13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
April 18, 2022
in Esai
Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

Wayang Sinema berjudul “AUM” karya I Putu Gede Widana Putra | Dok. Robbie Brengos

Seolah-olah berjalan berdampingan, kesenian wayang sudah menunjukan eksistensinya dalam pergulatan modernisasi saat ini. Perkembangan wayang beberapa tahun terakhir tidak dapat dipungkiri keberadaannya, terlihat dari hadirnya wayang-wayang yang tergolong baru mulai dari medium/Bahan, cerita, konsep, hingga kemasan wayang tersebut. Kreativitas sang dalang sebagai eksekutor sebuah pertunjukan wayang berperan penting dalam perkembangannya sehingga dalang saat ini dituntut untuk terus berinovasi dalam penyajian sebuah karya wayang.

Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia Denpasar yang merupakan Lembaga pencetak kreator-kreator muda pedalangan secara rutin melahirkan karya-karya baru pewayangan dengan berbagai jenis konsep karya seni pewayangan. Hadirnya karya-karya tersebut semakin menyemarakan eksistensi dunia pedalangan masa kini ditengah gempuran modernisasi yang sangat kuat.

Teater Pakeliran : Konsep Populer Dalam Garap Karya Pewayangan

Tiga tahun terakhir, karya pewayangan dengan menggunakan konsep sinematik atau disebut dengan Wayang Sinema  selalu hadir dalam setiap pagelaran karya akhir yang diselenggarakan oleh Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia sehingga dapat dikatakan bahwa karya wayang yang meggunakan konsep Wayang Sinema  cukup populer sebagai sebuah tawaran dalam penciptaan karya wayang baru.

WAYANG SINEMA

Masih dalam pembahasan penulis tentang keberadaan wayang dengan konsep baru, kini penulis akan membahas keberadaan Wayang Sinema . Wayang Sinema  ialah sebuah karya seni pewayangan yang menggunakan pendekatan sinematik dalam proses penggarapannya. Sinematik atau sinematografi yang dimaksud merupakan sebuah ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggambungkan gambar tersebut sehingga menjadi sebuah rangkaian gambar yang mampu menyampaikan cerita yang dibawakan. Menurut Joseph V. Mascelli A.S.C dalam bukunya yang berjudul The Five C’s Of Cinematography menyebutkan bahwa terdapat aspek yang perlu diperhatikan dalam menata gambar sehingga pengambilan dalam teknik sinematografi yang akan dilakukan mempunyai nilai sinematik yang baik.

Maka konsep Wayang Sinema merupakan pengkomposisian wayang yang di atur sedemikian rupa sehingga menghasilam sebuah visual menyerupai karya sinema pada umumnya. Walapun sama-sama menggunakan proyektoe sebagai alat proyeksi pencahayaan dengan berbagai gambar sebagai background wayang, namun secara visual belum menerapkan teknik sinematik maka belum dapat disebut sebagai Wayang Sinema .

Eksplorasi Wayang Dalam Setiap Ruang

Dalam memetakan sebuah karya dengan konseo Wayang Sinema , penulis mencoba untuk membuat formulasi yang tepat dalam penggarapan karya Wayang Sinema . Adapun hal-hal yang harus terdapat dalam setiap konsep Wayang Sinema , antara lain :

  1. Composition (komposisi) yaitu tata letak dan posisi wayang diatur dalam layar sehingga menarik, menonjol dan memperjelas alur cerita. Bambang Semedhi (2001:44-46) menyebutkan bahwa komposisi dalam sinematografi dibagi menjadi tiga unsur yang harus diperhatikan, pertama intereting of third yaitu menempatkan pusat perhatian (ponit of interest), kedua golden mean area yaitu cara untuk membuat sebuah komposisi yang baik, khususnya untuk gambar close up, ketiga diagonal depth yaitu panduan untuk pengambilan gambar luas (long shot) yang mempertimbangkan unsur-unsur diagonal sebagai komponen gambar.
  2. camera angle (sudut pandang kamera) merupaan sudut pandang yang mewakili penonton.
  3. shot size ( ukuran gambar) dalam karya ini wayang akan diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan gambar yang sinematik dengan pola shot size yang terdiri dari extreem long shot, very long shot, long shot, medium long shot, medium shot, medium close up shot, close up, big close up, ekstreem close up, wide shot.

Foto: Wayang Sinema  berjudul “Arjuna Hero” karya HMJ Seni Pedalangan ISI Denpasar | Dok. HMJ Seni Pedalangan

Selain menitik beratkan pada komposisi sinematiknya, Wayang Sinema  juga memiliki kekhasan tersendiri seperti musik iringan yang lebih menonjolkan pensuasaan dalam setiap adegan yang disajikan layaknya sebuah film maka tak hayal setiap tokoh yang berdialog akan terdengar musik mendengung sebagai penegasan dalam adegan tersebut.

Naskah dialog dibuat sepadat dan semenarik mungkin. Untuk diindonesia termasuk di Bali penggunaan bahasa dalam naskah Wayang Sinema  selalu menggunakan bahasa indonesia Hal ini dikarenakan agar penonton dari berbagai kalangan dapat menikmati pertunjukan Wayang Sinema  ini.

Salah satu pertunjukan teater wayang yang mempunyai identitas tersendiri dalam setiap pertunjukannya, yaitu shadowlight production yang didirikan oleh seniman asal Amerika Serikat bernama Larry Reed pada tahun 1990. Larry merupakan seorang sutradara yang sangat mengagumi kesenian wayang kulit yang berawal dari mengunjungi pulau Bali pada tahun 1972.

Selama bertahun-tahun larry mendalami ilmu pedalangan dan kesenian wayang salah satunya Wayang Bali sehingga dirinya mampu memainkan pertunjukan wayang kulit tradisi Bali dengan sangat baik. kekaguman larry reed dengan pertunjukan wayang kulit tradisi membuatnya tidak saja menikmati kesenian tradisional, larry mengembangkan dan menciptakan wayang kontemporer.

Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

Dalam akun Web resmi Shadowligth Production menjelaskan bahwa wayang kontemporer yang diciptakan larry merupakan Wayang Sinematik (Cinematic Shadow Theater) atau yang dikenal dengan istilah wayang listrik yang berbeda dengan wayang tradisi dan lebih mendekati bahkan menggunakan konsep teaetr pakeliran tersebut.

Dalam pertunjukannya, Wayang Sinematik karya Larry Reed ini mengintegrasi Teknik wayang dengan teater, tari, komposisi music, dan manajemen sumber cahaya komplek yang memberikan efek montase hidup. Penulis melihat pertunjukan dari shadowligth production sudah sangat mewakili keberadaan konsep teater Wayang Sinema.

Tags: ISI DenpasarTeaterwayangwayang sinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konser Live for Musik di RTH Bung Karno: Menghubungkan Musik, Ruang dan Usaha

Next Post

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co