13 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tatwa, Susila, Upacara: ‘Three in One’ dan Realisasinya dalam Kehidupan Beragama dan Bernegara

Agung Sudarsa by Agung Sudarsa
April 8, 2026
in Esai
Tatwa, Susila, Upacara: ‘Three in One’ dan Realisasinya dalam Kehidupan Beragama dan Bernegara

Ritual: Pintu Masuk, Bukan Tujuan

Dalam kehidupan manusia—baik sebagai individu maupun warga negara—ritual selalu memiliki tempat penting. Dalam konteks bernegara, perayaan seperti Hari Kemerdekaan Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang kolektif untuk mengingat jati diri bangsa. Demikian pula dalam kehidupan beragama, ritual adalah simbol penghubung antara manusia dan Yang Ilahi. Namun, jika berhenti pada bentuk lahiriah semata, ritual mudah kehilangan makna. Ia menjadi rutinitas tanpa kesadaran, gerak tanpa jiwa. Karena itu, ritual sejatinya adalah pintu masuk—bukan tujuan akhir.

Dari Upacara Menuju Laku

Dalam kerangka Sanatana Dharma, khususnya di Bali, dikenal kesatuan Upacara, Susila, dan Tattwa. Upacara adalah ekspresi lahiriah: persembahan, doa, dan simbol-simbol sakral. Namun upacara tidak boleh berhenti pada altar; ia harus mengalir ke dalam laku kehidupan. Di sinilah susila mengambil peran. Susila adalah etika hidup—bagaimana manusia bertindak dengan kejujuran, kasih, dan tanggung jawab. Tanpa susila, upacara menjadi kosong. Tanpa laku, ritual hanyalah bayangan.

Susila: Spiritualitas yang Membumi

Susila adalah jembatan antara ritual dan realitas sehari-hari. Ia menuntut konsistensi: bagaimana seseorang memperlakukan sesama manusia, menghormati perbedaan, serta menjaga harmoni dengan alam. Dalam kehidupan bernegara, susila terwujud dalam pelayanan publik yang jujur, keadilan sosial, dan kepedulian terhadap yang lemah. Nasionalisme tidak lagi sekadar slogan, tetapi menjadi tindakan nyata. Dalam kehidupan beragama, susila tampak dalam cinta kasih yang melampaui batas—tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada flora dan fauna. Spiritualitas yang sejati tidak berhenti di tempat suci, tetapi hadir di pasar, kantor, dan jalanan.

Tatwa: Dari Pengetahuan Menuju Kesadaran

Jika upacara adalah pintu dan susila adalah jalan, maka tattwa adalah pemahaman mendalam tentang kebenaran. Namun tattwa bukan sekadar pengetahuan intelektual. Ia adalah kesadaran yang hidup. Dalam banyak tradisi, manusia diajak untuk menyadari bahwa dirinya bukan pusat dari segala sesuatu. Dalam Bhagavad Gita, diajarkan tentang nishkama karma—bertindak tanpa keterikatan pada hasil. Ini sejalan dengan prinsip idam na mama: bukan aku, bukan milikku. Kesadaran ini menggeser pusat dari ego menuju keheningan batin.

Melampaui Pikiran: Dari Konsep ke Pengalaman
Kesadaran seperti ini tidak lahir dari pikiran semata. Ia menuntut perjalanan batin yang melampaui Manomaya Kosha—lapisan pikiran yang penuh dualitas. Ketika seseorang melangkah ke Vijnanamaya Kosha, ia mulai melihat dengan kebijaksanaan: bahwa tindakan mengalir melalui dirinya, bukan sepenuhnya dari dirinya. Ego perlahan mencair. Pada puncaknya, dalam Anandamaya Kosha, muncul pengalaman keesaan. Di sini, ungkapan “aku hanyalah alat” bukan lagi konsep, melainkan realitas yang dialami.

