25 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Pengalaman Pertama dengan Orang-Orang Baru #Catatan Lomba Musikalisasi Puisi di Undiksha

Ni Putu Putri Budiastini by Ni Putu Putri Budiastini
January 10, 2020
in Khas
Susah Senang Pengalaman Pertama dengan Orang-Orang Baru #Catatan Lomba Musikalisasi Puisi di Undiksha

Kelompok Musikalisasi Puisi dari Fakultas Ilmu Pendidiikan Undiksha Singaraja

Dies Natalis Undiksha adalah perayaan hari ulang tahun Universitas Pendidikan Ganesha yang diisi dengan berbagai kegiatan. Tentu saja kegiatan itu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembakangkan kreativitas, potensi, bakat dan minat mereka.

Kegiatan-kegiatan yang diadakan setiap tahun selalu ditunggu-tunggu mahasiswa Undiksha. Setiap fakultas akan memperebutkan emas di setiap lomba yang diadakan untuk mengharumkan nama fakultasnya masing-masing, bukan dengan sifat anarkis namun tetap menjunjung satu, “Kami Undiksha”. Itu harapan dan tujuan kami.

Kami, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha, Singaraja, adalah kumpulan orang-orang awam yang hanya sekadar suka dan senang sebagai penikmat seni yang ingin mencoba sesnsasi terjun langsung sebagai pelaku seni. Ajang kegiatan inilah awal cerita kami. Berbagai lomba telah diadakan diadakan.

Lomba musikalisasi puisi menjadi salah satu lomba yang kami minati. Bertemu dengan orang-orang baru yang sepemikiran maupun tidak menjadi sebuah tantangan tersendiri. Suka maupun tidak, proses latihan harus dilewati.

Selama latihan, benar-benar memberikan nuansa baru dan banyak pemahaman yang belum kami ketahui. Dilatih oleh Anggara Surya menjadi suatu kesempatan yang dapat dimanfaatkan, hehe…Bukannya gimana, pasalnya, pemahaman Kak Anggara mengenai puisi terutama musikalisasi puisi itu mampu mengarahkan pembenaran terhadap pemahaman kami mengenai puisi maupun musikalisasi puisi.

“Mendalami maksud dan arti puisi itu penting, Broo…! Maka itu, sebelum mengubah puisi menjadikan musikalisasi, kita perlu mengupas dalam puisi tersebut, kata demi kata, kaitan antar kalimatnya juga, dari situ nada-nada yang tercipta pun nggak sembarangan!”

Begitu kata yang saya ingat dari Kak Anggara. Dari situ, mulailah terbuka pandangan kami mengenai musikalisasi puisi dan ingin mengetahui lebih dalam lagi.

Proses latihan inilah yang menjadi jembatan untuk mendalami yang disebut musikalisasi puisi itu. Otak kami terlalu sederhana, begitu pula pemahaman kami. Musikalisasi puisi menyampaikan makna puisi itu melalui lantunan nada-nada yang enak didengar penonton sehingga memahami dan mengajak penonton merasakkan apa yang dirasakan si penulis puisi.

Puisi hanyalah sebuah kata-kata yang sulit ditunjukkan secara verbal sehingga hanya dalam bentuk tulisan perasaan yang kami ketahui. Mengenai musikalisasi puisi, bagi kami hanyalah permainan nada-nada yang enak didengar sesuai dengan genre musik yang kita sukai. Namun, ketika bertemu dengan Kak Anggara, hal tersebut tidak lagi menjadi sesederhana itu.

Mendekati hari perlombaan, latihan menjadi lebih intensif. Proses yang kita lalui sangatlah rumit. Keinginan, semangat, yang sama selalu saja terhalang oleh tuntutan kesibukan masing-masing personil. Menyatukan persepsi dan membangun solidaritas ternyata membutuhkan waktu. Hampir dari kami, baru mengenal satu sama lain. Mengajak untuk kumpul dengan tepat waktu itu sulit, sehngga proses latihan pun menjadi diundur-undur. Latihan sampai larut malam itu sungguh melelahkan, stamina dan pikiran telah terkuras pada kegiatan kami di siang hari. Mulai dari adanya perayaan Hut Fakultas, Ujian Akhir Semester dan tanggung jawab mempersiapkan dies, memang tuntutan sekaligus tanggung jawab yang rumit.

