23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gala Teater 2025 ISI Padangpanjang: Ruang Apresiasi, Belajar, dan Kolaborasi Lintas Negara

Angelique Maria Cuaca by Angelique Maria Cuaca
October 9, 2025
in Panggung
Gala Teater 2025 ISI Padangpanjang: Ruang Apresiasi, Belajar, dan Kolaborasi Lintas Negara

Gala Teater 2025 ISI Padangpanjang: Ruang Apresiasi, Belajar, dan Kolaborasi Lintas Negara

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang akan menggelar Gala Teater 2025 pada 10–12 Oktober 2025 di Gedung Program Studi Seni Teater, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang-Sumatera Barat.

Helatan ini menjadi ruang temu lintas budaya antara Indonesia dan Malaysia, menghadirkan kolaborasi tiga kampus kampus: Prodi Seni Teater ISI Padangpanjang, Faculty of Music and Performing Arts, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Fakulti Teater, Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan (ASWARA).

Menurut Dr. Dede Pramayoza, S.Sn., M.A., Kaprodi Teater ISI Padangpanjang, kerja sama dengan UPSI dan ASWARA telah terjalin sejak tahun lalu. “Gala Teater adalah bentuk nyata dari kolaborasi tersebut, yang kami siapkan sejak Juni 2025,” ujarnya (9/10).

Kolaborasi ini bukan hanya bertukar karya, tetapi juga membuka percakapan kreatif lintas batas—antara pengalaman, pendekatan artistik, dan gagasan tentang teater hari ini.

Tahun ini, Gala Teater menampilkan enam pertunjukan: satu kolaborasi antara ISI Padangpanjang dan ASWARA, satu karya dari UPSI, serta empat karya hasil kurasi Open Call untuk akademisi dan alumni teater se-Indonesia.

Menurut Tatang Rusmana, S.Sn., M.Sn., koordinator acara sekaligus ketua dewan kurator, penilaian karya didasarkan pada kualitas artistik, keberagaman pendekatan kreatif, kesiapan produksi, serta relevansi gagasan dengan dinamika teater kontemporer.

Empat karya terpilih berasal dari berbagai kota dan generasi: “Pintu” karya Yusril, “The Ballad of Sumarah” oleh Enrico Alamo, “Migrasi Perempuan” garapan Wen Hendri, dan “Terbuang dalam Waktu” oleh Teater Balai Bukittinggi.

“Sebetulnya ada satu karya lagi yang lolos, 20 Tahun Ingatan oleh Willy Fwi (alumni Teater IKJ), namun berhalangan hadir di waktu yang ditentukan panitia,” jelas Tatang.

Setiap karya menawarkan cara pandang berbeda terhadap persoalan manusia hari ini.

Lewat “Pintu”, Yusril mengajak penonton merenungkan kehidupan pascapandemi—saat teknologi digital mengubah cara kita memahami batas ruang. Teknologi memang mendekatkan, tetapi juga menciptakan jarak baru yang membuat manusia kian terasing. Di sini, pintu tak lagi sekadar batas fisik, melainkan ambang virtual antara koneksi dan kesendirian—simbol dunia yang bergerak menjauh dari kenyataan.

Dari ruang personal menuju politik, Enrico Alamo lewat monolog “The Ballad of Sumarah” menghadirkan kisah perempuan pekerja migran Indonesia di Arab Saudi yang menghadapi kekerasan dan hukuman mati. Latar belakang Sumarah—yang tersisih akibat trauma politik 1965—memperlihatkan bagaimana sejarah dan kekuasaan masih membentuk nasib perempuan hingga kini. Enrico menampilkan Sumarah bukan sekadar korban, melainkan sosok yang berani melawan ketidakadilan dan kekerasan yang lahir dari sistem yang menindas.

Sementara itu, Wen Hendri dalam “Migrasi Perempuan” menyoroti perempuan Minangkabau yang memilih merantau karena tanah kelahirannya tak lagi memberi ruang. Dalam adat yang menempatkan perempuan sebagai penjaga rumah gadang, keputusannya untuk pergi menjadi bentuk perlawanan halus terhadap tradisi. Namun perjalanan itu juga memperlihatkan sisi pahit perjuangan, kehilangan, dan makna pulang.

