16 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Festival Mini ‘Dealing in Distance’ Tiba di Bali dengan Lebih dari 30 Seniman: Menjelajahi Diaspora, Migrasi, dan Rasa Kepemilikan

tatkala by tatkala
January 19, 2026
in Panggung
Festival Mini ‘Dealing in Distance’ Tiba di Bali dengan Lebih dari 30 Seniman: Menjelajahi Diaspora, Migrasi, dan Rasa Kepemilikan

FESTIVAL mini keliling “Dealing in Distance” yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut akan melawat ke Bali pada 22–25 Januari 2026, berlangsung di tiga lokasi di Denpasar: CushCush Gallery, Masa Masa, dan MASH Denpasar. Menampilkan lebih dari 30 kontribusi artistik dari Asia Tenggara serta diaspora Asia Tenggara—beberapa di antaranya memiliki keterkaitan dengan Jerman—festival ini menghadirkan lebih dari 20 program publik, termasuk pameran, pertunjukan, lokakarya, diskusi, serta tur jalan kaki.

Edisi di Bali ini merupakan kelanjutan dari perhelatan festival di Hanoi dan Ho Chi Minh City, Vietnam, pada dua pekan awal Januari, meneruskan eksplorasinya terhadap berbagai gagasan tentang diaspora, migrasi, dan identitas dalam jarak. “Dealing in Distance” dirancang sebagai platform untuk praktik berbasis riset, yang memandang pengetahuan sebagai proses berkelanjutan ketimbang kesimpulan yang tetap, bergerak antara konteks lokal dan global.

Diinisiasi oleh Goethe-Institut di Indonesia, Filipina, dan Vietnam (Ho Chi Minh City dan Hanoi), “Dealing in Distance” secara konseptual dirumuskan oleh kurator regional, RED Nguyễn Hải Yến, yang bertolak dari gagasan bahwa identitas tidak tumbuh dari satu asal-usul tunggal, melainkan dari berbagai keterhubungan. Edisi ketiganya di Bali diwujudkan melalui kolaborasi dengan dua kurator lokal, Wayan Sumahardika dan Savitri Sastrawan.

“Sejalan dengan komitmen Goethe-Institut terhadap dialog dan mobilitas, Dealing in Distance melalui variasi program publiknya  menghadirkan berbagai perjumpaan yang kerap kali berlangsung tidak seimbang dan tak sepenuhnya terselesaikan—antara seniman diaspora Asia Tenggara kontemporer, seniman Indonesia, dan seniman Bali. Dengan mempertemukan beragam perspektif ini, kami berharap dapat memantik refleksi, pertukaran gagasan, serta cara-cara baru dalam memahami keterhubungan budaya di dunia yang kian bergerak,” ujar Dr. Marguerite Rumpf, Kepala Regional Program Budaya di Goethe-Institut Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Exhibition | © Là Hiếu
Exhibition | © Là Hiếu

Bali menghadirkan lensa kritis untuk merefleksikan gagasan tentang rasa kepemilikan di luar definisi-definisi yang tetap, dibentuk oleh kerangka pandangan dunia yang jamak, sejarah migrasi dan pariwisata, serta negosiasi yang terus berlangsung antara tradisi dan pengalaman kontemporer. Dalam konteks ini, Bali menjadi situs aktif tempat lapisan-lapisan masa lampau dan masa kini yang beririsan;  sehingga konsep “KAMU DARI MANA? (WHERE ARE YOU FROM?)”, menemukan resonansinya.

Dealing in Distance “KAMU DARI MANA? (WHERE ARE YOU FROM?)” menampilkan kontribusi artistik dari:

Alvin Collantes | Amal Purnama | Bilawa Ade Respati | Bumi Bajra | [cap naga] | Don Rare Nadiana x Wulan Dewi Saraswati | Ferdiansyah Tajib | Gatari Surya Kusuma | Gede Yogi Sukawiadnyana x Ni Komang Ayu Anantha Putri x Manik Sukadana | Hà Thúy Hằng | Hiền Hoàng | Hoo Fan Chon | I Ngurah Suryawan | I Putu Oka Surya Pratama | Jules Leaño | Made Masak | Melati Suryodarmo | Nelden Djakababa Gericke x Putri Minangsari | Noutnapha Soydala | Nindya Nareswari | Nuturang | Phạm Minh Đức | Prinka Saraswati | Sarnt Utamachote, Plum, Gula Malacca | Vita Wulansari | Wayan Gde Yudane x Putu Septa | Woven Kolektif | Zelin Seah

Thelma and the Vixen | © Là Hiếu

Wayan Sumahardika, salah satu kurator festival, menyatakan, “Dealing in Distance mengajak para seniman dan khalayak untuk membaca Bali bukan semata sebagai destinasi wisata yang paradisiakal, melainkan sebagai laboratorium sosial dan artistik tempat diaspora, sejarah, dan mobilitas terjalin. Berlatar pesatnya perkembangan pariwisata dan citra global Bali, program ini mengajukan pertanyaan kritis: adakah yang bisa disebut sebagai identitas Bali yang otentik?”

Menyikapi luapan emosi yang tercurah dari perjumpaan antara pendatang dan warga lokal—di tengah globalisasi budaya, pariwisata massal, dan kerentanan sosial—para seniman Bali lintas generasi dalam program ini mengartikulasikan posisi estetika dan politik mereka melalui berbagai konteks wilayah di Bali. Before the Pulse Fails karya Wayan Gde Yudane dan Putu Septa menyuguhkan pengalaman sonik yang menangkap ketegangan antara tradisi yang hidup dan risiko keterputusan secara ritmis; retakan, geseran, dan disusun ulang.

