13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

FBS Undiksha dan Gerakan Literasi Nasional — Catatan Dosen Penggerak Literasi Berbasis Komunitas

I Wayan Artika by I Wayan Artika
December 16, 2024
in Esai
FBS Undiksha dan Gerakan Literasi Nasional — Catatan Dosen Penggerak Literasi Berbasis Komunitas

I Wayan Artika

UNIVERSITAS memang sudah pada ghalibnya memiliki sumber daya dosen yang sangat berkompeten pada berbagai bidang. Kompetensi keilmuan dan profesionalisme dosen secara umum didapat melalui pendidikan formal dalam beberapa jenjang (S1, S2, dan S3) serta program-program pengembangan diri lainnya.

Di samping hal itu, dosen juga mengembangkan diri dengan cara yang lain. Dosen membangun jejaring komunitas dalam bidang-bidang yang penting secara mandiri dan berkelanjutan sebagai sebuah bentuk keterpanggilan jiwa untuk berkontribusi dalam kehidupan nyata di masyarakat sekitarnya. Karena itulah, tidak jarang dosen membangun lembaga-lembaga kecil yang bersifat swadaya, mandiri, dan berkelanjutan yang sarat dengan beban-benan atau muatan idealis.

Lewat Lembaga kecil ini mereka berkarya di masyarakat sepanjang tahun dan mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat terhadap ilmu, seni, dan teknologi. Karena itu tidak jarang keahlian dosen dan profesionalismenya, yang erat kaitannya dengan pelayanan kepada masyarakat atau pengabdian, dibentuk oleh dosen secara berkelanjutan, secara swadaya, dan mandiri sebagai perwujudan kebebasan mimbar seorang akademisi.

Dan ini, mendapatkan dukungan sepenuhnya dari universitas karena turut berkontribusi kepada kemajuan universitas sejalan dengan pembangunan rekognisi serta reputasi universitas. Sebagai salah satu fakultas di Universitas Pendidikan Ganesha, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) pun memiliki dosen-dosen yang bergerak secara aktif dalam bidangnya masing-masing seperti literasi.

Dalam kapasitasnya sebagai sebuah program nasional, gerakan literasi menjadi kebutuhan masyarakat untuk dapat dikembangkan menuju masyarakat yang literat. Karena itulah FBS Undiksha senantiasa terbuka dan mendukung sepenuhnya kiprah dosen dalam bidang gerakan literasi nasional.

I Wayan Artika (penulis)

FBS memiliki seorang dosen (penulis) yang berkiprah dalam gerakan ini. Atas dasar itulah saya selaku dosen di Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah pada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, mendapat dukungan penuh dari Bapak Dekan FBS dan jajaran pimpinannya untuk senantiasa membangun jejaring dan terlibat di dalam berbagai kegiatan nasional dalam gerakan literasi, khususnya Gerakan literasi di masyarakat bawah atau akar rumput.

Segala dukungan ini pada akhirnya memudahkan penulis dalam mengembangkan diri mengemban salah satu misi FBS dalam meningkatkan rekognisi bagi kepentingan bangsa khususnya dalam bidang gerakan literasi nasional.

Sejak dua tahun terakhir ini FBS Undiksha menjadi rujukan atau barometer penegmbangan kajian dan praktik baik dalam Gerakan literasi nasional. Sejak 2023, FBS Undiksha terlibat dalam  pemenuhan permintaan narasumber instruktur literasi berlisensi nasional yang sangat dibutuhkan oleh sekolah-sekolah di seluruh Bali. Sehingga, narasumber atau instruktur literasi di sekolah-sekolah dapat dipertanggungjawabkan kompetensinya. Hal ini membuktikan bahasa FBS Undiksha telah satu spesifikasi keahlian yang dimiliki yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

Dukungan pimpinan dan Bapak Dekan FBS Undiksha lebih memantapkan langkah saya dalam membangun jejaring literasi nasional sehingga gerakan ini lebih nyata dan lebih memberikan manfaat bagi kehidupan dan pembangunan fondasi-fondasi literasi gerakan literasi di masyarakat. Tahun ini misalnya saya selaku dosen FBS Undiksha dan lewat lembaga swadaya dalam bidang literasi yang dibangun,  Komunitas Desa Belajar Bali di kawasan desa pertanian perkebunan kopi di kaki Gunung Batukaru di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali menerima hibah dari pemerintah berupa bantuan pemerintah dalam gerakan literasi nasional, senilai 50.000.000.

