24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ubud Writers & Readers Festival 2025 pun Dimulai: Merayakan Kata, Ide, dan Kesadaran Semesta

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 30, 2025
in Panggung
Ubud Writers & Readers Festival 2025 pun Dimulai: Merayakan Kata, Ide, dan Kesadaran Semesta

Opening Press Conference UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

LEBIH dari 180 pembicara dari seluruh nusantara dan 30 negara lain akan berpartisipasi dalam Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2025, festival sastra terbesar di Indonesia dan salah satu yang paling bergengsi di dunia, resmi dimulai pada Rabu, (29/30).

Selama empat hari ke depan, 30 Oktober–2 November 2025, UWRF ke-22 akan menghadirkan lebih dari 200 acara di berbagai Lokasi, mulai dari diskusi, percakapan, masterclass, special event makan siang sastra, tur berpemandu, dan pertunjukan spoken word. Festival ini juga menyiapkan berbagai program gratis, seperti peluncuran buku, komedi larut malam, pertunjukan musik dan seni, serta pemutaran film.

Mengisi jajaran utama program internasional tahun ini adalah para pemenang International Booker Prize 2025: Banu Mushtaq, penulis asal India dan aktivis hak-hak perempuan, dengan kumpulan cerpen debutnya Heart Lamp yang memenangkan penghargaan bersama penerjemahnya, Deepa Bhasthi; serta novelis asal Jerman, Jenny Erpenbeck, pemenang International Booker Prize 2024 melalui karyanya Kairos. Festival ini juga menyambut sejumlah nama berpengaruh lainnya, termasuk Omar El Akkad (Mesir–Kanada), Shiori Itō (Jepang), Antoinette Lattouf (Lebanon–Australia), serta esais dan penulis perjalanan kelahiran Inggris Pico Iyer, yang dikenal luas lewat karya tulis reflektifnya.

Tahun ini, Festival mengangkat tema Aham Brahmasmi, sebuah konsep Sansekerta dari kebijaksanaan Hindu kuno yang berasal dari Brihadaranyaka Upanishad. Diterjemahkan sebagai I am the Universe, tema ini menandai kesatuan antara manusia dan semesta — sebuah pengakuan bahwa setiap individu memiliki potensi kreatif yang sama luasnya dengan alam raya. Dalam konteks modern, konsep ini berdialog dengan gagasan Homo Deus — manusia sebagai Tuhan — yang menggambarkan bagaimana teknologi dapat menciptakan sekaligus menghancurkan. Aham Brahmasmi mengingatkan kita bahwa kecerdasan, setinggi apa pun, harus berakar pada kesadaran dan keterhubungan.

Tjok Gde Asmara Putra & Janet DeNeefe │Dok. UWRF 2025

Sebagai wadah utama bagi penulis Indonesia menuju panggung dunia, UWRF kembali menghadirkan Leila S. Chudori, bersama penulis muda Sasti Gotama, penerima Kusala Sastra Khatulistiwa 2025. Dari Bali, hadir pula novelis Ni Made Purnama Sari, salah satu Kurator Penulis Emerging tahun ini, dan sosiolog Okky Madasari, yang dikenal lewat karya-karyanya yang tajam menyoroti isu gender, otoritarianisme, dan prasangka sosial.

Dalam sambutannya pada Konferensi Pers Pembukaan di Puri Kantor Legacy, pendiri sekaligus Direktur Festival, Janet DeNeefe menyampaikan, “Kami sangat antusias menghadirkan edisi terbaru Festival ini, yang kini telah berkembang menjadi ajang sastra paling berpengaruh di Asia Tenggara. Tahun ini kami menghadirkan lebih banyak percakapan, diskusi, dan acara dari sebelumnya, serta begitu banyak hal menarik yang menanti para pencinta buku, budaya, dan seni selama empat hari ke depan.”

