1 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
April 18, 2022
in Esai
Wayang Sinema, Tawaran Menarik Dalam Dunia Pewayangan Kini

Wayang Sinema berjudul “AUM” karya I Putu Gede Widana Putra | Dok. Robbie Brengos

Seolah-olah berjalan berdampingan, kesenian wayang sudah menunjukan eksistensinya dalam pergulatan modernisasi saat ini. Perkembangan wayang beberapa tahun terakhir tidak dapat dipungkiri keberadaannya, terlihat dari hadirnya wayang-wayang yang tergolong baru mulai dari medium/Bahan, cerita, konsep, hingga kemasan wayang tersebut. Kreativitas sang dalang sebagai eksekutor sebuah pertunjukan wayang berperan penting dalam perkembangannya sehingga dalang saat ini dituntut untuk terus berinovasi dalam penyajian sebuah karya wayang.

Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia Denpasar yang merupakan Lembaga pencetak kreator-kreator muda pedalangan secara rutin melahirkan karya-karya baru pewayangan dengan berbagai jenis konsep karya seni pewayangan. Hadirnya karya-karya tersebut semakin menyemarakan eksistensi dunia pedalangan masa kini ditengah gempuran modernisasi yang sangat kuat.

Teater Pakeliran : Konsep Populer Dalam Garap Karya Pewayangan

Tiga tahun terakhir, karya pewayangan dengan menggunakan konsep sinematik atau disebut dengan Wayang Sinema  selalu hadir dalam setiap pagelaran karya akhir yang diselenggarakan oleh Program Studi Seni Pedalangan, Institut Seni Indonesia sehingga dapat dikatakan bahwa karya wayang yang meggunakan konsep Wayang Sinema  cukup populer sebagai sebuah tawaran dalam penciptaan karya wayang baru.

WAYANG SINEMA

Masih dalam pembahasan penulis tentang keberadaan wayang dengan konsep baru, kini penulis akan membahas keberadaan Wayang Sinema . Wayang Sinema  ialah sebuah karya seni pewayangan yang menggunakan pendekatan sinematik dalam proses penggarapannya. Sinematik atau sinematografi yang dimaksud merupakan sebuah ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggambungkan gambar tersebut sehingga menjadi sebuah rangkaian gambar yang mampu menyampaikan cerita yang dibawakan. Menurut Joseph V. Mascelli A.S.C dalam bukunya yang berjudul The Five C’s Of Cinematography menyebutkan bahwa terdapat aspek yang perlu diperhatikan dalam menata gambar sehingga pengambilan dalam teknik sinematografi yang akan dilakukan mempunyai nilai sinematik yang baik.

Maka konsep Wayang Sinema merupakan pengkomposisian wayang yang di atur sedemikian rupa sehingga menghasilam sebuah visual menyerupai karya sinema pada umumnya. Walapun sama-sama menggunakan proyektoe sebagai alat proyeksi pencahayaan dengan berbagai gambar sebagai background wayang, namun secara visual belum menerapkan teknik sinematik maka belum dapat disebut sebagai Wayang Sinema .

Eksplorasi Wayang Dalam Setiap Ruang

Dalam memetakan sebuah karya dengan konseo Wayang Sinema , penulis mencoba untuk membuat formulasi yang tepat dalam penggarapan karya Wayang Sinema . Adapun hal-hal yang harus terdapat dalam setiap konsep Wayang Sinema , antara lain :

  1. Composition (komposisi) yaitu tata letak dan posisi wayang diatur dalam layar sehingga menarik, menonjol dan memperjelas alur cerita. Bambang Semedhi (2001:44-46) menyebutkan bahwa komposisi dalam sinematografi dibagi menjadi tiga unsur yang harus diperhatikan, pertama intereting of third yaitu menempatkan pusat perhatian (ponit of interest), kedua golden mean area yaitu cara untuk membuat sebuah komposisi yang baik, khususnya untuk gambar close up, ketiga diagonal depth yaitu panduan untuk pengambilan gambar luas (long shot) yang mempertimbangkan unsur-unsur diagonal sebagai komponen gambar.
  2. camera angle (sudut pandang kamera) merupaan sudut pandang yang mewakili penonton.
  3. shot size ( ukuran gambar) dalam karya ini wayang akan diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan gambar yang sinematik dengan pola shot size yang terdiri dari extreem long shot, very long shot, long shot, medium long shot, medium shot, medium close up shot, close up, big close up, ekstreem close up, wide shot.

