4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kombinasi Menu Makan untuk Pekerja Kantor yang Selalu Sibuk di Depan Laptop

Gede Eka Subiarta by Gede Eka Subiarta
September 23, 2025
in Esai
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?

Eka Subiarta

BAGI sebagian besar orang yang bekerja kantoran atau yang bekerja dengan jadwal kerja yang padat, duduk berjam-jam di depan komputer sepertinya sudah menjadi kebiasaan, dan juga waktu istirahat pun boleh dibilang sedikit terbatas. Seringkali, dalam keadaan seperti itu, menu makanan siap saji atau camilan-camilan yang berkalori tinggi, dijadikan sebagai mengganjal perut, terutama pada jam makan.

Padahal, makanan atau camilan seperti itu bisa membuat energi kita menjadi cepat terkuras habis, membuat kosentrasi kita di tempat kerja menjadi kurang fokus dan berat badan pun menjadi tidak terkontrol.

Maka tidak jarang banyak pegawai-pegawai kantoran rajin mengikuti kelas olahraga zumba, yoga, maupun lari yang sedang tren, tetapi berat badannya tetap saja tidak ada perubahan yang signifikan.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan apabila aktivitas kita kebanyakan duduk di depan laptop adalah dengan mencukupi kebutuhan protein harian kita. Protein berperan penting dalam membangun  dan memperbaiki jaringan otot, menjaga massa otot kita untuk mencegah penurunan massa otot akibat aktivitas yang rendah atau minimal.  

Kecukupan protein itu bisa kita kombinasikan dengan latihan ringan atau rutin berolahraga, dengan begitu hasilnya akan menjadi lebih cepat dan sehat. Selain itu, protein juga bisa berperan menjaga kadar gula darah kita, karena protein dicerna lebih lama dibanding dengan karbohidrat sederhana. Dengan begitu, energi dan konsentrasi kita tetap terjaga sampai pulang kantor.

Halm itu penting dicatat, apalagi kerjaan kantor menuntut kinerja kognitif tinggi, sehingga dengan tercukupinya kebutuhan protein kita, maka kita juga akan mengurangi keinginan untuk makan camilan di sore hari saat pulang kerja.

Sumber protein yang baik kita konsumsi seperti daging tanpa lemak, ikan, telur maupun jenis olahan susu, atau bisa juga dari sumber protein nabati seperti kacang kacangan dan biji-bijian kedelei.

Pada saat rapat, kita biasa mendapat hidangan menu-menu snack camilan yang terdiri dari kue-kue yang manis dan padat kalori dan gula. Semua itu bisa diganti dengan camilan sehat seperti edamame rebus, singkong, ubi, ataupun pisang rebus. Camilan sehat itu, di samping menggunakan bahan pangan lokal di sekitar kita, juga kebutuhan protein kita menjadi terpenuhi.

Sebagai patokan, kebutuhan protein kita rata rata adalah 0.8 – 1.2 gram per kilogram berat badan kita. Misalnya berat badan kita 60 kilogram berarti kebutuhan protein kita sebesar 48 – 72 gram setiap hari. Ini bisa kita cukupi kebutuhan protein kita dengan cara mengkombinasikan sumber protein dengan karbohidrat kompleks, sumber sayur dan buah dalam menu makan kita, terutama di saat sarapan dan makan siang.

Telur rebus, buah atau kacang-kacangan bisa kita jadikan sebagai sumber energi dan hindari makanan manis yang dapat menurunkan produktivitas kita. Jangan lupa tetap kita utamakan variasi dari makanan yang akan kita makan.

Memenuhi kebutuhan protein harian kita tidak harus rumit atau mahal. Kita bisa memanfaatkan menu sumber bahan pangan lokal di sekitar kita. Sebagai contoh di Buleleng yang terdiri dari pesisir dari ujung timur sampai ujung barat tentunya ada bahan pangan lokal yaitu ikan yang bisa kita manfaatkan sebagai sumber protein, tidak mesti ikan impor seperti salmon, tuna dan lain-lain

Selalu sempatkan sarapan sebelum berangkat ke kantor. Ini hal kecil yang saya yakin banyak orang yang menyepelekan karena alasan waktu tak cukup atau tidak terbiasa sarapan pagi. Berangkat terlalu pagi ke kantor membuat kita seringkali melewatkan sarapan. Padahal, sarapan amat penting untuk membuat tubuh tetap berenergi.

Tak hanya itu, sarapan juga membuat pikiran lebih fokus, sehingga rasa kantuk tidak mudah menyerang sebelum waktu makin siang. Telur orak-arik dengan sayuran bisa menjadi alternatif sarapan pagi. Dan kalaupun tidak sempat sarapan di rumah, tidak ada salahnya untuk membeli di area sekitar kantor. Tak perlu nasi, sepotong roti dan susu pun sudah cukup untuk membuat tubuh tetap berenergi dan produktif untuk menjaga energi kita sampai jam makan selanjutnya.

Kelaparan sebelum jam makan siang tentu merupakan hal yang wajar, bisa kita siapkan camilan sehat seperti buah, atau edamame rebus yang diberi sedikit garam, tentunya hal itu bisa menjadi alternatif sebagai menu camilan sebelum makan siang. Tetap jaga pola makan yang teratur. Usahakan jangan sampai terlambat atau pun melewatkan jam makan siang.

Tubuh kita juga perlu istirahat dan mengisi kembali energi yang sudah habis. Kalau jam makan siang sering terlewat atau bahkan tidak makan siang, tentu akan beresiko. Kita akan makan dalam jumlah yang lebih banyak pada saat jam makan berikutnya.

Saat tubuh kita tiba-tiba berasa lapar saat sedang bekerja jangan langsung makan ataupun ngemil. Alangkah bagusnya kita minum dulu segelas air, karena banyak sekarang yang sulit membedakan antara lapar mata dan lapar perut.

Menerapkan atau memulai sesuatu kebiasaan yang baru justru lebih sulit dibandingkan dengan menyediakan menu sehat. Kita bisa memulai secara perlahan, misal dengan menambahkan satu porsi protein di piring kita setiap kali makan.

Konsistensi sebenarnya adalah kunci dari semua yang kita lakukan. Dengan langkah kecil yang kita lakukan secara rutin tentu akan lebih baik daripada langkah besar yang tidak bisa kita pertahankan dengan konsisten. [T]

Penulis: Gede Eka Subiarta
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis GEDE EKA SUBIARTA
Selain Perut Kembung, Telat Makan Bisa Menyebabkan Obesitas — Lho, Kok?
Pada Waktu Seperti Apa Sebaiknya Kita Makan Rujak?
Makan Malam Tidak Dilarang, Tapi…
Tags: gizimakanan bergizi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Festival Literasi 2025, Buleleng Mantapkan Komitmen Membangun Budaya Literasi

Next Post

The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

Gede Eka Subiarta

Gede Eka Subiarta

Ahli Gizi. Bekerja di RSUD Buleleng dan Klinik Sahabat, Singaraja

Related Posts

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails
Next Post
The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co