2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pameran Tunggal I Wayan Sujana Suklu di Tony Raka Gallery, Ubud — Tubuh dan Waktu: Kesadaran Nawasena

tatkala by tatkala
August 24, 2025
in Pameran
Pameran Tunggal I Wayan Sujana Suklu di Tony Raka Gallery, Ubud — Tubuh dan Waktu: Kesadaran Nawasena

I Wayan Sujana Suklu dan karyanya | Foto: Istimewa

TONY Raka Gallery dengan bangga menghadirkan Tubuh dan Waktu: Kesadaran Nawasena, pameran tunggal I Wayan Sujana Suklu, berlangsung 23 Agustus – 23 Oktober 2025. Melampaui seni visual konvensional, pameran ini mengeksplorasi dialog filosofis antara seni rupa dan sastra melalui kepekaan empatis dan kreativitas multidimensi. Pembukaan pada 23 Agustus 2025, pukul 18.00 WITA akan dibuka oleh Prof. Kun Adnyana dari Institut Seni Indonesia Bali.

Pameran ini lahir dari suatu siklus kolaborasi unik antara Suklu dengan penulis Anak Agung Mas Ruscitadewi (Gungmas). Karya visual Suklu menanggapi novel Gungmas, sedangkan novel tersebut justru terinspirasi dari karya instalasi arsitektural Suklu di ruang bencingah Pura Besakih. Maka jadilah sebuah siklus. Refleksi menjadi kolaborasi dan kembali menjadi refleksi baru.

Nawasena mencerminkan perjalanan artistik Suklu yang berpusat pada kepekaan empati, jejak yang menurut kurator Benito Lopulalan dapat ditelusuri hingga lukisannya tahun 2002 yang terinspirasi ketangguhan ibunya. Kepekaan empati ini dapat disaksikan pula pada kecenderungan estetis baik pada proses kreatif maupun pada karya-karya yang ditampilkan.

Scenographer Hartanto, yang menjadi pendorong siklus kolaborasi ini, menyebut karya-karya Suklu sebagai “prosa liris visual”, suatu pasatmian menurut Prof. Darma Putra yang menyatukan keberagaman bentuk dan narasi dalam ruang kontemplatif, seperti gerbang candi bentar Bali.

Proses berkarya I Wayan Sujana Suklu | Foto: Istimewa

Nawasena yang berarti “masa depan cerah” dalam Sanskerta mewujudkan harmoni energi feminin (Nawa) dan maskulin (Sena) melalui karya dua dan tiga dimensi. Karya Jejak Tubuh dalam Lontar, misalnya, menghadirkan tubuh sebagai manuskrip hidup dengan bentuk terfragmentasi, sementara Pohon Nawasena, relief batu, membangkitkan resonansi spiritual alam. Tubuh Wiracarita Akasa menggambarkan dua figur berpelukan dalam warna cerah, melambangkan penyatuan eksistensial.

Karya Percumbuan Nawasena, menampilkan patung kawat stainless yang mengundang interaksi visual aktif. Berbahan kawat logam yang dipilin dalam struktur berkelindan, karya ini tidak hanya menyajikan figur representasional tetapi membuka ruang interpretasi luas, bisa dibaca sebagai simbol keterhubungan, keruwetan batin, atau jaringan kosmik.

Karya I Wayan Sujana Suklu | Foto: Istimewa

Hartanto mendiskusikan karya ini memiliki kemiripan dialog dengan karya Loop Wire Ruth Asawa,seniman Amerika keturunan Jepang. Struktur yang terbuka dan berongga memungkinkan cahaya dan bayangan bermain di antara celah-celah, menciptakan efek visual yang berubah tergantung sudut pandang. Penikmat harus bergerak, mengubah perspektif, menjadikannya karya performatif secara pasif yang memaksa interaksi dinamis.

Dalam konteks psikologis, bentuk yang saling mengikat mencerminkan struktur batin manusia modern, penuh simpul dan arus namun tetap memiliki pola dan arah, seperti “peta batin” dalam bentuk resonansi daripada garis lurus.

