24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kombinasi Menu Makan untuk Pekerja Kantor yang Selalu Sibuk di Depan Laptop

Gede Eka Subiarta by Gede Eka Subiarta
September 23, 2025
in Esai
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?

Eka Subiarta

BAGI sebagian besar orang yang bekerja kantoran atau yang bekerja dengan jadwal kerja yang padat, duduk berjam-jam di depan komputer sepertinya sudah menjadi kebiasaan, dan juga waktu istirahat pun boleh dibilang sedikit terbatas. Seringkali, dalam keadaan seperti itu, menu makanan siap saji atau camilan-camilan yang berkalori tinggi, dijadikan sebagai mengganjal perut, terutama pada jam makan.

Padahal, makanan atau camilan seperti itu bisa membuat energi kita menjadi cepat terkuras habis, membuat kosentrasi kita di tempat kerja menjadi kurang fokus dan berat badan pun menjadi tidak terkontrol.

Maka tidak jarang banyak pegawai-pegawai kantoran rajin mengikuti kelas olahraga zumba, yoga, maupun lari yang sedang tren, tetapi berat badannya tetap saja tidak ada perubahan yang signifikan.

Salah satu hal yang bisa kita lakukan apabila aktivitas kita kebanyakan duduk di depan laptop adalah dengan mencukupi kebutuhan protein harian kita. Protein berperan penting dalam membangun  dan memperbaiki jaringan otot, menjaga massa otot kita untuk mencegah penurunan massa otot akibat aktivitas yang rendah atau minimal.  

Kecukupan protein itu bisa kita kombinasikan dengan latihan ringan atau rutin berolahraga, dengan begitu hasilnya akan menjadi lebih cepat dan sehat. Selain itu, protein juga bisa berperan menjaga kadar gula darah kita, karena protein dicerna lebih lama dibanding dengan karbohidrat sederhana. Dengan begitu, energi dan konsentrasi kita tetap terjaga sampai pulang kantor.

Halm itu penting dicatat, apalagi kerjaan kantor menuntut kinerja kognitif tinggi, sehingga dengan tercukupinya kebutuhan protein kita, maka kita juga akan mengurangi keinginan untuk makan camilan di sore hari saat pulang kerja.

Sumber protein yang baik kita konsumsi seperti daging tanpa lemak, ikan, telur maupun jenis olahan susu, atau bisa juga dari sumber protein nabati seperti kacang kacangan dan biji-bijian kedelei.

Pada saat rapat, kita biasa mendapat hidangan menu-menu snack camilan yang terdiri dari kue-kue yang manis dan padat kalori dan gula. Semua itu bisa diganti dengan camilan sehat seperti edamame rebus, singkong, ubi, ataupun pisang rebus. Camilan sehat itu, di samping menggunakan bahan pangan lokal di sekitar kita, juga kebutuhan protein kita menjadi terpenuhi.

Sebagai patokan, kebutuhan protein kita rata rata adalah 0.8 – 1.2 gram per kilogram berat badan kita. Misalnya berat badan kita 60 kilogram berarti kebutuhan protein kita sebesar 48 – 72 gram setiap hari. Ini bisa kita cukupi kebutuhan protein kita dengan cara mengkombinasikan sumber protein dengan karbohidrat kompleks, sumber sayur dan buah dalam menu makan kita, terutama di saat sarapan dan makan siang.

Telur rebus, buah atau kacang-kacangan bisa kita jadikan sebagai sumber energi dan hindari makanan manis yang dapat menurunkan produktivitas kita. Jangan lupa tetap kita utamakan variasi dari makanan yang akan kita makan.

Memenuhi kebutuhan protein harian kita tidak harus rumit atau mahal. Kita bisa memanfaatkan menu sumber bahan pangan lokal di sekitar kita. Sebagai contoh di Buleleng yang terdiri dari pesisir dari ujung timur sampai ujung barat tentunya ada bahan pangan lokal yaitu ikan yang bisa kita manfaatkan sebagai sumber protein, tidak mesti ikan impor seperti salmon, tuna dan lain-lain

Selalu sempatkan sarapan sebelum berangkat ke kantor. Ini hal kecil yang saya yakin banyak orang yang menyepelekan karena alasan waktu tak cukup atau tidak terbiasa sarapan pagi. Berangkat terlalu pagi ke kantor membuat kita seringkali melewatkan sarapan. Padahal, sarapan amat penting untuk membuat tubuh tetap berenergi.

Tak hanya itu, sarapan juga membuat pikiran lebih fokus, sehingga rasa kantuk tidak mudah menyerang sebelum waktu makin siang. Telur orak-arik dengan sayuran bisa menjadi alternatif sarapan pagi. Dan kalaupun tidak sempat sarapan di rumah, tidak ada salahnya untuk membeli di area sekitar kantor. Tak perlu nasi, sepotong roti dan susu pun sudah cukup untuk membuat tubuh tetap berenergi dan produktif untuk menjaga energi kita sampai jam makan selanjutnya.

Kelaparan sebelum jam makan siang tentu merupakan hal yang wajar, bisa kita siapkan camilan sehat seperti buah, atau edamame rebus yang diberi sedikit garam, tentunya hal itu bisa menjadi alternatif sebagai menu camilan sebelum makan siang. Tetap jaga pola makan yang teratur. Usahakan jangan sampai terlambat atau pun melewatkan jam makan siang.