Nishkama Karma: Laku Tanpa Pamrih

Ketika tattwa, susila, dan upacara menyatu, lahirlah nishkama karma. Inilah puncak realisasi: bertindak tanpa pamrih, tanpa klaim, tanpa keterikatan pada hasil. Tindakan menjadi persembahan. Dalam konteks bernegara, ini berarti melayani tanpa korupsi, bekerja tanpa mencari pujian, dan mengabdi tanpa pamrih. Dalam konteks beragama, ini berarti mencintai tanpa syarat, memberi tanpa menghitung, dan hidup selaras dengan alam. Di titik ini, kehidupan sehari-hari menjadi ritual hidup—setiap tindakan adalah doa, setiap napas adalah persembahan.

Bahaya Ritual Tanpa Kesadaran

Namun perjalanan ini tidak selalu mudah. Ada kecenderungan manusia untuk berhenti pada ritual, karena lebih mudah dan terlihat. Ritual memberi rasa aman, tetapi juga bisa menjadi jebakan jika tidak disertai kesadaran. Dalam bernegara, seremoni tanpa integritas melahirkan kemunafikan. Dalam beragama, ritual tanpa kasih melahirkan fanatisme. Karena itu, kesadaran harus selalu menjadi pusat. Ritual harus mengingatkan, bukan menggantikan.

Integrasi: Spiritualitas yang Hidup

Keindahan konsep three in one ini terletak pada integrasinya. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Upacara, susila, dan tattwa adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. Upacara tanpa susila adalah kosong. Susila tanpa tattwa bisa menjadi kering. Tattwa tanpa upacara bisa kehilangan akar budaya. Ketiganya harus berjalan bersama, seperti tubuh, pikiran, dan jiwa.

Relevansi bagi Zaman Kini

Di era modern yang penuh ambisi dan tekanan, konsep ini menjadi sangat relevan. Banyak orang mencari makna di luar dirinya—dalam materi, status, atau pengakuan. Padahal, makna sejati lahir dari integrasi batin. Ketika seseorang menjalani ritual dengan kesadaran, melakoninya dalam tindakan, dan memahaminya dalam kedalaman tattwa, ia menemukan keseimbangan. Ia tidak lagi terombang-ambing oleh dunia luar.

Dari Simbol ke Kehidupan

Pada akhirnya, perjalanan spiritual—baik dalam beragama maupun bernegara—adalah perjalanan dari simbol menuju kehidupan. Ritual adalah awal, laku adalah jalan, dan kesadaran adalah tujuan. Ketika manusia menyadari bahwa dirinya hanyalah alat dari keberadaan, ia tidak menjadi pasif, tetapi justru menjadi lebih hidup. Ia bertindak dengan penuh tanggung jawab, namun tanpa beban ego. Inilah realisasi sejati dari tattwa, susila, dan upacara: sebuah kehidupan yang utuh, selaras, dan penuh makna—di mana yang sakral tidak lagi terpisah dari yang sehari-hari. [T]

Tags: agamatatwaupacara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

Next Post

Rekonstruksi Status Tanah ‘Ex Eigendom Verponding’: Antara Legalitas Formal dan Penguasaan Fisik dalam Perspektif Keadilan Agraria

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa, SE, SH, MH adalah Wakil Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali bidang Sosial Budaya, Direktur LBH Manusia Merdeka, jurnalis indonesiaexpose.co.id, dan kandidat doktor di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dengan disertasi: Inner Peace, Communal Love, Global Harmony: Yoga, Meditasi, dan Visi Anand Krishna tentang One Earth, One Sky, One Humankind

Related Posts

Bung Karno dalam Puisi   

by I Nyoman Tingkat
June 13, 2026
0
Bung Karno dalam Puisi   

BUNG Karno adalah presiden Indonesia yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dari 8 PresidenIndonesia,Bung Karno, Abdul Rachman Wahid (Gus...

Read moreDetails

Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

by Ahmad Prasetya Hady
June 12, 2026
0
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

SAYA menulis ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk banyak seniman yang mungkin merasakan hal yang sama. Mereka...

Read moreDetails

Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

by Angga Wijaya
June 11, 2026
0
Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan...

Read moreDetails

Tempe dan Ekonomi yang Teriris

by Dodik Suprayogi
June 11, 2026
0
Tempe dan Ekonomi yang Teriris

DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan...

Read moreDetails

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

by Chandra Manikan
June 10, 2026
0
Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka...

