29 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komik Khong Hu Cu yang Keren

Bhujangga Lanus by Bhujangga Lanus
January 7, 2020
in Ulasan
Komik Khong Hu Cu yang Keren

Cover buku WHY?: THE ANALECTS OF CONFUCIUS dan para tokoh-tokoh di dalamnya

Untuk mengisi liburan, saya membeli buku ini. Saya berpikir panjang untuk memilih buku WHY? diantara Bill Gates dengan Khong Hu Chu.

Akhirnya, saya memilih untuk membaca buku Khong Hu Chu.

Mengapa saya memilih untuk membaca buku ini?

Saya memilih untuk membaca buku ini karena ada banyak hal yang ingin saya tahu dari tokoh terkenal ini, dan saya tidak memilih Bill Gates karena saya sudah banyak tahu tentang Bill Gates.

Informasi tentang buku ini:

  • Judul Buku: WHY?: THE ANALECTS OF CONFUCIUS
  • Jumlah halaman: 189 halaman.
  • Harga buku: Rp.120.000,00.
  • Penulis buku: Yeongseon CHO.
  • Penerbit: PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO.
  • Kategori usia: 12+ tahun keatas.

Menurut saya, buku ini sangatlah bagus dan menarik. Saya sangat terkesan setelah saya membaca buku ini. Cerita tentang Nabi Khongcu-nya juga sangatlah menarik.

Apa saja yang menarik dari buku ini?

1.            Buku ini bergambar. Jadi, buku ini enak dilihat dan dibaca. Saya juga jadi mudah untuk membayangkannya.

2.            Bahasanya yang santai membuat saya mudah untuk memahami isi dari buku ini dan enak dibaca.

3.            Ringkasan poin-poin dibuat dalam komik yang menarik, sehingga lebih mudah dipahami.

Buku ini menceritakan tentang Nabi Khongcu yang berubah menjadi anak kecil karena mesin waktu yang memanggilnya ke masa depan. Beliau berusaha untuk menularkan pikirannya terhadap seorang anak yang ditemuinya di masa depan yaitu Komji dan Omji. Beliau juga menularkannya kepada orang lain.

Nabi Khongcu adalah salah satu tokoh besar di negeri China. Nabi Khongcu lahir pada 2.500-an tahun yang lalu, atau bisa dibilang 500-an tahun sebelum masehi. Pada awalnya, Nabi Khongcu dilahirkan di keluarga yang miskin. Namun, suatu hari ia memutuskan untuk belajar lebih banyak, dan akhirnya menciptakan sebuah ajaran. Hal-hal yang ia ajarkan kepada pengikut-pengikutnya atau murid-muridnya adalah tentang ajaran moral, sikap teladan, dan pantang menyerah.


Contoh-contoh atau hal-hal yang diajarinya adalah:

1.            KEINGINAN adalah hal yang lebih baik daripada BAKAT, dan MENYUKAI adalah hal yang lebih penting dibandingkan KEINGINAN: Hanya memiliki BAKAT saja itu tidak cukup. Kita harus memiliki KEINGINAN untuk mengembangkannya. Dan jika kita MENYUKAI dan menikmatinya, akan menjadi lebih baik karena kita akan menjadi dekat dengan KEINGINAN dan dapat dikembangkan lebih dalam.

2.            PERATURAN dibuat untuk dipatuhi dan ditaati: Kita harus mematuhi peraturan yang telah dibuat atau diciptakan supaya dapat menciptakan masyarakat yang bersih, tertib, dan damai. Sebagai contohnya, kita harus membuang sampah pada tempatnya supaya lingkungan menjadi bersih dan rapi, dan jika kita membuang sampah sembarangan, lingkungan akan menjadi kotor dan tidak teratur. Oleh karena itu, peraturan dibuat atau diciptakan untuk kita patuhi dan taati.

3.            BERPIKIR terlebih dahulu sebelum BERTINDAK: JIka kita ingin bertindak sesuatu, kita harus berpikir terlebih dahulu “Apakah tindakan tersebut mesti dilakukan atau tidak?” dan meyakininya agar kita tidak menyesal kemudian, dan hal itu akan merugikan diri kita sendiri dan kadang juga bisa merugikan orang lain.

4.            BERTINDAK terlebih dahulu sebelum BERBICARA: Orang yang pandai adalah orang yang tidak banyak berbicara tetapi ia dapat bertindak dan melakukannya (sama seperti istilah “air tenang menghanyutkan”). Kita harus melakukan dan membuktikan apa yang akan kita bicarakan supaya orang lain percaya dengan kita.

5.            Kita harus memiliki dasar yang kuat dalam mencapai sesuatu: Jika kita memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, maka kita harus memiliki dasar keinginan yang kuat yaitu dengan SEMANGAT dan USAHA KERJA KERAS. Sama seperti membangun gedung, bila kita membangun dasarnya dengan sangat kuat, maka bangunan tersebut dapat berdiri dengan kokoh dan tidak mudah terjatuh.

