6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ubud Writers & Readers Festival 2025 pun Dimulai: Merayakan Kata, Ide, dan Kesadaran Semesta

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 30, 2025
in Panggung
Ubud Writers & Readers Festival 2025 pun Dimulai: Merayakan Kata, Ide, dan Kesadaran Semesta

Opening Press Conference UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

LEBIH dari 180 pembicara dari seluruh nusantara dan 30 negara lain akan berpartisipasi dalam Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2025, festival sastra terbesar di Indonesia dan salah satu yang paling bergengsi di dunia, resmi dimulai pada Rabu, (29/30).

Selama empat hari ke depan, 30 Oktober–2 November 2025, UWRF ke-22 akan menghadirkan lebih dari 200 acara di berbagai Lokasi, mulai dari diskusi, percakapan, masterclass, special event makan siang sastra, tur berpemandu, dan pertunjukan spoken word. Festival ini juga menyiapkan berbagai program gratis, seperti peluncuran buku, komedi larut malam, pertunjukan musik dan seni, serta pemutaran film.

Mengisi jajaran utama program internasional tahun ini adalah para pemenang International Booker Prize 2025: Banu Mushtaq, penulis asal India dan aktivis hak-hak perempuan, dengan kumpulan cerpen debutnya Heart Lamp yang memenangkan penghargaan bersama penerjemahnya, Deepa Bhasthi; serta novelis asal Jerman, Jenny Erpenbeck, pemenang International Booker Prize 2024 melalui karyanya Kairos. Festival ini juga menyambut sejumlah nama berpengaruh lainnya, termasuk Omar El Akkad (Mesir–Kanada), Shiori Itō (Jepang), Antoinette Lattouf (Lebanon–Australia), serta esais dan penulis perjalanan kelahiran Inggris Pico Iyer, yang dikenal luas lewat karya tulis reflektifnya.

Tahun ini, Festival mengangkat tema Aham Brahmasmi, sebuah konsep Sansekerta dari kebijaksanaan Hindu kuno yang berasal dari Brihadaranyaka Upanishad. Diterjemahkan sebagai I am the Universe, tema ini menandai kesatuan antara manusia dan semesta — sebuah pengakuan bahwa setiap individu memiliki potensi kreatif yang sama luasnya dengan alam raya. Dalam konteks modern, konsep ini berdialog dengan gagasan Homo Deus — manusia sebagai Tuhan — yang menggambarkan bagaimana teknologi dapat menciptakan sekaligus menghancurkan. Aham Brahmasmi mengingatkan kita bahwa kecerdasan, setinggi apa pun, harus berakar pada kesadaran dan keterhubungan.

Tjok Gde Asmara Putra & Janet DeNeefe │Dok. UWRF 2025

Sebagai wadah utama bagi penulis Indonesia menuju panggung dunia, UWRF kembali menghadirkan Leila S. Chudori, bersama penulis muda Sasti Gotama, penerima Kusala Sastra Khatulistiwa 2025. Dari Bali, hadir pula novelis Ni Made Purnama Sari, salah satu Kurator Penulis Emerging tahun ini, dan sosiolog Okky Madasari, yang dikenal lewat karya-karyanya yang tajam menyoroti isu gender, otoritarianisme, dan prasangka sosial.

Dalam sambutannya pada Konferensi Pers Pembukaan di Puri Kantor Legacy, pendiri sekaligus Direktur Festival, Janet DeNeefe menyampaikan, “Kami sangat antusias menghadirkan edisi terbaru Festival ini, yang kini telah berkembang menjadi ajang sastra paling berpengaruh di Asia Tenggara. Tahun ini kami menghadirkan lebih banyak percakapan, diskusi, dan acara dari sebelumnya, serta begitu banyak hal menarik yang menanti para pencinta buku, budaya, dan seni selama empat hari ke depan.”

Ni Made Purnama Sari │Dok. UWRF 2025

Penulis asal Irlandia Sinéad Gleeson, pemenang Irish Book Awards 2019 untuk kategori Non-Fiction Book of the Year lewat Constellations, hadir di festival dengan dukungan dari Kedutaan Besar Irlandia.

““Festival seperti Ubud Writers & Readers Festival sangat penting karena mengingatkan kita untuk terus mendengarkan, tidak hanya pada suara-suara yang selalu terdengar, tetapi juga pada mereka yang masih berjuang untuk mendapatkan ruang. Sebagai pembaca dan penulis, kita memiliki tanggung jawab untuk mencari dan mengangkat kisah-kisah dari perempuan, orang kulit berwarna, penulis queer dan trans, serta mereka yang berasal dari kelas pekerja dan komunitas disabilitas. Sastra seharusnya mencerminkan keberagaman dunia kita, dan pertemuan seperti yang berlangsung di Ubud ini membuat percakapan itu menjadi mungkin,” ujar Sinéad Gleeson.