Proses kolaboratif multimatra ini menciptakan ruang kreatif perenungan,  membangun kesadaran sebagai seniman dan manusia multidimensi. Kesadaran yang mengugat kecenderungan dimensi tunggal dari dunia kapitalisme lanjut yang menjadikan rasionalitas logika hanya sebagai alat industrial.

Di dalam pencaharian ini, Suklu membangun dialog dengan praktik seni kontemporer seperti halnya Ruth Asawa mengeksplorasi kawat sebagai medium naratif. Bedanya, Suklu berakar pada spiritualitas-sosial ala Bali, yang khas.  Kekhasan yang mendekatkan ruang pribadi dengan interaksi kolaboratif, dimana keruwetan pribadi menjadi bagian dari kreativitas. Lalu menjadi kawat-kawat yang berjalin memasuki ruang sosial. Membangun siklus yang sekaligus menjadi milik pribadi dan milik bersama.

Proses berkarya I Wayan Sujana Suklu | Foto: Istimewa

Dari sinilah pemahaman Suklu akan tubuh dan waktu melahirkan tema bagi pameran ini. Multidimensionalitas terefleksikan pada lukisan tubuh pada kanvas, tubuh diperankan dan dihidupi, menjadi ruang dialetika antara memori dan kesadaran kosmik. Tubuh bekerja sebagai alat navigasi; mengalami landskap, merasakan energi ruang, dan mengaktifkan narasi yang tidak bisa diungkapkan dalam bahasa verbal. 

Tubuh dan waktu dipadukan oleh anyaman, garis-garis dalam jejak empathy. Waktu? Waktu adalah lapisan-lapisan peristiwa, lapisan demi lapisan pengalaman yag dapat dikreasikan bersama.

I Wayan Sujana Suklu | Foto: Istimewa

Melalui proses dan waktu, kolaborasi menjadi ko-kreasi dari suatu proses. Memahami proses, pameran ini adalah bagian dari cerita ketulusan terbuka antar seniman, yang bersedia berproses bersama dan membangun siklus yang saling berinteraksi. Melalui ketulusan itu, pameran ini bukan sekadar presentasi karya, tetapi perayaan proses hidup yang mengundang dialog kreatif tentang eksistensi, konektivitas, dan harapan. [T/*]

Tony Raka Gallery Contact

  • Ayu Pratiwi +628980780006 
  • email : tonyraka@gmail.com
  • Website : www.tonyraka.com
  • ig : tonyrakagallery

Reporter/Penulis: Siaran Pers
Editor: Adnyana Ole

Tags: Pameran Seni RupaSeni RupaTonyraka Art GalleryWayan Sujana Suklu
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menyemai Asin, Memanen Getir: Kisah Petani Garam di Desa Les Tejakula

Next Post

Kreasi Kain Perca pada Lomba Fashion Desain Tenun Buleleng Bertajuk “Ethno Glam” di Buleleng Festival 2025

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

Read moreDetails

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
0
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

Read moreDetails

Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Prakriti–Pustaka–Padma 2026: Meneguhkan Seni Kriya sebagai Ruang Dialog Lintas Budaya

PAMERAN seni rupa bertajuk Prakriti–Pustaka–Padma 2026 di Museum ARMA, Ubud, menghadirkan ruang apresiasi yang kaya akan keberagaman medium, gagasan, dan...

Read moreDetails

Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

by Adwan SA
July 6, 2026
0
Perhelatan Perupa dan Penyair: Pekan Kedua Pameran “Dialog Ferdi dan Opus Sastra”

PALEMBANG pada 21 Juni 2026 memang sedang garang-garangnya, seolah tidak menyisakan kulit untuk bersantai dan dibelai lembut oleh kehadirannya. Asmaran...

Read moreDetails

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

Read moreDetails

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails
Next Post
Kreasi Kain Perca pada Lomba Fashion Desain Tenun Buleleng Bertajuk “Ethno Glam” di Buleleng Festival 2025

Kreasi Kain Perca pada Lomba Fashion Desain Tenun Buleleng Bertajuk “Ethno Glam” di Buleleng Festival 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co