14 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ketika Guru Bertanya, Siswa Belajar: Menghidupkan Kelas dengan Keterampilan Bertanya Dasar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 16, 2025
in Esai
Ketika Guru Bertanya, Siswa Belajar: Menghidupkan Kelas dengan Keterampilan Bertanya Dasar

Ilustrasi tatkala.co | Dibuat dengan Canva

GURU selalu ditempatkan pada posisi penting dalam dunia pendidikan. Tidak hanya sebagai penyampai materi, guru juga dituntut menguasai sejumlah keterampilan agar proses belajar mengajar tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan pengalaman bermakna bagi siswa. Salah satu keterampilan yang kerap dianggap sederhana, namun sebenarnya menjadi kunci dari proses pembelajaran yang hidup, adalah keterampilan bertanya. Kompetensi ini termasuk dalam kompetensi pedagogik yang wajib dimiliki guru, sejajar dengan keterampilan dasar mengajar lainnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keterampilan adalah “kecakapan untuk menyelesaikan tugas”. Sementara itu, bertanya berasal dari kata “tanya” yang berarti permintaan keterangan. Maka, keterampilan bertanya dapat dimaknai sebagai kecakapan guru dalam mengajukan pertanyaan yang mampu memicu respons, jawaban, atau tanggapan dari siswa. Pertanyaan bukan hanya ungkapan verbal yang menuntut jawaban, melainkan juga stimulus yang menggerakkan proses berpikir. Seperti dikatakan dalam sebuah pandangan klasik, “bertanya itu sendiri berarti berpikir”.

Brown (1975) menyebut bahwa bertanya adalah “any statement which tests or creates knowledge in the learner,” artinya setiap pertanyaan mengkaji atau menciptakan pengetahuan baru dalam diri peserta didik. Eni Purwati, dkk (2009) juga menegaskan bahwa tujuan pertanyaan dalam pembelajaran agar siswa memperoleh pengetahuan dan meningkatkan kemampuan berpikir. Artinya, kualitas pertanyaan guru akan sangat berpengaruh pada kualitas jawaban dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Guru yang mampu bertanya dengan baik sebenarnya sedang mengajar dengan baik.

Pertanyaannya kemudian, mengapa bertanya menjadi begitu penting?

Karena dari satu pertanyaan sederhana, proses belajar dapat bergerak. Pertanyaan yang tepat dapat membuka rasa ingin tahu, memusatkan perhatian siswa, sekaligus menyadarkan mereka bahwa memahami pelajaran bukan hanya soal mendengar maupun menghafal, tetapi juga soal berpikir, merespons, dan menyusun pemahaman. Dari sinilah manfaat keterampilan bertanya terlihat. Pertanyaan dapat meningkatkan rasa ingin tahu, mendorong siswa menjadi lebih aktif, melatih keberanian untuk berpendapat, dan membantu guru menilai sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi. Lebih dari itu, pertanyaan juga dapat menciptakan suasana kelas yang dinamis, tidak hanya satu arah.

Dalam praktiknya, keterampilan bertanya dibagi menjadi dua tingkatan, yakni bertanya tingkat dasar dan bertanya tingkat lanjut. Pada tingkat dasar, guru mengajukan pertanyaan untuk menggali informasi umum, membuka pembelajaran, atau meninjau kembali pemahaman siswa terhadap materi sebelumnya. Pertanyaan dasar biasanya muncul di awal, tengah, atau akhir pembelajaran. Fungsinya tidak lain untuk membangun koneksi antara pengetahuan lama dengan materi baru. Hasibuan (1991) menyebut bahwa pertanyaan tingkat lanjut digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir lebih tinggi, sementara pertanyaan dasar menjadi fondasinya.