Read moreDetails

‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

by Agung Sudarsa
June 10, 2026
0
‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih...

Read moreDetails

GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

by Abdul Karim Abraham
June 9, 2026
0
GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis...

Read moreDetails

Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

by I Nyoman Tingkat
June 9, 2026
0
Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni...

Read moreDetails

Doa Tanpa Usaha Kosong, Usaha Tanpa Doa Sombong

by Dede Putra Wiguna
June 9, 2026
0
Doa Tanpa Usaha Kosong, Usaha Tanpa Doa Sombong

 “Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya,...

Read moreDetails

Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 9, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi...

Read moreDetails
Next Post
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Rekonstruksi Status Tanah 'Ex Eigendom Verponding': Antara Legalitas Formal dan Penguasaan Fisik dalam Perspektif Keadilan Agraria

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan
Puisi

Puisi-puisi IRZI | Jazz Buat Para Puan

JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya...

by IRZI
June 13, 2026
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Budaya

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

by tatkala
June 13, 2026
Karya Rupa Saka Rosanta, Dari Reinkarnasi, Pohon Kasih sampai Avatar Word
Ulas Rupa

Karya Rupa Saka Rosanta, Dari Reinkarnasi, Pohon Kasih sampai Avatar Word

Ida Kade Saka Rosanta, yang kerap dipanggil Gus Moyo memamerkan karya rupanya di Rumah Berdaya, jalan Raya Sesetan 280 Denpasar....

by Mas Ruscitadewi
June 13, 2026
Ketika Prasasti Keluar dari Kamus Arkeologi
Bahasa

Ketika Prasasti Keluar dari Kamus Arkeologi

SEJAK kapan sebuah kata harus tunduk pada makna yang kaku? Padahal, di tengah masyarakat, makna kata itu justru tumbuh dan...

by I Made Sudiana
June 13, 2026
‘Brown Sugar’ dari The Rolling Stones dan Ingatan Perbudakan
Ulas Musik

‘Brown Sugar’ dari The Rolling Stones dan Ingatan Perbudakan

MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang...

by Ahmad Sihabudin
June 13, 2026
Bung Karno dalam Puisi   
Esai

Bung Karno dalam Puisi   

BUNG Karno adalah presiden Indonesia yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dari 8 PresidenIndonesia,Bung Karno, Abdul Rachman Wahid (Gus...

by I Nyoman Tingkat
June 13, 2026
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan
Esai

Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

SAYA menulis ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk banyak seniman yang mungkin merasakan hal yang sama. Mereka...

by Ahmad Prasetya Hady
June 12, 2026
Storynomics Tourism Berbasis Kearifan Lokal —Catatan dari PkM Undiksha di Komunitas Wanayana Kayoman dan Sekolah Adat Manik Empul, Desa Pedawa
Pendidikan

Storynomics Tourism Berbasis Kearifan Lokal —Catatan dari PkM Undiksha di Komunitas Wanayana Kayoman dan Sekolah Adat Manik Empul, Desa Pedawa

DESA Pedawa di Kecamatan banjar, Buleleng, yang dikenal dengan adat dan budaya yang unik kembali menjadi tujuan pengabdian akademik. Pada...

by tatkala
June 12, 2026
OSIS dan MPK SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Gelar Bakti Sosial di Yayasan Bali Baby Home dan Yayasan Sayangi Bali
Pendidikan

OSIS dan MPK SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Gelar Bakti Sosial di Yayasan Bali Baby Home dan Yayasan Sayangi Bali

Hari itu, Kamis, 11 Juni 2026, para siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) SMK Kesehatan Bali...

by Dede Putra Wiguna
June 12, 2026
Orang yang Hadir Kok Diminta Absen?
Bahasa

Orang yang Hadir Kok Diminta Absen?

DALAM kehidupan sehari-hari, kata "absen" sangat akrab digunakan oleh masyarakat. Di sekolah, guru sering mengatakan, "Ayo, sebelum belajar kita absen...

by Ni Wayan Suwini
June 12, 2026
Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri
Esai

Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan...

by Angga Wijaya
June 11, 2026
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional
Lingkungan

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co