12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
July 17, 2025
in Esai
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta

Teddy Chrisprimanata Putra

“Kami akan bantu. Ini sebenarnya sudah terbukti kami lakukan (di Badung) tapi cakupannya ke depan, lebih, selesai. Mudah-mudahan saya bisa terpilih, Koster-Giri. Lima tahun sebagai wakil gubernur dan 10 tahun sebagai gubernur. Saya pastikan bertanggung jawab, pura pura di Bali tuntas,”

PERNYATAAN Giri Prasta yang dikutip dari laman detik.com tersebut menunjukkan kepercayaan diri terhadap karir politik yang kiranya akan moncer tanpa kendala berarti selama lima belas tahun mendatang. Asal tidak ada turbulensi politik yang kencang, niscaya figur yang dikenal sebagai politisi bares ini akan menikmati nyamannya fasilitas Jaya Sabha.

Meski kepercayaan diri Giri Prasta tampak terlampau tinggi, nyatanya kepercayaan diri tersebut didukung dengan fakta-fakta politik yang tersuguhkan hari ini. Di masa kandidasi pilkada 2024, Giri Prasta adalah figur dengan elektabilitas tak tersaingi oleh figur lain, bahkan Koster sang gubernur petahana. Menurut hasil survey dari Charta Politika Indonesia yang dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 6 November 2024, Giri Prasta meraih angka elektabilitas sebesar 72,9%, unggul dibanding dengan kandidat lainnya.

Citranya sebagai politisi yang royal sejak menjadi Bupati Badung pun dilanjutkan tatkala dirinya terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi Koster. Salah satu aksinya yang tersorot media adalah saat dirinya memberikan bantuan sebesar Rp. 45 juta kepada Sekaa Teruna Teruni (STT) Suralaga Banjar Wangaya Kelod, Denpasar. Tentu aksinya ini menunjukkan kepeduliannya dalam menjaga semangat generasi muda Bali dalam melestarikan budaya. Dan hal ini memberi sekaligus mempertahankan citra baik sang wakil gubernur.

Pasca dilantik pada Februari 2025 lalu, praktis Giri Prasta dipaksa mengatur ulang ritme kerja, termasuk manuver-manuver politiknya. Maklum saja, kini dirinya hanya berperan sebagai “ban serep” Koster dalam kepemimpinan daerah, termasuk dalam proses pengambilan kebijakan. Meski tidak lagi menjadi pemeran utama, nyatanya pelbagai aktivitas maupun langkah politiknya tetap tidak luput dari sorotan media—dirinya masih menjadi “media darling” di mata publik Bali. Lantas dengan berkurangnya jatah “manggung”, masih realistiskah kepercayaan diri Giri Prasta untuk dapat melenggang menjadi gubernur di perhelatan pilkada selanjutnya?

Menyiapkan Kekuatan di Luar Partai Politik

Sebagai kader partai, otomatis kekuatan utama Giri Prasta dalam menghadapi perhelatan pilkada mendatang adalah partai politik. Apalagi dirinya adalah ketua partai di tingkat kabupaten, memberi kemudahan baginya untuk mengkonsolidasikan kekuatan—setidaknya di kabupaten tempatnya memimpin. Hingga kini barisan yang dipimpinnya dikenal sangat solid dan berhasil memenangkan banyak kontestasi elektoral, bahkan pada pilgub 2018, Giri Prasta dipercaya sebagai “panglima perang” untuk memenangkan pasangan Koster-Ace.

Alih-alih hanya mengandalkan partai politik sebagai kekuatan utama, Giri Prasta dengan cemerlang menyiapkan pelbagai instrumen kekuatan politik dalam upayanya mencapai kursi Bali 1. Sekurang-kurangnya terdapat kekuatan di luar partai politik yang sudah dan sedang digalang, yaitu Aliansi Bali Angunggah Shanti, Tanem Tuwuh Bali, dan Pasikian Yowana Bali.

