15 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ritual ‘Seba Baduy’ Tetap Jadi Primadona Aset Budaya Banten

Asep Kurnia by Asep Kurnia
April 7, 2026
in Esai
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

Asep Kurnia

BICARA dan membicarakan “Seba Baduy”, sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Alasan mendasar yang sulit untuk dibantah bahwa Seba adalah ritual adat suku Baduy yang berkategori wajib dilaksanakan setiap tahun dan teragendakan secara resmi di dalam Kalender Penanggalan Adat Baduy. Yaitu di setiap minggu pertama bulan Safar awal tahun baru Suku Baduy.

Seba dalam tatanan adat Baduy merupakan puncak acara tahunan setelah melewati kegiatan Kawalu selama tiga bulan (Kasa, Karo, Katiga) dan Ngalaksa selama 7 hari dari tanggal 21 sampai 27 di bulan Katiga kalendernya adat suku Baduy.

Berbagai ulasan serta penjelasan tentang apa, siapa Seba itu, dan bagaimana pelaksanaan Seba sudah banyak ditulis dan dirilis secara apik oleh berbagai kalangan, baik ahli budaya, jurnalis, peneliti, penulis dadakan, youtuber, kontener serta para tik-toker. Sehingga kejelasan serta keutuhan informasi tentang seputar dan sekitar Seba Baduy makin terasa terlengkapi dari berbagai sisi dan sudut pandang.

Namun bukan berarti sudah sempurna dan paripurna, karena tiap tahun terjadi dinamisasi situasi dan kondisi antara yang mau melaksanakan Seba ( masyarakat Baduy) dengan penerima Seba. Dan celah inilah yang membuat para pencari berita tetap memburu informasi kekinian Seba Baduy termasuk penulis.

Pergeseran Nilai Seba

Konon menurut kesejarahan ala pinutur, sejak lahir Suku Baduy ke muka bumi ini, maka sejak itulah Seba dilaksanakan sebagai salah satu tugas dan kewajiban pokok kesukuan mereka yaitu:  “ngasuh ratu ngajayak menak” (membimbing para pemimpin negara) yang secara rutin dilaksanakan setahun sekali pada awal tahun penanggalan adat mereka.  Kesakralannya sangat dan wajib dijamin oleh seluruh peserta sehingga syarat dan rukunnya pun dibuat sedemikian ketat.

Sampai saat ini kisah perjalanan kesakralan ritual Seba tidak dapat dibuktikan secara akurat dan cermat, Sepengetahuan penulis, belum ada literatur sahih yang mampu menjelaskan secara runut dan ilmiah. Kisah yang tertulis dan atau sudah ditulis masih selalu ada rasa keterpenggalan. Hal ini sangat dimaklumi karena di Suku Baduy tidak ada dokumentasi tertulis, mereka hanya lengket dengan budaya lisan sehingga pelacakan informasi menjadi tersendat. Seperti ucapan Jaro Sepuh Tanggungan 12 ( Ayah Saidi): “di Baduy aya lisan di negara aya tulisan, di Baduy aya kabar di negara aya gambar” (di Baduy ada lisan, di negara ada tulisan, di Baduy ada kabar, di negara ada gambar).

Walaupun berbagai penjelasan yang sudah sering dimuat di media cetak dan media sosial namun tetap belum cukup untuk menyimpulkan tentang  pengertian Seba yang utuh serta akurat,  di sana-sini masih terjadi redefinisi atau pergeseran pengertian bahkan terjadi penghalusan istilah dari tuduhan pengertian Seba yang diartikan sebagai  ritual adat penyerahan upeti; kemudian diluruskan bahwa Seba itu sebagai salah satu tugas pokok keadatan suku Baduy untuk mendoakan, membimbing para pemimpin negara, dan sekarang mulai meminjam diksi yang lebih halus di mana Seba diartikan atau disetarakan dengan istilah  “silaturahmi”  (peminjaman kata dari bahasa Arab).

