagi menjadi tiga unsur yang harus diperhatikan, pertama intereting of third yaitu menempatkan pusat perhatian (ponit of interest), kedua golden mean area yaitu cara untuk membuat sebuah komposisi yang baik, khususnya untuk gambar close up, ketiga diagonal depth yaitu panduan untuk pengambilan gambar luas (long shot) yang mempertimbangkan unsur-unsur diagonal sebagai komponen gambar.
  2. camera angle (sudut pandang kamera) merupaan sudut pandang yang mewakili penonton.
  3. shot size ( ukuran gambar) dalam karya ini wayang akan diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan gambar yang sinematik dengan pola shot size yang terdiri dari extreem long shot, very long shot, long shot, medium long shot, medium shot, medium close up shot, close up, big close up, ekstreem close up, wide shot.

Foto: Wayang Sinema  berjudul “Arjuna Hero” karya HMJ Seni Pedalangan ISI Denpasar | Dok. HMJ Seni Pedalangan

Selain menitik beratkan pada komposisi sinematiknya, Wayang Sinema  juga memiliki kekhasan tersendiri seperti musik iringan yang lebih menonjolkan pensuasaan dalam setiap adegan yang disajikan layaknya sebuah film maka tak hayal setiap tokoh yang berdialog akan terdengar musik mendengung sebagai penegasan dalam adegan tersebut.

Naskah dialog dibuat sepadat dan semenarik mungkin. Untuk diindonesia termasuk di Bali penggunaan bahasa dalam naskah Wayang Sinema  selalu menggunakan bahasa indonesia Hal ini dikarenakan agar penonton dari berbagai kalangan dapat menikmati pertunjukan Wayang Sinema  ini.

Salah satu pertunjukan teater wayang yang mempunyai identitas tersendiri dalam setiap pertunjukannya, yaitu shadowlight production yang didirikan oleh seniman asal Amerika Serikat bernama Larry Reed pada tahun 1990. Larry merupakan seorang sutradara yang sangat mengagumi kesenian wayang kulit yang berawal dari mengunjungi pulau Bali pada tahun 1972.

Selama bertahun-tahun larry mendalami ilmu pedalangan dan kesenian wayang salah satunya Wayang Bali sehingga dirinya mampu memainkan pertunjukan wayang kulit tradisi Bali dengan sangat baik. kekaguman larry reed dengan pertunjukan wayang kulit tradisi membuatnya tidak saja menikmati kesenian tradisional, larry mengembangkan dan menciptakan wayang kontemporer.

Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

Dalam akun Web resmi Shadowligth Production menjelaskan bahwa wayang kontemporer yang diciptakan larry merupakan Wayang Sinematik (Cinematic Shadow Theater) atau yang dikenal dengan istilah wayang listrik yang berbeda dengan wayang tradisi dan lebih mendekati bahkan menggunakan konsep teaetr pakeliran tersebut.

Dalam pertunjukannya, Wayang Sinematik karya Larry Reed ini mengintegrasi Teknik wayang dengan teater, tari, komposisi music, dan manajemen sumber cahaya komplek yang memberikan efek montase hidup. Penulis melihat pertunjukan dari shadowligth production sudah sangat mewakili keberadaan konsep teater Wayang Sinema.

Tags: ISI DenpasarTeaterwayangwayang sinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konser Live for Musik di RTH Bung Karno: Menghubungkan Musik, Ruang dan Usaha

Next Post

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

by Sugi Lanus
September 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

Read moreDetails

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails
Next Post
Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co