Agar pertanyaan dasar memiliki fungsi optimal, ada beberapa komponen penting yang harus diperhatikan guru. Pertama, pertanyaan harus disampaikan dengan jelas dan singkat. Pemilihan kata sangat menentukan apakah siswa dapat memahami maksud pertanyaan. Di sinilah kemampuan guru membaca karakteristik siswa menjadi penting. Kedua, pemberian acuan. Sebelum bertanya, guru bisa memberikan konteks agar arah jawaban lebih tajam. Misalnya, “Bumi merupakan salah satu planet yang mengelilingi Matahari. Dapatkah Anda menyebutkan nama planet lain yang mengelilingi matahari selain Bumi?” Kalimat pembuka tersebut memberi arah sebelum pertanyaan dilontarkan.

Ketiga, pemindahan giliran menjawab. Jika satu siswa belum memberikan jawaban yang tepat, guru dapat memindahkan giliran ke siswa lain tanpa menciptakan kesan menghakimi. Keempat, penyebaran pertanyaan. Pertanyaan sebaiknya tidak hanya diarahkan kepada satu dua siswa saja, tetapi memberi peluang kepada seluruh siswa untuk berpikir. Guru bisa mengajukan pertanyaan kepada seluruh kelas terlebih dahulu sebelum menunjuk siapa yang menjawab. Kelima, pemberian waktu berpikir. Setelah pertanyaan disampaikan, guru tidak perlu langsung menunjuk siswa untuk menjawab. Jeda sejenak memberi kesempatan bagi seluruh siswa untuk memproses informasi.

Terakhir, pemberian tuntunan. Jika siswa kesulitan menjawab pertanyaan, guru dapat memberi petunjuk kecil atau memecah pertanyaan menjadi bagian yang lebih sederhana agar siswa dapat membangun jawabannya sendiri. Dengan cara ini, siswa tidak sekadar menerima jawaban, tetapi belajar membentuk pemahaman.

Sayangnya, di banyak kelas, keterampilan bertanya belum sepenuhnya dimanfaatkan secara maksimal. Tidak sedikit guru yang masih mendominasi pembelajaran dengan ceramah panjang tanpa diselingi pertanyaan. Pembelajaran menjadi satu arah, siswa pasif, dan ruang dialog tidak muncul. Padahal, penguasaan keterampilan bertanya merupakan kunci menciptakan suasana belajar yang hidup. Guru yang mampu bertanya dengan baik bisa mengatur ritme kelas, membangun rasa ingin tahu siswa, dan bahkan menciptakan kedekatan emosional melalui interaksi multiarah.

Beberapa alasan mengapa keterampilan bertanya dasar penting dikuasai

Guru sering kali lebih nyaman bercerita panjang lebar daripada membangun dialog. Siswa juga tidak terbiasa bertanya karena budaya kelas yang cenderung teacher-centered. Selain itu, masih ada anggapan bahwa pertanyaan hanya berfungsi menguji pemahaman, bukan sebagai alat berpikir. Padahal, pertanyaan bisa menjadi undangan bagi siswa untuk terlibat secara mental dan intelektual.

Dalam praktik mengajar, pertanyaan dapat diberikan di tiga momen penting. Di awal pembelajaran untuk menarik perhatian, di tengah pembelajaran untuk mendorong pemikiran kritis, dan di akhir pembelajaran untuk menegaskan pemahaman. Sebuah contoh sederhana dapat dilihat dalam pelajaran sejarah. Guru mungkin memulai dengan pertanyaan dasar seperti, “Siapakah presiden pertama Negara Indonesia?” Pertanyaan ini berada pada level kognitif rendah, namun menjadi pintu masuk diskusi yang lebih kompleks, seperti membahas karakter kepemimpinan atau konteks sejarah pada masa itu.

Kendati demikian, ada sejumlah hal yang perlu dihindari agar pertanyaan tidak kehilangan makna. Misalnya, guru menjawab pertanyaannya sendiri, mengulangi pertanyaan yang sudah jelas secara berulang-ulang, atau memberikan pertanyaan ganda yang membuat siswa bingung. Menunjuk siswa terlebih dahulu sebelum menyampaikan pertanyaan juga dapat memicu kecemasan. Pertanyaan seharusnya menumbuhkan keberanian, bukan rasa takut.

