17 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Pengalaman Pertama dengan Orang-Orang Baru #Catatan Lomba Musikalisasi Puisi di Undiksha

Ni Putu Putri Budiastini by Ni Putu Putri Budiastini
January 10, 2020
in Khas
Susah Senang Pengalaman Pertama dengan Orang-Orang Baru #Catatan Lomba Musikalisasi Puisi di Undiksha

Kelompok Musikalisasi Puisi dari Fakultas Ilmu Pendidiikan Undiksha Singaraja

Dies Natalis Undiksha adalah perayaan hari ulang tahun Universitas Pendidikan Ganesha yang diisi dengan berbagai kegiatan. Tentu saja kegiatan itu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembakangkan kreativitas, potensi, bakat dan minat mereka.

Kegiatan-kegiatan yang diadakan setiap tahun selalu ditunggu-tunggu mahasiswa Undiksha. Setiap fakultas akan memperebutkan emas di setiap lomba yang diadakan untuk mengharumkan nama fakultasnya masing-masing, bukan dengan sifat anarkis namun tetap menjunjung satu, “Kami Undiksha”. Itu harapan dan tujuan kami.

Kami, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha, Singaraja, adalah kumpulan orang-orang awam yang hanya sekadar suka dan senang sebagai penikmat seni yang ingin mencoba sesnsasi terjun langsung sebagai pelaku seni. Ajang kegiatan inilah awal cerita kami. Berbagai lomba telah diadakan diadakan.

Lomba musikalisasi puisi menjadi salah satu lomba yang kami minati. Bertemu dengan orang-orang baru yang sepemikiran maupun tidak menjadi sebuah tantangan tersendiri. Suka maupun tidak, proses latihan harus dilewati.

Selama latihan, benar-benar memberikan nuansa baru dan banyak pemahaman yang belum kami ketahui. Dilatih oleh Anggara Surya menjadi suatu kesempatan yang dapat dimanfaatkan, hehe…Bukannya gimana, pasalnya, pemahaman Kak Anggara mengenai puisi terutama musikalisasi puisi itu mampu mengarahkan pembenaran terhadap pemahaman kami mengenai puisi maupun musikalisasi puisi.

“Mendalami maksud dan arti puisi itu penting, Broo…! Maka itu, sebelum mengubah puisi menjadikan musikalisasi, kita perlu mengupas dalam puisi tersebut, kata demi kata, kaitan antar kalimatnya juga, dari situ nada-nada yang tercipta pun nggak sembarangan!”

Begitu kata yang saya ingat dari Kak Anggara. Dari situ, mulailah terbuka pandangan kami mengenai musikalisasi puisi dan ingin mengetahui lebih dalam lagi.

Proses latihan inilah yang menjadi jembatan untuk mendalami yang disebut musikalisasi puisi itu. Otak kami terlalu sederhana, begitu pula pemahaman kami. Musikalisasi puisi menyampaikan makna puisi itu melalui lantunan nada-nada yang enak didengar penonton sehingga memahami dan mengajak penonton merasakkan apa yang dirasakan si penulis puisi.

Puisi hanyalah sebuah kata-kata yang sulit ditunjukkan secara verbal sehingga hanya dalam bentuk tulisan perasaan yang kami ketahui. Mengenai musikalisasi puisi, bagi kami hanyalah permainan nada-nada yang enak didengar sesuai dengan genre musik yang kita sukai. Namun, ketika bertemu dengan Kak Anggara, hal tersebut tidak lagi menjadi sesederhana itu.

Mendekati hari perlombaan, latihan menjadi lebih intensif. Proses yang kita lalui sangatlah rumit. Keinginan, semangat, yang sama selalu saja terhalang oleh tuntutan kesibukan masing-masing personil. Menyatukan persepsi dan membangun solidaritas ternyata membutuhkan waktu. Hampir dari kami, baru mengenal satu sama lain. Mengajak untuk kumpul dengan tepat waktu itu sulit, sehngga proses latihan pun menjadi diundur-undur. Latihan sampai larut malam itu sungguh melelahkan, stamina dan pikiran telah terkuras pada kegiatan kami di siang hari. Mulai dari adanya perayaan Hut Fakultas, Ujian Akhir Semester dan tanggung jawab mempersiapkan dies, memang tuntutan sekaligus tanggung jawab yang rumit.

Tiba saatnya cek sound sehari sebelum penampilan. Disitulah kami melihat lawan lomba. semua keren-keren dengan pembawaannya masing-masing, tentuya semangat kami semakin membara. Walaupun sedikit pesimis dan keraguan pada diri sendiri pun muncul, namun kami tetap saling memberikan semangat. Hari inilah yang kurasa menjadi awal dari solidaritas kami. Kami saling memberi semangat, merangkul satu sama lain. Ketika diadakan diskusi bersama kak Anggara, kami mempelajari untuk percaya pada teman dan jangan terlalu percaya diri, maka perlu untuk meumbuhkan solidaritas itu. Pesan penutup dari kak Anggara, “Ini bukan latihan terakhir kita, besok juga latihan kita di atas panggung”.

9 Januari 2020 merupakan hari tampilnya kelompok musikalisasi puisi masing-masing fakultas serangkaian lomba Dies Natalis Undiksha. Segala persiapan telah kami pikirkan matang-matang, tak mau satupun yang tertinggal.  

Dibuka oleh UKM Teater Undiksha, lomba Musikalisasi ini dimulai oleh penampilan Kelompok Fakultas Ilmu Pendidikan, kemudian dilanjutkan oleh Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan terakhir Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial.