Foto: Wayang Sinema  berjudul “Arjuna Hero” karya HMJ Seni Pedalangan ISI Denpasar | Dok. HMJ Seni Pedalangan

Selain menitik beratkan pada komposisi sinematiknya, Wayang Sinema  juga memiliki kekhasan tersendiri seperti musik iringan yang lebih menonjolkan pensuasaan dalam setiap adegan yang disajikan layaknya sebuah film maka tak hayal setiap tokoh yang berdialog akan terdengar musik mendengung sebagai penegasan dalam adegan tersebut.

Naskah dialog dibuat sepadat dan semenarik mungkin. Untuk diindonesia termasuk di Bali penggunaan bahasa dalam naskah Wayang Sinema  selalu menggunakan bahasa indonesia Hal ini dikarenakan agar penonton dari berbagai kalangan dapat menikmati pertunjukan Wayang Sinema  ini.

Salah satu pertunjukan teater wayang yang mempunyai identitas tersendiri dalam setiap pertunjukannya, yaitu shadowlight production yang didirikan oleh seniman asal Amerika Serikat bernama Larry Reed pada tahun 1990. Larry merupakan seorang sutradara yang sangat mengagumi kesenian wayang kulit yang berawal dari mengunjungi pulau Bali pada tahun 1972.

Selama bertahun-tahun larry mendalami ilmu pedalangan dan kesenian wayang salah satunya Wayang Bali sehingga dirinya mampu memainkan pertunjukan wayang kulit tradisi Bali dengan sangat baik. kekaguman larry reed dengan pertunjukan wayang kulit tradisi membuatnya tidak saja menikmati kesenian tradisional, larry mengembangkan dan menciptakan wayang kontemporer.

Dalang-Dalang Cilik dalam Euforia Hari Wayang Nasional 2021 di Bali

Dalam akun Web resmi Shadowligth Production menjelaskan bahwa wayang kontemporer yang diciptakan larry merupakan Wayang Sinematik (Cinematic Shadow Theater) atau yang dikenal dengan istilah wayang listrik yang berbeda dengan wayang tradisi dan lebih mendekati bahkan menggunakan konsep teaetr pakeliran tersebut.

Dalam pertunjukannya, Wayang Sinematik karya Larry Reed ini mengintegrasi Teknik wayang dengan teater, tari, komposisi music, dan manajemen sumber cahaya komplek yang memberikan efek montase hidup. Penulis melihat pertunjukan dari shadowligth production sudah sangat mewakili keberadaan konsep teater Wayang Sinema.

Tags: ISI DenpasarTeaterwayangwayang sinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konser Live for Musik di RTH Bung Karno: Menghubungkan Musik, Ruang dan Usaha

Next Post

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
0
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

Read moreDetails

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

by Sugi Lanus
April 30, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

Read moreDetails

Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

by T.H. Hari Sucahyo
April 29, 2026
0
Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

DI tengah dunia yang begitu bising oleh standar dan penilaian, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik ditentukan oleh...

Read moreDetails

Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

by Agung Sudarsa
April 28, 2026
0
Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

Dari Dapur Menuju Kesadaran Ungkapan Annam Brahman dari Taittiriya Upanishad sering terdengar sederhana, bahkan terasa “terlalu duniawi” untuk ukuran nilai-nilai...