Tiba saatnya cek sound sehari sebelum penampilan. Disitulah kami melihat lawan lomba. semua keren-keren dengan pembawaannya masing-masing, tentuya semangat kami semakin membara. Walaupun sedikit pesimis dan keraguan pada diri sendiri pun muncul, namun kami tetap saling memberikan semangat. Hari inilah yang kurasa menjadi awal dari solidaritas kami. Kami saling memberi semangat, merangkul satu sama lain. Ketika diadakan diskusi bersama kak Anggara, kami mempelajari untuk percaya pada teman dan jangan terlalu percaya diri, maka perlu untuk meumbuhkan solidaritas itu. Pesan penutup dari kak Anggara, “Ini bukan latihan terakhir kita, besok juga latihan kita di atas panggung”.

9 Januari 2020 merupakan hari tampilnya kelompok musikalisasi puisi masing-masing fakultas serangkaian lomba Dies Natalis Undiksha. Segala persiapan telah kami pikirkan matang-matang, tak mau satupun yang tertinggal.  

Dibuka oleh UKM Teater Undiksha, lomba Musikalisasi ini dimulai oleh penampilan Kelompok Fakultas Ilmu Pendidikan, kemudian dilanjutkan oleh Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan terakhir Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial.

Semua penampilan Musikalisasi Puisi tahun ini lebih seru dan menantang, karena pembawaan khas setiap fakultas membuat persaingan menjadi semakin ketat. Para peserta membawakan dua buah judul musikalisasi puisi, puisi wajib dan bebas. Musikalisasi wajib dengan puisi Lagu Orang Pesisir karya D. Zawawi Imron yang menceritakan seseorang yang menikmati suasana berada di pesisir. Mengenai musikalisasi puisi yang kedua, kelompok bebas menentukan judul puisi yang akan dijadikan sebuah musikalisasi puisi. Sehingga kemasan pembawaan dan kreativitas penampilan yang ditampilkan di panggung akan berbeda-beda.

Semua penampilan terlampaui, kini tiba saatnya mendengarkan hasil pengumumannya. Siapapun yang menjadi pemenang, kalah maupun menangnya kami nanti, kami tetap bangga bersaing bersama orang-orang hebat yang mampu menjadikan kami orang yang mau belajar, belajar, dan belajar lagi.

Tak kalah menarik ialah evaluasi dewan juri yang sangat menambah pemahaman dan cukup menyadarkan kami akan letak kesalahan kami. “Kalian bebas membawakan musikalisasi puisi itu dengan genre musik apapun yang penting tidak lepas dari maksud dari puisi yang dibawakan.” Itulah evaluasi salah satu dewan juri.

“Mengenai instrumen juga harus dipikirkan, menggabungkan alat musik tradisional dengan eropa boleh saja. permasalahann boleh saja. Nah, permasalahannya sekarang apakah mau padu dan jangan sampai keluar dari alur puisi yang dibawakan!” Itu kata dewan juri lainnya.

Dari situ, kami sadar betul akan kekurangan-kekurangan yang harus kami perbaiki. Kekalahan tentu saja membuat kecewa, namun tidak akan memadamkan semangat kami untuk belajar dan menambah pengalaman lagi, karena ini salah satu bagian dari proses. Kalau dipikir-pikir, memang mantap perjalanan kami sejauh ini.

Terima kasih pengalaman berharga ini Tuhan. Terima kasih pula pada Kak Anggara sudah mau berbagi Bersama kami mengenai puisi dan musikalisasi puisi. Maaf kalau kami kebanyakan bercandanya ya, hehehe… [T]

Tags: musikmusikalisasi puisiPuisiUndiksha
Share46TweetSendShareSend
Previous Post

Jodoh Itu Komitmen, Bukan Orang

Next Post

Permainan Berbahaya Itu, Bernama Seks

Ni Putu Putri Budiastini

Ni Putu Putri Budiastini

Mahasiswi PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Angkatan 2019

Related Posts

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Permainan Berbahaya Itu, Bernama Seks

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins
Esai

Dua Jalan, Satu Tujuan: Membaca Krishna dan Siddharta melalui Peta Hawkins

Ingatan yang Menjadi Wacana Batin Gagasan tentang Krishna dan Siddharta yang muncul dari ingatan terhadap wacana maupun tulisan Guruji Anand...

by Agung Sudarsa
April 24, 2026
Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”
Pop

Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

“Untuk saat ini, single-single saja dulu, sama seperti status saya,” ujar Tika Pagraky sambil tertawa, memecah suasana sore itu. Kalimat...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah
Khas

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co