Semua penampilan Musikalisasi Puisi tahun ini lebih seru dan menantang, karena pembawaan khas setiap fakultas membuat persaingan menjadi semakin ketat. Para peserta membawakan dua buah judul musikalisasi puisi, puisi wajib dan bebas. Musikalisasi wajib dengan puisi Lagu Orang Pesisir karya D. Zawawi Imron yang menceritakan seseorang yang menikmati suasana berada di pesisir. Mengenai musikalisasi puisi yang kedua, kelompok bebas menentukan judul puisi yang akan dijadikan sebuah musikalisasi puisi. Sehingga kemasan pembawaan dan kreativitas penampilan yang ditampilkan di panggung akan berbeda-beda.

Semua penampilan terlampaui, kini tiba saatnya mendengarkan hasil pengumumannya. Siapapun yang menjadi pemenang, kalah maupun menangnya kami nanti, kami tetap bangga bersaing bersama orang-orang hebat yang mampu menjadikan kami orang yang mau belajar, belajar, dan belajar lagi.

Tak kalah menarik ialah evaluasi dewan juri yang sangat menambah pemahaman dan cukup menyadarkan kami akan letak kesalahan kami. “Kalian bebas membawakan musikalisasi puisi itu dengan genre musik apapun yang penting tidak lepas dari maksud dari puisi yang dibawakan.” Itulah evaluasi salah satu dewan juri.

“Mengenai instrumen juga harus dipikirkan, menggabungkan alat musik tradisional dengan eropa boleh saja. permasalahann boleh saja. Nah, permasalahannya sekarang apakah mau padu dan jangan sampai keluar dari alur puisi yang dibawakan!” Itu kata dewan juri lainnya.

Dari situ, kami sadar betul akan kekurangan-kekurangan yang harus kami perbaiki. Kekalahan tentu saja membuat kecewa, namun tidak akan memadamkan semangat kami untuk belajar dan menambah pengalaman lagi, karena ini salah satu bagian dari proses. Kalau dipikir-pikir, memang mantap perjalanan kami sejauh ini.

Terima kasih pengalaman berharga ini Tuhan. Terima kasih pula pada Kak Anggara sudah mau berbagi Bersama kami mengenai puisi dan musikalisasi puisi. Maaf kalau kami kebanyakan bercandanya ya, hehehe… [T]

Tags: musikmusikalisasi puisiPuisiUndiksha
Share46TweetSendShareSend
Previous Post

Jodoh Itu Komitmen, Bukan Orang

Next Post

Permainan Berbahaya Itu, Bernama Seks

Ni Putu Putri Budiastini

Ni Putu Putri Budiastini

Mahasiswi PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Angkatan 2019

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Permainan Berbahaya Itu, Bernama Seks

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026
Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow
Esai

Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow

BAYANGKAN seorang tenaga medis yang baru saja menerima panggilan darurat. Seorang pasien membutuhkan pertolongan segera dan sudah terbaring di meja...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 16, 2026
Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan
Esai

Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan

ADA kejanggalan ketika mendapatkan bensin harus dirayakan sebagai sebuah kemenangan. Warga rela mengantre berjam-jam, menanti hingga dini hari, bahkan mengorbankan...

by Dede Putra Wiguna
October 16, 2026
Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali
Bahasa

Dari “Panic Buying” hingga “Maborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

by I Made Sudiana
October 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Selembar Kain di Antara Aku dan Dunia: Ritual Menutup Gorden Ketika Senja

Ada sebuah tindakan kecil yang hampir selalu kita lakukan tanpa pernah bertanya mengapa. Ketika sore mulai turun, cahaya matahari perlahan...

by Tri Nugroho Adi
October 16, 2026
Hukum Tanah Air Bali
Buku Tatkala

Hukum Tanah Air Bali

Judul: Hukum Tanah Air Bali Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Made Pria Dharsana ISBN: Masih dalam proses Tebal:...

by Buku Tatkala
October 17, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kemping yang Mencekam

LIBUR semester telah tiba. Mahasiswa dan anak sekolah dapat bersantai. Agung Santoso berencana memanfaatkan libur itu bersama keluarga. Ia ingin...

by Chusmeru
October 15, 2026
𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈
Pameran

𝐌𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐈 𝐋𝐔𝐀𝐑 𝐍𝐄𝐆𝐄𝐑𝐈 𝐈𝐍𝐃𝐈𝐀 𝐁𝐔𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍 𝐋𝐎𝐍𝐓𝐀𝐑 𝐁𝐀𝐋𝐈

Menteri Luar Negeri India, 𝐃𝐫. 𝐒. 𝐉𝐚𝐢𝐬𝐡𝐚𝐧𝐤𝐚𝐫, 12 Oktober 2026, membuka pameran 𝑁𝑖𝑟ā𝑚𝑎𝑦ā𝑡𝑎: 𝐻𝑒𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑎𝑛𝑑 𝑊𝑒𝑙𝑙𝑏𝑒𝑖𝑛𝑔 𝑖𝑛 𝑆𝑜𝑢𝑡ℎ 𝐴𝑠𝑖𝑎𝑛 𝑇𝑒𝑥𝑡𝑠...

by tatkala
October 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026
Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari
Ulas Buku

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari

BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...

by Ahmad Hirzan Anwari
October 13, 2026
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Esai

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

by Angga Wijaya
October 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co