24 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sesama Denpasar, Angklung Brahmara Sini dan Angklung Jaya Suara Mabarung di Pesta Kesenian Bali 2025

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 8, 2025
in Panggung
Sesama Denpasar, Angklung Brahmara Sini dan  Angklung Jaya Suara Mabarung di Pesta Kesenian Bali 2025

Tarian yang diiringi angklung di Pesta Kesenian Bali 2025

Sekaa Angklung Brahmara Sini, Banjar Bun, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur dan Sekaa Angklung Jaya Suara, Banjar Peken, Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, Duta Kota Denpasar itu tampil mabarung di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47. Kedua sekaa Angklung Kebyar ini tampil memikat di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa 8 Juli 2025.

Masing-masing sekaa menampilkan tiga garapan seni, terdiri dari 2 jenis tabuh dan satu garapan tari. Mereka tampil silih berganti. Permainan nada serta teknik dalam menyajikan gending membuat penonton terkesima, sehingga penonton pun membludak. “Kami melakukan persiapan sejak empat bulan lalu. Gamelan ini tergolong kuno, dan kami menampilkan penabuh dari lintas generasi hingga melibatkan penabuh setingkat SD dan SMP, juga dewasa,” kata Koordinator Sekaa Angklung Brahmara Sini, I Gede Eka Adnyana.

Sekaa Angklung Brahmara Sini mengawali pementasannya dengan penampilan Tabuh Keklentangan Klasik berjudul Bebatelan. “Tabuh Bebatelan ini merupakan gen gending angklung asli penglingsir Banjar Bun yang lesetari hingga kini,” ungkapnya senang.

Selanjutnya menampilkan Tari Tedung Sari yang tabuhnya digarap oleh I Nyoman Sudarna, dan kini di translate ke Gamelan Angklung. Lalu, menyajikan Tabuh Kreasi Bun yang mengisahkan tanaman yang merambat, melilit mencirikan satu ikatan. Berbeda, tetapi masih bisa saling merangkul. “Untuk tampil kali ini sekaa ini melakukan persiapan selama 4 bulan lalu. Gamelan angklung ini sudah ada sejak lama, sehingga sering dikatakan gamelan kuno, tang kini dimainkan beberapa generasi muda dan didukung oleh penabuh dewasa,” sebutnya.

Gede Eka Adnyana menambahkan, pemerintah mesti selalu memerikan ruang pentas gamelan angklung sebagai upata menjaga keberlangsungan Gamelan Angklung tradisi Bali ini. Dengan memberikan ruang kepada generasi muda, sehingga tumbuh rasa mencintai gamelan yang menggunakan tangga nada selendro dan tergolong barungan madya (ukuran sedang) ini. “Semoga saja, kedepan gamelan angklung ini bisa dikembangkan lagi untuk anak-anak muda, sehingga rasa cinta mereka tumbuh. Sebab, angklung itu bukan hanya untuk kepentingan upacara Pitra Yadanya, tetapi juga dalam bentuk kreasi aktivitas anak-anak sekarang,” harapnya.

Sementara, Sekaa Angklung Jaya Suara Banjar Peken menhawali penampilannya dengan Tabuh Klasik Keklentangan “Sekar Taji”. Seperti namanya sekar mengandung arti Bunga, mengacu pada kecantikan dan daya tarik yang mempesona, seperti keindahan bunga. Sedangkan “taji” mengandung arti Jalu, yang menunjukkan kekuatan, ketajaman dan kemampuan untuk melindungi diri atau memiliki pengaruh yang kuat. Maka Sekar Taji dalam Bahasa Bali mengandung arti “Bunga Bertaji” atau bunga yang memiliki taji.

Sekar Taji dapat merujuk pada wanita yang cantik, anggun dan memiliki kekuatan atau daya Tarik yang memukau seperti taji yang tajam dan kuat sehingga siapapun yang melihatnya akan terpesona. Sekar Taji menggambarkan sesosok wanita yang cantic dan memiliki kekuatan dan pengaruh yang besar. Tabuh Sekar Taji Angklung klasik ini masih tetap berpedoman pada uger-uger yang ada seperti Kawitan, Pengawak, Pengisep dan Pekaad. Tabuh yang dibina I Made Sumajaya, S.Sn ini sering kali ditampilkan dalam acara Pitra Yadnya (Pengabenan).

