23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gala Teater 2025 ISI Padangpanjang: Ruang Apresiasi, Belajar, dan Kolaborasi Lintas Negara

Angelique Maria Cuaca by Angelique Maria Cuaca
October 9, 2025
in Panggung
Gala Teater 2025 ISI Padangpanjang: Ruang Apresiasi, Belajar, dan Kolaborasi Lintas Negara

Gala Teater 2025 ISI Padangpanjang: Ruang Apresiasi, Belajar, dan Kolaborasi Lintas Negara

INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang akan menggelar Gala Teater 2025 pada 10–12 Oktober 2025 di Gedung Program Studi Seni Teater, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang-Sumatera Barat.

Helatan ini menjadi ruang temu lintas budaya antara Indonesia dan Malaysia, menghadirkan kolaborasi tiga kampus kampus: Prodi Seni Teater ISI Padangpanjang, Faculty of Music and Performing Arts, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Fakulti Teater, Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan (ASWARA).

Menurut Dr. Dede Pramayoza, S.Sn., M.A., Kaprodi Teater ISI Padangpanjang, kerja sama dengan UPSI dan ASWARA telah terjalin sejak tahun lalu. “Gala Teater adalah bentuk nyata dari kolaborasi tersebut, yang kami siapkan sejak Juni 2025,” ujarnya (9/10).

Kolaborasi ini bukan hanya bertukar karya, tetapi juga membuka percakapan kreatif lintas batas—antara pengalaman, pendekatan artistik, dan gagasan tentang teater hari ini.

Tahun ini, Gala Teater menampilkan enam pertunjukan: satu kolaborasi antara ISI Padangpanjang dan ASWARA, satu karya dari UPSI, serta empat karya hasil kurasi Open Call untuk akademisi dan alumni teater se-Indonesia.

Menurut Tatang Rusmana, S.Sn., M.Sn., koordinator acara sekaligus ketua dewan kurator, penilaian karya didasarkan pada kualitas artistik, keberagaman pendekatan kreatif, kesiapan produksi, serta relevansi gagasan dengan dinamika teater kontemporer.

Empat karya terpilih berasal dari berbagai kota dan generasi: “Pintu” karya Yusril, “The Ballad of Sumarah” oleh Enrico Alamo, “Migrasi Perempuan” garapan Wen Hendri, dan “Terbuang dalam Waktu” oleh Teater Balai Bukittinggi.

“Sebetulnya ada satu karya lagi yang lolos, 20 Tahun Ingatan oleh Willy Fwi (alumni Teater IKJ), namun berhalangan hadir di waktu yang ditentukan panitia,” jelas Tatang.

Setiap karya menawarkan cara pandang berbeda terhadap persoalan manusia hari ini.

Lewat “Pintu”, Yusril mengajak penonton merenungkan kehidupan pascapandemi—saat teknologi digital mengubah cara kita memahami batas ruang. Teknologi memang mendekatkan, tetapi juga menciptakan jarak baru yang membuat manusia kian terasing. Di sini, pintu tak lagi sekadar batas fisik, melainkan ambang virtual antara koneksi dan kesendirian—simbol dunia yang bergerak menjauh dari kenyataan.

Dari ruang personal menuju politik, Enrico Alamo lewat monolog “The Ballad of Sumarah” menghadirkan kisah perempuan pekerja migran Indonesia di Arab Saudi yang menghadapi kekerasan dan hukuman mati. Latar belakang Sumarah—yang tersisih akibat trauma politik 1965—memperlihatkan bagaimana sejarah dan kekuasaan masih membentuk nasib perempuan hingga kini. Enrico menampilkan Sumarah bukan sekadar korban, melainkan sosok yang berani melawan ketidakadilan dan kekerasan yang lahir dari sistem yang menindas.

Sementara itu, Wen Hendri dalam “Migrasi Perempuan” menyoroti perempuan Minangkabau yang memilih merantau karena tanah kelahirannya tak lagi memberi ruang. Dalam adat yang menempatkan perempuan sebagai penjaga rumah gadang, keputusannya untuk pergi menjadi bentuk perlawanan halus terhadap tradisi. Namun perjalanan itu juga memperlihatkan sisi pahit perjuangan, kehilangan, dan makna pulang.