Ni Made Purnama Sari │Dok. UWRF 2025

Penulis asal Irlandia Sinéad Gleeson, pemenang Irish Book Awards 2019 untuk kategori Non-Fiction Book of the Year lewat Constellations, hadir di festival dengan dukungan dari Kedutaan Besar Irlandia.

““Festival seperti Ubud Writers & Readers Festival sangat penting karena mengingatkan kita untuk terus mendengarkan, tidak hanya pada suara-suara yang selalu terdengar, tetapi juga pada mereka yang masih berjuang untuk mendapatkan ruang. Sebagai pembaca dan penulis, kita memiliki tanggung jawab untuk mencari dan mengangkat kisah-kisah dari perempuan, orang kulit berwarna, penulis queer dan trans, serta mereka yang berasal dari kelas pekerja dan komunitas disabilitas. Sastra seharusnya mencerminkan keberagaman dunia kita, dan pertemuan seperti yang berlangsung di Ubud ini membuat percakapan itu menjadi mungkin,” ujar Sinéad Gleeson.

Dengan dukungan Kedutaan Besar Kolombia, penulis ternama Ingrid Rojas Contreras juga hadir dan akan berbagi panggung bersama Dee Lestari dan Lech Blaine (Australia) dalam diskusi tentang proses emosional dan kreatif mengubah kisah keluarga menjadi karya sastra. Sesi ini akan mengulas bentuk pengorbanan, penemuan, dan kekuatan abadi memoar dalam menjaga sejarah pribadi maupun kolektif.

Aktivis lingkungan Melati Wijsen, yang juga berbicara dalam konferensi pers, menjadi salah satu pembicara utama di Climate Day, program gratis UWRF yang diselenggarakan di Bumi Kinar. Acara ini menghadirkan aktivis dan advokat iklim dari Indonesia dan kawasan, membahas isu-isu seputar keberlanjutan, aktivisme, dan perubahan iklim melalui berbagai lokakarya interaktif. Melati akan tampil bersama pembuat film Craig Leeson (Australia), pemerhati lingkungan Natalie Kyriacou, dan akademisi Bali Jero Penyarikan Duuran Batur.

Dr. Drs. I Ketut Suardana, M.Phil. H., Selaku Founder UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

Opening Press Conference UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

Malam hari di Ubud akan dipenuhi energi seni yang hidup. Di bawah langit terbuka, penonton dapat menikmati pertunjukan The Wayang Women, kelompok multinasional seluruhnya perempuan yang menafsirkan ulang seni tradisional Wayang Kulit Kelantan dengan pendekatan segar. Juga akan tampil Empire: Rooting for the Antihero, pertunjukan musik-teater gratis yang mengisahkan kembali petualangan kolonial tragikomedik dengan gaya puitis dan kritis terhadap imperialisme Eropa, diiringi gamelan Solo dan vokal khas Anna Anderluh.

Festival ini juga menampilkan film dan dokumenter terbaru dari Indonesia. Sorotan utamanya adalah Samsara karya Garin Nugroho, yang akan hadir dalam sesi diskusi setelah pemutaran film. Penonton juga dapat menyaksikan ROOTS, dokumenter-puisi karya Michael Schindhelm yang mengeksplorasi kebangkitan Bali sebagai surga seniman, sembilan puluh delapan tahun setelah kunjungan pertama pelukis Jerman Walter Spies. Film ini menampilkan seniman Bali Made Bayak dan Gus Dark.

Menutup sambutannya, Janet DeNeefe mengatakan, “Jika Anda menyukai cerita atau pertunjukan yang bagus, terbuka terhadap ide-ide baru, ingin lebih memahami kawasan ini, atau percaya pada kekuatan kreativitas untuk membawa perubahan nyata, maka datanglah dan rasakan keajaiban yang kini menjadi ciri khas kami. Bagi banyak orang, UWRF telah menjadi pengalaman yang mengubah hidup. Begitu juga bagi saya, dan saya berharap hal yang sama terjadi pada Anda.” [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: LiterasisastraUbudUbud Writers and Readers FestivalUWRFUWRF 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Buleleng Sudah Kalah Sejak Awal” — Ini Evaluasi Utsawa Dharma Gita dari Bali Utara

Next Post

Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
0
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

Read moreDetails

Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

by Pranita Dewi
April 20, 2026
0
Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

Pertunjukan Nyanyian Dharma digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Minggu (19/4) malam, menampilkan kolaborasi musik dengan...

