24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Denpasar Festival ke-18 Siap Digelar: Merawat Pesta Kota Saat Alam Tak Selalu Bersahabat

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
December 19, 2025
in Panggung
Denpasar Festival ke-18 Siap Digelar: Merawat Pesta Kota Saat Alam Tak Selalu Bersahabat

Suasana Panggung Budaya di Denfest 2024 | Foto: tatkala.co/Dede

AKHIR tahun di Denpasar selalu punya dua wajah. Di satu sisi, ia menjadi ruang perayaan, temu kreativitas, dan etalase budaya yang hidup. Di sisi lain, langit kerap menyimpan kejutan. Hujan datang tiba-tiba, angin bertiup lebih kencang dari biasanya, bahkan badai singkat dapat mengubah rencana matang menjadi kepanikan kecil. Dalam suasana seperti itulah Denpasar Festival ke-18 tahun 2025 akan digelar.

Pada 20–23 Desember mendatang, kawasan Catur Muka akan kembali menjadi tempat perayaan. Denpasar Festival (Denfest) bukan sekadar agenda tahunan, melainkan denyut kota. Ia merangkum wajah Denpasar yang berlapis. Tradisi, seni pertunjukan, ekonomi rakyat, kreativitas anak muda, dan kesadaran lingkungan. Namun, ada satu pertanyaan yang mengendap di benak banyak orang: akankah Denfest tahun ini berjalan lancar dan tenang di tengah cuaca ekstrem yang belakangan makin sering hadir?

Pertanyaan itu bukan tanpa dasar. Ingatan kolektif publik masih menyimpan cerita tentang Denfest 2024. Curah hujan sebenarnya tidak terlampau besar, tetapi cukup mengganggu kenyamanan pengunjung. Beberapa pertunjukan tersendat, aktivitas UMKM melambat, dan pengunjung memilih berteduh lebih lama daripada berkeliling, atau lebih banyak memilih di rumah saja. Mundur lebih jauh ke 2022, bahkan lebih dramatis. Hujan deras disertai badai datang tanpa aba-aba. Beberapa agenda terpaksa dibatalkan. Sejumlah kegiatan dipindahkan ke ruang indoor ─ ke Gedung Dharma Negara Alaya (DNA). Denfest 2022 memang tetap berjalan, tetapi dengan wajah yang tak seperti biasanya.

Pembukaan Denfest ke-17, tahun 2024│Foto: Dok. Pemkot Denpasar

Risiko itu selalu mengintai setiap perhelatan akhir tahun. Denpasar memahami betul konsekuensinya. Justru dalam situasi semacam inilah, Denfest ke-18 mencoba menegaskan sikap. Bukan dengan menghindari musim hujan, melainkan dengan menyiapkan diri secara lebih sadar dan reflektif.

Tema yang diusung tahun ini, “Mulat Sarira: Hening Jiwa – Eling Rasa”, terasa seperti cermin. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menjelaskan makna itu dalam konferensi pers Denfest ke-18 di Graha Yowana Suci, Kamis, 18 Desember 2025.

“Mulat Sarira bermakna introspeksi diri. Sejalan dengan usia Denfest ke-18, yang memasuki gerbang kedewasaan, ditandai dengan tumbuhnya kesadaran, rasa eling, dan mawas diri. Denfest dihadirkan sebagai ruang kota dengan jati diri yang lekat pada nilai tradisi, budaya, serta semangat Vasudhaiva Kutumbhakam, yakni menyama braya,” ungkapnya.

Introspeksi itu relevan bukan hanya bagi penyelenggara, tetapi juga bagi kota yang kian sering berhadapan dengan perubahan iklim. Cuaca ekstrem tidak lagi bisa dianggap anomali sesaat. Ia menjadi bagian dari ancaman baru. Denfest tahun ini seolah mengakui kenyataan tersebut. Alih-alih melawan alam, festival ini mencoba berjalan berdampingan, setidaknya dengan kesiapan mental dan teknis yang lebih matang.

Penonton mengabadikan pertunjukan Barong Landung di Panggung Budaya, Denfest 2024│Foto: tatkala.co/Dede

Sebanyak 174 pelaku UMKM yang telah lolos seleksi dan kurasi akan terlibat. Mereka datang dari berbagai sektor, mulai dari kuliner dan kopi, kerajinan, sandang, industri logam, fesyen, kriya, hingga produk agro. Angka itu bukan sekadar statistik. Di baliknya ada ratusan cerita tentang harapan, kerja keras, dan ketergantungan pada cuaca. Hujan deras bisa berarti pengunjung berkurang. Angin kencang bisa membuat stan goyah. Namun Denfest tetap menjadi panggung penting bagi ekonomi kerakyatan.