Dari sini dapat terlihat bahwa bertanya bukan sekadar tindakan lisan, tetapi keterampilan pedagogis yang membutuhkan kesadaran, teknik, dan kepekaan. Guru yang mendengarkan jawaban siswa dengan sungguh-sungguh, menanggapinya dengan positif, dan menuntun proses berpikir siswa, sebenarnya sedang membangun budaya dialog di dalam kelas. Dan di situlah pendidikan bekerja dengan cara yang paling manusiawi.

Pada akhirnya, mengajukan pertanyaan bukan hanya cara untuk mengevaluasi pengetahuan, tetapi cara membangun kemampuan berpikir. Pertanyaan yang sederhana bisa menjadi pemantik bagi proses belajar yang lebih dalam. Di ruang kelas yang hidup, pertanyaan tidak jatuh sebagai formalitas, tetapi hadir sebagai jembatan antara rasa ingin tahu dan pengetahuan. Guru yang memahami ini tidak hanya mengajar, tetapi juga membangkitkan kesadaran berpikir dalam diri siswa. Dan, mungkin di situlah letak seni mengajar yang sesungguhnya. [T]

Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: guruPendidikansekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Budaya Bertabrakan: Reaksi Psikologis dan Sosial terhadap Imigran India di Negara Maju

Next Post

[Tuturangan Ambengan 1]: Menyentuh Lontar, Menyentuh Ingatan Leluhur

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
0
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang...

Read moreDetails

Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

by I Nyoman Tingkat
August 12, 2026
0
Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

PEMERINTAH Kabupaten Badung resmi meluncurkan beasiswa motivasi Nak Badung mulai Tahun 2026. Beasiswa ini diniatkan untuk meringankan biaya bagi siswa...

Read moreDetails

International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

by Agung Sudarsa
August 12, 2026
0
International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

Dari Gagasan Perdamaian Menuju International Youth Day Setiap 12 Agustus dunia memperingati International Youth Day. Hari ini mungkin tampak seperti...

Read moreDetails

Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital

by I Ketut Suar Adnyana
August 12, 2026
0
Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital

PERKEMBANGAN media sosial telah mengubah cara bahasa digunakan, diproduksi, dan diberi makna dalam kehidupan sosial. Bahasa tidak lagi hanya digunakan...

Read moreDetails

Generasi 81: Merdeka dari Apa?

by Chusmeru
August 12, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

TAHUN ini Indonesia merayakan 81 tahun kemerdekaan. Bukan hanya yang lanjut usia, kaum milenial, Gen Z, dan Alpha yang juga...

Read moreDetails

Perang versus Kemanusiaan: Sebuah Ironi

by Ni Made Ratminingsih
August 11, 2026
0
Merah Putih: Simbol Identitas dan Realitas

DALAM ajaran Hindu, abad ini termasuk zaman Kali Yuga, yakni zaman yang dipenuhi kegelapan, kemerosotan moral, dan konflik. Zaman kegelapan...

Read moreDetails

Kemerdekaan yang Belum Selesai ——Refleksi Menyambut 81 Tahun Indonesia Merdeka

by Agung Sudarsa
August 11, 2026
0
Kemerdekaan yang Belum Selesai ——Refleksi Menyambut 81 Tahun Indonesia Merdeka

"Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai...

Read moreDetails

Manusia Bukan Unggahan Terakhirnya

by Angga Wijaya
August 11, 2026
0
Telenovela

SETIAP kali saya mengunggah tulisan yang agak muram di media sosial, ada saja saudara atau kerabat yang kemudian mengirim pesan...

Read moreDetails

Rumah Dikontrakkan Bernama Indonesia [Renungan Hari Veteran Nasional]

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

ADA pepatah yang mulai usang, "hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik jua di negeri sendiri". ...

Read moreDetails

Menafsir Makna Bahasa di Ruang Digital

by I Ketut Suar Adnyana
August 9, 2026
0
Menafsir Makna Bahasa di Ruang Digital

TRANSFORMASI digital telah membawa perubahan mendasar dalam pola interaksi manusia. Perkembangan media sosial, aplikasi percakapan, platform berbagi video, forum daring,...

