6 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Susah Senang Pengalaman Pertama dengan Orang-Orang Baru #Catatan Lomba Musikalisasi Puisi di Undiksha

Ni Putu Putri Budiastini by Ni Putu Putri Budiastini
January 10, 2020
in Khas
Susah Senang Pengalaman Pertama dengan Orang-Orang Baru #Catatan Lomba Musikalisasi Puisi di Undiksha

Kelompok Musikalisasi Puisi dari Fakultas Ilmu Pendidiikan Undiksha Singaraja

Dies Natalis Undiksha adalah perayaan hari ulang tahun Universitas Pendidikan Ganesha yang diisi dengan berbagai kegiatan. Tentu saja kegiatan itu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembakangkan kreativitas, potensi, bakat dan minat mereka.

Kegiatan-kegiatan yang diadakan setiap tahun selalu ditunggu-tunggu mahasiswa Undiksha. Setiap fakultas akan memperebutkan emas di setiap lomba yang diadakan untuk mengharumkan nama fakultasnya masing-masing, bukan dengan sifat anarkis namun tetap menjunjung satu, “Kami Undiksha”. Itu harapan dan tujuan kami.

Kami, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha, Singaraja, adalah kumpulan orang-orang awam yang hanya sekadar suka dan senang sebagai penikmat seni yang ingin mencoba sesnsasi terjun langsung sebagai pelaku seni. Ajang kegiatan inilah awal cerita kami. Berbagai lomba telah diadakan diadakan.

Lomba musikalisasi puisi menjadi salah satu lomba yang kami minati. Bertemu dengan orang-orang baru yang sepemikiran maupun tidak menjadi sebuah tantangan tersendiri. Suka maupun tidak, proses latihan harus dilewati.

Selama latihan, benar-benar memberikan nuansa baru dan banyak pemahaman yang belum kami ketahui. Dilatih oleh Anggara Surya menjadi suatu kesempatan yang dapat dimanfaatkan, hehe…Bukannya gimana, pasalnya, pemahaman Kak Anggara mengenai puisi terutama musikalisasi puisi itu mampu mengarahkan pembenaran terhadap pemahaman kami mengenai puisi maupun musikalisasi puisi.

“Mendalami maksud dan arti puisi itu penting, Broo…! Maka itu, sebelum mengubah puisi menjadikan musikalisasi, kita perlu mengupas dalam puisi tersebut, kata demi kata, kaitan antar kalimatnya juga, dari situ nada-nada yang tercipta pun nggak sembarangan!”

Begitu kata yang saya ingat dari Kak Anggara. Dari situ, mulailah terbuka pandangan kami mengenai musikalisasi puisi dan ingin mengetahui lebih dalam lagi.

Proses latihan inilah yang menjadi jembatan untuk mendalami yang disebut musikalisasi puisi itu. Otak kami terlalu sederhana, begitu pula pemahaman kami. Musikalisasi puisi menyampaikan makna puisi itu melalui lantunan nada-nada yang enak didengar penonton sehingga memahami dan mengajak penonton merasakkan apa yang dirasakan si penulis puisi.

Puisi hanyalah sebuah kata-kata yang sulit ditunjukkan secara verbal sehingga hanya dalam bentuk tulisan perasaan yang kami ketahui. Mengenai musikalisasi puisi, bagi kami hanyalah permainan nada-nada yang enak didengar sesuai dengan genre musik yang kita sukai. Namun, ketika bertemu dengan Kak Anggara, hal tersebut tidak lagi menjadi sesederhana itu.

Mendekati hari perlombaan, latihan menjadi lebih intensif. Proses yang kita lalui sangatlah rumit. Keinginan, semangat, yang sama selalu saja terhalang oleh tuntutan kesibukan masing-masing personil. Menyatukan persepsi dan membangun solidaritas ternyata membutuhkan waktu. Hampir dari kami, baru mengenal satu sama lain. Mengajak untuk kumpul dengan tepat waktu itu sulit, sehngga proses latihan pun menjadi diundur-undur. Latihan sampai larut malam itu sungguh melelahkan, stamina dan pikiran telah terkuras pada kegiatan kami di siang hari. Mulai dari adanya perayaan Hut Fakultas, Ujian Akhir Semester dan tanggung jawab mempersiapkan dies, memang tuntutan sekaligus tanggung jawab yang rumit.