Lewat program ini semakin memantapkan bagaimana saya bisa menyelenggarakan berbagai program kerja literasi serta praktik baiknya. Hal ini tentu akan lebih meningkatkan kiprah saya selaku dosen FBS Undiksha dalam mengemban misi Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen khususnya pada bidang pelayanan kepada masyarakat pada bidang literasi. Dengan dukungan lembaga universitas dan pimpinan FBS saya bisa secara berkelanjutan mengembangkan program literasi masyarakat dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang inovatif dalam bidang literasi. Lewat dukungan FBS itu pula saya bisa lebih leluasa membangun kajian-kajian empiris dalam gerakan literasi nasional dan ini akan menjadi sumbangan FBS Undiksha kepada Gerakan Literasi Nasional (GLN) di Indonesia, khususnya melalui jalur sekolah-sekolah dan komunitas karena bagaimanapun juga sampai saat ini Gerakan Literasi Sekolah (GLS) masih sangat membutuhkan pengembangan dan inovasi.

Melalui dukungan inilah  FBS Undiksha sejatinya telah mengambil peranan nyata bagi dalam GLN, secara berkelanjutan mengembangkan pengabdian masyarakat dalam bidang literasi. Pelayanan yang diberikan oleh dosen kepada masyarakat tentu saja berkaitan dengan pemikiran-pemikiran dan kajian-kajian inovatif serta berbagai praktik baik dalam bidang literasi. Di samping itu pula, FBS Undiksha menjadi rujukan rujukan nasional dalam pengembangan literasi. 

Memang banyak sekali pihak yang tertarik mengembangkan program literasi namun mereka tidak mendasarkan diri kepada kajian-kajian empiris pada literasi sehingga literasi masih dipahami sebatas kegiatan membaca, menulis, donasi buku dan pembangunan perpustakaan. Lewat kajian-kajian literasi yang dikembangkan di dalam komunitas yang saya bentuk dapat memberikan temuan-temuan mutakhir dalam gerakan literasi yang membumi. Literasi  belum bisa dikatakan mengakar walaupun perhatian besar berbagai kalangan terhadap gerakan ini.

Pada satu sisi kelompok masyarakat mencapai tingkat-tingkat literasi yang sangat tinggi seperti telah mampu menulis buku namun hal ini bukanlah potret literasi yang senyataannya. Di kalangan bawah dan masyarakat akar rumput yang luas, literasi bisa dikatakan masih sangat memprihatinkan. Karena itu gerakan literasi masih berurusan dengan hal-hal yang mendasar yaitu membangun minat baca dalam artian yang paling dasar. Minat baca sebagai inti gerakan literasi tentu saja telah mengalami pergeseran terutama jika dikaitkan dengan media apa yang harus dibaca.

Saat ini membaca harus diberi pengertian yang luas tidak hanya seperti membaca sebagaimana dijelaskan di dalam gerakan literasi yang berbasis materi-materi cetak seperti buku. Literasi cetak atau print literasi tampaknya sudah semakin menjadi masa lalu ketika dunia dilanda oleh kebudayaan digital. Maka saat ini sudah sangat terlambat kalau mengartikan literasi sebagai membaca buku. Literasi saat ini adalah literasi digital yang multimoda dimana tiga tahapan literasi manusia yang panjang itu bertemu.

Saat ini adalah era literasi lisan literasi tulis dan literasi digital (sekaligus). Pada era ini dunia digital mempertemukan berbagai moda literasi dan ada kecenderungan literasi manusia sekarang ini mengarah kepada literasi lisan dan literasi visual. Literasi visual tentu saja lebih menarik dan lebih praktis. Literasi baca secara digital belum menjadi budaya karena kembali kepada akar persoalannya yaitu membaca aksara. Nah, pemikiran-pemikiran inilah yang dikaji untuk kemudian disumbangkan kepada masyarakat dan di atas inovasi-inovasi pemikiran itulah FBS Undiksha berperan dalam gerakan literasi bangsa. [T]

BACA esai-esai lain dari penulis I WAYAN ARTIKA

Literasi Dasar: Hubungan Abadi Antara Manusia dan Pengetahuan, Konstruksi dan Konsumsi
Kuliah Literasi SMPN 2 Sukasada: Literasi Sekolah Tak Sebatas Pojok Baca dan Membaca 15 Menit
Gagal Menulis Esai
Tags: Fakultas Bahasa dan Seni UndikshaLiterasiUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Performance “Batu” : Ketika Perempuan Menatap Tubuhnya Sendiri

Next Post

Tabrak: Pameran Seni Rupa Made Kaek vs Arwin Hidayat di Museum Arma Ubud

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Tabrak: Pameran Seni Rupa Made Kaek vs Arwin Hidayat di Museum Arma Ubud

Tabrak: Pameran Seni Rupa Made Kaek vs Arwin Hidayat di Museum Arma Ubud

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co