Pertama, Aliansi Bali Angunggah Shanti adalah gabungan dua ormas besar, yakni Laskar Bali dan Baladika Bali—organisasi ini belakangan tampak gencar mengutus anggota-anggotanya untuk berlaga di arena politik elektoral. Tidak sedikit yang pada akhirnya berhasil mencicipi indahnya kekuasaan, sebut saja Bagus Alit Sucipta (Gus Bota), Ketua Umum DPD Pusat Baladika Bali, kini duduk nyaman sebagai Wakil Bupati Badung.

Tidak hanya Gus Bota, adik kandungnya, I Bagus Jagra Wibawa (Gus Ari) berhasil duduk sebagai Anggota DPRD Kota Denpasar untuk kedua kalinya. Organisasi ini pun berhasil meloloskan Sekretaris Jenderal-nya, I Komang Merta Jiwa sebagai Anggota DPD RI. Lolosnya beberapa tokoh sentral dalam kontestasi politik elektoral, membuktikan bahwa organisasi ini mampu mengkonsolidasikan diri dengan sangat baik.

Untuk kasus Aliansi Angunggah Bali Shanti, Giri Prasta telah menyiapkan wahana ini bahkan sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Badung. Kini, Giri Prasta juga dipercaya duduk sebagai Ketua Dewan Pengawas Aliansi Angunggah Bali Shanti.

Kedua, Tanem Tuwuh Bali merupakan organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dengan tiga program utama, yaitu kesehatan, bantuan sosial, serta pendidikan. Tanem Tuwuh Bali telah memulai gerakannya sekiranya sejak akhir tahun 2023. Semakin massive tatkala tahapan Pilkada 2024 berlangsung. Tanem Tuwuh Bali secara resmi dipimpin langsung oleh Diana Putri—anak sulung Giri Prasta sejak 28 April 2025 lalu.

Ketiga, adalah Pasikian Yowana Bali—lembaga adat yang bernaung di bawah Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali sesuai dengan yang diatur dalam Perda Provinsi Bali No. 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali. Hingga tahun 2030, Pasikian Yowana Bali menjadi organisasi yang memberi ruang bagi seluruh pemuda Hindu Bali untuk berkreativitas. Dan beberapa waktu lalu, Diana Putri—anak sulung Giri Prasta dikukuhkan sebagai ketua.

Hadirnya tiga kekuatan politik dengan fokus gerakannya masing-masing memiliki potensi untuk menggerakkan kelompok masyarakat Bali yang lebih luas dan beragam. Hal ini tentu menguntungkan bagi Giri Prasta, setidaknya memudahkannya untuk mendistribusikan produk politik yang diusungnya kelak. Tiga kelompok potensial yang kelak menjadi penyokong utama Giri Prasta sekurang-kurangnya memiliki dua tugas utama. Pertama, memberi panggung seluas-luasnya bagi Giri Prasta tampil di hadapan masyarakat, dan kedua adalah memastikan segala bentuk gerak dan program yang dilakukan selalu diasosiasikan dengan Giri Prasta.

Dan pada akhirnya, hanya turbulensi politik luar biasa saja yang dapat menyebabkan sirnanya kesempatan Giri Prasta untuk bertarung di ruang kontestasi pilkada sebagai calon gubernur. [T]

Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra
Editor: Adnyana Ole


Baca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI

Dramaturgi Politik Gas Melon
Candu Kekuasaan dan Upaya Kangkangi Konstitusi
Perempuan Dalam Politik Indonesia
Meninggalkan “Ngayah”, Melupakan Identitas
Tags: Nyoman Giri PrastaPDI PerjuanganPilkada BaliPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Gema Dari Menara”: Menelaah Konstruksi Sosial Brunei Darussalam Sebelum Kemerdekaan

Next Post

Dari Kesulitan Menuju Keindahan — Catatan Perjalanan ke Ciletuh, Jawa Barat

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Dari Kesulitan Menuju Keindahan — Catatan Perjalanan ke Ciletuh, Jawa Barat

Dari Kesulitan Menuju Keindahan -- Catatan Perjalanan ke Ciletuh, Jawa Barat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co