2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
July 17, 2025
in Esai
Menghitung Kekuatan Politik Giri Prasta

Teddy Chrisprimanata Putra

“Kami akan bantu. Ini sebenarnya sudah terbukti kami lakukan (di Badung) tapi cakupannya ke depan, lebih, selesai. Mudah-mudahan saya bisa terpilih, Koster-Giri. Lima tahun sebagai wakil gubernur dan 10 tahun sebagai gubernur. Saya pastikan bertanggung jawab, pura pura di Bali tuntas,”

PERNYATAAN Giri Prasta yang dikutip dari laman detik.com tersebut menunjukkan kepercayaan diri terhadap karir politik yang kiranya akan moncer tanpa kendala berarti selama lima belas tahun mendatang. Asal tidak ada turbulensi politik yang kencang, niscaya figur yang dikenal sebagai politisi bares ini akan menikmati nyamannya fasilitas Jaya Sabha.

Meski kepercayaan diri Giri Prasta tampak terlampau tinggi, nyatanya kepercayaan diri tersebut didukung dengan fakta-fakta politik yang tersuguhkan hari ini. Di masa kandidasi pilkada 2024, Giri Prasta adalah figur dengan elektabilitas tak tersaingi oleh figur lain, bahkan Koster sang gubernur petahana. Menurut hasil survey dari Charta Politika Indonesia yang dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 6 November 2024, Giri Prasta meraih angka elektabilitas sebesar 72,9%, unggul dibanding dengan kandidat lainnya.

Citranya sebagai politisi yang royal sejak menjadi Bupati Badung pun dilanjutkan tatkala dirinya terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi Koster. Salah satu aksinya yang tersorot media adalah saat dirinya memberikan bantuan sebesar Rp. 45 juta kepada Sekaa Teruna Teruni (STT) Suralaga Banjar Wangaya Kelod, Denpasar. Tentu aksinya ini menunjukkan kepeduliannya dalam menjaga semangat generasi muda Bali dalam melestarikan budaya. Dan hal ini memberi sekaligus mempertahankan citra baik sang wakil gubernur.

Pasca dilantik pada Februari 2025 lalu, praktis Giri Prasta dipaksa mengatur ulang ritme kerja, termasuk manuver-manuver politiknya. Maklum saja, kini dirinya hanya berperan sebagai “ban serep” Koster dalam kepemimpinan daerah, termasuk dalam proses pengambilan kebijakan. Meski tidak lagi menjadi pemeran utama, nyatanya pelbagai aktivitas maupun langkah politiknya tetap tidak luput dari sorotan media—dirinya masih menjadi “media darling” di mata publik Bali. Lantas dengan berkurangnya jatah “manggung”, masih realistiskah kepercayaan diri Giri Prasta untuk dapat melenggang menjadi gubernur di perhelatan pilkada selanjutnya?

Menyiapkan Kekuatan di Luar Partai Politik

Sebagai kader partai, otomatis kekuatan utama Giri Prasta dalam menghadapi perhelatan pilkada mendatang adalah partai politik. Apalagi dirinya adalah ketua partai di tingkat kabupaten, memberi kemudahan baginya untuk mengkonsolidasikan kekuatan—setidaknya di kabupaten tempatnya memimpin. Hingga kini barisan yang dipimpinnya dikenal sangat solid dan berhasil memenangkan banyak kontestasi elektoral, bahkan pada pilgub 2018, Giri Prasta dipercaya sebagai “panglima perang” untuk memenangkan pasangan Koster-Ace.

Alih-alih hanya mengandalkan partai politik sebagai kekuatan utama, Giri Prasta dengan cemerlang menyiapkan pelbagai instrumen kekuatan politik dalam upayanya mencapai kursi Bali 1. Sekurang-kurangnya terdapat kekuatan di luar partai politik yang sudah dan sedang digalang, yaitu Aliansi Bali Angunggah Shanti, Tanem Tuwuh Bali, dan Pasikian Yowana Bali.

