DI kabupaten Tabanan, tepatnya tak jauh dari lokasi Pantai Nyanyi, Desa Beraban, ada tempat wisata bernama Nuanu. Nuanu dikenal sebagai kafe pinggir pantai, seni rupa, pertunjukan cahaya dan musik. Di lokasi tersebut saya berkunjung pada tanggal 28 Oktober 2025. Ada satu tempat yang paling saya sukai di Nuanu. Tempat itu bernama Alpha Wolf Lodge.
Alpha Wolf Lodge merupakan satu-satunya kafe di Indonesia di mana pengunjung dapat menikmati kudapan dan minuman sambil mengamati wolfdog.
Makanan dan minuman di Alpha Wolf Lodge relatif enak. Saya amat menyukai cokelat panas di Alpha Wolf Lodge. Rasanya amat berbeda saat meminumnya dibandingkan di kafe atau restoran lain—karena saya menikmati cokelat panas sambil mengamati enam ekor wolfdogs di area tanah yang berpagar dan satu ekor wolfdog di areal kafe yang amat dekat dengan meja tempat saya minum. Ini merupakan pertama kalinya saya minum cokelat panas sambil mengamati wolfdog secara langsung.
Wolfdogs di Alpha Wolf Lodge merupakan hasil dari persilangan antara serigala dan anjing Inuit Utara. Pada dasarnya, semua wolfdogs merupakan hasil persilangan dari serigala dan anjing. Saya mengamati bahwa wolfdogs di Nuanu amat mirip dengan serigala karena di samping keturunan serigala, anjing Inut Utara merupakan salah satu varietas anjing yang paling dekat kekerabatannya dengan serigala dilihat dari bentuk tubuh, warna bulu, perilaku, dan suara.

Saya mendengar lolongan wolfdogs di situ saat jam 6 waktu senja. Saya menemukan referensi bahwa alasan anjing blasteran itu melolong saat senja dikarenakan—seperti halnya serigala—sore merupakan waktu paling aktif mereka. Dua waktu tersebut merupakan waktu utama untuk berkomunikasi.
Ya, lolongan wolfdogs merupakan cara untuk memperkuat hubungan dan mengekspresikan rasa sayang kepada sesama wolfdogs. Terkadang, wolfdogs melolong untuk mencari perhatian manusia.
Seperti halnya serigala, wolfdogs merupakan hewan sosial yang hidup dalam kawanan. Oleh karena itu, di Alpha Wolf Lodge ini, wolfdogs hidup dalam kawanan. Dalam satu hari, tiap ekor wolfdog memakan tiga kg daging mentah saat pagi dan sore sehingga satu ekor wolfdog bisa menghabiskan enam kg daging.
Di Alpha Wolf Lodge, luas tanah berpagar untuk wolfdog sekitar satu hektar dengan tujuh wolfdogs menempati tempat tersebut. Semua wolfdog yang ada di Nuanu lahir di Bali.
Di dalam areal yang dikelilingi pagar, ada satu bangunan bertingkat dua yang terisi pendingin ruangan di mana wolfdogs dapat menikmati udara dingin. Di area terbuka ada kolam renang untuk wolfdogs bermain dan berenang sebagai salah satu cara mendinginkan tubuh di tengah cuaca panas.

Ada satu ekor wolfdog yang berada di area kafe di mana pengunjung dapat minum kopi sambil berfoto bersama wolfdog. Wolfdog yang ada di area kafe bernama Marlyn. Selain makanan dan minuman, Alpha Wolf Lodge juga menawarkan barang dagangan seperti boneka serigala, topi, dan lukisan.
Bagi yang ingin mendapat pengalaman langsung menikmati minuman dan makanan bersama wolfdog, Alpha Wolf Lodge Nuanu adalah tempat yang paling cocok untuk hal tersebut. Selain kafe, ada juga penginapan di area tersebut di mana pengunung dapat bermalam sambil mengamati wolfdogs di malam hari.
Jam operasional Alpha Wolf Lodge untuk pengunjung yang ingin datang ke kafe dan mengamati enam ekor wolfdogs bermain di tanah berpagar atau berfoto bersama seekor wolfdogs di area kafe adalah dari jam sembilan pagi sampai jam enam sore.
Akhirnya, wolfdogs yang saya amati di Nuanu meninggalkan beberapa kesan. Pertama, wolfdog merupakan bagian dari sejarah di mana beberapa jenis serigala terdomestikasi menjadi anjing. Kedua, ini memberikan saya pengetahuan bahwa bentuk tubuh anjing yang paling alami adalah yang menyerupai wolfdog.
Ketiga, Alpha Nuanu Lodge merupakan satu-satunya kafe di Indonesia yang menyajikan minuman dan makanan di mana pengunjung dapat langsung mengamati wolfdogs.
Dan keempat, lolongan wolfdog memberi tanda bahwa suara yang saya dengar merupakan suara dari penjaga belantara liar karena lolongannya amat menyerupai serigala. Dalam belantara liar, serigala dan dingo merupakan hewan yang menjaga keseimbangan ekosistem.[T]
Penulis: Doni Sugiarto Wijaya
Editor: Jaswanto



























