2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Tradisi ke Aksi Ramah Lingkungan: Catatan Refleksi KMHD YBV Undiksha atas Pesta Kesenian Bali 2025

tatkala by tatkala
July 21, 2025
in Esai
Dari Tradisi ke Aksi Ramah Lingkungan:  Catatan Refleksi KMHD YBV Undiksha atas Pesta Kesenian Bali 2025

Suasana Pesta Kesenian Bali 2025

PESTA Kesenian Bali (PKB) tak pernah absen mengisi lembar kebudayaan Bali tiap tahunnya. Ia bukan sekadar ajang pertunjukan, tetapi perayaan hidup yang menghidupkan. Sebuah yadnya besar-besaran, di mana seni, spiritualitas, dan kebanggaan budaya menyatu dalam satu tarikan napas. Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar, menjadi wadah bagi ingatan kolektif yang terus dihidupkan melalui bunyi gamelan, gerak tari, dan warna-warni busana adat.

Namun, di balik kemeriahan tersebut, isu lingkungan sempat membayangi terutama persoalan sampah plastik sekali pakai yang selama bertahun-tahun menodai kesakralan ruang-ruang budaya. Kini, di PKB 2025, keadaan mulai berubah. Pengelolaan sampah menunjukkan arah yang lebih baik. Tak lagi sebatas janji atau imbauan, tetapi bergerak menuju praktik nyata.

Upaya ini berakar pada kesadaran bersama. Bahwa PKB bukan sekadar ruang tontonan, tetapi juga ruang tuntunan. Di sinilah nilai-nilai Hindu, seperti Bhuta Yadnya dan Tri Hita Karana, menemukan relevansinya kembali. Bukan hanya sebagai simbol spiritual, tetapi sebagai dasar etik dalam mengelola relasi dengan alam.

Tahun ini, PKB memasuki usia ke-47. Dari sisi artistik, semangat pelestarian tetap menyala. Namun dari sisi lingkungan, ada secercah optimisme baru. Dinas Lingkungan Hidup Bali mencatat penurunan signifikan dalam jumlah sampah harian selama PKB berlangsung. Jika tahun-tahun sebelumnya rata-rata sampah mencapai 5 ton per hari, kini berkurang menjadi sekitar 2–3 ton. Ini bukan angka sempurna, tetapi menunjukkan langkah maju.

Sidak gabungan yang melibatkan Dinas KLH, Satpol PP, serta komunitas lingkungan memperlihatkan hasil. Hanya sekitar dua hingga tiga dari sepuluh kios yang masih menggunakan plastik sekali pakai. Meski belum ideal, penurunan ini menjadi tanda bahwa sosialisasi, kurasi produk, dan kebijakan pengurangan plastik mulai berdampak.

Panitia memberlakukan sistem kurasi ketat: produk UMKM wajib ramah lingkungan, pedagang harus menyajikan makanan dengan daun atau wadah kertas, dan penggunaan tas plastik dilarang keras. Edukasi dilakukan secara berlapis baik kepada pedagang, pengunjung, maupun pengisi acara. Kesadaran bahwa PKB adalah ruang suci mulai mengakar.

Menariknya, para pemuda tampil sebagai katalis perubahan. Sejumlah relawan banyak di antaranya berasal dari kalangan mahasiswa membentuk tim edukasi dan monitoring. Mereka tidak sekadar membagikan brosur, tetapi mengajak pengunjung berdialog, mengingatkan pedagang, bahkan memberikan contoh penggunaan bahan alternatif seperti daun, bambu, dan kertas. Dalam praktik ini, Bhuta Yadnya bukan lagi ritus yang diam, tetapi gerakan yang hidup.

Pendekatan Hindu Sebagai Inspirasi

Bhuta Yadnya mengajarkan manusia Bali untuk senantiasa hormat terhadap semesta. Alam bukan obyek, tetapi subyek yang hidup. Setiap tindakan manusia termasuk membuang sampah memiliki dimensi spiritual. Maka ketika plastik mengotori tanah tempat sakral berlangsungnya seni dan yadnya, itu bukan sekadar pelanggaran ekologis, tetapi juga pelanggaran etis dan spiritual.