Pertama, Aliansi Bali Angunggah Shanti adalah gabungan dua ormas besar, yakni Laskar Bali dan Baladika Bali—organisasi ini belakangan tampak gencar mengutus anggota-anggotanya untuk berlaga di arena politik elektoral. Tidak sedikit yang pada akhirnya berhasil mencicipi indahnya kekuasaan, sebut saja Bagus Alit Sucipta (Gus Bota), Ketua Umum DPD Pusat Baladika Bali, kini duduk nyaman sebagai Wakil Bupati Badung.

Tidak hanya Gus Bota, adik kandungnya, I Bagus Jagra Wibawa (Gus Ari) berhasil duduk sebagai Anggota DPRD Kota Denpasar untuk kedua kalinya. Organisasi ini pun berhasil meloloskan Sekretaris Jenderal-nya, I Komang Merta Jiwa sebagai Anggota DPD RI. Lolosnya beberapa tokoh sentral dalam kontestasi politik elektoral, membuktikan bahwa organisasi ini mampu mengkonsolidasikan diri dengan sangat baik.

Untuk kasus Aliansi Angunggah Bali Shanti, Giri Prasta telah menyiapkan wahana ini bahkan sejak dirinya menjabat sebagai Bupati Badung. Kini, Giri Prasta juga dipercaya duduk sebagai Ketua Dewan Pengawas Aliansi Angunggah Bali Shanti.

Kedua, Tanem Tuwuh Bali merupakan organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dengan tiga program utama, yaitu kesehatan, bantuan sosial, serta pendidikan. Tanem Tuwuh Bali telah memulai gerakannya sekiranya sejak akhir tahun 2023. Semakin massive tatkala tahapan Pilkada 2024 berlangsung. Tanem Tuwuh Bali secara resmi dipimpin langsung oleh Diana Putri—anak sulung Giri Prasta sejak 28 April 2025 lalu.

Ketiga, adalah Pasikian Yowana Bali—lembaga adat yang bernaung di bawah Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali sesuai dengan yang diatur dalam Perda Provinsi Bali No. 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali. Hingga tahun 2030, Pasikian Yowana Bali menjadi organisasi yang memberi ruang bagi seluruh pemuda Hindu Bali untuk berkreativitas. Dan beberapa waktu lalu, Diana Putri—anak sulung Giri Prasta dikukuhkan sebagai ketua.

Hadirnya tiga kekuatan politik dengan fokus gerakannya masing-masing memiliki potensi untuk menggerakkan kelompok masyarakat Bali yang lebih luas dan beragam. Hal ini tentu menguntungkan bagi Giri Prasta, setidaknya memudahkannya untuk mendistribusikan produk politik yang diusungnya kelak. Tiga kelompok potensial yang kelak menjadi penyokong utama Giri Prasta sekurang-kurangnya memiliki dua tugas utama. Pertama, memberi panggung seluas-luasnya bagi Giri Prasta tampil di hadapan masyarakat, dan kedua adalah memastikan segala bentuk gerak dan program yang dilakukan selalu diasosiasikan dengan Giri Prasta.

Dan pada akhirnya, hanya turbulensi politik luar biasa saja yang dapat menyebabkan sirnanya kesempatan Giri Prasta untuk bertarung di ruang kontestasi pilkada sebagai calon gubernur. [T]

Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra
Editor: Adnyana Ole


Baca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI

Dramaturgi Politik Gas Melon
Candu Kekuasaan dan Upaya Kangkangi Konstitusi
Perempuan Dalam Politik Indonesia
Meninggalkan “Ngayah”, Melupakan Identitas
Tags: Nyoman Giri PrastaPDI PerjuanganPilkada BaliPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Gema Dari Menara”: Menelaah Konstruksi Sosial Brunei Darussalam Sebelum Kemerdekaan

Next Post

Dari Kesulitan Menuju Keindahan — Catatan Perjalanan ke Ciletuh, Jawa Barat

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Dari Kesulitan Menuju Keindahan — Catatan Perjalanan ke Ciletuh, Jawa Barat

Dari Kesulitan Menuju Keindahan -- Catatan Perjalanan ke Ciletuh, Jawa Barat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co