Read moreDetails

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

by I Nyoman Darma Putra
April 19, 2026
0
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Perbedaan antara wellness tourism dengan medical tourism menjadi salah satu pertanyaan dalam dalam Wellness Conference (Wellness Talk Show), Kamis, 16 April 2026, di Pelataran Hotel, Ubud....

Read moreDetails

Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 14, 2026
0
Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

SEJAK awal, ada rasa penasaran yang menggantung di antara penonton yang duduk lesehan di wantilan Museum Soenda Ketjil. Wayang, dalam...

Read moreDetails

Membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil —Catatan Kecil dari Festival Wayang Bali Utara 2026

by Son Lomri
April 12, 2026
0
Membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil —Catatan Kecil dari Festival Wayang Bali Utara 2026

MALAM itu, Kamis, 9 April 2026, ada pertunjukan wayang kulit serangkaian Festival Wayang Bali Utara (FWB) di Wantilan Pelabuhan Tua...

Read moreDetails

Museum Soenda Ketjil: Kebanggaan Budaya atau Sekadar Ketakutan Akan Kehilangan?

by I Nengah Juliawan
April 11, 2026
0
Museum Soenda Ketjil: Kebanggaan Budaya atau Sekadar Ketakutan Akan Kehilangan?

MUSEUM Soenda Ketjil di Singaraja tidak hanya menjadi ruang sunyi yang menyimpan masa lalu, melainkan juga ruang publik yang terus...

Read moreDetails

Tradisi yang Mulai Bernegosiasi dengan Zaman —Dari Pentas Wayang Bungkulan di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 11, 2026
0
Tradisi yang Mulai Bernegosiasi dengan Zaman —Dari Pentas Wayang Bungkulan di Festival Wayang Bali Utara 2026

WAYANG sebagai produk masa lalu yang kini diratapi, ditangisi oleh orang-orang karena hampir hilang di tengah hiburan dunia digital. Pertunjukan...

Read moreDetails

Ubud Artisan Market dalam Kehangatan Paskah, Rayakan Kreativitas, Komunitas, dan Akhir Pekan di Ubud

by tatkala
April 5, 2026
0
Ubud Artisan Market dalam Kehangatan Paskah, Rayakan Kreativitas, Komunitas, dan Akhir Pekan di Ubud

Yayasan Mudra Swari Saraswati dengan bangga kembali menghadirkan Ubud Artisan Market (UAM), curated market yang merayakan kreativitas, komunitas, dan kerajinan...

Read moreDetails

Api yang Tak Pernah Kenyang: Ketika ‘Lobha’ Menjelma dalam Ogoh-Ogoh STT Eka Budhi, Banjar Danginjalan, Guwang, Sukawati 2026

by Dede Putra Wiguna
March 24, 2026
0
Api yang Tak Pernah Kenyang: Ketika ‘Lobha’ Menjelma dalam Ogoh-Ogoh STT Eka Budhi, Banjar Danginjalan, Guwang, Sukawati 2026

DI Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, kreativitas anak muda kembali menemukan bentuknya dalam karya ogoh-ogoh untuk menyambut Nyepi Caka...

Read moreDetails

Les Ngembak Festival 2026: Merawat Jejak dari Bukit ke Laut

by Nyoman Nadiana
March 23, 2026
0
Les Ngembak Festival 2026: Merawat Jejak dari Bukit ke Laut

PANGGUNG itu kecil saja. Tapi cukup untuk menampung ekspresi masyarakat Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Di atas panggung kecil...

Read moreDetails
Next Post
Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co