23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Refleksi Banjir, Hilmar Farid: Bali Harus Kembali ke Akar Melalui Humaniora

tatkala by tatkala
September 12, 2025
in Pendidikan
Refleksi Banjir, Hilmar Farid: Bali Harus Kembali ke Akar Melalui Humaniora

Hilmar Farid dalamSeminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Budaya (SNBSB) 2025 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) | Foto: panitia

“Refleksi terhadap banjir yang terjadi di Bali saat ini saya kira bukan kebetulan hanya cuaca, tetapi karena perubahan iklim yang telah berjalan selama 50 tahun. Krisis iklim adalah ulah manusia, oleh prilaku manusia. Oleh karena itu, Bali harus kembali ke akar, dan humaniora bisa membawa ke arah itu.”

Itu kata  Sejarawan Hilmar Farid ketika berbicara pada Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Budaya (SNBSB) 2025 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) secara hybrid dari Aula Widyasabha Mandala FIB Unud-Denpasar, Jumat, 12 September 2025.

Hilmar Farid mengatakan humaniora merupakan kunci penting dalam menjawab tantangan dunia saat ini. Menurut sejarahnya, humaniora lahir di abad pertengahan sebagai jalan bagaimana memahami manusia dan kemanusiaan. Oleh karena itu, humaniora dinilai bisa membawa manusia “kembali ke akar”.

Cuplikan materi yang disampaikan Hilmar Farid dalamSeminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Budaya (SNBSB) 2025 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) | Foto: panitia

Dalam hal tersebut ia menekankan bahwa humaniora juga harus kembali ke akar, dengan mempelajari manusia ke sejarah masa lalu untuk memahami manusia. Jawabannya tidak bisa hanya menekankan satu disiplin ilmu, tetapi bagaimana penerapan multidisiplin sebagai esensi awal humaniora.

“Pada masa ini muncul krisis dan risiko yang nyata. Ancamannya real, jawaban tidak bisa hanya menekankan satu disiplin ilmu saja. Kita perlu resourcer kebudayaan masa lalu. Ini ada di dalam humaniora,” tegas Hilmar.

Terkait dengan humaniora digital, Direktur Jenderal Kebudayaan 2015-2024, mengatakan humaniora digital memiliki definisi ganda. Pada satu sisi humaniora digital adalah bagaimana menggunakan alat digital pada studi kasik, sementara pada sisi lainnya juga merupakan studi kritis atas budaya digital seperti algoritma, arsitektur data, dan media sosial.

“Humaniora digital bukan soal menyelamatkan teks atau artefak, tetapi menyelamatkan makna, terutama ketika hidup diguncang krisis,” kata Hilmar.

Ia menambahkan, humaniora digital juga menjembatani warisan dengan kebijakan, budaya dengan data, dan ilmu dengan tindakan. “Dalam konteks Indonesia adalah menjahit kearifan lokal ke dalam jaringan pengetahuan global,” kata Hilmar.

***

Seminar yang diselenggarakan FIB Unud ini memang bertema “Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Perspektif Humaniora Digital”. Di dalamnya para narasumber membincangkan isu-isu humaniora dalam dunia digital.

Selain menghadirkan Hilmar Farid sebagai narasumber kunci, seminar nasional tahunan itu menghadirkan narasumber utama terdiri dari tiga orang pakar dari bidang bahasa, sastra, dan budaya. Mereka adalah Gede Primahadi Wijaya Rajeg, Ph.D. (pakar linguistik), Dr. I Putu Ari Suprapta Pratama, S.S., M.Hum. (pakar sastra), dan Dr. Ni Ketut Puji Astiti Laksmi, S.S., M.Si. (pakar epigrafi). Selain itu, panitia juga menerima 53 makalah yang membicarakan tentang isu-isu termutakhir seputar bahasa, sastra, dan budaya.

Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Budaya (SNBSB) 2025 yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) | Foto: panitia

Ketua Panitia, I Ketut Eriadi Ariana, S.S., M.Hum., mengatakan humaniora digital sebagai isu yang sangat penting dalam wacana kajian kebudayaan dewasa ini. Dunia digital adalah keniscayaan yang beririsan langsung dengan studi-studi terkini tentang kebudayaan, baik sebagai alat maupun objek studi kebudayaan.

