14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

FBS Undiksha dan Gerakan Literasi Nasional — Catatan Dosen Penggerak Literasi Berbasis Komunitas

I Wayan Artika by I Wayan Artika
December 16, 2024
in Esai
FBS Undiksha dan Gerakan Literasi Nasional — Catatan Dosen Penggerak Literasi Berbasis Komunitas

I Wayan Artika

UNIVERSITAS memang sudah pada ghalibnya memiliki sumber daya dosen yang sangat berkompeten pada berbagai bidang. Kompetensi keilmuan dan profesionalisme dosen secara umum didapat melalui pendidikan formal dalam beberapa jenjang (S1, S2, dan S3) serta program-program pengembangan diri lainnya.

Di samping hal itu, dosen juga mengembangkan diri dengan cara yang lain. Dosen membangun jejaring komunitas dalam bidang-bidang yang penting secara mandiri dan berkelanjutan sebagai sebuah bentuk keterpanggilan jiwa untuk berkontribusi dalam kehidupan nyata di masyarakat sekitarnya. Karena itulah, tidak jarang dosen membangun lembaga-lembaga kecil yang bersifat swadaya, mandiri, dan berkelanjutan yang sarat dengan beban-benan atau muatan idealis.

Lewat Lembaga kecil ini mereka berkarya di masyarakat sepanjang tahun dan mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap ilmu, seni, dan teknologi. Karena itu tidak jarang keahlian dosen dan profesionalismenya, yang erat kaitannya dengan pelayanan kepada masyarakat atau pengabdian, dibentuk oleh dosen secara berkelanjutan, secara swadaya, dan mandiri sebagai perwujudan kebebasan mimbar seorang akademisi.

Dan ini, mendapatkan dukungan sepenuhnya dari universitas karena turut berkontribusi kepada kemajuan universitas sejalan dengan pembangunan rekognisi serta reputasi universitas. Sebagai salah satu fakultas di Universitas Pendidikan Ganesha, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) pun memiliki dosen-dosen yang bergerak secara aktif dalam bidangnya masing-masing seperti literasi.

Dalam kapasitasnya sebagai sebuah program nasional, gerakan literasi menjadi kebutuhan masyarakat untuk dapat dikembangkan menuju masyarakat yang literat. Karena itulah FBS Undiksha senantiasa terbuka dan mendukung sepenuhnya kiprah dosen dalam bidang gerakan literasi nasional.

I Wayan Artika (penulis)

FBS memiliki seorang dosen (penulis) yang berkiprah dalam gerakan ini. Atas dasar itulah saya selaku dosen di Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah pada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mendapat dukungan penuh dari Bapak Dekan FBS dan jajaran pimpinannya untuk senantiasa membangun jejaring dan terlibat di dalam berbagai kegiatan nasional dalam gerakan literasi, khususnya Gerakan literasi di masyarakat bawah atau akar rumput.

Segala dukungan ini pada akhirnya memudahkan penulis dalam mengembangkan diri mengemban salah satu misi FBS dalam meningkatkan rekognisi bagi kepentingan bangsa khususnya dalam bidang gerakan literasi nasional.

Sejak dua tahun terakhir ini FBS Undiksha menjadi rujukan atau barometer penegmbangan kajian dan praktik baik dalam Gerakan literasi nasional. Sejak 2023, FBS Undiksha terlibat dalam  pemenuhan permintaan narasumber instruktur literasi berlisensi nasional yang sangat dibutuhkan oleh sekolah-sekolah di seluruh Bali. Sehingga, narasumber atau instruktur literasi di sekolah-sekolah dapat dipertanggungjawabkan kompetensinya. Hal ini membuktikan bahasa FBS Undiksha telah satu spesifikasi keahlian yang dimiliki yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

Dukungan pimpinan dan Bapak Dekan FBS Undiksha lebih memantapkan langkah saya dalam membangun jejaring literasi nasional sehingga gerakan ini lebih nyata dan lebih memberikan manfaat bagi kehidupan dan pembangunan fondasi-fondasi literasi gerakan literasi di masyarakat. Tahun ini misalnya saya selaku dosen FBS Undiksha dan lewat lembaga swadaya dalam bidang literasi yang dibangun,  Komunitas Desa Belajar Bali di kawasan desa pertanian perkebunan kopi di kaki Gunung Batukaru di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali menerima hibah dari pemerintah berupa bantuan pemerintah dalam gerakan literasi nasional, senilai 50.000.000.

