2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Minikino Film Week 11 Digelar 12–19 September: 254 Film Pendek, 59 Negara, 34 Program

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
September 2, 2025
in Panggung
Minikino Film Week 11 Digelar 12–19 September:  254 Film Pendek, 59 Negara, 34 Program

Fransiska Prihadi, Edo Wulia, Birus Suarbawa, pada jumpa pers Minikino Film Week 11 di Sanur

PECINTA dan penghobi film pendek bisa berbahagia, karena Minikino Film Week 11 (MFW11) bakal digelar pada tanggal 12–19 September 2025. Festival film pendek internasional berbasis di Denpasar ini hadir di berbagai titik di seluruh Bali, dengan pusat kegiatan di Dharma Negara Alaya dan MASH Denpasar. Di sinilah cerita-cerita lintas budaya dipertemukan, perspektif baru dibuka, dan jejaring kolaborasi tumbuh.

Selama lebih dari satu dekade, Minikino Film Week telah menjadi ruang pertemuan bagi pembuat film, penonton, dan para pelaku industri dari berbagai penjuru dunia. “Sementara kita merayakan kisah-kisah dari seluruh dunia, tidak mungkin mengabaikan kesakitan dan keresahan yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia,” kata Edo Wulia, Direktur Festival saat konferensi pers di ARTOTEL Sanur – Bali, Selasa 2 September 2025.

Dalam masa-masa seperti ini, nilai pertemuan dan keterhubungan budaya jadi semakin mendesak. Film pendek memiliki kekuatan untuk menjembatani jarak antar bahasa, budaya, juga antara mimpi dan harapan, dan akhirnya menjadi jembatan hubungan antar manusia. Tahun ini, Minikino Film Week 11 menghadirkan sebuah semangat baru, yakni menaruh audiens sebagai pusat festival.

Visual utama karya ilustrator Beng Rahadian menampilkan 11 karakter penonton, masing-masing terinspirasi dari beragam pengalaman sinematik para penikmat film pendek. Beng menegaskan pesan sederhana namun kuat, “Dalam setiap festival, sebenarnya bintangnya adalah penonton. Kalau filmmaker sudah memiliki panggungnya, apa artinya panggung tanpa penonton?” ucap Edo Wulia.

Selain mengangkat audiens sebagai pusat, skala festival tahun ini juga semakin meluas. Minikino Film Week 11 menghadirkan 254 film pendek dari 59 negara, tersusun dalam 34 program yang diputar di berbagai lokasi pemutaran. Sepanjang periode festival akan berlangsung 196 aktivasi kegiatan, termasuk pemutaran publik, diskusi, market, hingga aktivitas edukasi. Angka-angka ini menegaskan posisi Minikino Film Week 11 sebagai salah satu festival film pendek paling dinamis di kawasan, dengan jangkauan yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Dengan pendekatan ini, Minikino Film Week 11 menegaskan perannya bukan hanya sebagai festival pemutaran film, tetapi juga ruang bersama untuk berbagi perspektif, menjembatani budaya, dan merayakan pertemuan manusia lewat film pendek,” paparnya.

Peta program MFW 11 di Bali

Direktur Program, Fransiska Prihadi menekankan, kurasi tahun ini mengajak penonton melihat dunia melalui beragam sudut pandang, baik yang intim maupun yang luas. “Di tengah dunia yang penuh perubahan, film pendek menjadi alternatif cara kita membaca zaman dan keluar dari ruang arus utama pemberitaan public,” ungkapnya.

Setiap film pendek di Minikino Film Week 11 adalah undangan untuk berhenti sejenak, mendengar, dan membuka diri pada pengalaman hidup yang seringkali personal bagi para pembuat film dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. “Kami percaya keberagaman perspektif inilah yang membuat festival ini hidup,” ungkapnya.

Melanjutkan semangat ini, Minikino Film Week 11 menghadirkan beragam program untuk merangkul berbagai lapisan ekosistem film pendek: pembuat film, audiens, komunitas, dan profesional industri. Salah satu sorotan utamanya adalah Short Film Market, yang tahun ini memasuki edisi ketujuh. Di sinilah percakapan lintas generasi dan komunitas terjadi, ide-ide dibagikan, dan kolaborasi baru bermula.

“Short Film Market adalah ruang di mana energi ekosistem film pendek terasa paling hidup. Di sinilah pembuat film dan profesional saling bertemu, berbagi pengalaman, dan menemukan peluang kerja sama,” ujar Koordinator Short Film Market, Putu Wulandari Dyana.

Minikino Film Week 11 juga memperkuat jejaring internasionalnya melalui Bali-Glasgow Filmmaker & Programme Exchange, sebuah kolaborasi dengan Glasgow Short Film Festival (GSFF) yang didukung oleh British Council – Connections Through Culture.