Tubuh kita juga perlu istirahat dan mengisi kembali energi yang sudah habis. Kalau jam makan siang sering terlewat atau bahkan tidak makan siang, tentu akan beresiko. Kita akan makan dalam jumlah yang lebih banyak pada saat jam makan berikutnya.

Saat tubuh kita tiba-tiba berasa lapar saat sedang bekerja jangan langsung makan ataupun ngemil. Alangkah bagusnya kita minum dulu segelas air, karena banyak sekarang yang sulit membedakan antara lapar mata dan lapar perut.

Menerapkan atau memulai sesuatu kebiasaan yang baru justru lebih sulit dibandingkan dengan menyediakan menu sehat. Kita bisa memulai secara perlahan, misal dengan menambahkan satu porsi protein di piring kita setiap kali makan.

Konsistensi sebenarnya adalah kunci dari semua yang kita lakukan. Dengan langkah kecil yang kita lakukan secara rutin tentu akan lebih baik daripada langkah besar yang tidak bisa kita pertahankan dengan konsisten. [T]

Penulis: Gede Eka Subiarta
Editor: Adnyana Ole

  • BACA artikel lain dari penulis GEDE EKA SUBIARTA
Selain Perut Kembung, Telat Makan Bisa Menyebabkan Obesitas — Lho, Kok?
Pada Waktu Seperti Apa Sebaiknya Kita Makan Rujak?
Makan Malam Tidak Dilarang, Tapi…
Tags: gizimakanan bergizi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Festival Literasi 2025, Buleleng Mantapkan Komitmen Membangun Budaya Literasi

Next Post

The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

Gede Eka Subiarta

Gede Eka Subiarta

Ahli Gizi. Bekerja di RSUD Buleleng dan Klinik Sahabat, Singaraja

Related Posts

Karnaval dan Kemacetan Sosial

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
0
Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

Read moreDetails

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
0
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

Read moreDetails

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

by Angga Wijaya
August 24, 2026
0
Telenovela

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

Read moreDetails

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails
Next Post
The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

The Pianist Berlangsung Meriah di Antida Soundgarden

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Karnaval dan Kemacetan Sosial
Esai

Karnaval dan Kemacetan Sosial

ADA sesuatu yang terasa ganjil setiap kali bulan Agustus tiba. Bendera Merah Putih berkibar di depan rumah, umbul-umbul menghiasi gang,...

by Ahmad Fatoni
August 24, 2026
“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup
Ulas Rupa

“Telur Segara, Bibit Kehidupan”, Metafora Jika Laut Adalah Makhluk Hidup

PADA tahun 2023, terdapat sebuah pameran seni rupa yang mengangkat tentang laut dan ekosistemnya. Pameran tersebut berjudul “Surya Segara Rupa”...

by Savitri Sastrawan
August 24, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [6]: Algoritma sebagai Kurator yang Tak Pernah Membaca

ADA satu paradoks yang jarang diucapkan dalam diskusi tentang ekosistem sastra digital, bahwa kurator terbesar sastra Indonesia hari ini adalah...

by Andre Syahreza
August 24, 2026
105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih
Ekonomi

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar  —— Bupati Sutjidra Ucapkan Terima Kasih

PELAKSANAAN Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan...

by tatkala
August 24, 2026
Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas
Opini

Ketika Kampus Negeri Bergeser Menjadi Arena Pasar Bebas

Masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dulu sering dianggap seperti menembus gerbang prestise akademik. Seleksinya ketat, persaingannya tinggi, dan keberhasilannya sering...

by I Kadek Adhi Dwipayana
August 24, 2026
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah
Ulas Pentas

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

by Yanik Parta
August 24, 2026
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan
Pendidikan

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo
Pop

“Jangan Lupakanku”, Single Kedua Thalia Gunawan dalam Balutan Koplo

SETELAH pop upbeat menjadi langkah pertamanya, Thalia Gunawan memilih koplo untuk melanjutkan perjalanan. Penyanyi muda asal Denpasar, Bali, itu menghadirkan...

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma
Esai

Pendatang, Keamanan, dan Kebijaksanaan: Menjaga Bali Tanpa Kehilangan Dharma

Bali Sebagai Rumah yang Terbuka Bali sejak dahulu dikenal sebagai ruang perjumpaan. Laut yang mengelilinginya bukanlah tembok yang memisahkan, melainkan...

by Agung Sudarsa
August 24, 2026
Telenovela
Esai

Mengantar Saut Situmorang ke Salon

MENJADI panitia Kongres Cerpen II di Negara, Jembrana, Bali, pada 2001, ada satu kejadian yang hingga kini masih saya ingat....

by Angga Wijaya
August 24, 2026
Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini
Kritik Seni

Keringnya Iklim Diskursif Seni Rupa Bali Hari Ini

“Everybody In Bali Seems to be an artist” Kutipan itu persis terlontar 89 tahun lalu dari Miguel Covarrubias. Seorang seniman...

by Made Chandra
August 24, 2026
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co