Lewat program ini semakin memantapkan bagaimana saya bisa menyelenggarakan berbagai program kerja literasi serta praktik baiknya. Hal ini tentu akan lebih meningkatkan kiprah saya selaku dosen FBS Undiksha dalam mengemban misi Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen khususnya pada bidang pelayanan kepada masyarakat pada bidang literasi. Dengan dukungan lembaga universitas dan pimpinan FBS saya bisa secara berkelanjutan mengembangkan program literasi masyarakat dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang inovatif dalam bidang literasi. Lewat dukungan FBS itu pula saya bisa lebih leluasa membangun kajian-kajian empiris dalam gerakan literasi nasional dan ini akan menjadi sumbangan FBS Undiksha kepada Gerakan Literasi Nasional (GLN) di Indonesia, khususnya melalui jalur sekolah-sekolah dan komunitas karena bagaimanapun juga sampai saat ini Gerakan Literasi Sekolah (GLS) masih sangat membutuhkan pengembangan dan inovasi.

Melalui dukungan inilah  FBS Undiksha sejatinya telah mengambil peranan nyata bagi dalam GLN, secara berkelanjutan mengembangkan pengabdian masyarakat dalam bidang literasi. Pelayanan yang diberikan oleh dosen kepada masyarakat tentu saja berkaitan dengan pemikiran-pemikiran dan kajian-kajian inovatif serta berbagai praktik baik dalam bidang literasi. Di samping itu pula, FBS Undiksha menjadi rujukan rujukan nasional dalam pengembangan literasi. 

Memang banyak sekali pihak yang tertarik mengembangkan program literasi namun mereka tidak mendasarkan diri kepada kajian-kajian empiris pada literasi sehingga literasi masih dipahami sebatas kegiatan membaca, menulis, donasi buku dan pembangunan perpustakaan. Lewat kajian-kajian literasi yang dikembangkan di dalam komunitas yang saya bentuk dapat memberikan temuan-temuan mutakhir dalam gerakan literasi yang membumi. Literasi  belum bisa dikatakan mengakar walaupun perhatian besar berbagai kalangan terhadap gerakan ini.

Pada satu sisi kelompok masyarakat mencapai tingkat-tingkat literasi yang sangat tinggi seperti telah mampu menulis buku namun hal ini bukanlah potret literasi yang senyataannya. Di kalangan bawah dan masyarakat akar rumput yang luas, literasi bisa dikatakan masih sangat memprihatinkan. Karena itu gerakan literasi masih berurusan dengan hal-hal yang mendasar yaitu membangun minat baca dalam artian yang paling dasar. Minat baca sebagai inti gerakan literasi tentu saja telah mengalami pergeseran terutama jika dikaitkan dengan media apa yang harus dibaca.

Saat ini membaca harus diberi pengertian yang luas tidak hanya seperti membaca sebagaimana dijelaskan di dalam gerakan literasi yang berbasis materi-materi cetak seperti buku. Literasi cetak atau print literasi tampaknya sudah semakin menjadi masa lalu ketika dunia dilanda oleh kebudayaan digital. Maka saat ini sudah sangat terlambat kalau mengartikan literasi sebagai membaca buku. Literasi saat ini adalah literasi digital yang multimoda dimana tiga tahapan literasi manusia yang panjang itu bertemu.

Saat ini adalah era literasi lisan literasi tulis dan literasi digital (sekaligus). Pada era ini dunia digital mempertemukan berbagai moda literasi dan ada kecenderungan literasi manusia sekarang ini mengarah kepada literasi lisan dan literasi visual. Literasi visual tentu saja lebih menarik dan lebih praktis. Literasi baca secara digital belum menjadi budaya karena kembali kepada akar persoalannya yaitu membaca aksara. Nah, pemikiran-pemikiran inilah yang dikaji untuk kemudian disumbangkan kepada masyarakat dan di atas inovasi-inovasi pemikiran itulah FBS Undiksha berperan dalam gerakan literasi bangsa. [T]

BACA esai-esai lain dari penulis I WAYAN ARTIKA

Literasi Dasar: Hubungan Abadi Antara Manusia dan Pengetahuan, Konstruksi dan Konsumsi
Kuliah Literasi SMPN 2 Sukasada: Literasi Sekolah Tak Sebatas Pojok Baca dan Membaca 15 Menit
Gagal Menulis Esai
Tags: Fakultas Bahasa dan Seni UndikshaLiterasiUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Performance “Batu” : Ketika Perempuan Menatap Tubuhnya Sendiri

Next Post

Tabrak: Pameran Seni Rupa Made Kaek vs Arwin Hidayat di Museum Arma Ubud

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Tabrak: Pameran Seni Rupa Made Kaek vs Arwin Hidayat di Museum Arma Ubud

Tabrak: Pameran Seni Rupa Made Kaek vs Arwin Hidayat di Museum Arma Ubud

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co