26 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

I Putu Dirga | SMA Nongkrong di Warnet, Tamat Kuliah Buat Blog Pembelajaran Bahasa Bali

I Putu Supartika by I Putu Supartika
July 23, 2021
in Khas
I Putu Dirga | SMA Nongkrong di Warnet, Tamat Kuliah Buat Blog Pembelajaran Bahasa Bali

I Putu Dirga

Tahun 2020. Covid-19 mulai menyerang Indonesia setelah beberapa pejabat di atas sana berkelakar jika Covid-19 tak bisa masuk karena perizinan di Indonesia berbelit-belit, Covid-19 tak kuat dengan cuaca di Indonesia, ataupun karena kita doyan makan nasi kucing. Nyatanya Covid-19 melenggang bebas masuk dan membuat semua kelabakan termasuk dunia pendidikan hingga muncullah istilah belajar daring.

Seorang pemuda desa, I Putu Dirga yang kemudian merantau ke kota dan pinggiran kota memanfaatkan kondisi itu dengan membuat sebuah blog untuk pembelajaran bahasa Bali dengan alamat belajarbahasabali.com. Sejatinya, blog itu tidaklah baru, karena sudah ia bangun sejak SMA.

Saat itu ia sedang gila-gilanya main ke warnet dan mulailah belajar dasar-dasar membuat blog termasuk HTML di Google. Dari hasil kegilaannya di warnet, lahir blog dengan alamat iputu-dirga.blogspot.com. Isinya pun beragam, tentang apa yang ia sukai dan apa yang sedang ia geluti termasuk tutorial photoshop hingga lirik lagu. Termasuk kemudian memuat konten yang berkaitan dengan bahasa Bali yang mulai sedikit diseriusi ketika berkuliah di Jurusan Pendidikan Bahasa Bali, Undiksha tahun 2012 lalu.

Ketika istilah belajar daring membuat orang menjadi latah, Dirga mengubah blog campur sari ini menjadi blog yang benar-benar fokus dengan bahasa Bali, termasuk juga aksara Bali. Ia pun mulai mencari formula apa yang harus dilakukan agar saat orang mengetik bahasa Bali di pencarian Google, blog ini bisa muncul. Muncullah keinginan untuk lebih mengerucutkan ide dan berfokus pada pembelajaran bahasa Bali di sekolah, karena ia memastikan akan banyak siswa termasuk guru yang akan mengetik kata kunci bahasa Bali di Google.

Blog pun berubah nama dan beberapa pendukung pembelajaran bahasa Bali pun dimuat di blog ini. Mulai dari materi, latihan soal, tutorial, bahkan media pembelajaran pun dimuat. Tak hanya itu, guru-guru yang sedikit kerepotan dengan administrasi pembelajaran juga dipermudah dengan blog ini, dimana ia mengunggah Silabus, RPP, program tahunan, program semester, hingga latihan soal yang akan diberikan siswa. Beberapa permintaan teman atau peminat blog ini pun dipenuhinya, seperti ada permintaan untuk menerjemahkan lirik lagu Bali ke bahasa Indonesia.

Meski berfokus pada dunia pendidikan bahasa Bali, ia tak alpa dengan perkembangan jaman. Semisal, saat orang suka berbalas stiker di aplikasi pesan WhatsApp, ia membuat stiker dengan dwi aksara yakni aksara latin dan aksara Bali. Ia ingin membuat bahasa dan aksara Bali benar-benar keren.

Lewat blog ini, ada keinginan besar yang ingin diwujudkan Dirga: blog ini bisa menjadi database bahasa dan aksara Bali utamanya untuk siswa dan guru. Selanjutnya, ia ingin menyasar penggemar dari Penyuluh Bahasa Bali, mungkin sebagai bentuk balas dendam karena ia tak lolos seleksi Penyuluh Bahasa Bali.

Tak puas hanya berperang lewat blog, Dirga merambah dunia lain yakni facebook, instagram hingga youtube. Di youtube, ia juga membuat tutorial menulis aksara Bali, cara menggunakan aplikasi bahasa Bali, termasuk perbaikan kesalahan tulis tempat publik seperti kesalahan penulisan Alun-Alun Gianyar yang cukup heboh beberapa waktu lalu. Di instagram, ia membuat konten-konten kreatif yang sesuai dengan perkembangan saat ini termasuk kata-kata viral yang ia tulis dalam aksara Bali.

Namun karena bekerja sendiri, ia pun kadang kewalahan. Saat sedang aktif di blog, youtube dan instagram pun sedikit terbengkalai. Namun ia berusaha agar bisa mengelola ketiganya meskipun seorang diri.