Tiba saatnya cek sound sehari sebelum penampilan. Disitulah kami melihat lawan lomba. semua keren-keren dengan pembawaannya masing-masing, tentuya semangat kami semakin membara. Walaupun sedikit pesimis dan keraguan pada diri sendiri pun muncul, namun kami tetap saling memberikan semangat. Hari inilah yang kurasa menjadi awal dari solidaritas kami. Kami saling memberi semangat, merangkul satu sama lain. Ketika diadakan diskusi bersama kak Anggara, kami mempelajari untuk percaya pada teman dan jangan terlalu percaya diri, maka perlu untuk meumbuhkan solidaritas itu. Pesan penutup dari kak Anggara, “Ini bukan latihan terakhir kita, besok juga latihan kita di atas panggung”.

9 Januari 2020 merupakan hari tampilnya kelompok musikalisasi puisi masing-masing fakultas serangkaian lomba Dies Natalis Undiksha. Segala persiapan telah kami pikirkan matang-matang, tak mau satupun yang tertinggal.  

Dibuka oleh UKM Teater Undiksha, lomba Musikalisasi ini dimulai oleh penampilan Kelompok Fakultas Ilmu Pendidikan, kemudian dilanjutkan oleh Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan terakhir Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial.

Semua penampilan Musikalisasi Puisi tahun ini lebih seru dan menantang, karena pembawaan khas setiap fakultas membuat persaingan menjadi semakin ketat. Para peserta membawakan dua buah judul musikalisasi puisi, puisi wajib dan bebas. Musikalisasi wajib dengan puisi Lagu Orang Pesisir karya D. Zawawi Imron yang menceritakan seseorang yang menikmati suasana berada di pesisir. Mengenai musikalisasi puisi yang kedua, kelompok bebas menentukan judul puisi yang akan dijadikan sebuah musikalisasi puisi. Sehingga kemasan pembawaan dan kreativitas penampilan yang ditampilkan di panggung akan berbeda-beda.

Semua penampilan terlampaui, kini tiba saatnya mendengarkan hasil pengumumannya. Siapapun yang menjadi pemenang, kalah maupun menangnya kami nanti, kami tetap bangga bersaing bersama orang-orang hebat yang mampu menjadikan kami orang yang mau belajar, belajar, dan belajar lagi.

Tak kalah menarik ialah evaluasi dewan juri yang sangat menambah pemahaman dan cukup menyadarkan kami akan letak kesalahan kami. “Kalian bebas membawakan musikalisasi puisi itu dengan genre musik apapun yang penting tidak lepas dari maksud dari puisi yang dibawakan.” Itulah evaluasi salah satu dewan juri.

“Mengenai instrumen juga harus dipikirkan, menggabungkan alat musik tradisional dengan eropa boleh saja. permasalahann boleh saja. Nah, permasalahannya sekarang apakah mau padu dan jangan sampai keluar dari alur puisi yang dibawakan!” Itu kata dewan juri lainnya.

Dari situ, kami sadar betul akan kekurangan-kekurangan yang harus kami perbaiki. Kekalahan tentu saja membuat kecewa, namun tidak akan memadamkan semangat kami untuk belajar dan menambah pengalaman lagi, karena ini salah satu bagian dari proses. Kalau dipikir-pikir, memang mantap perjalanan kami sejauh ini.

Terima kasih pengalaman berharga ini Tuhan. Terima kasih pula pada Kak Anggara sudah mau berbagi Bersama kami mengenai puisi dan musikalisasi puisi. Maaf kalau kami kebanyakan bercandanya ya, hehehe… [T]

Tags: musikmusikalisasi puisiPuisiUndiksha
Share46TweetSendShareSend
Previous Post

Jodoh Itu Komitmen, Bukan Orang

Next Post

Permainan Berbahaya Itu, Bernama Seks

Ni Putu Putri Budiastini

Ni Putu Putri Budiastini

Mahasiswi PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Angkatan 2019

Related Posts

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
0
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

Read moreDetails

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

by Emi Suy
November 1, 2026
0
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

Read moreDetails

Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

by Wahyu Mahaputra
October 30, 2026
0
Belanda Menyebutnya Ekspedisi, Bali Menyebutnya Agresi: Pertarungan Narasi tentang Perang di Bali 1846-1950 — Dari Tur dan Diskusi Buku “Merebut Bali” karya Anne-Lot Hoek

SETIDAKNYA 7,05 juta wisatawan mancanegara melintasi pintu gerbang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Bali telah lama...

Read moreDetails

Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

by Nyoman Budarsana
October 30, 2026
0
Pekan CERIA di Jimbaran, Merawat Alam dan Budaya dari Imajinasi Anak-Anak

WAJAH-wajah polos penuh semangat memenuhi Jimbaran Hub, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis pagi, 29 Oktober 2026. Sisa air hujan...