Ratusan UMKM tersebut akan tersebar di tiga zona utama di sekitar Catur Muka. Zona pertama, yakni Zona Lapangan yang mencakup Lapangan Puputan Badung dan Wantilan Museum Bali. Di sinilah inaugurasi pembukaan digelar, lengkap dengan panggung musik, panggung budaya, serta deretan UMKM kuliner kekinian. Wantilan Museum Bali juga akan menjadi ruang workshop dan lomba fotografi.

Zona kedua, Zona Gajah Mada, meliputi area Patung Catur Muka hingga sepanjang Jalan Gajah Mada bagian barat. Kawasan ini diperuntukkan bagi UMKM kuliner heritage dan kopi. Di titik ikonik Patung Catur Muka, fashion show dan cosplay walk parade akan berlangsung. Aktivitas luar ruang ini tentu sangat bergantung pada cuaca. Namun justru di situlah daya uji Denfest 2025 berada.

Zona ketiga berada di Jalan Veteran, rumah bagi UMKM fesyen, kriya, dan agro. Seperti biasa, dengan pembagian zona ini, Denfest mencoba menyebar keramaian dan meminimalkan kepadatan. Sebuah strategi yang juga berguna ketika hujan datang dan pengunjung harus mencari ruang yang lebih aman.

Salah satu pementasan seni di Panggung Budaya, Denfest 2024│Foto: tatkala.co/Dede

“Denfest adalah milik publik. Denfest merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Denpasar yang didukung seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas di era modernisasi,” ujar Arya Wibawa. Pernyataan itu mengandung makna bahwa festival ini bukan hanya soal kemeriahan, tetapi juga soal tanggung jawab bersama.

Tanggung jawab itu tampak jelas dalam pencanangan Denfest ke-18 sebagai role model Festival Zero Waste. Pemkot Denpasar menggandeng 17 komunitas lingkungan yang terlibat langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan. Seluruh sampah yang dihasilkan selama festival akan dipilah dan dikelola di lokasi. Sampah organik diolah menjadi eco enzyme. Sementara sampah anorganik dipadatkan menggunakan mesin pengepres. Para relawan tidak hanya bekerja di balik layar, tetapi juga akan aktif mengedukasi pengunjung tentang pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Tempat sampah bergambar mural di Denpasar Festival 2024│Foto: tatkala.co/Dede

Kembali lagi dalam konteks cuaca ekstrem, pendekatan ini menjadi semakin relevan. Hujan sering kali memperparah persoalan sampah. Plastik hanyut, saluran tersumbat, genangan bertahan lebih lama. Dengan pengelolaan yang lebih disiplin, Denfest 2025 berusaha mengurangi dampak lanjutan dari hujan itu sendiri.

“Melalui upaya ini, Denpasar Festival diharapkan menjadi event percontohan pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Denpasar,” tegas Arya Wibawa.

Lalu, kembali ke pertanyaan awal. Akankah Denfest 2025 akan berjalan lancar dan tenang? Tentu saja tidak ada jawaban pasti. Cuaca tetap berada di luar kendali manusia. Namun yang bisa dibaca dari persiapan tahun ini adalah sikap yang lebih dewasa. Denfest tidak lagi sekadar berharap langit cerah. Ia bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, sembari tetap merayakan yang terbaik dari perhelatan tahunan Denpasar.

Barangkali hujan akan turun. Mungkin angin akan bertiup kencang di beberapa malam. Tetapi, jika Denfest 2025 mampu tetap hidup, adaptif, dan bermakna di tengah kondisi itu, maka perayaan ini telah melampaui sekadar festival. Ia menjadi cermin kota yang belajar berdamai dengan perubahan, tanpa kehilangan jati diri yang selama ini dibangun. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: denfestdenpasar festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

I Love You More Than You’ll Ever Know: Mahakarya dari Improvisasi

Next Post

Hari Pertama Jegog Spirit Festival 2025: Edukatif dan Kompetitif

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Hari Pertama Jegog Spirit Festival 2025: Edukatif dan Kompetitif

Hari Pertama Jegog Spirit Festival 2025: Edukatif dan Kompetitif

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co