“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kontribusi FIB Unud dalam pemajuan kebudayaan nasional berbasis digital melalui kajian-kajian akademis, yang tidak menutup kemungkinan dimuarakan dalam bentuk produk maupun pengabdian masyarakat di kemudian hari,” katanya.

Ia mengatakan, Undang-undang No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan telah mengamanatkan upaya kolektif dalam memajukan kebudayaan nasional. “Satu yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi digital, baik dalam upaya pelindungan, pemanfaatan, dan pemajuan kebudayaan nasional, sehingga kebudayaan dapat menjadi haluan pembangunan nasional seutuhnya,” katanya.

Dekan FIB Unud, Prof. I Nyoman Aryawibawa, S.S., M.A., Ph.D, mengatakan SNBSB 2025 dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 dan Badan Kekeluargaan (BK) ke-44 FIB Unud. Wacana humaniora digital yang diangkat dinilai sangat penting dalam menyikapi dinamika kajian sosial-humaniora saat ini. “⁠Kegiatan ini sangat penting dan relevan dalam pengembangan digital humanities FIB Unud yang dimulai tahun ini,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa secara khusus SNBSB 2025 dihadirkan untuk memfasilitasi publikasi dosen-dosen, khususnya di lingkungan FIB Unud, untuk capaian IKU di bidang publikasi karya ilmiah. Secara praktis, kegiatan dilaksanakan sebagai laku nyata dalam merealisasikan cita-cita pendirian Fakultas Ilmu Budaya yang diresmikan tahun 1958 sebagai Fakultas Sastra Udayana.

“SNBSB 2025 adalah upaya kami merealisasikan cita-cita atau kata-kata wasiat para pendiri Fakultas Sastra Udayana atau FIB Unud saat ini, yang mengamanatkan insan-insan akademis FIB Unud sebagai ‘kunci wasiat’ untuk membuka secara ilmiah kebudayaan Bali,” tandasnya. [T]

Reporter/Penulis: Ado/Rilis
Editor: Jaswanto

Tags: BudayaFakultas Ilmu budaya UnudHilmar FaridsastraseminarUnud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gede Buda, Sosok di Balik Enam Medali Emas Muay Thai Buleleng di Porprov Bali 2025

Next Post

‘Prosa Liris Visual’ I Wayan Sujana Suklu

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
0
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.” Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta,...

Read moreDetails

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
0
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

Read moreDetails

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

by tatkala
August 16, 2026
0
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sanding, Kecamatan...

Read moreDetails

Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

by tatkala
August 16, 2026
0
Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

KESEHATAN mental remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau sekolah. Keluarga memiliki peran penting dalam mengenali perubahan yang...

Read moreDetails

AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

by Angga Wijaya
August 14, 2026
0
AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

Asosiasi Wirausaha Inklusif Indonesia (AWINDO) memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM disabilitas melalui training legalitas usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari...

Read moreDetails

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
0
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

Read moreDetails

Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

by Dewi Yulianti
July 29, 2026
0
Mengangkat Kearifan Lokal Melalui Drama Tari Berbahasa Inggris ——Dari FGD ISI Bali

DENPASAR | TATKALA.CO -- Tim Penelitian Fundamental menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Formulasi Konsep Drama Tari Berbahasa Inggris Berbasis...

Read moreDetails

Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

BANYAK program pengabdian masyarakat berakhir sebagai seremoni. Datang, memberi pelatihan, lalu pulang. Namun, program Bina Desa yang digagas Badan Eksekutif...

Read moreDetails

Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

by tatkala
June 25, 2026
0
Pengabdian Internasional Undiksha & Ubon Ratchathani University —Perkuat Kesadaran Antarbudaya Bali-Thailand

SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING...

Read moreDetails

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
0
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

Read moreDetails
Next Post
‘Prosa Liris Visual’ I Wayan Sujana Suklu

‘Prosa Liris Visual’ I Wayan Sujana Suklu

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co