Read moreDetails

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

Read moreDetails

Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

by Rusdy Ulu
October 26, 2026
0
Semakin Personal Sebuah Cerita, Semakin Universal Ia Dibaca–Catatan Diskusi “The Global Lens: Why Local Stories Matter” di UWRF 2026

SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...

Read moreDetails

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
0
Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

Read moreDetails

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Permainan Berbahaya Itu, Bernama Seks

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Si Gending | Cerpen Nanda Gayatri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

SARASWATI DI INDIA

— Catatan Harian Sugi Lanus, 31 Oktober 2026 * SEMINGGU menjelang Hari Saraswati, Sabtu, 31 Oktober 2026, saya masih keluyuran...

by Sugi Lanus
November 6, 2026
“Kozmic Blues”: Bertahan di Tengah Hidup yang Tak Pasti
Ulas Musik

“Kozmic Blues”: Bertahan di Tengah Hidup yang Tak Pasti

ADA masa ketika kita merasa hidup sudah berjalan terlalu jauh, tetapi kita sendiri belum sampai ke mana-mana. Waktu terus bergerak,...

by Ahmad Sihabudin
November 6, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Libatkan Ratusan Kreator, Tarik Lebih dari 15.000 Pengunjung
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Libatkan Ratusan Kreator, Tarik Lebih dari 15.000 Pengunjung

SELAMA dua hari, Taman Pecangakan, Negara, menjelma menjadi ruang perjumpaan bagi ribuan orang dengan beragam gagasan dan karya kreatif. Musik...

by tatkala
November 6, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Karman dan Wajah di Balik Gorden

Ada orang yang berkeliaran di jalanan  dan  kita sebut “gila”, tetapi mungkin hanya terlalu lama sendirian. PAGI itu seorang ibu...

by Tri Nugroho Adi
November 6, 2026
Harmoni dan Ironi Pendidikan
Buku Tatkala

Harmoni dan Ironi Pendidikan

Judul: Harmoni dan Ironi Pendidikan Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. ISBN: Masih dalam...

by Buku Tatkala
November 5, 2026
Dari Singapadu ke Bengaluru, Wayang dan Tari Bali Menjalin Dialog Budaya di Panggung India
Panggung

Dari Singapadu ke Bengaluru, Wayang dan Tari Bali Menjalin Dialog Budaya di Panggung India

DI atas panggung di Bengaluru, dua tradisi pewayangan bertemu dalam satu cerita. Wayang boneka India membuka kisah, sementara wayang kulit...

by Nyoman Budarsana
November 5, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Daftar Hadir Terakhir Reuni

GEDUNG SMP negeri di kota Cilacap itu masih belum berubah. Bangunan tua dengan pintu dan jendela kayu jati yang besar...

by Chusmeru
November 5, 2026
Dari Sadap Nira ke Sadap Data
Bahasa

Dari Sadap Nira ke Sadap Data

DALAM beberapa kali kunjungan dan penelitian kebahasaan di Desa Pedawa, Buleleng, saya kagum pada kekayaan tradisi desa Bali Aga yang unik ini. Salah...

by I Made Sudiana
November 5, 2026
Wacana Manggala Pewayangan — Dalang dan Kegelisahannya
Buku Tatkala

Wacana Manggala Pewayangan — Dalang dan Kegelisahannya

Judul: Wacana Manggala Pewayangan - Dalang dan Kegelisahannya Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Dr. I Gusti Made Darma Putra,...

by Buku Tatkala
November 5, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Ketika “Sebentar” Jadi Kata Paling Mahal: Kelalaian jadikan Anak sebagai Korban

LINIMASA saya di bulan Oktober dipenuhi dua kabar yang membuat dada sesak. Dua-duanya soal anak kecil yang ditinggal orang tuanya....

by Fitria Hani Aprina
November 4, 2026
Tubuh yang Meruang dan Wajah Logam Kekuasaan
Ulas Pentas

Tubuh yang Meruang dan Wajah Logam Kekuasaan

PENTAS teater tubuh berlangsung dua malam di Gedung Kesenian Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur, 1-2 November 2026. Malam pertama...

by Silvester Petara Hurit
November 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Esai

Kuasa dalam Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan

PEMBERIAN kuasa adalah suatu perjanjian yang memberikan kekuasaan kepada seseorang untuk menerima dan melaksanakan suatu urusan atas nama pemberi kuasa...

by I Made Pria Dharsana
November 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co