Dirga mengaku, kunjungan ke blognya akan melonjak saat hari efektif, sedangkan Sabtu Minggu traffic cenderung menurun. Rata-rata dalam sehari ada 400 view. Memang tak banyak, namun untuk ukuran blog berbahasa Bali itu sangat lumayan.

Baginya, sebagaimana web maupun blog lain, kata kunci atau SEO sangat penting agar bisa terindeks di Google dan ditemukan oleh pembaca. Sayangnya, kini hampir semua kata kunci sudah dikuasai oleh portal berita, sehingga blog semacam ini hanya menikmati sisa-sisa yang belum diangkut portal berita. Walaupun peluang di blog kecil, namun menurutnya peluang besar untuk bahasa Bali ini masih tersisa di Youtube.

Meski sudah banyak yang mengakses dan memanfaatkan blog ini, namun ia masih takut jika ada kesalahan dalam artikel, video maupun postingan instagram yang dibuat. Pasalnya, orang lebih suka nyinyir dengan kesalahan kecil daripada melihat kelebihan dari apa yang ia buat. Itulah yang membuatnya selalu berpikir dua kali sebelum membuat konten, karena akan kerap dijumpai pertanyaan: dija maan teori keto?

Keseriusannya mengurus bahasa Bali di dunia maya, membuatnya semakin fasih dalam menggarap konten, membuat desain dan memaksanya untuk belajar lebih dari sekadar bahasa Bali. Ia pun mencoba ikut dalam lomba membuat website bahasa Bali yang digelar PDIP saat pelaksanaan Bulan Bung Karno. Meski mendaftar pada menit-menit akhir penutupan lomba, ia meraih juara II se-Bali.

Selain mengelola pembelajaran Bahasa Bali dunia maya, ia juga mengelola pembelajaran di dunia nyata. Ia mengajar di dua sekolah di kawasan Denpasar juga mengajar privat. Dirinya pun sering menemui kesulitan saat memberikan materi aksara Bali karena banyak siswa yang kesulitan. Dirga berinovasi dengan membuat kartu aksara Bali. Siswa menjadi lebih tertarik belajar aksara karena ada permainan kartu, baik dengan tebak-tebakan ataupun menyusun aksara menjadi sebuah kruna maupun lengkara.  

Kini, masih ada satu harapan yang ingin diwujudkannya untuk bahasa Bali. Ia ingin bisa menghasilkan sebuah aplikasi dan font aksara Bali dengan gayanya sendiri. [T]

BACA JUGA:

Pustaka Ekspresi, Janji Hati Made Sugianto pada Sastra Bali Modern
Pustaka Ekspresi, Janji Hati Made Sugianto pada Sastra Bali Modern
Carma Citrawati, Ide Menulis Itu Datang dari Drama Korea
  • Carma Citrawati, Ide Menulis Itu Datang dari Drama Korea
Sosok Alit Juliartha di Mata Darma Putra, dari Salah Menyebut Nama hingga Kukuh pada Idealisme
  • Sosok Alit Juliartha di Mata Darma Putra, dari Salah Menyebut Nama hingga Kukuh pada Idealisme
Putra Ariawan | Menelan Permen Karet, Berobat Lewat Sastra Bali Modern
  • Putra Ariawan | Menelan Permen Karet, Berobat Lewat Sastra Bali Modern
Wayan Sumahardika | PR Untuk Sastra Bali Modern yang Berada di Persimpangan
  • Wayan Sumahardika | PR Untuk Sastra Bali Modern yang Berada di Persimpangan
Komang Adnyana | Membunuh “Writer Block” dengan Mem-Bali-kan Sastra Dunia
  • Komang Adnyana | Membunuh “Writer Block” dengan Mem-Bali-kan Sastra Dunia
Tags: Bahasa Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pronomina Persona “Eda” dan “Kola” dalam Dialek Nusa Penida

Next Post

“Dari Air” Pada Karya Rupa Eka Suta

I Putu Supartika

I Putu Supartika

Pengamat cewek teman dan peternak sapi ulung yang tidak bisa menyabit rumput. Belakangan nyambi menulis cerpen

Related Posts

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails
Next Post
“Dari Air” Pada Karya Rupa Eka Suta

“Dari Air” Pada Karya Rupa Eka Suta

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand
Pendidikan

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

by tatkala
June 25, 2026
Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket
Bahasa

Semantik Logistik Modern: Kargo, Ekspedisi, dan Paket

BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma...

by I Made Sudiana
June 25, 2026
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
Khas

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal
Panggung

‘A Night of Broadway’: Ketika Anak-Anak Janawati Academy of Performing Arts (JAPA) Bawakan Kisah-Kisah Dunia dalam Satu Panggung Musikal

PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini...

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co