Read moreDetails

Buku Terbit, Lalu Terlalu Banyak Selebrasi

by Angga Wijaya
April 28, 2026
0
Buku Terbit, Lalu Terlalu Banyak Selebrasi

BUKU terus lahir, hampir setiap waktu. Dari penulis lama, penulis baru; dari yang sudah punya nama, sampai yang masih mencari...

Read moreDetails

Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

by Asep Kurnia
April 27, 2026
0
Sensasi dan Kejutan Seba Baduy 2026 sebagai Diplomasi Budaya

TAK dapat dipungkiri lagi bahwa Seba Baduy bukan lagi dimaknai hanya sebagai acara ritual sakral semata, tapi sudah melebihi dari...

Read moreDetails

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

by I Nyoman Tingkat
April 27, 2026
0
Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

DUNIA mengakui1 April adalah tanggal olok-olok. Orang boleh berbohong pada 1 April yang disebut dengan April Mop. Tidak demikian dengan...

Read moreDetails

Masalahnya Bukan Hanya Anggaran

by Isran Kamal
April 27, 2026
0
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

SETIAP kali angka besar muncul di ruang publik, reaksi yang mengikuti hampir selalu serupa, yakni cepat, emosional, dan penuh kecurigaan....

Read moreDetails

Ketika Orang Bali Terpapar Jadi Pasukan Payuk Jakan & Cicing Borosan

by Sugi Lanus
April 27, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 27 April 2027 Lihatlah berbagai kejadian orang Bali cekcok, adu mulut terbuka, saling berhadapan-hadapan, berkelahi...

Read moreDetails

Teatrikal Politik Lingkungan di Bali

by Teddy Chrisprimanata Putra
April 26, 2026
0
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta

BALI sedang tidak baik-baik saja. Setidaknya pernyataan tersebut valid dalam perspektif lingkungan. Telah menjadi diskursus publik bahwa Bali saat ini...

Read moreDetails
Next Post
Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Rita Ishara dan Seni Draping | Merawat Nilai dan Memicu Geliat Kain Tradisional Bali

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran
Kesehatan

‘Vision for All’ Hadirkan Penglihatan Lebih Jelas, 1000 Kacamata Resep bagi Warga Jimbaran

SUASANA pagi pada Kamis, 30 April 2026, di Wantilan Kuari, Jimbaran, terasa berbeda. Bukan sekadar hiruk-pikuk aktivitas yang terdengar sejak...

by Nyoman Budarsana
April 30, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat
Esai

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  
Panggung

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

by Sugi Lanus
April 30, 2026
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik
Tualang

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

by Chusmeru
April 30, 2026
Resistensi Penutur: antara “Mempunyai” dan “Memunyai” dalam Bahasa Indonesia
Bahasa

Resistensi Penutur: antara “Mempunyai” dan “Memunyai” dalam Bahasa Indonesia

BARU-BARU ini, dalam perhelatan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Sandibasa) IV, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, saya mempresentasikan sebuah makalah...

by I Made Sudiana
April 29, 2026
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025
Budaya

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles
Esai

Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

DI tengah dunia yang begitu bising oleh standar dan penilaian, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik ditentukan oleh...

by T.H. Hari Sucahyo
April 29, 2026
“Sing Nyidang Ngomong”, Saat Mr. Rayen Bicara tentang Luka Rumah Tangga dari Sudut Pandang Anak
Pop

“Sing Nyidang Ngomong”, Saat Mr. Rayen Bicara tentang Luka Rumah Tangga dari Sudut Pandang Anak

PADA banyak lagu tentang perselingkuhan, yang kita dengar biasanya hanya dua suara, mereka yang terlibat, mereka yang saling menyakiti. Jarang...

by Angga Wijaya
April 29, 2026
Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro
Panggung

Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

CINEPOLIS Plaza Renon menjadi titik temu antara ingatan, penghormatan, dan refleksi. Di sanalah BALIDOC menggelar diseminasi sekaligus penayangan perdana film...

by Dede Putra Wiguna
April 29, 2026
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026
Khas

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co