Read moreDetails
Next Post
[Tuturangan Ambengan 1]: Menyentuh Lontar, Menyentuh Ingatan Leluhur

[Tuturangan Ambengan 1]: Menyentuh Lontar, Menyentuh Ingatan Leluhur

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana
Ulas Rupa

Kekuatan Warna, I Wayan Santrayana dan I Wayan Gede Budayana

MASIH berlanjut soal pameran The Power of Colours , perhelatan ini berlangsung 25 hingga 31 Agustus mendatang. Pameran digelar  di...

by Hartanto
August 13, 2026
Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   
Esai

Duta SMA, Pelantang Sebaya Perkuat Peradaban Bangsa   

PROGRAM Duta SMA pada 2026 telah memasuki Angkatan ke-5 sejak dimulai pada 2022. Program ini menjadi program prioritas Kemendikdasmen  yang...

by I Nyoman Tingkat
August 13, 2026
Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih
Ulas Musik

Filosofi Sabun Ala Umar Haen: Semakin Dikucek, Semakin Perih

“Mitos tentang Jogja, hantui orang tua lepas anaknya jadi mahasiswa.” PERKENALAN pertamaku dengan Umar Haen adalah pada lagu “Di Jogja...

by Mahesa Putra
August 13, 2026
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’
Panggung

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan...

by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
Sekali Lagi tentang Dirgahayu
Bahasa

Sekali Lagi tentang Dirgahayu

SETIAP menjelang bulan Agustus, ruang publik kita dipenuhi oleh baliho, spanduk, dan ucapan digital dengan berbagai variasi kalimat selamat hari...

by I Made Sudiana
August 13, 2026
Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   
Esai

Nak Badung, Nak Desa, Nak Dimel   

PEMERINTAH Kabupaten Badung resmi meluncurkan beasiswa motivasi Nak Badung mulai Tahun 2026. Beasiswa ini diniatkan untuk meringankan biaya bagi siswa...

by I Nyoman Tingkat
August 12, 2026
International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal
Esai

International Youth Day, Menemukan Potensi dan Menjadi Orisinal

Dari Gagasan Perdamaian Menuju International Youth Day Setiap 12 Agustus dunia memperingati International Youth Day. Hari ini mungkin tampak seperti...

by Agung Sudarsa
August 12, 2026
“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”
Opini

“Janda Metaksu”: Menyoal Tubuh Janda dalam Mitos “Perempuan Penggoda”

ADA hasil percakapan yang masih mengusik ingatan penulis sampai saat ini, ketika 5 tahun yang lalu bercakap dalam suatu wawancara...

by Luh Putu Sendratari
August 12, 2026
Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar
Kesehatan

Penguatan Kesadaran Kesehatan Mental Berbasis Digital bagi Pendukung Sebaya Orang Dengan HIV (ODHIV) di Kota Denpasar

Saat Pendukung Sebaya Juga Butuh Didukung DI sebuah ruangan sederhana di Kota Denpasar, lima belas orang duduk melingkar. Mereka bukan...

by tatkala
August 12, 2026
Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan
Panggung

Dari Rarud Batur Menuju Rena: Merawat Ingatan, Merayakan Kebangkitan

"Seratus tahun setelah Rarud Batur, sebuah karya intermedium membawa kembali ingatan tentang kehidupan, bencana, pengungsian, dan kebangkitan masyarakat Batur ke...

by AA Ayu Mayun Artati
August 12, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Larangan Alih Fungsi Sawah: Tegas di Atas Kertas, Longgar di Lapangan?

PEMERINTAH sedang berada di persimpangan yang tidak sederhana. Pembangunan tanpa merusak alam. Di satu sisi, negara harus menjaga lahan sawah...

by I Made Pria Dharsana
August 12, 2026
Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital
Esai

Dari Bahasa Bali ke Personal Branding: Fungsi Bahasa Bali dalam Konstruksi Identitas Konten Kreator Bali Di Ruang Digital

PERKEMBANGAN media sosial telah mengubah cara bahasa digunakan, diproduksi, dan diberi makna dalam kehidupan sosial. Bahasa tidak lagi hanya digunakan...

by I Ketut Suar Adnyana
August 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co