12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ubud Writers & Readers Festival 2025 pun Dimulai: Merayakan Kata, Ide, dan Kesadaran Semesta

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 30, 2025
in Panggung
Ubud Writers & Readers Festival 2025 pun Dimulai: Merayakan Kata, Ide, dan Kesadaran Semesta

Opening Press Conference UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

LEBIH dari 180 pembicara dari seluruh nusantara dan 30 negara lain akan berpartisipasi dalam Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2025, festival sastra terbesar di Indonesia dan salah satu yang paling bergengsi di dunia, resmi dimulai pada Rabu, (29/30).

Selama empat hari ke depan, 30 Oktober–2 November 2025, UWRF ke-22 akan menghadirkan lebih dari 200 acara di berbagai Lokasi, mulai dari diskusi, percakapan, masterclass, special event makan siang sastra, tur berpemandu, dan pertunjukan spoken word. Festival ini juga menyiapkan berbagai program gratis, seperti peluncuran buku, komedi larut malam, pertunjukan musik dan seni, serta pemutaran film.

Mengisi jajaran utama program internasional tahun ini adalah para pemenang International Booker Prize 2025: Banu Mushtaq, penulis asal India dan aktivis hak-hak perempuan, dengan kumpulan cerpen debutnya Heart Lamp yang memenangkan penghargaan bersama penerjemahnya, Deepa Bhasthi; serta novelis asal Jerman, Jenny Erpenbeck, pemenang International Booker Prize 2024 melalui karyanya Kairos. Festival ini juga menyambut sejumlah nama berpengaruh lainnya, termasuk Omar El Akkad (Mesir–Kanada), Shiori Itō (Jepang), Antoinette Lattouf (Lebanon–Australia), serta esais dan penulis perjalanan kelahiran Inggris Pico Iyer, yang dikenal luas lewat karya tulis reflektifnya.

Tahun ini, Festival mengangkat tema Aham Brahmasmi, sebuah konsep Sansekerta dari kebijaksanaan Hindu kuno yang berasal dari Brihadaranyaka Upanishad. Diterjemahkan sebagai I am the Universe, tema ini menandai kesatuan antara manusia dan semesta — sebuah pengakuan bahwa setiap individu memiliki potensi kreatif yang sama luasnya dengan alam raya. Dalam konteks modern, konsep ini berdialog dengan gagasan Homo Deus — manusia sebagai Tuhan — yang menggambarkan bagaimana teknologi dapat menciptakan sekaligus menghancurkan. Aham Brahmasmi mengingatkan kita bahwa kecerdasan, setinggi apa pun, harus berakar pada kesadaran dan keterhubungan.

Tjok Gde Asmara Putra & Janet DeNeefe │Dok. UWRF 2025

Sebagai wadah utama bagi penulis Indonesia menuju panggung dunia, UWRF kembali menghadirkan Leila S. Chudori, bersama penulis muda Sasti Gotama, penerima Kusala Sastra Khatulistiwa 2025. Dari Bali, hadir pula novelis Ni Made Purnama Sari, salah satu Kurator Penulis Emerging tahun ini, dan sosiolog Okky Madasari, yang dikenal lewat karya-karyanya yang tajam menyoroti isu gender, otoritarianisme, dan prasangka sosial.

Dalam sambutannya pada Konferensi Pers Pembukaan di Puri Kantor Legacy, pendiri sekaligus Direktur Festival, Janet DeNeefe menyampaikan, “Kami sangat antusias menghadirkan edisi terbaru Festival ini, yang kini telah berkembang menjadi ajang sastra paling berpengaruh di Asia Tenggara. Tahun ini kami menghadirkan lebih banyak percakapan, diskusi, dan acara dari sebelumnya, serta begitu banyak hal menarik yang menanti para pencinta buku, budaya, dan seni selama empat hari ke depan.”

Ni Made Purnama Sari │Dok. UWRF 2025

Penulis asal Irlandia Sinéad Gleeson, pemenang Irish Book Awards 2019 untuk kategori Non-Fiction Book of the Year lewat Constellations, hadir di festival dengan dukungan dari Kedutaan Besar Irlandia.

