23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bocah-Bocah Bermain dan Keceriaan Singkat dari Dusun | Catatan Festival Dusun Hari Ke-3

Satria Aditya by Satria Aditya
December 23, 2021
in Khas
Bocah-Bocah Bermain dan Keceriaan Singkat dari Dusun | Catatan Festival Dusun Hari Ke-3

Suasana Festival Dusun hari ketiga

Ini adalah catatan terakhir mengenai cerita-cerita yang akan abadi di Dusun Senja. Di hari terakhir, 22 Desember 2021 mahasiswa, siswa SMA dan bocah-bocah dusun yang semuanya adalah anak-anak SD sudah siap menampilkan hasil dari workshoop yang sudah didapatkan beberapa hari lalu. Namun, anak-anak SD ini mendapatkan workshoop itu di hari yang sama.

Yang melatih mereka saat workshoop ini adalah Jong Santiasa Putra dan kawan-kawan. Mereka memberi anak-anak sebuah barang bekas yang nantinya akan dibuat sebuah boneka dari barang bekas tersebut. Misalnya, membuat boneka dari kaleng cat dan tusuk sate lilit, lalu dicat sekreatif anak-anak itu. Hasil dari itu sangat bagus-bagus. Anak-anak bisa kreatif memilih bahan dan bentuk dari imajinasi mereka sendiri. Di tengah benturan teknologi, anak-anak di dusun masih diajarkan bagaimana memanfaatkan barang bekas menjadi mainan yang sangat menarik dari imajinasi mereka.

Selama setengah hari, mulai dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore anak-anak, mahasiswa, siswa SMA dan warga dusun menyiapkan hari terakhir yang berkesan dalam festival ini.

Anak-anak masih menggeliat dari imajinasi mereka, mahasiswa masih sibuk memikirkan bloking, artistik dan ekspresi dalam pementasan malam nanti, siswa SMA masih sibuk juga untuk berlatih teater dengan naskah pendek karya Dinda Ayu dan warga dusun juga sibuk menyiapkan makanan, tempat dan produk-produk hasil kebun mereka.

Pada akhirnya, jam 7 malam. Pementasan akhirnya dimulai. Pembuka acara ini adalah Sanggar Pradya Swari yang juga salah satu sanggar tari di daerah Jembrana. Penampilan ini adalah penampilan tari klasik; Legong, Bakti Marga dan Panyembrama. Yang menarik dari pementasan dari klasik ini adalah, penari yang masih anak-anak. Mungkin masih SD dan juga ada yang baru menginjak kelas 1 SMP dan juga ada salah satu anak disabilitas yang juga diajak dalam menari penyembrama. Sangat menarik, disaat anak disabilitas dibekali dan diberikan ruang seperti ini akan menjadi suatu hal yang memcau semangat mereka untuk bisa berkreasi walaupun dalam seni klasik.

Penari ini walaupun bisa dibilang masih anak-anak tetapi bisa menarikan tarian Legong yang sangat rumit dari segi gerakan, agem, pakem dan beberapa instrumen dalam menari. Dan yang bisa aku pelajari juga dalam tarian ini adalah, tatapan yang tajam mengarah satu titik. Dalam dunia teater ini sangat diperlukan, fokus dan menatap tajam satu titik yang akan dipandang. Tatapan mereka tidak pernah buyar sedikitkpun. Apalagi, tubuh mereka yang sudah meiliki pakemnya masing-masing. Tidak goyah sedikitpun. Dalam teater tubuh yang pernah aku pelajari, ini menjadi PR besar dalam setiap diri aktor. Tatapan dan tubuh yang kuat memang diharuskan dalam teater tubuh ini. aku bisa belajar banyak dari anak-anak ini walaupun dalam hal kecil sedikitpun.

Setelahnya ada pementasan dari anak-anak dusun yang ikut workshoop dari pagi sampai sore bersama Jong Santiasa Putra. Di dalam pementasan itu, mereka membawa beberapa bambu dan kayu bekas lalu bermain berjalan melingkari salah satu anak di tengah. Ada satu kata yang disampaikan oleh salah seorang anak; “Suud, Suud. Ngengken misi nyuwun, nak luh mare nyuwun”.

Dilanjutkan dengan pementasan dari teater SMA N 2 Negara yang berkolaborasi dengan teater Solagracia SMA N 1 Negara yang membawakan naskah pendek dari Dinda Ayu yang juga mahasiwa Undiksha.

Lalu setelahnya ada penampilan dari Yogi yang juga penggiat seni musik modern mauapun klasik di Jembrana. Yogi membawakan sebuah pementasan musik modern yang dipadukan dengan musik klasik. Kontemporer dan keabsrudan dalam musik ini juga menjadi ciri Khas dari Bli Yogi.

Lalu, pementasan terakhir adalah penampilan hasil workshoop dari mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha.

Aku terlibat langsung dari hari pertama Workshoop ini sampai di hari terkahir pementasan. Teater pemberdayaan ini juga untukku belajar lebih mengenai teater. Aku bersama kelompokku juga mengeksplorasi gerak tubuh dan kemungkinan yang terjadi di sekitar kita melalui penampilan ini. Ini adalah sebuah tantangan besar juga, ketika hanya aku yang mengenal teater tubuh ini dan harus bisa menyampaikan kepada teman-teman kelompokku. 2 kelompok lainnya membawakan teater realis yang dibalut dengan komedi dan tidak menghilangkan makna sebenarnya.

Setelah pementasan itu, memang tidak akan lengkap jika tidak ada percakapan ngalur-ngidul sampai pagi. Ya, aku, Bli Ibed, Kak Jong, Bli Yogi dan teman-teman yang lain masih megesah ngalur ngidul mengenai bahasa-bahasa yang tidak diketahui oleh Kak Jong. Misalnya; mepletera, leboso, awak, melingsaha dan lain-lain.

Ya jika kawan-kawan tidak mengerti bahasa-bahasa di atas, datang saja ke Festival Dusun 2022. Kita akan ceritakan hal-hal unik di Negaroa.[T]

BACA JUGA:

Kesenian Modern dan Eksperimen Sanggar Uyah Lengis| Catatan Festival Dusun Hari ke-2
Kesenian Modern dan Eksperimen Sanggar Uyah Lengis| Catatan Festival Dusun Hari ke-2
Melajah, Melali, Mecanda | Catatan Festival Dusun Hari 1
Melajah, Melali, Mecanda | Catatan Festival Dusun Hari 1
Tags: baliFestival DusunjembranasastraTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seksualitas dan Moral Generasi Digital

Next Post

Mengguh Nikmat di Desa Les, Mengguh Hingga Mencapai Mata Katak

Satria Aditya

Satria Aditya

Alumni Universitas Pendidikan Ganesha. Kini tinggal di Denpasar, jadi guru

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Mengguh Nikmat di Desa Les, Mengguh Hingga Mencapai Mata Katak

Mengguh Nikmat di Desa Les, Mengguh Hingga Mencapai Mata Katak

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co