Dengan semakin terjalin kerjasama yang erat antara pihak pemerintah daerah terutama dinas pariwisata sebagai motoris yang menangani pelaksanaan Seba, maka makin terasa telah terjadi pergeseran ruh Seba Baduy dari sekadar rutinitas dan kesakralan ritual adat mulai bergeser menjadi sebuah event gebyar dengan berbagai sisipan dan susupan acara tambahan pengiring Seba, baik sebelum dan atau sesudah Seba. Kini Seba tidak lagi berdiri sendiri, Seba sudah dinobatkan sebagai aset budaya unggulan Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten untuk menggiring masuknya wisatawan lokal maupun manca negara untuk datang.

Seba  tahun 2026 yang direncanakan akan dilaksanakan pada  tanggal 24 -26 April 2026, Pemda Lebak secara khusus menargetkan 46 ribu wisatawan datang ke Bumi Multatuli dengan perkiraan  peserta Seba sekitar 1500 orang. Pun demikian Pemda provinsi Banten telah mempersiapkan tingkat kegebyaran Seba untuk tahun ini.

Aneka RagamTema Gebyarisasi Seba Baduy

Di atas telah dipaparkan sekilas bahwa Seba telah dan sedang mengalami pergeseran dari sekadar rutunitas dan sudah tidak bisa berdiri sendiri. Untuk membuktikan itu tentunya harus berdasarkan fakta dan data agar diksi “pergeseran Seba” bisa diterima secara logis dan realistis. Salah satu yang bisa menjadi argumentasi kuat dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah adalah bisa dilihat dari munculnya tema-tema Event Gebyar Seba Baduy dari tahun ke tahun. Karena tema Seba selalu disesuaikan dengan kondisi kebatinan masyarakat Baduy dengan situasi pemerintahan saat itu. Kalimat singkatnya, disesuaikan dengan kekinian situasi politik.

Tema Seba tahun 2025 adalah : ” Ngajaga Tradisi, Ngaraksa Harmoni Pikeun Indonesia Maju”; dan mari kita simak tema Seba Baduy 2026 adalah “ Warisan Karuhun, Inspirasi Kiwari, Ngahiji Dina Tradisi ”. Tema ini menekankan kesinambungan tradisi leluhur (karuhun) sebagai inspirasi masa kini (kiwari) dan bersatunya berbagai elemen dalam tradisi. Acara ini kembali masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 sebagai acara budaya unggulan.

Tema itu berfokus pada bagaimana menghadirkan nilai, tradisi, dan harmoni, serta menjalin silaturahmi antara warga Baduy dengan pemerintah (“Bapak Gede”). Menurut estimasi gebyarisasi Seba Baduy 2026 diperkirakan akan tetap menjadi momen budaya terbesar di Lebak, Banten, yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara dan tentunya akan tetap menjadi primadona aset budaya Banten. [T]

  • Ditulis di Padepokan Sisi Leuit Perbatasan Suku Baduy,  6 April 2026

Penulis: Asep Kurnia
Editor: Adnyana Ole

Tags: bantenpariwisata provinsi bantenSuku Baduy
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Siap 86’: Ketika Orang Sipil Merasa Sedang Pakai Seragam

Next Post

TENTANG MALL

Asep Kurnia

Asep Kurnia

Pemerhati Baduy, tinggal di tapal batas Baduy

Related Posts

Wisatawan Eropa Masih Menjadi Andalan Indonesia

by Chusmeru
June 15, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

MASA tinggal terlama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia didominasi oleh wisatawan asal negara-negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan Eropa...

Read moreDetails

Takdir dan Kehendak Bebas: Membaca Ulang Kehidupan melalui Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins

by Agung Sudarsa
June 14, 2026
0
Takdir dan Kehendak Bebas: Membaca Ulang Kehidupan melalui Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins

Antara Takdir dan Kebebasan: Pertanyaan Tua yang Tak Pernah Usai Sejak manusia mulai bertanya tentang dirinya sendiri, satu pertanyaan selalu...