Dengan dukungan Kedutaan Besar Kolombia, penulis ternama Ingrid Rojas Contreras juga hadir dan akan berbagi panggung bersama Dee Lestari dan Lech Blaine (Australia) dalam diskusi tentang proses emosional dan kreatif mengubah kisah keluarga menjadi karya sastra. Sesi ini akan mengulas bentuk pengorbanan, penemuan, dan kekuatan abadi memoar dalam menjaga sejarah pribadi maupun kolektif.

Aktivis lingkungan Melati Wijsen, yang juga berbicara dalam konferensi pers, menjadi salah satu pembicara utama di Climate Day, program gratis UWRF yang diselenggarakan di Bumi Kinar. Acara ini menghadirkan aktivis dan advokat iklim dari Indonesia dan kawasan, membahas isu-isu seputar keberlanjutan, aktivisme, dan perubahan iklim melalui berbagai lokakarya interaktif. Melati akan tampil bersama pembuat film Craig Leeson (Australia), pemerhati lingkungan Natalie Kyriacou, dan akademisi Bali Jero Penyarikan Duuran Batur.

Dr. Drs. I Ketut Suardana, M.Phil. H., Selaku Founder UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

Opening Press Conference UWRF 2025 │Dok. UWRF 2025

Malam hari di Ubud akan dipenuhi energi seni yang hidup. Di bawah langit terbuka, penonton dapat menikmati pertunjukan The Wayang Women, kelompok multinasional seluruhnya perempuan yang menafsirkan ulang seni tradisional Wayang Kulit Kelantan dengan pendekatan segar. Juga akan tampil Empire: Rooting for the Antihero, pertunjukan musik-teater gratis yang mengisahkan kembali petualangan kolonial tragikomedik dengan gaya puitis dan kritis terhadap imperialisme Eropa, diiringi gamelan Solo dan vokal khas Anna Anderluh.

Festival ini juga menampilkan film dan dokumenter terbaru dari Indonesia. Sorotan utamanya adalah Samsara karya Garin Nugroho, yang akan hadir dalam sesi diskusi setelah pemutaran film. Penonton juga dapat menyaksikan ROOTS, dokumenter-puisi karya Michael Schindhelm yang mengeksplorasi kebangkitan Bali sebagai surga seniman, sembilan puluh delapan tahun setelah kunjungan pertama pelukis Jerman Walter Spies. Film ini menampilkan seniman Bali Made Bayak dan Gus Dark.

Menutup sambutannya, Janet DeNeefe mengatakan, “Jika Anda menyukai cerita atau pertunjukan yang bagus, terbuka terhadap ide-ide baru, ingin lebih memahami kawasan ini, atau percaya pada kekuatan kreativitas untuk membawa perubahan nyata, maka datanglah dan rasakan keajaiban yang kini menjadi ciri khas kami. Bagi banyak orang, UWRF telah menjadi pengalaman yang mengubah hidup. Begitu juga bagi saya, dan saya berharap hal yang sama terjadi pada Anda.” [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: LiterasisastraUbudUbud Writers and Readers FestivalUWRFUWRF 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Buleleng Sudah Kalah Sejak Awal” — Ini Evaluasi Utsawa Dharma Gita dari Bali Utara

Next Post

Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” bakal menutup perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII yang telah berlangsung selama sebukan penuh, 1-28...

Read moreDetails

Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

LAMPU panggung menyala. Seorang penari perempuan masuk panggung. Ia membaca puisi bahasa Bali. Suaranya menggema dari panggung ke seluruh ruangan....

Read moreDetails

‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

MESKI tetap menampilkan suasana magis ala Bali, Drama "Basur" yang dipentaskan Teater Jineng SMA Negeri 1 Tabanan (Smasta) sesungguhnya lebih...

Read moreDetails

‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

SANGGAR Nong Nong Kling adalah kelompok seni pertunjukan yang lebih sering mementaskan drama gong, misalnya di ajang Pesta Kesenian Bali...

Read moreDetails

Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 21, 2026
0
Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

SELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi....

Read moreDetails

Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

by Dede Putra Wiguna
February 19, 2026
0
Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

SORE itu, di atas panggung utama, lima penari perempuan berdiri dalam sikap anggun nan tegas. Jemari mereka lentik, sorot mata...

Read moreDetails

Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 17, 2026
0
Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

PESERTA Wimbakara (Lomba) Musikalisasi Puisi Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 di Gedung Ksirarnbawa, Taman Budaya Bali,...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

by tatkala
February 16, 2026
0
Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

DI Bali, seni tumbuh seperti napas: alami, dekat, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun tidak semua seni mendapat panggung...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

by Radha Dwi Pradnyani
February 15, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

DI tengah arus modernisasi dan industri hiburan yang masif, upaya pelestarian kesenian terus dihidupkan melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya...

Read moreDetails

‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

by Nyoman Budarsana
February 11, 2026
0
‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

PANGGUNG gelap, kecuali panggung di sisi kiri. Di situ cahaya jatuh pada bangunan berbentuk pondok beratap alang-alang. Di teras pondok...

Read moreDetails
Next Post
Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Gawe Ninting: Membaca Pesan Leluhur Lewat Jejaring Peradaban Air di Sungai Meninting, Lombok Barat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co