““Festival seperti Ubud Writers & Readers Festival sangat penting karena mengingatkan kita untuk terus mendengarkan, tidak hanya pada suara-suara yang selalu terdengar, tetapi juga pada mereka yang masih berjuang untuk mendapatkan ruang. Sebagai pembaca dan penulis, kita memiliki tanggung jawab untuk mencari dan mengangkat kisah-kisah dari perempuan, orang kulit berwarna, penulis queer dan trans, serta mereka yang berasal dari kelas pekerja dan komunitas disabilitas. Sastra seharusnya mencerminkan keberagaman dunia kita, dan pertemuan seperti yang berlangsung di Ubud ini membuat percakapan itu menjadi mungkin,” ujar Sinéad Gleeson.

Dengan dukungan Kedutaan Besar Kolombia, penulis ternama Ingrid Rojas Contreras juga hadir dan akan berbagi panggung bersama Dee Lestari dan Lech Blaine (Australia) dalam diskusi tentang proses emosional dan kreatif mengubah kisah keluarga menjadi karya sastra. Sesi ini akan mengulas bentuk pengorbanan, penemuan, dan kekuatan abadi memoar dalam menjaga sejarah pribadi maupun kolektif.

Aktivis lingkungan Melati Wijsen, yang juga berbicara dalam konferensi pers, menjadi salah satu pembicara utama di Climate Day, program gratis UWRF yang diselenggarakan di Bumi Kinar. Acara ini menghadirkan aktivis dan advokat iklim dari Indonesia dan kawasan, membahas isu-isu seputar keberlanjutan, aktivisme, dan perubahan iklim melalui berbagai lokakarya interaktif. Melati akan tampil bersama pembuat film Craig Leeson (Australia), pemerhati lingkungan Natalie Kyriacou, dan akademisi Bali Jero Penyarikan Duuran Batur.

Dr. Drs. I Ketut Suardana, M.Phil. H., Selaku Founder UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

Opening Press Conference UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

Malam hari di Ubud akan dipenuhi energi seni yang hidup. Di bawah langit terbuka, penonton dapat menikmati pertunjukan The Wayang Women, kelompok multinasional seluruhnya perempuan yang menafsirkan ulang seni tradisional Wayang Kulit Kelantan dengan pendekatan segar. Juga akan tampil Empire: Rooting for the Antihero, pertunjukan musik-teater gratis yang mengisahkan kembali petualangan kolonial tragikomedik dengan gaya puitis dan kritis terhadap imperialisme Eropa, diiringi gamelan Solo dan vokal khas Anna Anderluh.

Festival ini juga menampilkan film dan dokumenter terbaru dari Indonesia. Sorotan utamanya adalah Samsara karya Garin Nugroho, yang akan hadir dalam sesi diskusi setelah pemutaran film. Penonton juga dapat menyaksikan ROOTS, dokumenter-puisi karya Michael Schindhelm yang mengeksplorasi kebangkitan Bali sebagai surga seniman, sembilan puluh delapan tahun setelah kunjungan pertama pelukis Jerman Walter Spies. Film ini menampilkan seniman Bali Made Bayak dan Gus Dark.

Menutup sambutannya, Janet DeNeefe mengatakan, “Jika Anda menyukai cerita atau pertunjukan yang bagus, terbuka terhadap ide-ide baru, ingin lebih memahami kawasan ini, atau percaya pada kekuatan kreativitas untuk membawa perubahan nyata, maka datanglah dan rasakan keajaiban yang kini menjadi ciri khas kami. Bagi banyak orang, UWRF telah menjadi pengalaman yang mengubah hidup. Begitu juga bagi saya, dan saya berharap hal yang sama terjadi pada Anda.” [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: LiterasisastraUbudUbud Writers and Readers FestivalUWRFUWRF 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Buleleng Sudah Kalah Sejak Awal” — Ini Evaluasi Utsawa Dharma Gita dari Bali Utara

Next Post

Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails
Next Post
Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co