Read moreDetails

Bung Karno dalam Puisi   

by I Nyoman Tingkat
June 13, 2026
0
Bung Karno dalam Puisi   

BUNG Karno adalah presiden Indonesia yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dari 8 PresidenIndonesia,Bung Karno, Abdul Rachman Wahid (Gus...

Read moreDetails

Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

by Ahmad Prasetya Hady
June 12, 2026
0
Kami Bukan Pajangan —Suara Seniman Berpendidikan yang Terlupakan

SAYA menulis ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk banyak seniman yang mungkin merasakan hal yang sama. Mereka...

Read moreDetails

Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

by Angga Wijaya
June 11, 2026
0
Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan...

Read moreDetails

Tempe dan Ekonomi yang Teriris

by Dodik Suprayogi
June 11, 2026
0
Tempe dan Ekonomi yang Teriris

DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan...

Read moreDetails

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

by Chandra Manikan
June 10, 2026
0
Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka...

Read moreDetails

‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

by Agung Sudarsa
June 10, 2026
0
‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih...

Read moreDetails

GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

by Abdul Karim Abraham
June 9, 2026
0
GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis...

Read moreDetails

Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

by I Nyoman Tingkat
June 9, 2026
0
Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni...

Read moreDetails
Next Post
TENTANG MALL

TENTANG MALL

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif
Pendidikan

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I
Panggung

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
Pemerintahan

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Om Swastyastu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan pribadi, kami I Nyoman Sutjidra, Bupati Buleleng, bersama Gede Supriatna, Wakil Bupati...

by tatkala
June 15, 2026
Tari Siwanataraja, Simbol Awal Penciptaan yang Selalu Hadir dalam Peed Aya Pesta Kesenian Bali
Panggung

Peed Aya PKB 2026, Seni Keberlanjutan

PEMENTASAN Peed Aya serangkaian dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada yang baru, dan pastinya menarik. Arak-arakan barisan yang...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026
Ulas Pentas

Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026

MENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...

by I Nyoman Darma Putra
June 15, 2026
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali
Ulas Rupa

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

by Oka Rusmini
June 15, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Wisatawan Eropa Masih Menjadi Andalan Indonesia

MASA tinggal terlama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia didominasi oleh wisatawan asal negara-negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan Eropa...

by Chusmeru
June 15, 2026
Kebun yang Tak Pernah Ditanami | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Kebun yang Tak Pernah Ditanami | Cerpen Dodik Suprayogi

TERDAPAT petak tanah di samping rumah yang selalu membuat tetangga gatal ingin berkomentar. "Sayang sekali, Bram, tanah sesubur ini dibiarkan...

by Dodik Suprayogi
June 14, 2026
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat
Puisi

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026
Mendengar Kembali Bunyi yang Terlupakan: Catatan atas Pertunjukan Gula Gending 2.0 di Taman Budaya NTB
Panggung

Mendengar Kembali Bunyi yang Terlupakan: Catatan atas Pertunjukan Gula Gending 2.0 di Taman Budaya NTB

ADA bunyi-bunyi yang hidup begitu lama di sekitar kita hingga akhirnya menghilang dari ingatan. Ia pernah hadir setiap hari, melintas...

by Jaswanto
June 14, 2026
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara
Budaya

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
Takdir dan Kehendak Bebas: Membaca Ulang Kehidupan melalui Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins
Esai

Takdir dan Kehendak Bebas: Membaca Ulang Kehidupan melalui Pancakosha dan Peta Kesadaran Hawkins

Antara Takdir dan Kebebasan: Pertanyaan Tua yang Tak Pernah Usai Sejak manusia mulai bertanya tentang dirinya sendiri, satu pertanyaan selalu...

by Agung Sudarsa
June 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co