Dalam bingkai Tri Hita Karana, menjaga kebersihan lingkungan adalah bentuk nyata menjaga harmoni dengan alam (palemahan), dengan sesama (pawongan), dan dengan Hyang Widhi (parahyangan). Tiga relasi ini berpadu di arena PKB. Seni sebagai bakti, pertemuan antar manusia sebagai pawongan, dan komitmen menjaga kebersihan sebagai bentuk palemahan.

Sad Kerthi menambahkan fondasi nilai yang lebih spesifik, terutama Jagat Kerthi dan Wana Kerthi. Nilai-nilai ini menuntut umat Hindu Bali untuk menjaga kelestarian bumi dan hutan. Dalam konteks PKB, desa adat bahkan dilibatkan secara aktif sebagai penjaga tatanan—bukan hanya budaya, tetapi juga kebersihan dan ketertiban.

Refleksi KMHD YBV Undiksha

Bagi Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) YBV Undiksha, PKB bukan hanya ajang seni, tetapi ruang belajar sekaligus ruang bertindak. Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari spiritualitas. Oleh karena itu, refleksi kami mengarah pada tiga kontribusi konkret:

1.Edukasi Kontekstual Berbasis Nilai Hindu

   Kajian, diskusi, hingga media sosial digunakan untuk mengangkat nilai Bhuta Yadnya sebagai dasar etika ekologis. Edukasi ini tidak eksklusif, tetapi menyentuh ruang-ruang sehari-hari seperti kantong belanja, warung, stan makanan.

2.Mendukung Penguatan Bank Sampah dan Ekonomi Daur Ulang

   KMHD mendorong pelatihan pengolahan sampah menjadi produk kreatif. Plastik tak selalu jadi beban ia bisa jadi potensi. Kami ingin mengubah paradigma itu, khususnya pada generasi muda.

3.Eksperimen dan Pelatihan Media Ramah Lingkungan

 Bersama relawan, kami membagikan alternatif praktis seperti penggunaan daun pisang, wadah bambu, hingga inovasi berbasis kertas daur ulang. PKB kami anggap sebagai ruang laboratorium budaya, tempat nilai-nilai Hindu diuji dalam praktik nyata.

Kesimpulan

PKB 2025 menghadirkan harapan baru. Bahwa budaya Bali tidak hanya bisa lestari dalam bentuk tari dan tabuh, tetapi juga dalam tindakan nyata menjaga lingkungan. Sampah plastik tak lagi jadi momok besar, meskipun pekerjaan belum selesai. Tetapi arah perubahannya sudah jelas: menuju perayaan yang lebih bersih, lebih bermakna.

KMHD YBV Undiksha menegaskan bahwa jalan menuju keselarasan tak bisa ditopang oleh regulasi semata. Ia butuh gerakan kolektif, kesadaran yang menyentuh akar. Dalam konteks itu, Bhuta Yadnya bukan lagi sekadar persembahan sesajen, melainkan cara hidup, cara berpikir, dan cara bertindak. Inilah yadnya yang sejati: menjaga, menyucikan, dan merawat Bali tak hanya secara budaya, tetapi juga ekologis.

Penulis: Ditulis bersama oleh KMHD YBV Undiksha masa bakti 2025/2026
Editor: Adnyana Ole

Koster Senang Karena Seniman Menggarap Karya Seni Berdasar Kearifan Lokal di Daerah Masing-masing
Pesta Kesenian Bali 2025 Didominasi Seniman-seniman Muda, dan Itu Membuat Kita Bangga
Arja RRI Masih Bisa Menebar Pesona pada Pesta Kesenian Bali 2025
Bungah dan Cekatan, Sekaa Gong Wanita Karang Asti Komala, Kuta Selatan, Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Karya Maestro I Wayan Begeg Dimainkan Sekaa Gong Taruna Mekar Tunjuk-Tabanan di Pesta Kesenian Bali 2025
Sesama Denpasar, Angklung Brahmara Sini dan Angklung Jaya Suara Mabarung di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: lingkunganPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Selamanya Diogo Jota

Next Post

Hari Pertama yang RAMAH dan Ceria di SMK Kesehatan Bali Medika

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Hari Pertama yang RAMAH dan Ceria di SMK Kesehatan Bali Medika

Hari Pertama yang RAMAH dan Ceria di SMK Kesehatan Bali Medika

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co