6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Made Astika, Tidak Ada Kata Pensiun untuk Mengabdi Pada Dunia Pendidikan

Son Lomri by Son Lomri
January 3, 2025
in Persona
Made Astika, Tidak Ada Kata Pensiun untuk Mengabdi Pada Dunia Pendidikan

Made Astika

MADE Astika, atau dengan gelar lengkap Made Astika, S.Pd., M.M., adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) yang pada 1 Januari 2025 mulai menjalani masa purnatugas. Ia sudah 23 tahun mengabdikan diri di lembaga pemerintahan, dari mulai menjadi staf, kepala biro—hingga menjadi kepala dinas tahun 2020, dan 31 Desember 2024—adalah hari terakhirnya dalam tugas. Ia purnatugas dengan sangat hormat. 

Sebelum benar-benar out dari ruang kerja, ia mengundang wartawan dalam acara ramah tamah di akhir tahun di kantor tempatnya bertugas, di Dinas Pendidikan Buleleng, Jalan Pahlawan Singaraja, Selasa, 31 Desember 2024.

Di sebuah sofa, ia tampak santai bernyanyi (karaokean) dengan wartawan lain dan beberapa stafnya. Lagu yang ia nyanyikan berjudul “Kemesraan” ciptaan Franky Sahilatua yang dipopulerkan Iwan Fals. Tampaknya, orang-orang yang hadir di sana cukup menikmati suara emas milik Astika.

Kemesraan ini janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini ingin kukenang selalu
Hatiku damai jiwaku tentram di sampingmu
Hatiku damai jiwaku tentram bersamamu

Lagu itu dinyanyikannya cukup bisa menghanyutkan suasana. Terasa bagaimana lelaki itu memiliki banyak kenangan selama mengabdikan dirinya bertugas di Disdikpora.

Astika—atau Made Astika lahir di Buleleng, 31 Desember 1964 dan tinggal di Jalan Gunung Rinjani, Kel. Banjar Tegal, Singaraja. Di sana ia tinggal bersama  sang istri, Luh Pujiastini dan dua anaknya; Made Yogi Prastika AP dan Komang Wahyu Candra Prastika.

Made Astika sedang diwawancarai wartawan | Foto: tatkala.co/Son

Ia pernah sekolah di SD Banyupoh (1979), SMPN 1 Gerokgak (1982), SMAN 1 Seririt (1985), D-II Matematika Universitas Udayana (1987), dan Pendidikan Matematika IKIP Saraswati Tabanan (1997). Dan, S2 ditamatkan di Universitas Putra Bangsa jurusan Magister Manajemen (2004)

Berbicara karir di dunia pendidikan setelah lulus kuliah, Made Astika cukup beruntung. Pada 1 Maret 1988—atau setahun setelah kelulusannya menjadi awal pengangkatan dirinya sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) dan mendapat tugas pertama di SMPN 3 Banjar. Menjadi seorang pengajar, yang namanya protes wali murid, pula berbagai macam karakter murid itu sendiri, telah menjadi tantangan tersendiri sebagai pengajar waktu itu.

Kemudian Misbar (Mutasi Instansi Baru) ke SMA Negri 1 Gerokgak sampai dengan tahun 2001. Di tahun itu juga, Astika kemudian ditarik ke Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng karena dianggap mumpuni.

“Waktu itu, Dinas Pendidikan itu baru terbentuk, marger dengan Kandepdikbud Kabupaten Buleleng dengan Dinas Pengajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng,” katanya.

Dinas pendidikan waktu itu, menjalankan dua urusan yang berbeda. Yaitu urusan pemerintahan di bidang pendidikan, dan urusan pemerintahan di bidang pemuda dan keolahragaan. Selama delapan tahun ia menjadi staf..

Dari mulai menjadi staf GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) Tetap Pendidikan Dasar serta Pendidikan Menengah, hingga terakhir di bidang Pendidikan Non Formal Pemuda dan Olahraga.

Kemudian di tahun 2008, ia dipercaya oleh kadis baru—yang baru dilantik waktu itu untuk mengemban tugas menjadi kepala Sub Bagian Perencanaan. Posisi itu ia jalankan sampai pada tahun 2013. Sementara di tahun 2017, ia kemudian dinaikkan jabatannya untuk menjadi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar sampai tahun 2019.

Setelah itu, ia diangkat menjadi sekretaris sekaligus menjadi kadis (semacam PJ), yang akhirnya ditetapkan sebagai kadis secara sah pada masa bakti 2020, hingga bertugas sampai tahun 2024.

Made Astika saat menerima penghargaan | Foto: Ist

Selama menjabat menjadi Kadis, ada banyak perolehan prestasi yang ia raih dalam menahkodai Disdikpora Kabupaten Buleleng dalam kurun lima tahun. Antara lain, Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar tahun 2024, Apresiasi Kategori Pemerintah Daerah Cerdas Berkarakter 2024, Juara 3 Lomba Website Lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Penghargaan Unit Pelayanan Publik dengan Kualitas Tertinggi dalam Penilaian pelayanan publik yang bekerja sama dengan perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali 2024 dan lain sebagainya.

Apa yang membuatnya meraih itu, tidak terlepas dari kerja kerasnya yang ia sebut tiga kartu AS, yaitu Bekerja Keras, Cerdas, dan Ikhlas.

“Itu moto saya saat bertugas. Tentu, tidak terlepas juga dari para staf yang memiliki etos kerja dan semangat yang sama selama menjalankan tugas,” kata lelaki itu.