Kolaborasi antara Don Rare Nadiana dan Wulan Dewi Saraswati dalam Mengguh Les: Exploring the Diversity of Flavors in Bali menjadikan rasa sebagai medium untuk menyampaikan sejarah panjang peradaban Bali—sejarah yang tetap cair, terbuka, dan terus-menerus diartikulasikan ulang melalui imajinasi kewargaan yang baru.

Woven Kolektif, sebuah kolektif seniman berbasis di Australia dan Jerman yang memiliki ikatan diaspora ke Indonesia, mengeksplorasi memori kolektif untuk membentuk dialog yang lebih luas mengenai sejarah bersama melalui karya audio-visual dan taktil mereka.

Untuk melihat keberagaman cerita dan perspektif di pengasingan, berbagai pertunjukan digelar oleh para diaspora dari Asia Tenggara. Thelma and the Vixen, sebuah performative reading karya Nelden Djakababa Gericke, menyoroti kesedihan wanita Filipina paruh baya dalam perjuangannya menghadapi menopause, Ia berkolaborasi dengan penyair dan penari Putri Minangsari serta komposisi suara oleh Bilawa Ade Respati.

Thelma and the Vixen | © Là Hiếu

Merefleksikan Bali yang dijuluki sebagai surga, karya berikut menyoroti bagaimana pariwisata global, migrasi tenaga kerja, dan ekonomi jasa berinteraksi dengan komodifikasi keintiman. Sarnt Utamachote bersama Plum dan Gula Malacca menghadirkan pertunjukan berdurasi panjang selama lima jam, Girls gotta do what girls do?, yang menyingkap refleksi kritis terhadap dinamika tersebut.

Untuk mengetahui seluruh rangkaian program publik “Dealing in Distance”, silakan mengakses goethe.de/indonesia/dealingindistance.

###

Tentang Goethe-Institut

Goethe-Institut merupakan lembaga kebudayaan Republik Federal Jerman yang aktif di seluruh dunia. Kami mempromosikan pengajaran bahasa Jerman di luar negeri dan mendorong pertukaran budaya antarbangsa. Kami juga menyampaikan gambaran menyeluruh mengenai Jerman melalui informasi tentang kehidupan politik, sosial dan budaya di Jerman. Beragam program budaya dan pendidikan kami menyokong dialog antarbudaya dan memfasilitasi partisipasi kultural. Berbagai program tersebut memperkukuh struktur-struktur masyarakat madani dan mendukung mobilitas global.

Reporter/Penulis: Siaran Pers
Editor: Adnyana Ole

Tags: balifestivalGoethe-InstitutJermanPameran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pariwisata Vietnam: Mungkinkah Menggeser Indonesia?

Next Post

Teknologi Membuat Hidup Tak Terbatas, Tapi Juga Membatasi Hidup

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails
Next Post
Teknologi Membuat Hidup Tak Terbatas, Tapi Juga Membatasi Hidup

Teknologi Membuat Hidup Tak Terbatas, Tapi Juga Membatasi Hidup

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium
Gaya

Lift Rumah Mewah Kalea untuk Hunian Premium

SAAT ini, banyak pemilik rumah mewah di Indonesia memilih menggunakan lift rumah mewah Indonesia dari Kalea karena lift ini dapat...

by tatkala
September 16, 2026
Membaca Naga Agus Kama Loedin
Ulas Rupa

Membaca Naga Agus Kama Loedin

---Venue Art, Batu & Studio, Batubulan, Gianyar, Bali | 12 September 2026 * Pameran "Jaga Raga Bara Jiwa" dibuka  Rektor...

by I Wayan Westa
September 16, 2026
Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan
Ulas Rupa

Pohon Hayat dan Enam Puluh Kuda yang Menjaga Ingatan

Di Agung Rai Museum of Art atau ARMA, Ubud, Bali, pada Juli 2026, sebuah pohon penuh kuda hadir di antara...

by Angga Wijaya
September 16, 2026
Purbaya Yudhi Sadewa, Saatnya Berkarya Tanpa Pamrih di Luar Sistem
Esai

Purbaya Yudhi Sadewa, Saatnya Berkarya Tanpa Pamrih di Luar Sistem

SENIN, 14 September 2026, tidak ada suara petir yang menggelegar. Namun, masyarakat cukup dikejutkan oleh sebuah kabar yang sesungguhnya sudah...

by Agung Sudarsa
September 16, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

BANK TANAH DAN KITA —Antara Reforma Agraria, Kepentingan Investasi, dan Masa Depan Ruang Hidup Rakyat

TANAH yang dikuasai negara bukan sekadar benda tidak bergerak yang dapat dipindahkan dari satu tangan ke tangan lain. Di atasnya...

by I Made Pria Dharsana
September 16, 2026
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026
Panggung

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
Suka-Duka di Rumah Sakit
Esai

Suka-Duka di Rumah Sakit

BEBERAPA minggu lalu, saya mengaitkan rumah sakit dengan konsep dukkha. Dalam Buddhisme, dukkha sering diterjemahkan sebagai penderitaan, tetapi maknanya jauh...

by Angga Wijaya
September 15, 2026
Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI
Esai

Bahasa Bali, Bahasa Ibu yang Asing bagi Anak Bali —Catatan Orang di Luar Pagar atas Penyelenggaraan Festival Berbahasa Bali, Bulan Bahasa Bali dan FTBI

SUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...

by Nanoq da Kansas
September 14, 2026
“Anjirlah!” Gue Dicibir Gara-Gara Bilang “Anjir!”
Esai

“In This Economy”: Ketika Ketakutan Finansial Mengalahkan Insting Biologis

SECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...

by Faikar Ramadhan
September 14, 2026
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik
Khas

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co