Filmmaker Skotlandia Holly Parnell serta Direktur GSFF, Matt Lloyd, akan hadir di Bali untuk mengembangkan proyek film barunya, sementara filmmaker Indonesia Haris Yuliyanto dan Direktur Program Minikino, Fransiska Prihadi, sebelumnya menjadi perwakilan ke GSFF pada Maret lalu. Sebagai bagian dari pertukaran program, GSFF juga akan membawa program film pendek bertajuk “Whatever It Takes” ke Bali.

Dukungan pada talenta baru juga menjadi bagian penting Minikino Film Week 11 melalui Shorts Up 2025, sebuah program inkubasi yang pertama kali diluncurkan pada 2024 atas inisiatif Minikino dengan dukungan penuh dari Manajemen Talenta Nasional Seni dan Budaya, kini bekerja sama dengan Purin Film Fund (Thailand).

Empat kelompok pembuat film muda terpilih telah menjalani proses mentoring sejak Juni dan akan mempresentasikan proyek film mereka selama festival. Program ini menjadi pijakan penting bagi generasi baru pembuat film untuk memasuki ekosistem film yang lebih luas.

Selain merangkul pembuat film, Minikino Film Week 11 berkomitmen membuka akses lebih luas bagi audiens melalui Sinema Inklusif. Tahun ini, festival menyiapkan 5 film dengan Audio Description untuk penonton dengan hambatan visual, dan 5 film lainnya dengan Subtitles for the Deaf and Hard of Hearing (SDH). Inisiatif ini menegaskan upaya Minikino Film Week 11 menghadirkan pengalaman menonton yang lebih setara dan inklusif bagi semua orang.

Kesadaran akan potensi film pendek sebagai media pendidikan melahirkan Minikino Film Week Education, divisi baru Minikino sejak 2024 yang berfokus menciptakan pengalaman belajar berbasis film pendek untuk anak-anak, remaja, sekolah, dan komunitas.

Tahun ini, Minikino Film Week 11 mengundang komunitas, guru, murid sekolah, dan mahasiswa dari Denpasar, Badung, Tabanan, hingga Buleleng untuk terlibat langsung dalam program edukasi. Hampir 60 film pendek dalam lebih dari 10 program disertai Panduan Nonton dan Belajar yang dirancang untuk memfasilitasi diskusi setelah menonton, guna mendorong kemampuan berpikir kritis dan memperluas wawasan peserta.

Selain itu, ada pula Community Screening, sebuah kolaborasi dengan komunitas lokal di berbagai titik Bali, mulai dari ruang kreatif, sekolah, hingga pusat kebudayaan, yang bertujuan membuka akses lebih luas ke film pendek dan mengajak penonton baru untuk ikut serta.

“Film pendek memicu rasa ingin tahu, membangun empati, dan melatih daya pikir kritis. Itulah sebabnya kami bekerja sama dengan sekolah dan komunitas untuk memperluas akses dan menghadirkan pengalaman menonton yang mendalam,” kata Tim Minikino Film Week Education, Ritaro Hari Wangsa.

Semua inisiatif ini bertujuan merawat ekosistem film pendek yang sehat dan berkelanjutan. Dengan mempertemukan penonton, pembuat film, komunitas, dan profesional industri, Minikino Film Week 11 menciptakan ruang di mana cerita-cerita bertemu dan masa depan perfilman pendek dirancang bersama.

“Minikino Film Week 11 mengundang siapa saja untuk menonton, berdiskusi, dan merayakan film pendek bersama. Informasi lengkap tentang program festival tersedia melalui katalog daring: https://minikino.org/filmweek Mari rayakan film pendek bersama. Mari rayakan cerita-cerita kita,” ajaknya.

Executive Assistant Manager, Yuli Arlina mengucapkan terima kasih kepada Minikino Film Week yang memberikan kesempatan ARTOTEL Sanur – Bali untuk mensukseskan festival film pendek ini. Ajangan ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya. “Kami berharap semoga acara festival ini berjalan lancar, dan tetap menjalin kerjasama selanjutnya. Akhirnya selamat berkarya dan selamat berkreativitas,” katanya. [T]

Penulis/Reporter: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: film pendekMinikinoMinikino Film WeekMinikino Film Week 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pro-Kontra Fotografer “fotoyou” di CFD Renon: Antara Dokumentasi Olahraga dan Perlindungan Privasi

Next Post

Mengamati Titik-Garis Paralel Wisata Desa Les, Sembari Menunggu Sertifikat Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan 2025

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Mengamati Titik-Garis Paralel Wisata Desa Les, Sembari Menunggu Sertifikat Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan 2025

Mengamati Titik-Garis Paralel Wisata Desa Les, Sembari Menunggu Sertifikat Sebagai Desa Wisata Berkelanjutan 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co