Selain dikenal memiliki semangat etos kerja yang mantap. Astika juga dikenal sebagai seorang pemimpin yang mengayomi, ramah dan tak pernah marah-marah. Baik. Loyal. Sehingga membekas di hati para stafnya, sebagaimana dirasakan oleh Gede Agus Muliawan—salah satu stafnya.

Agus memiliki kesan baik selama empat tahun bertugas dengan Astika, ia mengaku nyaman saat dipimpin oleh Astika, karena ya itu, tidak suka marah-marah. Chill.

“Tapi sing (tidak) main-main dalam hal bekerja,” tegas Agus.

Walaupun kini Made Astika sudah berusia 60 tahun, setelah dipurnakan, ia mengaku akan mencoba menawarkan diri jadi anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng selagi masih ada slot kosong. Di sini, lelaki itu—seperti memberi satu pesan bahwa, mengabdi pada pendidikan tidak ada pensiunnya. Tentu, selagi bisa dan kuat, dan semoga berhasil. Selamat purna tugas, selamat berjuang kembali… [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

Sosok-sosok Kartini Buleleng, Dari Segala Lini Menebar Inspirasi Bagi Perempuan Buleleng
Pemuda-Pemuda Buleleng Ukir Prestasi di Beragam Bidang: Dari Seni, Olahraga Hingga Pertanian
Jejak Gde Dharmaja di Pemkab Buleleng: Dari Tukang Surat Hingga Perencana Pembangunan
Tags: bulelengPemkab BulelengPendidikan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Filosofi Perilaku Konformitas Orang Baduy

Next Post

Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails

Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

by Made Adnyana Ole
February 28, 2026
0
Wahyu Ardi Putra dan Bulan Bahasa Bali: Dari Drama Bali Modern ke Cerpen Bali Modern

SUDAH sejak lama Wahyu Ardi dikenal sebagai sutradara dan penulis naskah drama modern, baik berbahasa Bali maupun bahasa Indonesia. Lalu,...

Read moreDetails

Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Ni Komang Pradnyawati, Lewat Konten Media Sosial “Elek” Raih Juara 1 di Bulan Bahasa Bali 2026

ANA seorang siswi yang tidak disebutkan secara jelas sekolahanya tidak menyukai bahasa Bali, bahkan tidak pernah memakai Bahasa itu dalam...

Read moreDetails

I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
I Made Sunaryana Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali di Bulan Bahasa Bali 2026: Kesantunan Berbahasa Adalah Jalan Sunyi Menuju Penyempurnaan Jiwa

I Made Sunaryana terpilih sebagai Juara 1 Lomba Opini Berbahasa Bali dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII. Itu artinya, karya...

Read moreDetails

Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Cerpen ‘Mangmung Langit Bukarés’ Karya Aries Pidrawan Lahir dari Riset Sejarah —-Juara Satu Lomba Cerpen Bulan Bahasa Bali 2026

Sakewala, ada ané makleteg di tangkahné. “Bagus Sutedja sané nuwé panjak akéh, tur sugih, prasida  kamatiang, apa buin kulawargan tiangé, rumasuk Ngurah, pasti sing...

Read moreDetails

Mengenal David Stuart Fox, Peneliti Belanda yang Menyumbangkan 30 Koleksi Lontar ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

by I Nyoman Darma Putra
February 26, 2026
0
Mengenal David Stuart Fox, Peneliti Belanda yang Menyumbangkan 30 Koleksi Lontar ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Di tengah inisiatif repatriasi artefak atau warisan budaya Indonesia dari Belanda, ada usaha personal seorang peneliti Bali yang tinggal di...

Read moreDetails

Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

by Angga Wijaya
February 22, 2026
0
Maya Menulis Tantra  —Percakapan Tentang Tubuh dan Tabu

SAYA datang lebih dulu, seperti kebiasaan lama yang sulit hilang sejak menjadi wartawan. Duduk sendirian memberi waktu untuk mengamati orang-orang,...

Read moreDetails

Kevin dan Panggung yang Ia Tafsir —Dari SMAN 1 Kuta Selatan, Lahir Dalang Muda Berbakat

by Angga Wijaya
February 16, 2026
0
Kevin dan Panggung yang Ia Tafsir —Dari SMAN 1 Kuta Selatan, Lahir Dalang Muda Berbakat

DI sebuah pementasan karya guru dan siswa SMAN 1 Kuta Selatan, Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati, pada Sabtu...

Read moreDetails

Dari Kebun ke Mimbar Guru Besar: Prof. I Wayan Suanda dan Ilmu yang Tetap Membumi

by Dede Putra Wiguna
January 10, 2026
0
Dari Kebun ke Mimbar Guru Besar: Prof. I Wayan Suanda dan Ilmu yang Tetap Membumi

TAHUN 2026 baru berjalan beberapa hari ketika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mencatat peristiwa penting dalam sejarah akademiknya. Rabu,...

Read moreDetails

Konsisten Merawat Lingkungan, Nyoman Wirayuni Berhasil Raih Penghargaan Gender Champion dari Pemkot Denpasar

by Dede Putra Wiguna
December 29, 2025
0
Konsisten Merawat Lingkungan, Nyoman Wirayuni Berhasil Raih Penghargaan Gender Champion dari Pemkot Denpasar

BERTEPATAN dengan Peringatan Hari Ibu Tahun 2025, Senin, 22 Desember 2025, di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Nyoman Wirayuni, SH.,...

Read moreDetails
Next Post
Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Fenomena Kontraksi “Kegiatan” menjadi “Giat”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co