Lalu, Teater Balai dari Bukittinggi menampilkan “Terbuang dalam Waktu”, saduran bebas dari “Nyanyian Angsa” karya Anton P. Chekhov yang disutradarai Ravi Razak. Kisah tentang Vasilli, aktor tua yang hidup dari tawa orang lain namun menanggung kesepian panjang, menjadi refleksi tentang nasib seniman yang terpinggirkan oleh waktu dan sistem yang tak berpihak. Melalui tokoh ini, Ravi menghadirkan kisah tentang manusia yang terus mencari arti “pulang” di tengah dunia yang berubah dan sering melupakan mereka yang berada di pinggiran.

Selain 4 karya kurasi, UPSI Malaysia menampilkan “JEBAT”, tafsir baru atas kisah klasik Melayu. Dalam versi ini, Jebat tak lagi sekadar soal pengkhianat atau pahlawan, tetapi manusia yang berani mempertanyakan keadilan, kuasa, dan harga diri bangsanya. Di mana kejujuran kejujuran sering dihukum dan kebenaran disembunyikan atas nama ketaatan. Di antara kesetiaan dan pemberontakan, Jebat menantang pandangan lama—mengajak penonton merenung: benarkah diam itu setia, atau justru bentuk perlawanan yang paling sunyi?

Kolaborasi ISI Padangpanjang dan ASWARA akan menutup rangkaian pertunjukan dengan “Perempatan Perempuan (extended)”—lakon karya Wendy H.S. yang dikembangkan oleh Dede Pramayoza. Pertunjukan ini menyoroti empat perempuan dari latar berbeda yang menghadapi tekanan, stereotip, dan ketidakadilan, namun tetap bersuara lewat luka dan keteguhan. Karya ini menjadi refleksi universal tentang pilihan untuk bertahan di tengah dunia yang tak selalu berpihak pada perempuan.

Rangkaian pertunjukan akan dibagi menjadi tiga hari: “The Ballad of Sumarah” dan “Migrasi Perempuan” pada 10 Oktober, “Jebat” dan “Pintu” pada 11 Oktober, serta “Perempatan Perempuan” dan “Terbuang dalam Waktu” pada 12 Oktober 2025.

Tak berhenti di panggung, Gala Teater juga membuka ruang belajar lewat workshop dan diskusi interaktif. Menurut Wendy H.S, S.Sn., M.A., ketua panitia, kegiatan ini mempertemukan mahasiswa ISI Padangpanjang, UPSI, dan ASWARA untuk saling berbagi pengalaman penciptaan teater.

Workshop olah tubuh, vokal, dan kolaborasi akan diisi oleh dosen serta alumni ISI Padangpanjang, diantaranya Tatang Rusmana, Sulaiman Juned, Yuniarni, Dede Pramayoza, Wendy H.S, Abdul Rosid Batubara, Fauzan Moham, Husin, dan Farido Yuda.

“Melalui sesi ini, kami ingin menghadirkan ruang kritis bagi perkembangan praktik dan pendidikan teater hari ini,” tutup Wendy. [T]

Penulis: Angelique Maria Cuaca
Editor: Adnyana Ole

Tags: ISI Padang PanjangTeater
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyelami “The Varieties of Religious Experience”: Agama sebagai Pengalaman Personal

Next Post

Suksesnya Kegiatan PA Padang GMKI Komisariat FMIPA UNIMED Tahun 2025

Angelique Maria Cuaca

Angelique Maria Cuaca

Atau, Tjoa Sian Hui. Lahir di Padang-Sumatera Barat. Penulis, peneliti, penggiat seni dan Hak Asasi Manusia.

Related Posts

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
0
Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

Read moreDetails

Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

SALAH satu momen menarik ketika Salamander Big Band tampil membuka Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026 pada Jumat, 7...

Read moreDetails

Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

SORAK sorai suporter terdengar dari sudut aula. Tepuk tangan menyambut setiap penampilan, sementara tawa pecah di antara adegan-adegan drama yang...

Read moreDetails

Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

by Nyoman Budarsana
August 15, 2026
0
Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

KETIKA suling mulai dimainkan, suasana seketika berubah. Para pemain Genjek Pondok Pekak, Ubud, bergerak dengan ekspresi yang kuat. Penari laki-laki...

Read moreDetails

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
0
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan...

Read moreDetails
Next Post
Suksesnya Kegiatan PA Padang GMKI Komisariat FMIPA UNIMED Tahun 2025

Suksesnya Kegiatan PA Padang GMKI Komisariat FMIPA UNIMED Tahun 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co