Lalu, Teater Balai dari Bukittinggi menampilkan “Terbuang dalam Waktu”, saduran bebas dari “Nyanyian Angsa” karya Anton P. Chekhov yang disutradarai Ravi Razak. Kisah tentang Vasilli, aktor tua yang hidup dari tawa orang lain namun menanggung kesepian panjang, menjadi refleksi tentang nasib seniman yang terpinggirkan oleh waktu dan sistem yang tak berpihak. Melalui tokoh ini, Ravi menghadirkan kisah tentang manusia yang terus mencari arti “pulang” di tengah dunia yang berubah dan sering melupakan mereka yang berada di pinggiran.

Selain 4 karya kurasi, UPSI Malaysia menampilkan “JEBAT”, tafsir baru atas kisah klasik Melayu. Dalam versi ini, Jebat tak lagi sekadar soal pengkhianat atau pahlawan, tetapi manusia yang berani mempertanyakan keadilan, kuasa, dan harga diri bangsanya. Di mana kejujuran kejujuran sering dihukum dan kebenaran disembunyikan atas nama ketaatan. Di antara kesetiaan dan pemberontakan, Jebat menantang pandangan lama—mengajak penonton merenung: benarkah diam itu setia, atau justru bentuk perlawanan yang paling sunyi?

Kolaborasi ISI Padangpanjang dan ASWARA akan menutup rangkaian pertunjukan dengan “Perempatan Perempuan (extended)”—lakon karya Wendy H.S. yang dikembangkan oleh Dede Pramayoza. Pertunjukan ini menyoroti empat perempuan dari latar berbeda yang menghadapi tekanan, stereotip, dan ketidakadilan, namun tetap bersuara lewat luka dan keteguhan. Karya ini menjadi refleksi universal tentang pilihan untuk bertahan di tengah dunia yang tak selalu berpihak pada perempuan.

Rangkaian pertunjukan akan dibagi menjadi tiga hari: “The Ballad of Sumarah” dan “Migrasi Perempuan” pada 10 Oktober, “Jebat” dan “Pintu” pada 11 Oktober, serta “Perempatan Perempuan” dan “Terbuang dalam Waktu” pada 12 Oktober 2025.

Tak berhenti di panggung, Gala Teater juga membuka ruang belajar lewat workshop dan diskusi interaktif. Menurut Wendy H.S, S.Sn., M.A., ketua panitia, kegiatan ini mempertemukan mahasiswa ISI Padangpanjang, UPSI, dan ASWARA untuk saling berbagi pengalaman penciptaan teater.

Workshop olah tubuh, vokal, dan kolaborasi akan diisi oleh dosen serta alumni ISI Padangpanjang, diantaranya Tatang Rusmana, Sulaiman Juned, Yuniarni, Dede Pramayoza, Wendy H.S, Abdul Rosid Batubara, Fauzan Moham, Husin, dan Farido Yuda.

“Melalui sesi ini, kami ingin menghadirkan ruang kritis bagi perkembangan praktik dan pendidikan teater hari ini,” tutup Wendy. [T]

Penulis: Angelique Maria Cuaca
Editor: Adnyana Ole

Tags: ISI Padang PanjangTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyelami “The Varieties of Religious Experience”: Agama sebagai Pengalaman Personal

Next Post

Suksesnya Kegiatan PA Padang GMKI Komisariat FMIPA UNIMED Tahun 2025

Angelique Maria Cuaca

Angelique Maria Cuaca

Atau, Tjoa Sian Hui. Lahir di Padang-Sumatera Barat. Penulis, peneliti, penggiat seni dan Hak Asasi Manusia.

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Suksesnya Kegiatan PA Padang GMKI Komisariat FMIPA UNIMED Tahun 2025

Suksesnya Kegiatan PA Padang GMKI Komisariat FMIPA UNIMED Tahun 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co