Informasi tentang Nabi Khongcu:

1.            Nama Lengkap: Khong Hu Cu, Konfusius (Confusius, bahasa Latin), Kong Qiu, atau sering hanya disebut Khongcu (Khongzi) nama aslinya adalah Qiu alias Zhongni artinya “anak kedua dari bukit Ni”.

2.            Orang Tua:

•             Ayah: Kong Shu Lianghe, seorang perwira dari negeri Lu

•             Ibu: Yan Zhenzai

3.            Tempat & Tanggal Lahir: Tanggal 27 bulan ke-8, tahun 551 sebelum masehi di kota Zouyi, di desa Changping, saat ini di Provinsi Shandong, Cina.

4.            Masa Hidup: 551-479 Sebelum Masehi

5.            Gelar atau Julukan: Tianzi Muduo (Genta Rohani Tuhan)

Nabi Khongcu di masa hidupnya sangat disenangi oleh banyak orang. Banyak orang ingin bertanya kepadanya karena kepintaran dan kebaikannya. Pada saat beliau telah wafat pada umur 70-an, murid-muridnya yang setia dengannya membuat sebuah kitab yang bernama KITAB LUN YU atau ANALEK, yakni kitab yang berisi tentang ajaran-ajaran dan nasehat-nasehat yang telah beliau sampaikan. Ajarannya pun tersebar ke berbagai tempat dengan nama KHONG HU CU atau CONFUCIUS (dalam bahasa Latin). [T]

Tags: BukuKhong Hu CukomikKonfusius
Share14TweetSendShareSend
Previous Post

Ulun Danu, Membaca Tubuh Kata-kata Erkaja

Next Post

Jika “Banjir” Melanda Tubuh Manusia

Bhujangga Lanus

Bhujangga Lanus

Siswa kelas VII, penulis pemula

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Jika “Banjir” Melanda Tubuh Manusia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu
Esai

Alvin Tedjo: Potensi, Kesadaran, dan Ujian Waktu

Potensi Manusia dan Lingkungan yang Membentuknya Kisah Alvin Tedjo menarik untuk direnungkan, bukan semata-mata karena ia merupakan keturunan Indonesia yang...

by Agung Sudarsa
October 29, 2026
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam
Panggung

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia
Panggung

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan
Khas

Karya Agung Ki Pasek Badeg, Merawat Warisan Leluhur dan Meneguhkan Ikatan Pasemetonan

ALUNAN lembut gamelan gangsa dan moncong reong berpadu dengan tembang-tembang klasik nan sakral, menghadirkan suasana khidmat yang sarat nuansa spiritual....

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
Melancaran ke Desa Les: Melihat Les dari Sisi yang Lain
Liputan Khusus

Pemberdayaan Produk Lokal Setelah Desa Les Diganjar Penghargaan ADWI 2024

“MAKANYA, pengembangannya lebih kepada CBT sebenarnya—Community Based Tourism.” Nyoman Nadiana, yang akrab disapa Don Rare, mengucapkan kalimat itu ketika menjelaskan...

by Jaswanto
October 29, 2026
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen
Panggung

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Ujian Menuju Kedewasaan: Saat  Cinta Tidak Lagi Menuntut Kesempurnaan

Tidak semua masalah dalam hubungan dapat diselesaikan dengan percakapan ringan atau kompromi sederhana. Fase Ujian Perjalanan relasi cinta pasangan yang...

by Tri Nugroho Adi
October 29, 2026
B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara
Pameran

B-GIDME 2026 Hadirkan 46 Karya dari 52 Desainer Lima Negara

Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) 2026 resmi dibuka pada Senin, 26 Oktober 2026, di Neka Art Museum (NAM), Ubud,...

by Nyoman Budarsana
October 28, 2026
Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya
Panggung

Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

GUNAWAN Wicaksono membawakan tokoh Purusada dengan riasan tebal, didominasi garis merah dan hitam yang mempertegas wajahnya. Matanya melotot, suaranya menggelegar...

by tatkala
October 28, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Tembok Besar Indonesia Itu Bernama Etnosentrisme [Catatan Hari Sumpah Pemuda]

BANYAK yang mengira, setelah Sumpah Pemuda tahun 1928 persoalan bangsa yang majemuk ini telah selesai. Banyak pula yang berharap, setelah...

by Chusmeru
October 28, 2026
Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen
Tualang

Taksi Ferrari-Lamborghini ala Kawah Ijen

MENDENGAR kata Ferrari atau Lamborghini, bayangan kita mungkin langsung tertuju pada mobil mewah berharga selangit dengan fitur-fitur canggih. Namun, Ferrari...

by Kadek Sri Widiastuti
October 28, 2026
Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji
Liputan Khusus

Panji Lestari, Wanita Tani, dan Warga Penggerak Desa Wisata Panji

“DI DESA PANJI, kami tidak menjual pemandangan, kami menjual cara hidup.” Kalimat itu ditulis Jro Mangku Made Ariawan, Perbekel Desa...

by Jaswanto
October 28, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co