Penampilan kedua, yakni Tari Rejang Rwa Bhineda sebagai ikon Desa Adat Renon yang terinspirasi dari keagungan Sesuunan Ida Ratu Tuan Baris Cina yang identik dengan warna hitam dan putih. Tari ini dibawakan oleh 9 penari wanita.“Rwa Bhineda adalah makna yang kekal dengan konsep perbedaan yang diciptakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam mewujudkan keharmonisan dan keseimbangan alam semesta yaitu Bhur-Bwah dan Swah,” terang Koordinator Sekaa Angklung Jaya Suara, I Made Sumajaya.

Menurutnya, makna keseimbangan inilah yang menjadi dasar tercetusnya Tari Rejang Rwa Bhineda. Tari ini digarap oleh Ni Ketut Suwitri dan Ni Luh Putu Putri Utami, I Gede Suweca sebagai penata tabuh dan Ni Nyoman Nik Suasti dipercaya sebagai Penata Gerong. Penampilan ketiga, adalah Tabuh Kreasi Angklung Kebyar “Arunika” yang memiliki arti Cahaya Matahari Terbit. Kata Arunika berarti cahaya pagi yang indah. Arunika dapat didefinisikan sebagai gambaran suasana pagi disaat awal mula kebangkitan cahaya matahari dari ufuk timur.

Arunika merupakan akar dari kerangka pikiran ide dan konsep yang ditransformasikan ke dalam media gamelan Bali yaitu Angklung Kebyar dengan terstruktur kawitan, gegenderan, pengawak, bapang, dan pengecet. “Memang, jika mendengarkan tabuh ini, tampak pada kekuatan pembina mengeksplorasi media gamelan Angklung yang sangat terkenal memiliki nuansa sedih untuk menciptakan pembaharuan yang sesuai dengan gagasan,” terang Sumajaya.

Penonjolan ide dan konsep ini tampak dalam pengolahan unsur musik yang terstruktur menjadikan suatu bentuk karya yang utuh dari garapan tabuh seorang komposer bernama Edo Dewantara ini. “Kami melakukan persiapan mulai Januari 2025, hingga pentas hari ini. Kami senang dalam ajang PKB ini, diikutkan Gamelan Angling Mabarung. Kami berharap gending-gending Angklung lebih dikembangkan lagi, sehingga mampu menarik minat generasi muda melakoninya,” harap Made Sumajaya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Drama Gong Kanti Budaya Bangli Berkisah Tentang Cinta dan Intrik Kerajaan di Pesta Kesenian Bali 2025
Karya-karya Pelegongan Maestro Wayan Lotring di Pesta Kesenian Bali 2025
Sekaa Gong Kebyar Taruna Jaya Banjar Lambing, Legendaris dari Badung di Pesta Kesenian Bali 2025
Dolanan Kidal Kidul yang Jenaka dari Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Sudha Wirad, Kabupaten Badung, di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: angklunggamelan angklungPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Melihat Wajah Dolly, Kini

Next Post

Libur Orang Bali, Sebuah Renungan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
0
Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

Read moreDetails

Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

SALAH satu momen menarik ketika Salamander Big Band tampil membuka Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026 pada Jumat, 7...

Read moreDetails

Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

SORAK sorai suporter terdengar dari sudut aula. Tepuk tangan menyambut setiap penampilan, sementara tawa pecah di antara adegan-adegan drama yang...

Read moreDetails

Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

by Nyoman Budarsana
August 15, 2026
0
Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

KETIKA suling mulai dimainkan, suasana seketika berubah. Para pemain Genjek Pondok Pekak, Ubud, bergerak dengan ekspresi yang kuat. Penari laki-laki...

Read moreDetails
Next Post
Libur Orang Bali, Sebuah Renungan

Libur Orang Bali, Sebuah Renungan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026
Budaya

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

by tatkala
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [5]: Penerbit yang Tidak Pernah Menolak

Buka KBM App, atau Wattpad, atau NovelToon, atau GoodNovel, atau salah satu dari selusin platform serupa yang tumbuh dalam ekosistem...

by Andre Syahreza
August 23, 2026
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co